Hi, How Can We Help You?

Tag Archives: #LawanCovid19

Sudah Divaksin Covid19, Kenapa Masih Bisa Reaktif (Positif) Covid19 Setelah di Swab Tes Antigen-PCR?

pentingnya vaksinasi adalah untuk membantu dalam pembentukan imunitas dalam tubuh sehingga tidak akan menyebabkan gangguan ketika terkena infeksi.Pemerintah telah menyalurkan banyak vaksin gratis kepada masyarakat. Penyaluran ini diharapkan mampu untuk mengurangi dampak penyebaran covid19. Terutama di kota-kota besar yang termasuk dalam kategori zona merah atau hitam.

Pandemi yang belum usai membuat banyak kekhawatiran bagi masyarakat. Apalagi, varian lain dari covid19 telah menyebar ke berbagai negara. Jika vaksinasi tidak dilakukan, maka setiap orang pasti akan terinfeksi.

Sayangnya, vaksinasi yang dilakukan tidak sepenuhnya memberikan kekebalan tubuh. Ada beberapa kasus di mana seseorang yang telah melakukan vaksinasi justru terkena infeksi baru. Lalu, apa alasan hal tersebut bisa terjadi?

Alasan Mengapa Harus Melakukan Vaksin

Sejak pandemi covid19 pertama kali menyebar ke seluruh dunia dan menjadi pandemi, banyak negara berusaha menciptakan penawarnya. Hasilnya, hingga saat ini sudah ada banyak vaksin yang telah diciptakan.

Sayangnya, sampai sekarang masih banyak orang masih tidak percaya dengan efektifitas vaksinasi tersebut. Secara medis, vaksinasi memang tidak memberikan kesembuhan 100%, tapi setidaknya mampu memberikan penawar dalam tingkat tertentu.

Melakukan vaksinasi tujuan utamanya adalah memberikan imunitas terhadap tubuh. Tubuh manusia mampu menyediakan penawar sendiri terhadap setiap patogen. Sedangkan vaksinasi adalah salah satu cara mempercepat proses imun dalam tubuh.

Herd immunity atau kekebalan kelompok sebenarnya dapat terjadi tanpa adanya vaksinasi. Sayangnya, hanya beberapa orang dengan tingkat imun kuat saja yang mampu bertahan. Sedangkan yang lain bisa saja malah membahayakan.

Dengan melakukan vaksinasi, maka sistem imun dalam tubuh akan lebih cepat terbentuk. Tingkat efikasi setiap vaksin rata-rata telah di atas 60%. Artinya, tingkat keberhasilan membentuk daya imun juga tinggi.

Namun, ada beberapa kasus di mana orang yang telah melakukan vaksinasi masih terkena virus. ada banyak faktor yang terjadi, misalnya karena mutasi pada virus atau karena tubuh belum siap.

Gejala-Gejala Covid19 yang Perlu Diketahui

Covid19 memiliki gejala ringan dan berat bagi setiap penderitanya. Setiap orang yang terinfeksi akan mengalami gejala yang berbeda-beda. Salah satu penyebabnya adalah daya imun setiap orang berbeda.

Ketika seseorang memiliki imunitas tinggi, ketika terinfeksi hanya akan mengalami gejala ringan. Bahkan, beberapa orang justru tidak mengalami gejala sedikitpun. Hal tersebut secara otomatis membuat tubuh mampu mengenali patogen tersebut.

Jika dilihat dari gejalanya, ada 3 gejala utama yang akan dirasakan oleh penderita. Pertama penderita akan merasakan demam tinggi (lebih dari 380C), terjadinya batuk kering, serta kesulitan bernafas.

Namun, penderita juga dapat merasakan gejala ringan lainnya seperti diare, sakit kepala, hingga kehilangan dalam mengecap rasa. Gejala tersebut akan memburuk seiring berjalannya waktu, terutama bagi penderita penyakit kronis.

Kebanyakan orang yang hanya mengalami gejala tersebut dapat segera sembuh dalam waktu 14 hari. Namun, ketika seseorang memiliki riwayat penyakit berbahaya, gejalanya akan memburuk dan akhirnya mengakibatkan kematian.

Cara Menghindari Infeksi Sesuai Anjuran Pemerintah

Untuk menghindari penyebaran infeksi, terapkan protokol kesehatan 5M sebagaimana anjuran pemerintah. Meskipun tidak menyembuhkan, tapi protokol kesehatan sangat efektif dalam melindungi diri dari penyebaran covid19.

Mencuci tangan dengan air mengalir, menjaga jarak, hingga selalu menggunakan masker adalah beberapa protokol kesehatan yang disarankan. Ini adalah cara paling mudah ketika seseorang ingin terhindar dari penyebaran virus berbahaya.

Di sisi lain, selain menerapkan protokol kesehatan, setiap orang perlu melakukan vaksinasi. Dengan adanya vaksinasi tersebut, kekebalan daya tahan tubuh akan lebih cepat. Jadi mampu menangkan ketika terserang oleh virus.

Bahaya dai virus covid19 membuat vaksinasi adalah salah satu cara untuk menghindari. Pentingnya vaksinasi akan membuat setiap orang mampu meningkatkan daya tahan tubuh. Apalagi ketika adanya vaksin dengan efikasi tinggi.

Kenali Cara Membuat Tie Dye Metode Warna untuk Menghias Kaos (bagian 4)

untuk membuat hasil kreasi tie dye Anda lebih menarik cobalah mengganti metode pencelupannya, mengganti ke bahan organik, dan menggunakan multi warna

Terdapat satu metode populer untuk memberikan warna pada sebuah kain atau kaos, sebutannya adalah pencelupan warna atau tie dye. Metode tersebut berkembang sekitar tahun 60 – 70 an dan semakin populer hingga sekarang.

Hasil warnanya yang unik, tidak teratur, dan caranya mudah menambah minat orang untuk bereksperiman. Terlebih setelah adanya kebijakan untuk mengurangi mobilitas dengan dilakukannya PPKM darurat 2021.

Beberapa Metode Tie Dye dengan Bahan Organik

Meskipun terlihat seperti dicelupkan ke bahan warna saja, tetapi ternyata ada banyak metodenya. Perbedaan metode akan menghasilkan corak berbeda. Agar hasil maksimal, sangat disarankan agar menggunakan kain berbahan organik.

1.     Teknik Jumputan

Cara pencelupan ini merupakan gaya khas masyarakat Indonesia, sering ditemukan di berbagai daerah seperti jawa tengah atau bali. Untuk membuatnya tidak begitu mudah, yaitu dengan menjumput (mengambil sedikit bagian kainnya).

Kain tersebut kemudian dimasukkan kelereng di dalamnya dan dicelupkan pada obat pewarna. Cobalah berimajinasi tentang hasilnya, sehingga Anda bisa memutuskan untuk mengambil berapa jumputan dalam satu buah kain atau kaos.

Pewarnaan umumnya satu warna saja, tetapi apabila Anda ingin ada beberapa ragam corak warna, juga bisa. Caranya adalah dengan memberikan ember warna lain dan menjumput, lalu mencelupkannya ke warna lain setelah warna pertama kering.

2.     Teknik Ombre

Berbeda dengan jumputan yang aliran warnanya diatur sendiri, teknik ombre memanfaatkan daya kapilaritas dan daya serap kainnya. Pada dasarnya warna akan merambat ke mediumnya, sifat warna inilah yang dimanfaatkan dalam teknik Ombre.

Cara pembuatannya sederhana, yaitu tinggal mencelupkan sebagian kaos atau kain pada pewarna, kemudian dibiarkan beberapa saat hingga warnanya naik secara alamiah. Ketebalan warna dan motifnya juga alamiah, sesuai proses penyerapannya.

Agar hasilnya lebih maksimal, gunakanlah bahan rayon. Bahan dasarnya kain ini berasal dari material organik, yaitu bagian selulosa pada tumbuhan. Biasanya berbahan organik daya resap tintanya lebih besar dan indah.

3.     Teknik Accordion

Apabila teknik jumputan bentuknya melingkar, ini bentuknya memanjang seperti akordeon. Caranya adalah menutup bagian kainnya dengan benang dan jarum, ditarik sedemikian rupa kemudian dicelupkan pada tinta.

Berkreasi dengan kaos dan warna ternyata menyenangkan dan asyik, selain bisa mendaur ulang kaos yang sudah pudar warnanya juga melatih daya kreasi. Pembuatannya juga cukup mudah, seperti namanya tinggal melakukan pencelupan warna pada kain yang telah dipola.

Bahan kain yang mudah menyerap warna adalah yang menggunakan benang katun dan benang rayon. PT. Lakumas menghasilkan produk benang rayon berkualitas yang sudah dipakai oleh banyak pengrajin untuk berbagai keperluan kain.

 

Untuk melihat bagian lainnya:
Bagian 1 klik disini

Bagian 2 klik disini

Bagian 3 klik disini

Bagian 4 klik disini

Olimpiade 2021 Tetap Dilaksanakan, Bagaimana Persiapan Penyelenggara dan Kontingen Indonesia?

olimpiade tokyo akan digelar mulai 23 Juli 2021 hingga 7 Agustus 2021. Akan ada 33 cabang olahraga yang akan diikuti para atlet dari 206 negara.Olimpiade 2021 akan segera di gelar dalam beberapa hari lagi. Penyelenggaraan multievent tersebut mendapat sambutan dari banyak atlet di seluruh dunia, tidak terkecuali para atlet tanah air.

Rencananya, upacara pembukaan olimpiade akan dilakukan 23 Juli 2021 di Tokyo National Stadium. Beberapa cabor bahkan akan dimainkan sebelum acara pembukaan, salah satunya adalah sepak bola.

Persiapan staf dan atlet dari tanah air juga menjadi sorotan. Di tengah banyaknya tekanan, banyak atlet melakukan pelatihan intens di berbagai tempat. Harapannya para atlet mampu menyumbang medali bagi negara.

Olimpiade Diselenggarakan Tanpa Ada Penonton

Sejak Olimpiade pertama kali diikuti banyak negara, baru pertama kali ini penyelenggaraannya dilakukan tanpa penonton. Pandemi yang belum mereda membuat Pemerintah Jepang membuat keputusan besar tersebut.

Memang, keputusan ini membuat banyak atlet merasa kecewa. Novak Djokovic yang akan bertanding dalam cabor tenis juga merasakan kekecewaannya. Djokovic merupakan peringkat pertama dalam daftar petenis pria dunia.

Olimpiade merupakan festival multievent yang diselenggarakan beberapa tahun sekali. Setiap kali penyelenggaraan akan membawa banyak pengunjung dari seluruh dunia. Hal ini juga yang membuat setiap penyelenggaraan selalu meriah.

Sayangnya, pada penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2021 kali ini sedikit berbeda. Pandemi yang masih belum usai nampaknya membuat Pemerintah Jepang harus waspada. Jangan sampai perayaan ini justru membawa gelombang pandemi baru.

Cabang Olahraga yang Dipertandingkan

Pada olimpiade edisi ke-32 kali ini, total ada 33 cabor yang akan dipertandingkan. Dari 33 cabor tersebut, ada 5 cabor baru yang dipertandingkan. Ini menjadi hal baru pada gelaran olimpiade.

Secara total, dari ke-33 cabor tersebut akan melibatkan sebanyak 339 event. Tercatat, ada 42 venue yang hampir semuanya berada di Tokyo. Sapporo Dome dan Stadion Fukushima Azuma juga terlibat.

Cabang olahraga tenis meja, tenis, taekwondo, panahan, bulutangkis, balap sepeda, dan akuatik tercatat memiliki jumlah nomor terbanyak. Sebagai contoh, di cabor akuatik terdapat cabang loncat indah, poli air, hingga renang.

Menariknya, pada edisi kali ini juga dipertandingkan 5 cabor baru. Ada skateboarding, surfing, sport climbing, karate, baseball dan softball. Untuk baseball dan softball sendiri hadir kembali setelah terakhir Olimpiade Beijing.

Beberapa Daftar Negara yang Bertanding

Olimpiade memang menjadi festival antar negara dengan menghadirkan banyak event sekaligus. Kesempatan ini dimanfaatkan oleh banyak negara untuk ikut memeriahkan pesta olahraga antara negara-negara tersebut.

Pada Olimpiade Tokyo 2021 kali ini, tercatat ada 206 negara yang akan ikut berpartisipasi. China tetap menjadi negara yang diunggulkan untuk meraih banyak medali. China juga terkenal dengan atlet berbakatnya.

Hadirnya beberapa cabang olahraga baru yang dipertandingkan juga memberikan kesempatan negara lain mendapatkan medali emas. Sebut saja Brazil dan Australia yang diprediksi menguasai cabor surfing.

Persiapan Indonesia untuk Ikut Berpartisipasi dalam Event

Indonesia juga akan ikut berpartisipasi dalam event antar negara tersebut. Total, akan ada 28 atlet dari beberapa cabor yang akan bertanding. Beberapa atlet diharapkan mampu membawa medali emas.

Hampir setiap gelaran olimpiade, atlet tanah air mampu menyumbang setidaknya 1 medali emas. Kali ini cabor bulutangkis serta angkat besi tetap menjadi andalan. Apalagi cabor tersebut diwakili atlet terbaik.

Pemerintah juga menjanjikan hadiah besar bagi peraih medali pada olimpiade kali ini. Peraih medali akan mendapatkan bonus hingga milyaran rupiah. Hal ini juga memberikan motivasi tersendiri bagi para atlet.

Bulutangkis akan menjadi harapan utama Indonesia. Nomor ganda putra, ganda campuran, dan tunggal putra masing-masing memiliki atlet hebat. Apalagi, nomor ganda putra juga menjadi unggulan pertama dan kedua.

Olimpiade kali ini diharapkan akan menjadi perayaan istimewa bagi dunia. Di tengah pandemi, gelaran olimpiade tidak membuat para atlet menyerah. Justru, malah membuat para atlet olimpiade 2021 jadi termotivasi.

Jangan Sembarangan Memilih Makanan, Kebersihannya Harus Terjaga

untuk hidup sehat, setiap orang perlu memperhatikan kebersihan makanan sehingga kandungan gizi tidak terbuang sia-sia dan tetap bisa dinikmatiDalam memilih makanan, setiap orang harus memperhatikan kelayakannya. Urusan makan memang sangat rentan terhadap kesehatan seseorang. Salah mengelolanya menjadi sebuah hidangan bisa berakibat pada keracunan.

Masalahnya, banyak orang memilih bahan pokok ala kadarnya saja tanpa memperhatikan higienitasnya. Padahal, kebersihannya sangat penting untuk menjaga kandungan gizinya. Terutama demi mempertahankan nilai dan manfaatnya bagi manusia.

Oleh sebab itulah tidak boleh sembarangan dalam memilih bahan pokok untuk dijadikan sebagai olahan. Setidaknya, dari asal, cara pengolahan, hingga cara penyajian harus selalu diperhatikan kebersihannya.

Memilih Makanan Segar dengan Benar

Tidak diragukan lagi bahwa bahan makanan segar menjadi yang paling baik. Baik sayuran maupun daging, keduanya akan memiliki kandungan terbaik ketika masih segar. Hal tersebut juga baik bagi tubuh.

Indikasi bahwa bahan-bahan tersebut masih segar sebenarnya dapat dilihat dari berbagai hal. Misalnya ketika Anda membeli daging, tekstur daging dan warna dapat menunjukkan bahwa daging tersebut segar atau tidak.

Ketika membeli sayuran, umumnya sayur segar dapat terlihat dari daunnya. Ketika daun sudah layu dan muncul beberapa lipatan, bisa jadi itu sayur yang sudah lama. Lebih baik memilih sayuran lain.

Kebanyakan, saat ini sudah banyak bahan pokok yang telah diberikan pengawet. Hal tersebut mampu menyamarkan kesegaran daging dan sayur. Oleh sebab itulah perlu memperhatikan setiap detail yang Anda beli.

Memperhatikan Kebersihan Pada Setiap bahan

Bukan hanya kesegarannya, tapi Anda juga perlu memperhatikan tingkat kebersihannya. Membeli bahan pokok di pasar tradisional dan pasar modern tentu memiliki tingkat higienitas yang berbeda-beda.

Akan jauh lebih baik jika Anda memilih bahan makan dalam kemasan plastik kedap udara. Dari sisi higienitas, maka makanan tersebut jauh lebih bersih. Apalagi jika bahan dengan tingkat kesegaran terbaik.

Faktanya, masih banyak orang mengabaikan permasalahan ini. Rasa lebih penting dari pada kebersihannya. Hal tersebut sering terjadi di kalangan masyarakat yang belum mendapatkan edukasi khusus terhadap pola hidup sehat.

Jaga kesehatan melalui konsumsi hidangan sehat adalah sebuah keharusan. Kondisi tubuh setiap orang memiliki porsi kebutuhan berbeda-beda. Namun, terlepas dari itu semua setiap bahan harus diperhatikan kebersihannya.

Memperhatikan Sanitasi Air dengan Baik

Mungkin ini adalah hal yang cukup sering dilupakan oleh kebanyakan orang. Masalah saluran air bersih adalah hal paling pokok ketika ingin hidup sehat. Kebutuhan air bersih harus selalu tersedia.

Setiap tubuh memiliki kebutuhan air bersih yang cukup besar. Setidaknya, dalam 1 hari perlu mengkonsumsi sekitar 8 gelas. Namun, air bukan hanya tentang minum, tapi juga media pembersihan makanan.

Sanitasi yang baik adalah air yang mengalir tanpa hambatan. Saat ini, banyak rumah sudah menggunakan saluran air dari PDAM. Namun, beberapa orang juga masih menggunakan air dari sumur bor.

Terlepas dari air PDAM atau air sumur bor, air yang dihasilkan harus bersih. Ketika dipakai untuk mencuci sayuran, air tersebut dapat membersihkan kotoran. Terutama bekas pupuk kimia pada sayuran.

Memperhatikan Cara Mengelola dan Menyajikannya

Makanan sehat juga dipengaruhi dari bagaimana mengelola dan menyajikannya. Setiap orang pasti memiliki cara pengolahan sendiri. Apalagi jika masih memiliki resep dari orang tua yang masih dipakai.

Faktanya, semakin baik cara mengolahnya maka tingkat gizi pada hidangan tersebut juga masih bertahan. Bahkan, cara pengelolaan yang tepat mampu meningkatkan kandungan gizi pada hidangan tersebut.

Alat masak juga perlu untuk diperhatikan setiap orang. Kebersihan dari setiap peralatan dapur memberikan faktor penting. Jangan sampai hidangan tersebut kurang nikmat karena peralatan dapur tidak mendukungnya.

Pada akhirnya, setiap orang harus memperhatikan setiap aspek dalam membuat hidangan. Hidup sehat harus dijamin melalui penyajian hidangan yang nikmat. Terutama memperhatikan sanitasi dan tingkat kebersihannya.

Alasan Menyulam Cocok Sebagai Aktivitas Ketika WFH 2021 (Bagian 3)

menyulam memberikan beberapa keuntungan bagi Anda, mulai dari menambah pundi – pundi kantong, hingga meningkatkan estetika pakaian yang Anda kenakan Selain memikirkan tentang kerja dari rumah juga harus membagi aktivitas PPKM di rumah. Mulai dari mempertimbangkan belanja, mengurus rumah, hingga menentukan sarana rekreasinya. Mengingat saat ini Mall harus tutup 100% dan banyak jalan di sekat.

Refreshing penting untuk menjaga agar pikiran tetap positif. Kondisi pikiran positif ini sangat diperlukan agar mengurangi kepanikan, kecemasan, dan ketakutan yang berlebihan. Sehingga masih bisa berpikir sehat dan tetap waspada.

Cobalah Aktivitas Menyulam Selama PPKM di Rumah

Tentunya Anda sudah pernah melihat sulaman, baik secara langsung atau dari internet. Hasilnya cukup bagus bukan, bisa digunakan untuk menghias baju, celana, kain, atau bahkan membuat karya seni khusus dari sulaman saja. Ini beberapa alasan Anda wajib mencobanya.

1.     Membutuhkan Modal Sedikit

Membuat sulaman tidaklah memerlukan modal besar, Anda bisa memanfaatkan berbagai perlengkapan yang sudah ada sebelumnya. Seperti kain dan benangnya misalnya, apabila ada anggota keluarga suka menjahit atau merajut pasti punya perlengkapannya.

Pada dasarnya satu jarum dan satu benang saja bisa membuat sebuah sulaman, tetapi hasilnya monoton dan tidak bervariasi. Tambahkan sedikit modal untuk membeli beberapa jenis benang, agar hasilnya lebih bervariasi dan terlihat hidup.

2.     Tidak Harus Mahir atau Memiliki Jiwa Seni Tinggi

Tidak harus terampil dulu, mulai dari membuat sketsanya hingga membuat pola sulamannya. Anda bisa melihat beberapa guide yang menunjukkan beserta hitungannya, sehingga Anda bisa mengikutinya persis. Tidak harus menghasilkan karya unik dulu, membiasakan dulu.

Nantinya setelah terbiasa menggunakan berbagai macam benang dan menghasilkan beragam karya, maka sudah saatnya bereksperimen . Cobalah membuat corak baru dan selesaikanlah, itu akan menjadi karya yang sangat membanggakan.

3.     Bernilai Ekonomis

Selain mempercantik penampilan, karya tersebut ternyata bisa dijual loo. Bentuknya beragam, mulai dari menjual jasa desainnya hingga mampu menjual karya seni dari hasil sulamannya. Cobalah berbagai jenis benang, seperti benang acrilic, hasilnya lebih menarik.

4.     Mempercantik Baju, Celana, dan Kain

Ingin rasanya selalu mengenakan pakaian yang cantik, lucu, dan keren. Caranya adalah dengan menghiasnya sendiri, Anda bisa memanfaatkan keterampilan sulamnya hingga membentuk pola yang unik,

Kebutuhan untuk menjaga imunitas tubuh memang penting, tetapi juga jangan lupakan refreshing untuk kesehatan jiwa. Langkah peningkatannya adalah dengan menjaga aktivitas PPKM di rumah dan melatih kreativitas dengan membuat sulaman.

Untuk melihat bagian lainnya:
Bagian 1 klik disini

Bagian 2 klik disini

Bagian 3 klik disini

Bagian 4 klik disini