Hi, How Can We Help You?

Tag Archives: #BantuKAMI

Kelebihan Bahan Tencel yang Jadi Trend Pakaian Imlek 2023

Setiap tahun, selalu ada trend tersendiri untuk pakaian imlek. Tidak terkecuali untuk imlek tahun 2023 mendatang. Diprediksikan, bahan tencel menjadi salah satu kain yang banyak digunakan untuk pakaian imlek 2023.

Hal ini dikarenakan semakin populernya bahan tencel dan cocok digunakan untuk acara imlek. Sebab, bahan tencel memberikan kesan berkilau dan terang. Cocok sekali dengan filosofi imlek yang berkemilau.

Tidak hanya itu, ternyata bahan tencel juga memiliki berbagai kelebihan yang membuat penggunanya nyaman. Untuk mengetahui selengkapnya, simak pembahasan berikut ini.

Kelebihan Bahan Tencel untuk Pakaian

Tencel adalah produk dagang dari bahan yang terdiri dari serat lyocell dan modal. Kedua jenis serat tersebut diolah melalui proses pelarutan selulosa kayu atau pulp dari pohon eucalyptus atau beech wood.

Jadi, bahan tencel tidak terbuat dari serat kepompong. Tidak heran jika bahan ini memiliki karakteristik yang sangat khas dan memiliki berbagai kelebihan. Di antaranya adalah:

  1. Serat Tencel Bersifat Biodegradable

Biodegradable artinya adalah dapat terurai kembali ke alam. Seperti yang kita tahu bahwa serat tencel terbuat dari serat alami, sehingga menghasilkan bahan yang aman untuk lingkungan.

Bahkan jika sudah tidak terpakai, serat tencel dapat terurai hanya dalam kurun waktu 12 minggu saja. Hasil penguraiannya tersebut akan menjadi kompos dan tidak mencemari lingkungan.

  1. Bahannya Lembut dan Adem

Tencel memiliki karakteristik sangat lembut di kulit, sehingga tidak akan menimbulkan iritasi dan infeksi. Tidak hanya itu, bahan ini juga cepat kering dan memiliki manajemen kelembapan yang baik.

Hal ini yang membuat bahan tencel terasa adem saat digunakan. Tidak heran jika bahan tencel sangat direkomendasikan bagi Anda yang memiliki kulit sensitif.

Dengan karakteristiknya ini juga, Anda akan nyaman seharian menggunakan pakaian tencel selama perayaan imlek. Seperti yang kita tahu bahwa saat imlek biasanya ada acara kumpul keluarga besar seharian dan cukup melelahkan.

  1. Warna Pakaian Tidak Cepat Pudar

Bahan Tencel memiliki retensi terhadap warna yang sangat tinggi. Dengan begitu, warna pada serat tencel tidak mudah pudar dan bisa menghasilkan warna yang lebih beragam.

Tidak heran jika bahan tencel sangat cocok untuk dijadikan pakaian imlek. Sebab, imlek identik dengan warna merah menyala. Dengan bahan ini, warna merah dipakaian Anda lebih on point dan awet.

Sehingga, Anda bisa kembali menggunakan pakaian tersebut untuk acara imlek di tahun-tahun berikutnya. Anda juga akan lebih hemat budget dan tidak perlu terlalu sering membeli pakaian imlek.

  1. Bahannya Kuat dan Tahan Lama

Tencel terbuat dari serat pohon, sehingga memiliki fleksibelitas dan ketahanan yang tinggi jika dibandingkan dengan bahan lainnya. Hal ini membuat kualitas pakaian tetap bagus meski sudah dipakai atau disimpan bertahun-tahun.

Inspirasi Pakaian Imlek dari Bahan Tencel

Mungkin masih banyak di antara Anda yang masih bingung model pakaian seperti apa untuk imlek 2023 mendatang. Terlebih lagi yang cocok untuk karakteristik bahan tencel.

Oleh sebab itu, kami akan memberikan beberapa inspirasi pakaian imlek yang elegan dan trendy untuk Anda berikut ini:

  1. Puff Sleeve Cheongsam Dress dengan bagian tangan mengembang akan membuat Anda tampil lebih anggun dan fresh.
  2. Lace dress dengan inner bahan tencel juga akan membuat Anda tampil lebih elegan dan cantik.
  3. Cape dress untuk pakaian cheongsam saat imlek tidak akan gagal menampilkan kesan mewah dan anggun.
  4. Bodycon dress yang membuat kamu tampil klasik tapi tetap cantik dan seksi.
  5. Cheongsam dengan model jumpsuit juga tidak sangat cocok untuk dicoba saat imlek. Anda akan tampil lebih manis dan tentunya trendy.

Mulai sekarang Anda tidak perlu bingung menentukan pakaian imlek untuk tahun 2023 lagi. Sebab, Anda bisa membuat pakaian dari bahan tencel dengan berbagai model kesukaan.

Bisnis Tekstil di Tahun 2023 Diprediksi Masih Suram!

Bisnis tekstil di Indonesia beberapa tahun terakhir ini memang sedang menurun drastis. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya pabrik tekstil yang melakukan PHK besar-besaran hingga gulung tikar.

Hal tersebut sejalan berdasarkan data yang dihimpun oleh Badan Pusat Statistik (BPS). Berdasarkan data tersebut, selama Agustus 2021 hingga Agustus 2022 terjadi penurunan tenaga kerja di sektor industri tekstil sebanyak 50.000 orang.

Bahkan, di lapangannya jumlah tenaga kerja yang di-PHK dari industri tekstil jauh lebih banyak. Sebab baru-baru ini sudah terjadi PHK masal di berbagai lini industri, dan tekstil menjadi salah satunya.

Penyebab Bisnis Tekstil Mengalami Penurunan

Penyebab utama menurun dan suramnya bisnis tekstil adalah resesi ekonomi yang terjadi hampir di seluruh dunia. Hal ini berdampak lambatnya laju ekonomi berbagai negara, termasuk negara tujuan ekspor tekstil Indonesia.

Kelambatan laju ekonomi ini menyebabkan konsumsi di negara tujuan ekspor semakin rendah. Sehingga, pesanan terhadap produk tekstil semakin menurun dari hari ke hari.

Bahkan, pesanan dari AS dan Jerman yang menjadi tujuan ekspor produk tekstil Indonesia menurun sebesar 20 – 30 persen. Dengan begitu, mau tidak mau perusahaan tekstil harus mengurangi produksi.

Kemungkinan terburuknya adalah jika stok gudang melimpah tapi pasar tidak bisa menampungnya. Maka, perusahaan akan mengalami kerugian besar.

Hal ini yang menyebabkan perusahaan melakukan PHK besar-besaran hingga harus gulung tikar. Resesi ekonomi tidak hanya berdampak pada lambatnya laju ekonomi berbagai negara.

Khususnya untuk industri tekstil, berikut ini adalah dampak lain dari resesi ekonomi yang menyebabkan penurunan industri tekstil:

  1. Harga Kapas Naik

Kapas merupakan bahan baku pembuatan berbagai produk tekstil. Sehingga, perannya sangat penting dalam industri tekstil. Sayangnya, di tahun ini harganya naik secara tajam.

Kenaikan harga kapas dunia di tahun 2022 mencapai 5%. Selama dua tahun terakhir harga kapas memang selalu meningkat. Pada tahun 2020, harga kapas masih di angka US$0,69 per pon.

Kemudian naik menjadi US$0,87 per pon pada tahun 2021. Kenaikan di tahun 2022 tentu tidak dapat dibendung lagi, yang membuat harga kapas menjadi US$0,95 per pon.

Kenaikan ini adalah yang tertinggi selama satu dekade terakhir. Bahkan, kenaikan harga akan terus berlanjut hingga tahun depan. Hal ini dikarenakan tingginya permintaan yang tidak diimbangi dengan pertumbuhan pasokan.

Naiknya harga kapas ini merupakan salah satu efek domino dari Covid-19. Hal ini juga diperparah dengan adanya resesi dan dampak domino ekonomi lainnya.

  1. Biaya Energi Listrik Naik

Dalam proses produksi tekstil, tentunya perusahaan memerlukan listrik sebagai sumber energi utamanya. Listrik ini digunakan untuk menjalankan mesin dan berbagai fasilitas pendukung lainnya.

Rata-rata biaya energi untuk produksi tekstil di Indonesia adalah US$10 sen per kWh. Harga tersebut termasuk tinggi jika dibandingkan dengan negara lain. Misalnya saja Vietnam dan Bangladesh yang rata-ratanya hanya US$ 6 – 7 sen per kWh.

  1. Banyak Produk Impor Masuk

Saat ini banyak sekali produk tekstil dari luar negeri yang masuk ke Indonesia. Khususnya dari negara Asia lain seperti Korea, Cina, hingga Thailand.

Hal tersebut menyebabkan pasar untuk perusahaan lokal semakin terbatas dan tidak menentu. Sehingga, stok gudang semakin banyak dan keuntungan semakin sedikit.

Prediksi Bisnis Tekstil di Tahun 2023

Seperti yang sudah kami jabarkan di atas, bahwa bisnis tekstil di tahun 2022 sedang dalam masa suram. Hal ini tentunya akan berlanjut hingga tahun 2023 mendatang.

Belum lagi prediksi mengenai puncak resesi yang akan terjadi di tahun 2023. Maka dapat dipastikan, akan semakin banyak lagi PHK tenaga kerja industri tekstil dan perusahaan yang gulung tikar.

Artinya, bisnis tekstil akan lebih suram di tahun depan. Jika saat ini Anda sedang merintis bisnis tekstil atau sedang mencoba bertahan, maka segera cari solusi tepat agar tidak terdampak resesi ekonomi.

Pilihan Jenis-Jenis Benang untuk Membuat Baju Kebaya

Kebaya adalah pakaian tradisional khas bangsa Indonesia, warisan dari zaman ke zaman. Kebaya dikenal sebagai pakaian yang serasi dan elegan, serta dapat digunakan untuk berbagai acara seperti pernikahan, pesta, atau acara resmi lainnya.

Sebagai pakaian adat, kebaya terdiri dari 2 bagian, yaitu blouse sebagai atas serta rok (umumnya berupa batik). Ciri khasnya adalah terdapat renda maupun payet sebagai aksen untuk mempercantik tampilan kebayanya.

Secara harfiah, kebaya berasal dari kata “baya” yaitu berarti “baju”. Namun, kebaya juga memiliki makna lebih dalam dari sekedar pakaian. Sebab, pakaian ini merupakan simbol dari budaya Indonesia yang kaya akan warna, corak, dan desain yang indah.

Modelnya juga beraneka ragam dalam berbagai desain, mulai dari klasik, sederhana, hingga modern. Umumnya, bahan pakaian satu ini terbuat dari material lembut dan nyaman, seperti sutra atau katun, yang dijahit sedemikian rupa sehingga terlihat anggun dan rapi.

Pilihan Jenis-Jenis Benang untuk Membuat Baju Kebaya

Sebagai pakaian yang indah serta elegan dan memiliki makna simbolis bagi Indonesia, diperlukan jenis benang terbaik agar kebayanya lebih indah dan nyaman dikenakan. Berikut ini beberapa pilihan jenis-jenis benang untuk membuat baju kebaya.

1. Sutra

 

Sutra adalah sejenis benang yang terbuat dari serat bulu laba-laba. Benang ini memiliki ketahanan yang kuat dan tahan lama, sehingga cocok digunakan untuk menjahit bagian-bagian penting pada baju kebaya seperti jahitan pinggang, jahitan lengan, dan jahitan bodi.

Selain itu, benang sutra juga memiliki daya serap baik, sehingga tidak mudah menimbulkan keringat atau tidak terasa panas ketika dipakai. Selain itu bahannya juga lebih lembut sehingga nyaman untuk digunakan.

2. Katun

Katun adalah jenis benang yang terbuat dari serat bahan alami, yaitu bahan dasar katun (kapas). Benang ini memiliki daya serap sebaik benang sutra, sehingga cocok digunakan untuk menjahit bagian-bagian khusus pada baju kebaya.

Selain itu, benang katun juga memiliki ketahanan yang baik terhadap panas dan kelembapan, sehingga tidak mudah rusak atau sobek ketika dipakai. Para desainer sering menggunakan katun karena memiliki sifat lembut, nyaman dipakai, mudah dicuci, serta tidak mudah luntur.

3. Polyester

Polyester merupakan sejenis benang dari bahan sintetis, yaitu poliester. Sebagai bahan sintetis, kelebihannya yaitu memiliki ketahanan yang tinggi terhadap panas dan kelembapan, sehingga cocok digunakan untuk kebaya.

Selain itu, benang polyester memiliki daya serap yang rendah, sehingga tidak mudah berkeringat ketika dipakai. Warnanya juga lebih konsisten, tahan lama, serta tidak mudah pudar ataupun luntur.

4. Rayon

Rayon adalah jenis benang yang terbuat dari bahan sintetis serta memiliki ketahanan terhadap panas dan kelembapan. Selain itu, teksturnya lembut serta mudah dibentuk sehingga banyak disukai desainer kebaya.

Benangnya dapat dicetak dengan berbagai motif dan warna, sehingga dapat menghasilkan kebaya yang cantik dan indah. Bahannya juga tahan lama serta tidak mudah pudar, sehingga akan tetap cantik dan terlihat baru meski sudah bertahun-tahun.

5. Linen

Linen merupakan sejenis benang dari serat alami yang berasal dari daun tanaman linen. Benang ini sering digunakan untuk membuat pakaian yang membutuhkan kehalusan dan ketahanan terhadap panas, contohnya seperti kebaya.

Sifat bahannya lembut, halus, serta memiliki ketahanan terhadap panas sehingga tidak mudah luntur maupun rusak. Linen juga memiliki sifat higroskopis, artinya yaitu mampu menyerap keringat dan kelembaban sehingga lebih nyaman saat dipakai.

Jadi, membuat baju kebaya membutuhkan benang yang tepat agar hasilnya terlihat rapi dan indah. Jenis benang yang digunakan juga harus sesuai dengan jenis kain yang dipakai, sehingga tidak merusak atau menyebabkan kain retak atau pecah.

Sektor Bisnis yang Akan Tetap Bertahan Saat Resesi Ekonomi

Resesi ekonomi saat ini tengah menghantui hampir seluruh negara di dunia. Bahkan, sudah banyak negara yang kacau oleh terjangan badai resesi ini. Misalnya saja Sri Lanka, Selandia Baru, Malaysia, dan banyak lagi.

Tidak terkecuali Indonesia yang dampaknya sudah mudai dirasakan hingga hari ini. Berbagai sektor bisnis jadi lumpuh dan pertumbuhan ekonomi semakin anjlok.

Hal ini dapat dilihat dengan tingginya angka PHK dan kebangkrutan perusahaan di Indonesia. Terutama start-up dan sektor tekstil yang sudah menelan banyak korban hingga gulung tikar.

Hal ini bahkan baru permulaan, sebab diprediksikan bahwa gelombang puncak resesi akan terjadi pada tahun 2023. Hal ini membuat banyak pelaku usaha ketar-ketir mengenai masa depan bisnisnya.

Tapi, ternyata ada beberapa sektor bisnis yang masih akan bertahan dalam terjangan resesi ekonomi. Untuk mengetahui apa saja sektor bisnis tersebut, simak selengkapnya berikut ini.

Mengenal Apa itu Resesi Ekonomi

Sebelum lebih jauh membahas mengenai sektor bisnis yang akan bertahan di tengah resesi ekonomi, tentu Anda harus paham apa itu resesi. Sebab tidak dapat dipungkiri bahwa masih banyak masyarakat yang belum memahaminya.

Sederhananya, resesi ekonomi adalah kondisi ekonomi yang merugikan dan menyebabkan banyak perusahaan bangkrut. Penyebab utamanya adalah karena daya beli masyarakat yang menurun.

Sehingga, terjadi penurunan pendapatan perusahaan yang mengancam laju kas. Banyak sekali dampak buruk resesi ekonomi bagi masyarakat, bahkan hal ini akan menyebabkan efek domino ke berbagai aspek.

Di antaranya adalah perdagangan yang melambat, bisnis lesu, pengangguran meningkat, harga naik, dan turunnya daya beli masyarakat. Semuanya, bisa menyebabkan meningkatnya tindak kriminal di masyarakat.

Jika tidak ditangani dengan baik, maka resesi dapat berubah menjadi krisis ekonomi. Di mana terjadinya inflasi besar-besaran dan kondisi masyarakat akan sangat kacau.

Sektor Bisnis yang Bertahan di Tengan Resesi

Meski resesi memang sangat mengerikan, tapi masyarakat harus pintar dalam memutar otak agar bisa tetap bertahan. Salah satunya adalah dengan merintis bisnis agar roda perekonomian di Indonesia tetap berjalan.

Ada beberapa sektor bisnis yang masih akan bertahan. Hal ini tentu bisa Anda jadikan peluang usaha untuk menghadapi resesi. Di antaranya adalah:

  1. Menjual Produk Digital

Bisnis pertama yang masih akan bertahan di tengah badai resesi ekonomi adalah menjual produk digital. Seperti yang kita tahu hingga saat ini produk digital sangat dibutuhkan untuk berbagai keperluan.

Bahkan, biasanya produk digital memiliki market khusus yang tergolong kuat. Sehingga, pelanggan akan tetap membutuhkan produk tersebut dalam berbagai kondisi.

Menariknya, Anda juga bisa membuat produk digital yang menjadi solusi sesuai dengan kebutuhan saat itu. Dengan begitu, bisnis ini tetap banyak peminatnya.

  1. Bisnis Makanan dan Minuman

Makanan dan minuman merupakan kebutuhan pokok manusia. Dengan begitu, manusia akan selalu membutuhkan makanan dan minuman meski ketika resesi ekonomi melanda.

Hal ini bisa dijadikan peluang bisnis yang menjanjikan. Meski demikian, Anda harus mampu beradaptasi dan memilih bisnis makanan dan minuman yang kira-kira masih akan diminati oleh masyarakat.

Selain itu, pastikan juga harganya terjangkau. Sebab, kondisi ekonomi sebagaian besar masyarakat akan menurun saat resesi. Sehingga, mereka akan menghindari membeli produk yang terlalu mahal.

  1. Budidaya dan Pertanian

Sama seperti bisnis makanan dan minuman, budidaya dan pertanian juga akan tetap dibutuhkan di tengah terjangan resesi. Khususnya untuk produk-produk yang memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat.

Misalnya saja beras, sayuran, hewan ternak, telur, susu, dan masih banyak lainnya. Oleh sebab itu, Anda bisa mulai merintis usaha pertanian mulai dari sekarang.

Dalam menghadapi resesi memang masyarakat harus benar-benar mempersiapkannya dengan baik. Salah satunya adalah dengan mulai merintis bisnis yang dapat bertahan selama resesi.

Bahan Kain Baju Paskibraka Tidak Bisa Dipilih Sembarangan

Bahan kain baju paskibraka tidak boleh dibuat secara asal. Itu karena, paskibraka dituntut untuk terus bergerak secara aktif dan total. Dengan kondisi tersebut, dibutuhkan bahan yang kuat dan nyaman dipakai. Akan berbahaya apabila bahannya berkualitas rendah.

Bukan tidak mungkin baju paskibraka tersebut akan cepat rusak akibat terlalu sering digunakan. Selain itu, akan berbahaya juga jika baju paskibraka tersebut tidak nyaman ketika digunakan. Nantinya pengguna tidak akan merasa nyaman ketika memakainya.

Hal ini sangat berbahaya karena berefek pada performa yang menurun. Nantinya paskibraka tidak akan bisa bergerak maksimal dan memengaruhi hasil akhir. Oleh karena itu, penting untuk menggunakan bahan terbaik ketika membuat baju paskibraka.

Bahan kain baju untuk paskibraka paling populer adalah jenis drill. Kain drill ini memang memiliki karakteristik yang sangat khas. Keunggulannya juga bisa dipertanggung jawabkan. Secara visual, kain ini memiliki tekstur yang sangat khas.

Tekstur tersebut berupa pola pintalan dalam alur yang terlihat miring. Selain itu, kain drill juga memiliki tingkat ketebalan yang bervariasi. Hal ini membuat pengguna bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan. Kekuatan kain drill juga bisa ditonjolkan.

Walaupun digunakan dalam waktu lama, ketahanannya akan tetap terjaga. Kain drill juga sangat baik dalam mengontrol suhu. Ini membuat penggunanya akan nyaman ketika memakainya. Tetapi ingat, masih ada kain lain yang sebenarnya bisa dijadikan opsi.

Salah satunya adalah kain yang terbuat dari benang candimas. Keberadaannya sama baiknya dan bahkan lebih baik dari bahan kain untuk baju paskibraka yang sering digunakan.

Benang Candimas Bisa Menjadi Opsi Saat Memilih Bahan Kain Baju Paskibraka

Perlu diketahui, benang candimas memiliki tekstur yang sangat halus. tekstur ini membuat kulit akan nyaman ketika bersentuhan dengan kain. Selain itu, penyerapannya juga sangat baik. ini membuat visual kainnya tidak perlu diragukan.

Jangan lupa juga dengan sifat berkilau yang dimiliki benang candimas. Nantinya kain yang dihasilkan akan berkilau seperti sutra. Ini tentu membuat baju paskibraka yang dihasilkan menjadi lebih menarik.

Kain candimas juga memiliki kemampuan yang sangat baik dalam menyerap keringat. Hal tersebut membuat kainnya akan cepat kering walaupun terkena air ketika digunakan sebagai bahan kain untuk baju paskibraka. Jangan lupakan sifat anti bacterial yang dimiliki kain ini.

Sifat antibacterial membuat kain ini bisa digunakan siapapun. Anda yang memiliki masalah kulit sensitif tidak perlu takut ketika akan memakainya. Sebenarnya beberapa orang ragu menggunakan benang candimas karena ketahanannya dirasa kurang.

Perlu diketahui, pemahaman tersebut adalah kesalahan besar. Itu karena, kekuatan benang candimas berada pada posisi yang sangat baik. Kekuatan tersebut membuat hasil kainnya akan jauh lebih memuaskan dari seharusnya.

Benang Akrilik Juga Bisa Dijadikan Opsi

Selain benang candimas, benang akrilik juga bisa menjadi opsi saat mencari bahan kain baju paskibraka. Itu karena, kualitas kain ini sangat baik dan membuat penggunanya akan merasa nyaman. Keunggulan utama benang akrilik ini terletak pada kekuatan.

Kekuatannya sangat baik sehingga paskibraka bisa bebas bergerak ketika sedang menggunakannya. Jangan lupa juga kalau benang akrilik ini dapat dicuci dengan mesin. Hal tersebut membuat pencucian baju bisa dilakukan dengan mudah.

Anda tidak perlu takut kain akan rusak ketika sedang dicuci. Nantinya kelembutan kain akan tetap terjaga dan kondisi luntur tidak akan terjadi. Perlu diketahui, benang akrilik sendiri memang menggunakan standar ekspor. Itu membuat kualitasnya tidak perlu diragukan.

Pastikan untuk tidak sembarangan dalam memilih kain untuk baju paskibraka. Jika kainnya tidak nyaman, pengguna akan merasakan gangguan sehingga performanya kurang maksimal. Oleh karena itu, pastikan untuk selektif dalam memilih bahan kain baju paskibraka.