Hi, How Can We Help You?

Tag Archives: aktivitas PPKM di rumah

Apa Saja Produk Turunan dari Benang Tencel yang Sering Digunakan Sehari-hari

Tencel merupakan benang hasil pemintalan dari serat alami. Dihasilkan dari serat kayu organik di alam dengan proses khusus yang aman bagi lingkungan. Penerapan teknologi terbarukan mendukung produksi benang ini. Benang adalah produk olahan dari industri hulu. Menjadi bahan mentah bagi industri hilir yaitu tekstil. Digunakan untuk membuat berbagai macam item bahan jadi siap pakai untuk manusia khususnya.

Mungkin Anda kurang familiar dengan material organic ini. Hanya tahu mengenai bahan siap pakainya saja. Sebab produk aslinya berupa benang tidak digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan khusus untuk industri. Konsumen menggunakan produk turunan dari material yang dinamakan benang candimas. Dibuat dalam berbagai item produk yang bisa dimanfaatkan oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari.

Produk Turunan Benang Tencel yang Digunakan Sehari-hari

Kain dari benang organic memiliki fungsi seperti serat sintetis. Dapat digunakan untuk membuat berbagai fashion item. Bisa jadi Anda menggunakan produk turunan dari bahan alami seperti ini setiap hari.

 

  1. Baju resmi

Pakaian resmi untuk acara pesta, pernikahan, kondangan dan perayaan lainnya. Salah satu jenis produk turunan yang umum digunakan adalah tenun. Kain ini pada awalnya digunakan khusus untuk acara adat dan keagamaan.

  1. Baju santai

Menyesuaikan perkembangan jaman, bukan lagi dimanfaatkan untuk membuat baju khusus. Saat ini banyak ditemui baju, celana santai ready to wear dari bahan yang aman bagi lingkungan.

Jadi bisa digunakan untuk segala suasana dan segala usia. Sebab kualitas bahannya bagus dan nyaman dikenakan. Mudah diolah dan fleksibel bisa dibuat apa saja dikombinasikan dengan bahan lain.

    1. Sprei

 

 

Bed sheet/ sprei dihasilkan dari pengolahan material alami ramah lingkungan sangat nyaman digunakan. Sebagai alas tempat tidur yang dimanfaatkan setiap hari, kenyamanan sangat penting. Membantu kualitas tidur Anda lebih optimal.

    1. Sarung bantal dan guling

 

Serupa dengan sprei, sarung bantal dan guling juga kerap menggunakan bahan alami. Tenun bisa dibuat dalam berbagai bentuk. Bisa sebagai bahan tunggal, dibuat penuh menggunakan material ini, bisa juga dalam bentuk kombinasi.

  1. Sarung bantal sofa

Material organik serat kayu bisa juga dimanfaatkan untuk menghiasi ruang tamu. Dijadikan sebagai sarung bantal sofa aneka motif dan warna. Menambah sentuhan alam untuk area sentral di rumah anda.

  1. Karpet

Bukan hanya bulu-bulu sintetis yang dapat digunakan sebagai karpet. Benang alami lebih berkualitas digunakan sebagai alas seperti karpet. Tidak menyebabkan efek panas dan gerah. Aman bagi anak-anak, mudah dibersihkan.

  1. Keset

Memiliki daya serap bagus, cocok digunakan untuk keset. Tentu dengan tekstur yang lebih renggang dan kasar sehingga tidak licin. Tampilan rumah Anda jadi semakin berkelas hanya dengan mengganti keset menggunakan bahan alami.

  1. Tirai jendela dan pintu

Menambah elegan isi rumah dengan menggunakan tirai dari bahan alami. Menghadirkan kesejukan karena memiliki warna khas alami yang mencerminkan alam. Lebih tebal, awet dapat digunakan dalam waktu lama dan tidak cepat kotor.

 

  1. Tas fashion

Tampil beda menggunakan tas fashion dari bahan alami. Seratnya kuat namun lentur adalah kelebihan. Dapat dimanfaatkan untuk membuat fashion item kecintaan para wanita yang terlihat natural dan etnik.

  1. Aksesoris

Aksesoris tambahan outfit seperti kalung, gelang, bandana, hijab, tali rambut, penjepit rambut dan sebagainya. Sangat fleksibel karena memiliki sifat mudah diolah. Banyak dikreasikan oleh para desainer fashion.

Masih banyak produk turunan yang dihasilkan dari material serat alami. Meski pemanfaatannya dalam skala besar dan beragam item tidak menjadi sampah saat sudah tidak digunakan. Sebab material tencel segera terdegradasi di alam tanpa menimbulkan tumpukan limbah.

Apa Manfaat Kita Sebagai Pengguna Pakaian Ramah Lingkungan

Bahan ramah lingkungan sangat diperlukan saat ini. Untuk kebutuhan apa saja seperti kantong belanja, plasting pembungkus hingga pakaian. Tidak perlu heran, sebab saat ini sudah banyak tersedia dan dapat dibeli. Pakaian ramah lingkungan didapatkan dari kain yang diproduksi dari material organik. Produk organik dikenal lebih sehat bagi kesehatan manusia. Sebut saja skincare, bahan makanan serta obat-obatan.

Selain itu juga aman bagi lingkungan, tidak meninggalkan residu yang mencemari tanah dan sulit terurai. Tidak menyebabkan toxic bagi pengguna baik bahan yang dikonsumsi maupun dipakai di luar. Mengingat efek pemanasan global akibat pencemaran semakin mengkhawatirkan, sudah saatnya manusia beralih menggunakan pakaian yang aman. Sebagai wujud nyata kepedulian dan tanggung jawab karena telah menggunakan bahan di alam.

Manfaat Menggunakan Pakaian dari Bahan Ramah Lingkungan

 

 

Memiliki karakteristik berbeda dengan material sintetis, benang yang kemudian dijadikan selembar kain dari bahan alami memiliki keunggulan. Berikut manfaat menggunakan pakaian dari bahan ramah lingkungan.

  1. Nyaman dikenakan

Serat alami tidak menimbulkan efek panas, berbeda dengan serat sintetis yang merupakan hasil pengolahan minyak bumi. Untuk produk fashion seperti tenun lebih adem di kulit. Menyerap keringat dengan baik layaknya kapas.

  1. Bermacam warna alami

Pakaian dari benang tencel yang berasal dari serat kayu mudah menyerap warna. Tidak perlu pewarnaan kimia yang berbahaya bagi lingkungan dan meninggalkan residu senyawa kimia. Cukup menggunakan pewarna alami berasal dari tumbuh-tumbuhan.

  1. Mudah diolah

Karakteristiknya lentur sehingga mudah diolah. Tidak hanya dijadikan selembar kain, selendang dan sejenisnya. Namun bisa digunakan untuk berbagai bentuk fashion wanita maupun pria.

  1. Berkarakter

Pewarnaan yang cerah dari bahan alami menghasilkan corak berkarakter. Salah satu produknya dapat dilihat dari tenun. Tenun juga menggunakan benang yang disebut candimas untuk mempertahankan ciri khas. Dari sepintas melihat, anda sudah langsung dapat membedakan mana kain organik asli dan bukan. Bisa juga diketahui dengan cara merabanya langsung. Serat yang dihasilkan lembut, halus dan memiliki kelenturan.

  1. Dapat dikombinasikan dengan bahan lain

Aneka warna yang dihasilkan dari pewarna alami menjadi daya tarik untuk dikombinasikan dengan bahan lain. Bahan organic ini bahkan semakin diminati sektor bisnis apparel dan konveksi sebagai bahan utama.

  1. Aman bagi lingkungan

Tidak menimbulkan rasa bersalah bagi pemakai karena tidak menyakiti alam. Aman bagi lingkungan karena selama proses pembuatannya tidak merugikan. Bebas polusi udara, air dan tanah. Meski diproduksi dalam skala besar, tidak menyebabkan efek pemanasan global. Pabrik beroperasi secara berkelanjutan, mengembalikan manfaat kepada lingkungan sekitar. Sehingga dihasilkan kembali kayu organik sebagai bahan mentah pembuatan benang tencel.

  1. Mudah terbiodegradasi

Sudah usang, tidak lagi dipakai, bisa saja dibuang. Tetap aman meski dibuang di tempat pembuangan sampah. Bahannya mudah terdegradasi oleh microorganism, didukung iklim dan kondisi lingkungan sekitar. Tidak dibutuhkan puluhan bahkan ratusan tahun untuk menyatu kembali dengan tanah. Tanah tidak tercemar, makhluk hidup tingkat rendah hingga pohon besar dapat hidup sebagaimana mestinya karena tanpa pencemaran.

  1. Menciptakan ekonomi berkelanjutan

Prinsip dari alam untuk alam sangat berkaitan dengan berjalannya fungsi ekonomi dan bisnis. Mengambil bahan mentah langsung dari alam berupa serat kayu, diolah dengan teknologi terbarukan, hasilnya dimanfaatkan manusia. Setelah tidak lagi dimanfaatkan sesuai fungsinya, dapat dikembalikan ke tanah. Berfungsi sebagai media tempat tanaman dan pohon tumbuh. Siklus daur ulang bahan ramah lingkungan seperti ini mendukung pertumbuhan ekonomi yang akan terus berlangsung.

Peran Lakumas Sebagai Salah Satu Pemain di Industri Tekstil dalam Menanggulangi Dampak Negatif Perubahan Iklim

COP26 menjadi pengingat bagi bangsa Indonesia untuk lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan. Ditegaskan dengan komitmen pemerintah untuk menurunkan emisi karbon secara berkesinambungan. Hingga berdampak positif terhadap pemanasan global. Salah satu yang menjadi fokus adalah sektor industri. Dimana penggunaan bahan bakar untuk sumber energy masih memanfaatkan batu bara. Penggunaan yang massif tentu berimbas pada pencemaran udara.

Lebih spesifik lagi yaitu industri tekstil dari hulu hingga hilir. Mulai proses produksi bahan mentah di sektor hulu hingga bahan jadi di sektor hilir berpotensi menimbulkan polusi bagi lingkungan. Maka sangat diharapkan peran aktif para pelaku usaha industri tekstil untuk turut serta menjaga kondisi lingkungan. Menerapkan langkah pengolahan serta pengelolaan limbah sesuai standar analisa AMDAL.

4 Langkah Peran Lakumas dalam Menanggulangi Dampak Perubahan Iklim

Mulai tahun 2018, PT. Lakumas memproduksi benang yang diberi nama Candimas. PT. Perusahaan ini menggunakan bahan organic dari kayu berkualitas untuk produksinya. Sebagai bentuk tanggung jawab terhadap alam perusahaan ini memproduksi

Lakumas merupakan salah satu perusahaan pemintalan benang yang sangat peduli terhadap kelestarian lingkungan. Sesuai visi misi perusahaan dalam mengupayakan kehidupan yang selaras dengan alam secara berkesinambungan, berikut perkembangannya.

  1. Berkontribusi langsung pada penerapan industri bersih.

Diinisiasi oleh para pendiri PT. Lakumas yang sadar akan pentingnya hidup berdampingan dengan alam. Artinya, kondisi alam harus terus dijaga supaya memberikan manfaat jangka panjang bagi manusia. Sehingga tercipta interaksi saling menguntungkan antara alam sekitar dengan keberadaan industri tekstil. Bersih dari hasil buangan berupa limbah toxic serta polusi udara selaras dengan komitmen pemerintah untuk menurunkan emisi karbon secara global.

Gagasan seperti ini sangat positif dan berpengaruh nyata terhadap lingkungan. Sebab Indonesia merupakan Negara penghasil tekstil yang masuk 10 besar dunia. Penjualan sudah berskala ekspor, pastinya dalam jumlah besar setiap tahunnya.

 

  1. Penggunaan fiber warna

Meminimalisir penggunaan pewarna sintetis tekstil, perusahaan pemintalan benang ini menggunakan fiber berwarna mulai tahun 2016. Digunakan pewarna alami yang kualitasnya tidak luntur sebab benang organic cepat menyerap warna. Dengan penggunaan fiber warna, maka tidak diperlukan pewarna tambahan yang menghasilkan limbah. Limbah pewarna tekstil dari bahan sintetis sangat berbahaya bagi aliran sungai, air tanah dan tanah itu sendiri.

Tidak jarang pengolahan yang tidak berstandar dari limbah pewarna tekstil juga menyebabkan bau. Pewarna kimia bereaksi dengan gas dan air yang bersentuhan langsung. Hasilnya merupakan senyawa yang sulit terurai di alam.

  1. Produksi benang berkualitas di tahun 2018.

 

tencel tersebut. Benang Candimas pada penggunaannya dapat dikombinasikan dengan berbagai jenis serat kain lain. Pemanfaatannya sangat luas dalam dunia fashion. Harapannya kedepan semakin banyak digunakan, sehingga mendorong produksi dan mengurangi penggunaan bahan sintetis.

Karena berasal dari bahan alami, limbah dari kain atau benang ini cepat terurai. Apabila tidak digunakan lagi kemudian dibuang, dengan cepat akan langsung terbiodegradasi. Dapat menyatu kembali dengan tanah tanpa menimbulkan residu.

  1. Menggunakan energi gas

Bersamaan dengan produksi benang organic berkualitas tersebut, perusahaan mulai mengalihkan penggunaan energi. Semula digunakan bahan bakar dari batubara. Alasannya karena murah sehingga meringankan biaya produksi.Namun pembakaran batu bara menghasilkan emisi karbon dalam jumlah besar. menyebabkan polusi udara yang mengancam kesehatan makhluk hidup di sekitarnya. Selain itu juga beresiko terhadap peningkatan pemanasan global.

Peralihan menggunakan energi gas lebih bersih dan aman bagi lingkungan. Energi ini diperlukan pada proses steam set benang. Dalam kapasitas produksi yang besar, lebih aman dari resiko pencemaran udara membuktikan perusahaan sangat peduli lingkungan.

Kenali Cara Membuat Tie Dye Metode Warna untuk Menghias Kaos (bagian 4)

untuk membuat hasil kreasi tie dye Anda lebih menarik cobalah mengganti metode pencelupannya, mengganti ke bahan organik, dan menggunakan multi warna

Terdapat satu metode populer untuk memberikan warna pada sebuah kain atau kaos, sebutannya adalah pencelupan warna atau tie dye. Metode tersebut berkembang sekitar tahun 60 – 70 an dan semakin populer hingga sekarang.

Hasil warnanya yang unik, tidak teratur, dan caranya mudah menambah minat orang untuk bereksperiman. Terlebih setelah adanya kebijakan untuk mengurangi mobilitas dengan dilakukannya PPKM darurat 2021.

Beberapa Metode Tie Dye dengan Bahan Organik

Meskipun terlihat seperti dicelupkan ke bahan warna saja, tetapi ternyata ada banyak metodenya. Perbedaan metode akan menghasilkan corak berbeda. Agar hasil maksimal, sangat disarankan agar menggunakan kain berbahan organik.

1.     Teknik Jumputan

Cara pencelupan ini merupakan gaya khas masyarakat Indonesia, sering ditemukan di berbagai daerah seperti jawa tengah atau bali. Untuk membuatnya tidak begitu mudah, yaitu dengan menjumput (mengambil sedikit bagian kainnya).

Kain tersebut kemudian dimasukkan kelereng di dalamnya dan dicelupkan pada obat pewarna. Cobalah berimajinasi tentang hasilnya, sehingga Anda bisa memutuskan untuk mengambil berapa jumputan dalam satu buah kain atau kaos.

Pewarnaan umumnya satu warna saja, tetapi apabila Anda ingin ada beberapa ragam corak warna, juga bisa. Caranya adalah dengan memberikan ember warna lain dan menjumput, lalu mencelupkannya ke warna lain setelah warna pertama kering.

2.     Teknik Ombre

Berbeda dengan jumputan yang aliran warnanya diatur sendiri, teknik ombre memanfaatkan daya kapilaritas dan daya serap kainnya. Pada dasarnya warna akan merambat ke mediumnya, sifat warna inilah yang dimanfaatkan dalam teknik Ombre.

Cara pembuatannya sederhana, yaitu tinggal mencelupkan sebagian kaos atau kain pada pewarna, kemudian dibiarkan beberapa saat hingga warnanya naik secara alamiah. Ketebalan warna dan motifnya juga alamiah, sesuai proses penyerapannya.

Agar hasilnya lebih maksimal, gunakanlah bahan rayon. Bahan dasarnya kain ini berasal dari material organik, yaitu bagian selulosa pada tumbuhan. Biasanya berbahan organik daya resap tintanya lebih besar dan indah.

3.     Teknik Accordion

Apabila teknik jumputan bentuknya melingkar, ini bentuknya memanjang seperti akordeon. Caranya adalah menutup bagian kainnya dengan benang dan jarum, ditarik sedemikian rupa kemudian dicelupkan pada tinta.

Berkreasi dengan kaos dan warna ternyata menyenangkan dan asyik, selain bisa mendaur ulang kaos yang sudah pudar warnanya juga melatih daya kreasi. Pembuatannya juga cukup mudah, seperti namanya tinggal melakukan pencelupan warna pada kain yang telah dipola.

Bahan kain yang mudah menyerap warna adalah yang menggunakan benang katun dan benang rayon. PT. Lakumas menghasilkan produk benang rayon berkualitas yang sudah dipakai oleh banyak pengrajin untuk berbagai keperluan kain.

 

Untuk melihat bagian lainnya:
Bagian 1 klik disini

Bagian 2 klik disini

Bagian 3 klik disini

Bagian 4 klik disini

Jangan Sembarangan Memilih Makanan, Kebersihannya Harus Terjaga

untuk hidup sehat, setiap orang perlu memperhatikan kebersihan makanan sehingga kandungan gizi tidak terbuang sia-sia dan tetap bisa dinikmatiDalam memilih makanan, setiap orang harus memperhatikan kelayakannya. Urusan makan memang sangat rentan terhadap kesehatan seseorang. Salah mengelolanya menjadi sebuah hidangan bisa berakibat pada keracunan.

Masalahnya, banyak orang memilih bahan pokok ala kadarnya saja tanpa memperhatikan higienitasnya. Padahal, kebersihannya sangat penting untuk menjaga kandungan gizinya. Terutama demi mempertahankan nilai dan manfaatnya bagi manusia.

Oleh sebab itulah tidak boleh sembarangan dalam memilih bahan pokok untuk dijadikan sebagai olahan. Setidaknya, dari asal, cara pengolahan, hingga cara penyajian harus selalu diperhatikan kebersihannya.

Memilih Makanan Segar dengan Benar

Tidak diragukan lagi bahwa bahan makanan segar menjadi yang paling baik. Baik sayuran maupun daging, keduanya akan memiliki kandungan terbaik ketika masih segar. Hal tersebut juga baik bagi tubuh.

Indikasi bahwa bahan-bahan tersebut masih segar sebenarnya dapat dilihat dari berbagai hal. Misalnya ketika Anda membeli daging, tekstur daging dan warna dapat menunjukkan bahwa daging tersebut segar atau tidak.

Ketika membeli sayuran, umumnya sayur segar dapat terlihat dari daunnya. Ketika daun sudah layu dan muncul beberapa lipatan, bisa jadi itu sayur yang sudah lama. Lebih baik memilih sayuran lain.

Kebanyakan, saat ini sudah banyak bahan pokok yang telah diberikan pengawet. Hal tersebut mampu menyamarkan kesegaran daging dan sayur. Oleh sebab itulah perlu memperhatikan setiap detail yang Anda beli.

Memperhatikan Kebersihan Pada Setiap bahan

Bukan hanya kesegarannya, tapi Anda juga perlu memperhatikan tingkat kebersihannya. Membeli bahan pokok di pasar tradisional dan pasar modern tentu memiliki tingkat higienitas yang berbeda-beda.

Akan jauh lebih baik jika Anda memilih bahan makan dalam kemasan plastik kedap udara. Dari sisi higienitas, maka makanan tersebut jauh lebih bersih. Apalagi jika bahan dengan tingkat kesegaran terbaik.

Faktanya, masih banyak orang mengabaikan permasalahan ini. Rasa lebih penting dari pada kebersihannya. Hal tersebut sering terjadi di kalangan masyarakat yang belum mendapatkan edukasi khusus terhadap pola hidup sehat.

Jaga kesehatan melalui konsumsi hidangan sehat adalah sebuah keharusan. Kondisi tubuh setiap orang memiliki porsi kebutuhan berbeda-beda. Namun, terlepas dari itu semua setiap bahan harus diperhatikan kebersihannya.

Memperhatikan Sanitasi Air dengan Baik

Mungkin ini adalah hal yang cukup sering dilupakan oleh kebanyakan orang. Masalah saluran air bersih adalah hal paling pokok ketika ingin hidup sehat. Kebutuhan air bersih harus selalu tersedia.

Setiap tubuh memiliki kebutuhan air bersih yang cukup besar. Setidaknya, dalam 1 hari perlu mengkonsumsi sekitar 8 gelas. Namun, air bukan hanya tentang minum, tapi juga media pembersihan makanan.

Sanitasi yang baik adalah air yang mengalir tanpa hambatan. Saat ini, banyak rumah sudah menggunakan saluran air dari PDAM. Namun, beberapa orang juga masih menggunakan air dari sumur bor.

Terlepas dari air PDAM atau air sumur bor, air yang dihasilkan harus bersih. Ketika dipakai untuk mencuci sayuran, air tersebut dapat membersihkan kotoran. Terutama bekas pupuk kimia pada sayuran.

Memperhatikan Cara Mengelola dan Menyajikannya

Makanan sehat juga dipengaruhi dari bagaimana mengelola dan menyajikannya. Setiap orang pasti memiliki cara pengolahan sendiri. Apalagi jika masih memiliki resep dari orang tua yang masih dipakai.

Faktanya, semakin baik cara mengolahnya maka tingkat gizi pada hidangan tersebut juga masih bertahan. Bahkan, cara pengelolaan yang tepat mampu meningkatkan kandungan gizi pada hidangan tersebut.

Alat masak juga perlu untuk diperhatikan setiap orang. Kebersihan dari setiap peralatan dapur memberikan faktor penting. Jangan sampai hidangan tersebut kurang nikmat karena peralatan dapur tidak mendukungnya.

Pada akhirnya, setiap orang harus memperhatikan setiap aspek dalam membuat hidangan. Hidup sehat harus dijamin melalui penyajian hidangan yang nikmat. Terutama memperhatikan sanitasi dan tingkat kebersihannya.