Hi, How Can We Help You?

Tag Archives: indonesiamaju

Apakah Bisa Menyelenggarakan Perayaan Libur Nataru Tahun 2021 ?

Hari libur nataru atau natal dan tahun baru sudah dipastikan akan jatuh pada tanggal 25 desember dan 1 Januari 2022. Belum ada status pergeseran hari libur nasional untuk saat ini pada hari perayaan natal tersebut. Memang pemerintah saat ini dengan alasan untuk mengantisipasi terjadinya lonjakan  kasus covid 19 melakukan beberapa pergeseran pada perayaan libur nasional. Diantaranya seperti beberapa libur nasional yang digeser sebelumnya. Untuk saat ini dalam merayakan hari besar nasional belum bisa secara normal diperbolehkan oleh pemerintah. Mengikuti peraturan status PPKM level di setiap daerah dalam penyelenggaraan perayaan tertentu

Pedoman Perayaan Maulid Nabi 2021

Maulid Nabi yang jatuh pada bulan oktober ini juga disesuaikan oleh pemerintah dalam pedoman untuk proses penyelenggaraannya. Untuk merayakan tahun baru sepertinya akan sama dan mengikuti peraturan baru yang akan ditetapkan pemerintah. Menyesuaikan dengan kondisi terkini dari kasus covid-19 di Indonesia. Ada beberapa perbedaan pedoman penyelenggaraan untuk peringatan Maulid Nabi ini yang diselenggarakan Oktober 2021 ini.

  1. Perayaan Di Wilayah PPKM 1 dan 2

Untuk merayakan hari besar keagamaan yaitu Maulid Nabi di wilayah PPKM level 1 dan 2 harus mematuhi semua protokol kesehatan dan bisa dilakukan tatap muka. Warga juga disarankan untuk menyiapkan kartu vaksin jika ada penjaga yang mewajibkan sertifikat tersebut.

  1. Perayaan Di Wilayah PPKM Level 3 dan 4

Daerah yang masih menerapkan PPKM level 3 dan 4 tidak diizinkan untuk melaksanakan perayaan hari besar. Namun masih diperbolehkan untuk melaksanakan kegiatan Maulid Nabi secara daring atau virtual. Ada beberapa pedoman penyelenggaraan lainnya untuk merayakan Maulid Nabi, peraturan untuk hari besar keagamaan ini yang bisa dijadikan sebagai acuan. Karena ini juga mencerminkan sikap pemerintah dalam menghadapi perayaan hari besar di masa pandemi khususnya untuk perayaan tahun baru nanti.

Perayaan Tahun Baru di Masa Pandemi Akhir Tahun 2021

Akhir tahun ini sepertinya akan berbeda dengan tahun sebelumnya pada awal tahun 2021 ini. Karena tahun sebelumnya untuk perayaan akhir 2020 tidak bisa menyelenggarakan sama sekali perayaan apapun. Saat itu penangan covid-19 masih belum bisa untuk teratur, sementara saat ini pemerintah sudah dikatakan berhasil dalam menanganip andemi covid-19 yang terjadi. Hal inilah yang bisamenjadisebuah acuan agar pemerintahmemperbolehkanperayaantahunbaru 2021, seperti peraturan untuk Maulid Nabi di bulan ini.

Peningkatan penanganan tepat covid-19 diharapkan dapat untuk membawa kemungkinan perayaan tahun baru bisa diselenggarakan. Selain itu tempat wisata domestik juga diharapkan dapat segera dibuka.

Perubahan Libur Natal dan Tahun Baru

Beberapa perubahan libur nasional terjadi dalam beberapa bulanterakhir di tahun 2021 ini. Hal ini dilakukan agar bisa untuk menjaga kestabilan dan mengoptimalkan hari libur dalam proses penanganan pandemi. Pada libur natal dan tahun baru yang akan diselenggarakan bulan Desember sampai saat ini belum ada ketentuan dari pemerintah. Namun menurut data Indonesia dapat menangani kasus covid-19 dengan sangat baik dan kasus infeksi terus menurun dalam setiap harinya.

Dengan adanya kabar baik ini bisa dimungkinkanj ika libur akan tetap dan tidak akan diundur atau dirubah oleh pemerintah. Dan kemungkinan juga perayaan akhir tahun 2021 bisa dilaksanakan ditempat pariwisata khusus untuk daerah PPKM level 1 atau daerah PPKM level 2. Sementara untuk wisata International sepertinya masih tidak bisa dilakukan karena kondisi dunia belum sepenuhnya pulih dari pandemi. Semoga pandemi lekas berlalu dan dunia kembali normal seperti sediakala.

Tetap Jaga Protokol Kesehatan Persiapan Perayaan Tahun Baru

Hanya tersisa beberapa bulan lagi untuk menuju tahun baru 2022. Perayaan tahun baru di akhir tahun 2020 sempat dilarang karena masih dalam masa pandemi yang belum terkendali. Pada tahun 2021 ini menjadi pertanyaan apakah akan perbolehkan untuk melakukan perayaan atau tidak. Namun sampai saat ini belum ada kepastian khusus dari pemerintah mengenai perayaan ini.

Tetap Jaga Protokol Kesehatan Dalam Perayaan Akhir Tahun

Berbagaia cara saat ini sudah mulai dilonggarkan dan boleh dilakukan mulai dari pusat perbelanjaan sampai acara pernikahan. Namun dengan syarat harus selalu menjaga protokol kesehatan yang sudah ditetapkan. Kemungkinan pada tahun ini pelayan tahun baru bisa diselenggarakan namun dengan beberapa persyaratan. Khususnya harus tetap menjaga protokol kesehatan serta mengatur kerumunan.

Pemberlakuan daerah level PPKM juga menjadi faktor penentu dari perayaan akhir tahun ini. Di beberapa wilayah yang masih memiliki status level PPKM yang tinggi pastinya tidak akan bisa menyelenggarakan perayaan. Namun sebaliknya untuk daerah yang berstatus PPKM 1 atau 2 mungkin sudah bisa menyelenggarakan perayaan. Tapi tetap saja harus selalu mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak.

Aturan Penerapan PPKM Level 1 dan 2

Seperti yang dikatakanolehpemerintahsaatinipenerapan PPKMtidakakandiberhentikansampai virus corona benar-benar hilang. Jadi penerapan PPKM akan terus berlanjut namun berubah tergantung dari proses penanganan covid di daerah masing-masing. Beberapa aturan yang diberikan oleh pemerintah untuk daerah dengan PPKM level 1 atau 2 ini bisa menjadi acuan menyelenggarakan perayaan. Karena aturan sudah dilonggarkan, berikut beberapa aturan pemerintah untuk daerah yang berstatus PPKM level 1 atau 2.

  1. KegiatanBelajarMengajar Daring

Sebenarnya untuk kegiatan belajar mengajar memang disarankan untuk dilakukan secara daring. Namun peraturan terbaru dari Menteri Pendidikan bahwa untuk daerah dengan PPKM level  1dan 2 bisa melakukan KBM tatap muka. Dengan catatan harus selalu mentaati protokol kesehatan dan melakukan sistem belajar shift atau sistem lainnya yang dapat mengurangi terjadinya kerumunan. Banyak sekolah yang sudah menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka didaerah-daerah dengan status PPKM level 1 dan 2.

  1. Kegiatan Perkantoran  Atau Di Tempat Kerja Boleh 75% Dan Sisanya 25% Di Rumah

Daerah yang mempunyai status PPKM level 1 dan 2 sudah diperbolehkan untuk karyawan bekerja di kantor. Namun 20% nyadisarankan bekerja dirumah dan biasanya dikhususkan untuk eksekutif perusahaan yang bekerja dengan memantau dari rumah saja.

  1. Sektor Esensial Beroperasi 100%

Sektor esensial itu maksudnya adalah tenaga kesehatan, perhotelan, industri, konstruksi keuangan, perbankan dan lainnya. Sektor esensial ini menjadi proyek dan objek vital dalam proses berjalannya ekonomi dan kebutuhan sosial.

  1. Tempat Kebutuhan Pokok Boleh Beroperasi 100%

Tempat kebutuhan pokok itu misalnya pasar toko supermarket dan lainnya. Pusat perbelanjaan besar sudah bisa diakses namun dengan syarat harus memiliki kartu vaksin.

  1. Tempat Umum Ditutup Sementara

Tempat umum berupa ruang publik misalnya taman atau tempat wisata dan tempat untuk kegiatan seni budaya dan sosial. Untuk saat ini belum ada ketentuan pemerintah untuk memberikan kelonggaran bagi tempat-tempat umum ini untuk dibuka secara total. Melihat dari peraturan pemerintah untuk PPKM 1 dan 2 ini tidak ada kejelasan tentang perayaan akhir tahun. Hanya ada ketentuan tentang perayaan seperti pernikahan atau pelaksanaan acara olahraga dan diwajibkan bagi setiap orang untuk membawa kartu vaksin.

Mungkin pemerintah akan membuat peraturan baru atau peraturan tambahan menyesuaikan dengan kondisi pandemi saat tahun baru nanti. Perayaan tahun baru bisa saja diperbolehkan untuk daerah dengan status PPKM rendah namun dengan syarat tetap jaga protokol kesehatan.

 

Perlukah Stock Benang untuk Menjaga Kepuasan Pelanggan?

Memenuhi kebutuhan customer menjadi hal wajib yang harus dilakukan bagi perusahaan yang ingin menjaga loyalitas pelanggan. Semua kegiatan usaha yang terlibat dalam penjualan barang serta jasa untuk kebutuhan personal hingga produksi masal, tentu saja harus memperhatikannya. Bagi pelaku usaha, memperhatikan stock ketersediaan barang contohnya saja seperti benang, menjadi hal yang harus diperhatikan agar bisa memenuhi permintaan konsumen.

Bahkan, bila tidak memiliki jumlah stock barang yang cukup, ini sama halnya dengan mengambil risiko kehilangan konsumen. Namun, jangan salah, memiliki stock benang yang begitu banyak juga bisa merugikan pelaku usaha. Stock barang yang terlalu banyak bisa membuat dana yang seharusnya digunakan untuk kebutuhan operasional malah mengendap di barang dagangan, hingga akhirnya dana untuk memenuhi kebutuhan operasional menjadi berkurang. Oleh sebab itu, meskipun memiliki stock barang, pengusaha harus mempunyai pengelolaan barang yang efisien sehingga bisa menguntungkan pelaku usaha.

Stock Benang Cukup, Kepuasan Pelanggan Terjamin

Berikut berbagai macam alasan mengapa menjaga ketersediaan barang khususnya benang untuk industry textile sangat penting untuk dilakukan, antara lain:

 

  1. Agar bisa mencegah kehabisan stock

Hal paling buruk yang bisa terjadi di dalam sebuah bisnis ialah kehilangan pelanggan. Bahkan, kehilangan pelanggan bisa diartikan kehilangan uang. Hal tersebut dapat terjadi karena Anda tidak memiliki stock benang yang mereka perlukan. Pelanggan tentu saja lebih memilih tempat yang bisa memenuhi segala kebutuhan benang yang dibutuhkan dengan cepat. Tempat yang bisa memenuhi kebutuhan pelanggan ini akan membuat mereka me

 

rasa puas.

Untuk menjaga stock barang khususnya benang, Anda bisa menggunakan data inventory. Anda dapat menetapkan jumlah minimal stock barang, sehingga ketika jumlah sudah ada di bawah stock minimal, Anda bisa langsung melakukan pemesanan benang. Selain itu, sesuaikan jumlah minimal dengan kecepatan penjualan barang serta waktu yang dibutuhkan untuk mengembalikan stock barang tersebut kejumlah minimal. Lakukan pengecekan secara berkala agar bisa menyesuaikan jumlah minimal serta trend order.

  1. Dapatmenjagakualitasbenang

Dengan mengatur stock benang, Anda bisa menjaga ku

 

alitas benang untuk konsumen. Berbeda jika Anda tidak melakukan stock, ketika konsumen membutuhkan benang dalam jumlah cukup banyak, Anda memesan di PT lain dengan kualitas yang tidak sesuai standard. Tentu saja, kualitas benang akan berkurang. Namun, jika Anda secara terus menerus memperhatikan stock, Anda bisa menjaga kualitas benang sehingga kualitas tidak berkurang.

  1. Mencegah kelebihan stock

Bila Anda bisa memenuhi kebutuhan customer dengan baik dan melakukan stock barang secara efektif, tidak aka nada lagi masalah kelebihan stock. Bila ketersediaan benang tidak diatur secara maksimal, bisa berakhir dengan kelebihan stock untuk barang tertentu. Adanya kelebihan stock ini tentu saja bisa menciptakan masalah tersendiri, dan semakin lama barang tidak terjual lagi. Hal seperti ini tentu saja bisa memberikan kerugian besar untuk perusahaan Anda.

  1. Bisa mengontrol modal kerja

Jangan salah, jika stock benang terpenuhi dengan baik dan kepuasan pelanggan terjaga, Anda bisa mengontrol modal kerja secara maksimal. Modal yang diperlukan untuk stock barang sangat tidak murah. Bila Anda membeli sebuah produk dalam jumlah banyak, dan berharap barang bisa terjual dengan harga tinggi, namun selama barang belum bisa terjual, tentu modal diawal belum bisa kembali bukan.

Sehingga, pengelolaan stock barang tidak hanya bisa mengontrol barang yang masuk dan keluar, namun juga bisa mengatur modal kerja yang dimiliki.Begitu pentingnya mengatur stock benang untuk berlangsungnya bisnis memang tidak bisa disepelekan, apalagi jika masalah stock benang ini berkaitan dengan kepuasan pelanggan.

 

Telegram Jadi Ramai, Ada Apa dengan Whatsapp?

Awal tahun 2021 media masa dihebohkan dengan berita yang membuat banyak orang takut akan privasi mereka. Karena pada awal tahun tersebut muncul sebuah kebijakan atau pengumuman dari WA bahwa akan ada proses berbagi data dengan salah satu medsos besar, yaitu Facebook. Informasi ini tentunya menjadi perhatian bagi penggunanya.

Siapa yang tidak khawatir bahwa data pribadinya atau bahkan chatting dengan orang lain mampu dilihat oleh perusahaan besar. Kondisi ini tentu saja mengusik privasi penggunanya dan membuat mereka tidak nyaman. Akhirnya dalam waktu satu malam, banyak yang mulai meninggalkannya dan berganti pada saluran chatting lainnya.

Namun setelah diklarifikasi oleh pihak WA, ternyata informasi tersebut merupakan kesalahpahaman dari para pembacanya. Memang sudah sejak 2016 ada integrasi Facebook dengan WA, seperti penggunaan pesan bisnis bisa menggunakan messenger FB. Tetapi untuk privasi chatting tetap terenkripsi, sehingga keamanan data pengguna tetap menjadi prioritas utamanya.

Berganti ke Aplikasi Chatting Lainnya

Setelah mendengar kabar tentang kebijakan privasi baru dan kaget, masyarakat lalu berbondong – bondong mencari aplikasi penggantinya. Salah satunya adalah telegram, bahkan dalam waktu satu malam terjadi penambahan pengguna baru sebanyak lebih dari 250 ribu orang. Pemilihan ini didasarkan atas pamor telegramnya yang dinilai lebih tinggi tingkat keamanannya.

Selain menawarkan keamanan, aplikasi ini juga menawarkan sistem cloud dalam menyimpan datanya. Hal ini memungkinkan pengguna mampu mengakses berbagai macam filenya tanpa membebani memori dari smartphonenya. Sehingga ketika file di memori terhapus, Anda dapat mendownloadnya kembali melalui cloud telegram, dan penyimpanan cloudnya dapat diakses secara gratis.

Aplikasinya juga memungkinkan mengirim dokumen dalam ukuran besar, sehingga ketika ada proyek bersama, bisa memanfaatkan fasilitasnya untuk berbagi. Tidak perlu takut akan penurunan kualitasnya, terutama ketika mengirimkan video karena terdapat pilihan akan dikompres atau dibiarkan seperti file aslinya. Interfacenya juga lebih sederhana, sehingga bisa lebih fokus membagikan informasi.

Selain berbagai keunggulan fiturnya, juga terdapat hal lainnya dalam fasilitas perpesanannya yang menjadikan obrolan lebih hidup. Yaitu fasilitas stiker, berbeda dari Whatsapp yang stikernya harus menginstall secara terpisah. Di sini stikernya juga bisa bergerak, menjadikan obrolan lebih santai, menyenangkan, serta atraktif. Bila kurang sesuai, bisa membuat sendiri.

Sistem keamanan dan Privasi Penggunanya

Salah satu permasalahan mengapa WA ditinggalkan penggunanya dan berganti ke Tele adalah kekhawatiran akan privasinya, terutama apabila obrolannya dengan orang lain dapat dibaca oleh pihak ke tiga. Kekhawatiran itu membuat mereka menyeleksi berbagai macam saluran chatting lainnya dengan tingkat keamanan lebih tinggi dan nyaman dibuat mengobrol.

Fitur dari Tele yang menjadikannya sebagai media mengobrol dengan tingkat keamanan tinggi adalah tersedianya fasilitas secret chat. Keduanya terhubung dan terenkripsi dengan baik, sehingga tidak memungkinkan ada orang lain mampu meretasnya. Selain itu juga terdapat auto destruct, fitur ini memungkinkan pesan terhapus secara otomatis setelah interval waktu tertentu.

Melalui fiturnya tersebut, penggunanya tidak perlu khawatir terdapat permasalahan privasi seperti ketika menggunakan WA. Namun perlu diperhatikan bahwa dibandingkan WA, belum tersedia telepon lebih dari satu pengguna. Hal ini didasarkan karena formula pengamanan melalui telepon masih dalam proses pengembangan. Sehingga privasi pengguna benar – benar terjaga dan aman.

Meskipun di awal tahun WA mengalami kendala kesalahpahaman di penggunanya, tetapi tren penggunaannya masih tinggi. Hal ini disebabkan karena masyarakat masih terbiasa menggunakan fitur – fiturnya, terlebih untuk keperluan bisnis. Kecepatan tim humas dalam menangani isu juga menjadi faktor pendorongnya. Sehingga apapun pilihan medianya, haruslah membuat penggunanya merasa aman.

[Video] Dari Tenun hingga Fashion Runway

Terlepas dari kesulitan yang kita hadapi, kita mulai 2021 dengan optimisme cerah bahwa industri tekstil akan pulih. Kami percaya bahwa kolaborasi yang baik juga penting dalam bertahan dari pandemi Corona.

Misalnya, Lakumas menjembatani industri tenun tangan tradisional dengan perancang busana. Kami percaya kain tradisional ini memiliki potensi untuk melampaui Sarung dan juga dapat diubah menjadi item fashion di tangan Albert Yanuar.

#majubersamalakumas #textileindustry #weaving #linkedinstories #fashionsustainability #sustainabilitygoals #2021vision