Hi, How Can We Help You?

Tag Archives: #benangberkelanjutan

Benang dan Tekstil Penentu Trend Fashion dan Desain Interior

Benang dan Tekstil Penentu Trend Fashion dan Desain Interior

Penggunaan benang sebagai bahan dasar fashion dan desain interior, seperti pada karpet dan berbagai hiasan lainnya tentu tidak sembarangan. Perlu seleksi ketat dan penyesuaian dengan kebutuhan demi menghasilkan produk berkualitas terbaik.

Hasil yang baik membuat produk memiliki kekuatan yang juga baik dan bisa digunakan dalam waktu lama. Jenis-jenis benang ada banyak, semuanya digunakan sesuai tujuan dan kebutuhan produk. Dalam hal fashion dan desain interior bisa disimak di sini.

Peran Benang dalam Fashion Berpakaian

Dalam menentukan trend fashion, pemilihan benang yang tepat akan mendorong suatu trend berpakaian. Beberapa benang yang digunakan untuk membuat pakaian, diantaranya benang jahit yang dibuat melalui proses pemutihan dan penghalusan secara khusus.

Bahan pakaian yang diproduksi terdiri dari dua macam, yakni bahan dengan serat alam dan bahan dengan serat sintetis. Demi mendukung trend berpakaian maka sebaiknya pihak produksi menyesuaikan benang dengan bahan yang digunakan.

Jika bahannya dari serat alam maka harus turut serta menggunakan benang berserat alam. Sebaliknya, jika menggunakan bahan sintetis maka dukungan benangnya juga dari bahan sintetis. Sutra dan katun menjadi bahan baku yang bersumber langsung dari alam.

Sementara itu bahan yang identik dengan sintetis atau buatan berupa nylon serta polyester. Umumnya, usaha konveksi menggunakan jenis bahan sintetis karena pertimbangan lebih halus serta daya tahannya lebih kuat dibandingkan wol maupun sutra.

Suatu trend fashion pada dasarnya ditentukan juga dari tingkat kerapian hasil jahitan. Model pakaian bisa beragam, namun semua akan terlihat bagus ketika jahitannya rapi. Terpenting adalah memilih warna benang senada dengan warna bahan supaya tidak bertabrakan.

Kemudian juga apabila ingin menambahkan motif pada kain maka upayakan memilih benang yang lebih mencolok pada bagian motifnya. Namun, jika ingin menghadirkan motif kontras maka bisa menyesuaikan pemilihan warna benang dengan pola pada pakaian.

Pada bagian tepi biasanya menggunakan benang obras untuk memastikan hasil jahitannya rapi dan kuat. Tapi, jika untuk kepentingan hijab atau pakaian yang lebih fleksibel biasanya konveksi akan lebih cenderung menggunakan benang wolsum atau nylon.

Ada lagi lebih unik, yakni mouline, benang dua warna yang disatukan untuk mendukung produksi pakaian. Untuk kebutuhan trend pakaian anak biasa juga digunakan melange dengan tekstur lebih tebal dan halus, berperan penting dalam penyematan motif.

Benang dalam Desain Interior Karpet

Untuk kebutuhan desain interior, tentu jenis benang yang digunakan berbeda dari kebutuhan fashion. Contohnya, pemanfaatan bahan tenun sebagai bahan dasar pembuatan karpet untuk diletakkan pada ruang tamu rumah maupun ruang kamar Anda.

Karpet saxony juga menambah daftar desain interior menarik di rumah. Teksturnya lembut dan padat, cocok digunakan untuk area bermain anak maupun area menyambut tamu di rumah. Dari segi estetika, saxony memiliki tipe desain tidak lekang oleh waktu.

Ada lagi jenis karpet bertekstur yang memiliki karakteristik hampir mirip dengan saxony. Bedanya, jika saxony begitu saja tanpa motif khusus, baga untuk jenis karpet bertekstur ini lebih memiliki motif khusus yang membuat visualnya terlihat lebih menarik.

Lebih menarik lagi jenis karpet interior pattern dengan padu padan warna-warni menarik. Patternnya bisa apa saja, tergantung konsep pembuatan karpetnya oleh pengrajin. Ketika konsep pattern sudah ditentukan maka nantinya arah jahitan benang tinggal menyesuaikan.

Frieze, selain digunakan sebagai desain interior rumah juga biasa menjadi alas untuk tangga di rumah. Masih banyak lagi rekomendasi bahan dan pattern karpet untuk melengkapi interior hunian yang salah satunya ditentukan oleh pemilihan benang secara tepat.

 

Tips Merawat Pakaian dan Barang Tekstil Lainnya agar Awet

Tips Merawat Pakaian dan Barang Tekstil Lainnya agar Awet

Pakaian adalah kebutuhan sandang yang tidak pernah terlepas dari manusia. Sejak lahir ke dunia, manusia membutuhkan penutup tubuhnya dan pastinya harus dari bahan terbaik. Kenyamanan menjadi faktor utama, setelah itu model dan warna menjadi tambahan.

Memang benar jika semua barang pasti memiliki hak untuk dijaga dan diperhatikan, tidak terkecuali barang atau pakaian tekstil. Di bawah ini merupakan cara-cara yang bisa dipakai untuk merawatnya.

Beberapa Cara Merawat Barang Tekstil agar Tahan Lama

Biasanya Anda memiliki pakaian kesukaan yang lebih sering digunakan dari pakaian lainnya. Sayangnya, jika tidak merawat dengan baik maka pakaian tersebut bisa saja cepat rusak. Sebagai bentuk antisipasi, kami memiliki beberapa tips agar pakaian Anda tetap awet.

  1. Mencuci Menggunakan Air Dingin

Jika pernah mendengar orang merebus pakaiannya demi menghilangkan kuman dan bakteri, hal tersebut memang tidak keliru. Apabila memang ada ancaman kuman dan bakteri membandel, bisa beberapa kali saja merebus atau merendam di air panas.

Namun, untuk kepentingan pakaian agar tetap awet maka sebaiknya rendam menggunakan air dingin. Penggunaan air dingin lebih ramah lingkungan dan lebih hemat gas maupun listrik. Selain itu, air dingin tidak meninggalkan efek buruk terhadap tekstur dan warna baju.

Saat air dingin mengenai pakaian maka benang tidak akan mengalami kerusakan besar maupun kecil. Maka, apabila pakaian hanya digunakan untuk aktivitas sehari-hari dan tidak terlalu kotor apalagi bernoda maka sebaiknya cuci menggunakan air dingin saja.

  1. Membersihkan dengan Cuka

Sekarang ini banyak produk pemutih dan pembersih noda berseliweran dimana-mana. Anda dapat membelinya secara online maupun secara langsung dari toko-toko terdekat. Sayangnya, kandungan bahan kimia pada pembersih justru dapat merusak serat pakaian.

Maka, alih-alih menggunakan pembersih berbahan dasar kimia, sebaiknya memanfaatkan cuka untuk mengangkat noda membandel. Penggunaan cuka, selain lebih ramah terhadap daya tahan pakaian, juga lebih ramah dampaknya terhadap lingkungan.

Umumnya produk pemutih atau pembersih pakaian memiliki zat klorin yang secara perlahan dapat membuat kain menjadi aus. Ketika kain sudah mulai aus maka dampaknya pakaian akan menipis dan bisa mudah robek kapan saja menghadapi pergerakan cepat.

  1. Merawat Sesuai Petunjuk

Poin penting lainnya dalam merawat pakaian dan berbagai bahan tekstil adalah membaca petunjuk perawatan produk. Setiap bahan memiliki perawatan berbeda dan biasanya beberapa produk akan menyertakan cara perawatan yang benar pada kemasan atau label.

Jika bingung seperti apa harus memperlakukan perawatan dengan baik maka Anda bisa membaca petunjuk yang sudah diberikan. Keuntungan menerapkan petunjuk perawatan adalah menghindari tindakan yang hanya didasarkan pada dugaan belaka.

Selain itu, juga membuat setiap tindakan perawatan menjadi lebih efektif karena telah sesuai dengan kebutuhan kain. Beberapa bahan mungkin tidak bisa menggunakan sikat pada umumnya karena akan membuat serat kain menipis atau bahkan bahannya robek.

  1. Menyimpan dengan Benar

Lainnya sebagai bentuk perawatan yang baik dan benar adalah penyimpanan barangnya mesti tepat. Beberapa pakaian maupun hasil tekstil lainnya bisa dilipat dan disimpan di lemari kedap udara. namun beberapa lainnya lagi tidak bisa diperlakukan demikian.

Contoh, seperti jas dan pakaian berbahan beludru mungkin akan rusak jika disimpan dengan cara dilipat di dalam lemari. Beberapa pakaian dan tekstil juga mungkin tidak bisa disimpan dalam ruangan kedap udara karena dapat menimbulkan jamur pada permukaan.

Pastikan sebelum membeli pakaian maupun produk berbahan dasar tekstil lainnya, Anda kenali dulu apa bahannya. Setelah itu cari tahu proses penyimpanan tepatnya seperti apa. Selain membeli produknya, pastikan juga perawatannya sudah lengkap di rumah.

Tips merawat pakaian dan berbagai bahan tekstil di atas umumnya tergantung pada jenis kain dan benangnya seperti apa. Jika dirawat dengan tepat dan baik maka produk bisa bertahan lama dalam kondisi tetap bagus.

Kelebihan Bahan Tencel yang Jadi Trend Pakaian Imlek 2023

Setiap tahun, selalu ada trend tersendiri untuk pakaian imlek. Tidak terkecuali untuk imlek tahun 2023 mendatang. Diprediksikan, bahan tencel menjadi salah satu kain yang banyak digunakan untuk pakaian imlek 2023.

Hal ini dikarenakan semakin populernya bahan tencel dan cocok digunakan untuk acara imlek. Sebab, bahan tencel memberikan kesan berkilau dan terang. Cocok sekali dengan filosofi imlek yang berkemilau.

Tidak hanya itu, ternyata bahan tencel juga memiliki berbagai kelebihan yang membuat penggunanya nyaman. Untuk mengetahui selengkapnya, simak pembahasan berikut ini.

Kelebihan Bahan Tencel untuk Pakaian

Tencel adalah produk dagang dari bahan yang terdiri dari serat lyocell dan modal. Kedua jenis serat tersebut diolah melalui proses pelarutan selulosa kayu atau pulp dari pohon eucalyptus atau beech wood.

Jadi, bahan tencel tidak terbuat dari serat kepompong. Tidak heran jika bahan ini memiliki karakteristik yang sangat khas dan memiliki berbagai kelebihan. Di antaranya adalah:

  1. Serat Tencel Bersifat Biodegradable

Biodegradable artinya adalah dapat terurai kembali ke alam. Seperti yang kita tahu bahwa serat tencel terbuat dari serat alami, sehingga menghasilkan bahan yang aman untuk lingkungan.

Bahkan jika sudah tidak terpakai, serat tencel dapat terurai hanya dalam kurun waktu 12 minggu saja. Hasil penguraiannya tersebut akan menjadi kompos dan tidak mencemari lingkungan.

  1. Bahannya Lembut dan Adem

Tencel memiliki karakteristik sangat lembut di kulit, sehingga tidak akan menimbulkan iritasi dan infeksi. Tidak hanya itu, bahan ini juga cepat kering dan memiliki manajemen kelembapan yang baik.

Hal ini yang membuat bahan tencel terasa adem saat digunakan. Tidak heran jika bahan tencel sangat direkomendasikan bagi Anda yang memiliki kulit sensitif.

Dengan karakteristiknya ini juga, Anda akan nyaman seharian menggunakan pakaian tencel selama perayaan imlek. Seperti yang kita tahu bahwa saat imlek biasanya ada acara kumpul keluarga besar seharian dan cukup melelahkan.

  1. Warna Pakaian Tidak Cepat Pudar

Bahan Tencel memiliki retensi terhadap warna yang sangat tinggi. Dengan begitu, warna pada serat tencel tidak mudah pudar dan bisa menghasilkan warna yang lebih beragam.

Tidak heran jika bahan tencel sangat cocok untuk dijadikan pakaian imlek. Sebab, imlek identik dengan warna merah menyala. Dengan bahan ini, warna merah dipakaian Anda lebih on point dan awet.

Sehingga, Anda bisa kembali menggunakan pakaian tersebut untuk acara imlek di tahun-tahun berikutnya. Anda juga akan lebih hemat budget dan tidak perlu terlalu sering membeli pakaian imlek.

  1. Bahannya Kuat dan Tahan Lama

Tencel terbuat dari serat pohon, sehingga memiliki fleksibelitas dan ketahanan yang tinggi jika dibandingkan dengan bahan lainnya. Hal ini membuat kualitas pakaian tetap bagus meski sudah dipakai atau disimpan bertahun-tahun.

Inspirasi Pakaian Imlek dari Bahan Tencel

Mungkin masih banyak di antara Anda yang masih bingung model pakaian seperti apa untuk imlek 2023 mendatang. Terlebih lagi yang cocok untuk karakteristik bahan tencel.

Oleh sebab itu, kami akan memberikan beberapa inspirasi pakaian imlek yang elegan dan trendy untuk Anda berikut ini:

  1. Puff Sleeve Cheongsam Dress dengan bagian tangan mengembang akan membuat Anda tampil lebih anggun dan fresh.
  2. Lace dress dengan inner bahan tencel juga akan membuat Anda tampil lebih elegan dan cantik.
  3. Cape dress untuk pakaian cheongsam saat imlek tidak akan gagal menampilkan kesan mewah dan anggun.
  4. Bodycon dress yang membuat kamu tampil klasik tapi tetap cantik dan seksi.
  5. Cheongsam dengan model jumpsuit juga tidak sangat cocok untuk dicoba saat imlek. Anda akan tampil lebih manis dan tentunya trendy.

Mulai sekarang Anda tidak perlu bingung menentukan pakaian imlek untuk tahun 2023 lagi. Sebab, Anda bisa membuat pakaian dari bahan tencel dengan berbagai model kesukaan.

Pilihan Jenis-Jenis Benang untuk Membuat Baju Kebaya

Kebaya adalah pakaian tradisional khas bangsa Indonesia, warisan dari zaman ke zaman. Kebaya dikenal sebagai pakaian yang serasi dan elegan, serta dapat digunakan untuk berbagai acara seperti pernikahan, pesta, atau acara resmi lainnya.

Sebagai pakaian adat, kebaya terdiri dari 2 bagian, yaitu blouse sebagai atas serta rok (umumnya berupa batik). Ciri khasnya adalah terdapat renda maupun payet sebagai aksen untuk mempercantik tampilan kebayanya.

Secara harfiah, kebaya berasal dari kata “baya” yaitu berarti “baju”. Namun, kebaya juga memiliki makna lebih dalam dari sekedar pakaian. Sebab, pakaian ini merupakan simbol dari budaya Indonesia yang kaya akan warna, corak, dan desain yang indah.

Modelnya juga beraneka ragam dalam berbagai desain, mulai dari klasik, sederhana, hingga modern. Umumnya, bahan pakaian satu ini terbuat dari material lembut dan nyaman, seperti sutra atau katun, yang dijahit sedemikian rupa sehingga terlihat anggun dan rapi.

Pilihan Jenis-Jenis Benang untuk Membuat Baju Kebaya

Sebagai pakaian yang indah serta elegan dan memiliki makna simbolis bagi Indonesia, diperlukan jenis benang terbaik agar kebayanya lebih indah dan nyaman dikenakan. Berikut ini beberapa pilihan jenis-jenis benang untuk membuat baju kebaya.

1. Sutra

 

Sutra adalah sejenis benang yang terbuat dari serat bulu laba-laba. Benang ini memiliki ketahanan yang kuat dan tahan lama, sehingga cocok digunakan untuk menjahit bagian-bagian penting pada baju kebaya seperti jahitan pinggang, jahitan lengan, dan jahitan bodi.

Selain itu, benang sutra juga memiliki daya serap baik, sehingga tidak mudah menimbulkan keringat atau tidak terasa panas ketika dipakai. Selain itu bahannya juga lebih lembut sehingga nyaman untuk digunakan.

2. Katun

Katun adalah jenis benang yang terbuat dari serat bahan alami, yaitu bahan dasar katun (kapas). Benang ini memiliki daya serap sebaik benang sutra, sehingga cocok digunakan untuk menjahit bagian-bagian khusus pada baju kebaya.

Selain itu, benang katun juga memiliki ketahanan yang baik terhadap panas dan kelembapan, sehingga tidak mudah rusak atau sobek ketika dipakai. Para desainer sering menggunakan katun karena memiliki sifat lembut, nyaman dipakai, mudah dicuci, serta tidak mudah luntur.

3. Polyester

Polyester merupakan sejenis benang dari bahan sintetis, yaitu poliester. Sebagai bahan sintetis, kelebihannya yaitu memiliki ketahanan yang tinggi terhadap panas dan kelembapan, sehingga cocok digunakan untuk kebaya.

Selain itu, benang polyester memiliki daya serap yang rendah, sehingga tidak mudah berkeringat ketika dipakai. Warnanya juga lebih konsisten, tahan lama, serta tidak mudah pudar ataupun luntur.

4. Rayon

Rayon adalah jenis benang yang terbuat dari bahan sintetis serta memiliki ketahanan terhadap panas dan kelembapan. Selain itu, teksturnya lembut serta mudah dibentuk sehingga banyak disukai desainer kebaya.

Benangnya dapat dicetak dengan berbagai motif dan warna, sehingga dapat menghasilkan kebaya yang cantik dan indah. Bahannya juga tahan lama serta tidak mudah pudar, sehingga akan tetap cantik dan terlihat baru meski sudah bertahun-tahun.

5. Linen

Linen merupakan sejenis benang dari serat alami yang berasal dari daun tanaman linen. Benang ini sering digunakan untuk membuat pakaian yang membutuhkan kehalusan dan ketahanan terhadap panas, contohnya seperti kebaya.

Sifat bahannya lembut, halus, serta memiliki ketahanan terhadap panas sehingga tidak mudah luntur maupun rusak. Linen juga memiliki sifat higroskopis, artinya yaitu mampu menyerap keringat dan kelembaban sehingga lebih nyaman saat dipakai.

Jadi, membuat baju kebaya membutuhkan benang yang tepat agar hasilnya terlihat rapi dan indah. Jenis benang yang digunakan juga harus sesuai dengan jenis kain yang dipakai, sehingga tidak merusak atau menyebabkan kain retak atau pecah.

Bahan Kain Baju Paskibraka Tidak Bisa Dipilih Sembarangan

Bahan kain baju paskibraka tidak boleh dibuat secara asal. Itu karena, paskibraka dituntut untuk terus bergerak secara aktif dan total. Dengan kondisi tersebut, dibutuhkan bahan yang kuat dan nyaman dipakai. Akan berbahaya apabila bahannya berkualitas rendah.

Bukan tidak mungkin baju paskibraka tersebut akan cepat rusak akibat terlalu sering digunakan. Selain itu, akan berbahaya juga jika baju paskibraka tersebut tidak nyaman ketika digunakan. Nantinya pengguna tidak akan merasa nyaman ketika memakainya.

Hal ini sangat berbahaya karena berefek pada performa yang menurun. Nantinya paskibraka tidak akan bisa bergerak maksimal dan memengaruhi hasil akhir. Oleh karena itu, penting untuk menggunakan bahan terbaik ketika membuat baju paskibraka.

Bahan kain baju untuk paskibraka paling populer adalah jenis drill. Kain drill ini memang memiliki karakteristik yang sangat khas. Keunggulannya juga bisa dipertanggung jawabkan. Secara visual, kain ini memiliki tekstur yang sangat khas.

Tekstur tersebut berupa pola pintalan dalam alur yang terlihat miring. Selain itu, kain drill juga memiliki tingkat ketebalan yang bervariasi. Hal ini membuat pengguna bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan. Kekuatan kain drill juga bisa ditonjolkan.

Walaupun digunakan dalam waktu lama, ketahanannya akan tetap terjaga. Kain drill juga sangat baik dalam mengontrol suhu. Ini membuat penggunanya akan nyaman ketika memakainya. Tetapi ingat, masih ada kain lain yang sebenarnya bisa dijadikan opsi.

Salah satunya adalah kain yang terbuat dari benang candimas. Keberadaannya sama baiknya dan bahkan lebih baik dari bahan kain untuk baju paskibraka yang sering digunakan.

Benang Candimas Bisa Menjadi Opsi Saat Memilih Bahan Kain Baju Paskibraka

Perlu diketahui, benang candimas memiliki tekstur yang sangat halus. tekstur ini membuat kulit akan nyaman ketika bersentuhan dengan kain. Selain itu, penyerapannya juga sangat baik. ini membuat visual kainnya tidak perlu diragukan.

Jangan lupa juga dengan sifat berkilau yang dimiliki benang candimas. Nantinya kain yang dihasilkan akan berkilau seperti sutra. Ini tentu membuat baju paskibraka yang dihasilkan menjadi lebih menarik.

Kain candimas juga memiliki kemampuan yang sangat baik dalam menyerap keringat. Hal tersebut membuat kainnya akan cepat kering walaupun terkena air ketika digunakan sebagai bahan kain untuk baju paskibraka. Jangan lupakan sifat anti bacterial yang dimiliki kain ini.

Sifat antibacterial membuat kain ini bisa digunakan siapapun. Anda yang memiliki masalah kulit sensitif tidak perlu takut ketika akan memakainya. Sebenarnya beberapa orang ragu menggunakan benang candimas karena ketahanannya dirasa kurang.

Perlu diketahui, pemahaman tersebut adalah kesalahan besar. Itu karena, kekuatan benang candimas berada pada posisi yang sangat baik. Kekuatan tersebut membuat hasil kainnya akan jauh lebih memuaskan dari seharusnya.

Benang Akrilik Juga Bisa Dijadikan Opsi

Selain benang candimas, benang akrilik juga bisa menjadi opsi saat mencari bahan kain baju paskibraka. Itu karena, kualitas kain ini sangat baik dan membuat penggunanya akan merasa nyaman. Keunggulan utama benang akrilik ini terletak pada kekuatan.

Kekuatannya sangat baik sehingga paskibraka bisa bebas bergerak ketika sedang menggunakannya. Jangan lupa juga kalau benang akrilik ini dapat dicuci dengan mesin. Hal tersebut membuat pencucian baju bisa dilakukan dengan mudah.

Anda tidak perlu takut kain akan rusak ketika sedang dicuci. Nantinya kelembutan kain akan tetap terjaga dan kondisi luntur tidak akan terjadi. Perlu diketahui, benang akrilik sendiri memang menggunakan standar ekspor. Itu membuat kualitasnya tidak perlu diragukan.

Pastikan untuk tidak sembarangan dalam memilih kain untuk baju paskibraka. Jika kainnya tidak nyaman, pengguna akan merasakan gangguan sehingga performanya kurang maksimal. Oleh karena itu, pastikan untuk selektif dalam memilih bahan kain baju paskibraka.