Hi, How Can We Help You?

Tag Archives: #INDONESIATANGGUH

Puncak Covid-19 Dipredikasi di Liburan Natal dan Tahun Baru

Ternyata, Covid-19 belum sepenuhnya hilang dari Indonesia. Bahkan, angka kenaikan penderitanya kembali naik dalam beberapa waktu terakhir ini. Hal itu disebabkan beberapa hal yang salah satunya sebagian besar masyarakat tidak mematuhi protokol kesehatan.

Padahal pada waktu pandemi tahun 2020 – 2021 sudah bagus kebiasaan New Normal yang dipraktikkan. Namun seiring semakin membaiknya kondisi, sedikit demi sedikit orang-orang sudah tidak mempedulikan lagi protokol kesehatan yang menyebabkan Covid naik lagi.

Mewaspadai Prediksi Puncak Covid-19 Tahun Ini

Akhir tahun menjadi waktu yang begitu sibuk bagi banyak orang dan kalangan. Hal tersebut tidak bisa dilepaskan dari dua momentum liburan, yaitu Hari Natal dan Tahun Baru. Mulai dari sekolah, perkantoran, dan pusat pedagangan biasanya libur.

Sementara itu, liburan akhir tahun kurang seru dan menyenangkan tanpa berwisata ke lokasi atau tempat tertentu. Inilah yang perlu diwaspadai oleh masyarakat Indonesia secara umum kaitannya dengan penyebaran Covid.

Di mana diprediksi puncak kenaikan angka Covid pada tahun ini, yaitu pada saat musim liburan akhir tahun. Hal itu dikarenakan banyak orang yang bepergian untuk merayakan Natal dan tahun baru bersama keluarga serta orang terdekat.

Semakin banyak orang melakukan mobilisasi ke suatu tempat, maka berbanding lurus dengan prediksi angka kenaikan Covid yang tinggi. Apalagi mereka yang bepergian sudah mengacuhkan perihal protokol kesehatan yang hingga sekarang masih terus digaungkan.

Banyak orang sudah tidak memakai masker untuk menutup bagian hidung dan mulut mereka. Selain itu, dipastikan nanti banyak kerumunan saat perayaan Natal dan Tahun Baru. Mulai dari anak-anak hingga orang tua merayakannya sesuai keinginan masing-masing.

Jika kondisinya seperti itu, angka kenaikan Covid bisa diketahui beberapa hari setelah perayaan tersebut. Dengan kata lain, diperkirakan semakin banyak orang merasakan gejala Covid setelah liburan akhir tahun nanti.

Anda yang merasakan tidak enak badan hingga sesak napas bisa merawat sendiri di rumah. Atau mungkin, segera memeriksakan diri ke dokter, Puskesmas, atau rumah sakit. Untuk mengetahui ada tidaknya virus Corona, Anda harus tes Swab terlebih dulu.

Bagaimana Cara Pencegahannya?

Anda sekeluarga mungkin salah satu yang sudah merencanakan liburan akhir tahun ini. Akan tetapi, Anda tetap harus mewaspadai trend kenaikan kasus Covid-19 yang diprediksi memuncak pada liburan tersebut.

Maka dari itu, direkomendasikan untuk Anda sekalian tetap mematuhi protokol kesehatan yang ketat saat liburan nanti. Sediakan masker yang cukup serta kaus tangan, jika ada. Selain itu, jaga jarak terutama dengan orang asing saat di tempat liburan nanti.

Jika memang ada kerumunan, sebaiknya Anda sekeluarga menghindarinya saja. Hal tersebut untuk mengantisipasi tertular Covid dari orang lain. Jika Anda sudah tertular, maka sangat mungkin menulari juga anggota keluarga lainnya.

Jadi, memang harus diwaspadai penularan virusnya. Anda sekeluarga juga perlu memastikan sudah menerima vaksin dosis pertama, kedua, dan booster. Meskipun tidak menjamin tidak akan tertular Covid lagi, tetapi minimal mampu meningkatkan daya tahan tubuh.

Berbicara mengenai imunitas dan daya tahan tubuh, Anda sekeluarga harus tetap menjaganya terutama saat liburan nanti. Jika ada salah satu atau lebih anggota keluarga sakit flu atau demam, sebaiknya ditunda dulu liburannya untuk kebaikan bersama.

Pada intinya, Anda dipersilahkan untuk berlibur akhir tahun, tetapi harus mewaspadai penularan Covid yang diprediksi meningkat akhir tahun ini. Kesehatan dan keselamatan Anda sekeluarga lebih penting dibanding liburan yang berisiko tertular Covid.

Tidak ada salahnya liburan di rumah sendiri atau ke rumah saudara tanpa perlu berkerumun serta bertemu dengan orang asing. Dengan begitu, Anda masih bisa mempraktikkan protokol kesehatan.

Mencintai Kain dan Pakaian Tradisional Termasuk Nilai dalam Pancasila

Kain dan pakaian tradisional adalah hal yang perlu dilestarikan. Itu karena keberadaannya termasuk ke dalam nilai dalam pancasila.

Pancasila merupakan dasar negara yang sangat penting. Dalam prinsip dasar pancasila dikatakan kalau keberadaannya ditopang oleh kesadaran bhinneka tunggal ika yang ada dalam jika masyarakat Indonesia.

Bhinneka tunggal ika memiliki arti berbeda-beda tapi tetap satu jua. Intinya persatuan yang ada di Indonesia ditunjang oleh kesadaran yang dimiliki oleh masyarakat dari daerah dan suku yang berbeda-beda.

Perbedaan ini jelas perlu menjadi kekuatan. Untuk menguatkan hal tersebut, kesadaran akan pelestarian budaya sangat penting. Salah satu budaya yang bisa ditonjolkan adalah penggunaan kain dan pakaian tradisional.

Sekarang penggunaan pakaian tradisional sendiri memang menurun. Namun lakumas selalu konsisten membuat benang rayon dan candimas untuk menunjang produksi pakaian tradisional di Indonesia. Semangat dari lakumas ini tentu perlu ditularkan pada masyarakat.

Hindari Hal Ini dan Cintailah Kain dan Pakaian Tradisional

Mencintai kain dan pakaian tradisional adalah hal penting. Namun diperlukan aksi nyata untuk membuktikan hal tersebut.

Aksi nyata ini bisa dimulai dengan menghindari beberapa hal yang memberikan efek buruk terhadap pelestarian budaya. Untuk lebih jelas, berikut beberapa hal yang perlu dihindari.

  1. Penggunaan Teknologi Negatif

Hal pertama yang perlu dihindari adalah penggunaan teknologi negatif. Sekarang ada banyak hal pada teknologi yang membuat kain dan pakaian tradisional terasa kurang penting.

Hal-hal semacam itu sangat perlu dihindari. Patut diakui, teknologi sendiri memang bisa dimanfaatkan dalam pelestarian pakaian tradisional. Oleh sebab itu, ada banyak hal positif yang ada pada teknologi.

Namun patut diakui juga kalau hal negatif pada teknologi lebih sering muncul dibanding hal positif. Oleh sebab itu upaya selektif dalam pemanfaatan teknologi sangat dibutuhkan.

  1. Bangga Terhadap Budaya Asing

Ada satu alasan yang membuat penggunaan kain dan pakaian tradisional semakin menurun. Hal tersebut adalah kondisi masyarakat yang lebih bangga terhadap budaya asing.

Bisa dikatakan, ini adalah efek buruk terusan dari poin pertama. Dengan kemajuan teknologi yang tidak terkontrol, seseorang akan lebih mencintai budaya asing daripada budayanya sendiri. perlu diingat, cinta dan kebanggaan bukan hal yang bisa didapat tanpa alasan.

Seseorang pasti memiliki alasan yang kuat ketika cinta atau bangga terhadap sesuatu. Oleh sebab itu, mempelajari budaya Indonesia adalah hal yang perlu dilakukan. Dengan mempelajarinya, Anda bisa mendapatkan alasan kecintaan dan kebanggaan tersebut.

  1. Pemahaman Sejarah yang Kurang

Indonesia memiliki sejarah yang sangat panjang. Sejarah panjang ini tentu menjadi alasan mengapa budaya yang ada jumlahnya sangat banyak. Dengan tidak memahami sejarah, seseorang pasti tidak sadar akan pentingnya budaya-budaya tersebut.

Oleh karena itu, mempelajari sejarah adalah hal yang sangat penting. Perlu diketahui, sejarah Indonesia sendiri sebenarnya sangat menarik untuk diikuti. Jika sudah mulai belajar, Anda pasti semakin tertarik untuk mempelajarinya lebih dalam.

  1. Budaya Tradisional Berarti Tidak Keren

Ada prinsip di kalangan anak muda yang mengatakan kalau budaya tradisional berarti tidak keren. Perlu diketahui, hal tersebut merupakan kesalahan besar. Jika pengemasannya dilakukan dengan baik, budaya tradisional bisa menjadi hal yang sangat kekinian.

Memang kebanyakan pakaian tradisional dibuat dengan kesan kuno. Namun dengan sedikit modernisasi budaya, penggunaannya tetap bisa mengikuti zaman. Sebagai bukti, sekarang motif batik sudah banyak ditambahkan pada pakaian modern seperti jaket dan sepatu.

Benang rayon dan candimas yang diproduksi lakumas sering dibuat menjadi pakaian tradisional. Pakaian tradisionalnya sendiri seperti sarung, songket, dan masih banyak lagi.

Oleh sebab itu, mari miliki semangat yang sama dengan lakumas dan mari sama-sama melestarikan kain dan pakaian tradisional.

Contoh Penegakan Nilai Pancasila dan Manfaatnya Dalam Kehidupan

Penegakan nilai pancasila dalam kehidupan bermasyarakat sangat penting untuk diterapkan. Sebab, dalam membangun kebersamaan negara dengan tujuan kesejahteraan diperlukan nilai dengan kandungan yang struktural untuk dijadikan sebagai acuan.

Pembelajaran dasar negara Indonesia ini tidak hanya dijelaskan pada bidang ilmu kewarganegaraan saja. Tetapi, juga dalam kehidupan sehari-hari. Terutama dalam membentuk norma dan kebiasaan hidup bermasyarakat.

Penegakan nilai Pancasila tidak hanya memuat arti kenegaraan saja. Memiliki sila yang cukup banyak, Anda akan dihadapkan beragam makna. Mulai dari nilai keagamaan, persatuan, kemanusiaan, kesatuan, dan juga keadilan.

Unsur Penegakan Nilai Pancasila Berdasarkan Contoh Kehidupan Bermasyarakat

Dasar negara Indonesia memiliki 5 sila dengan makna yang berbeda. Dimana, setiap maknanya dijelaskan detail pada masing-masing unsur. Beberapa disampaikan dalam bentuk lambang yang terdapat jelas pada burung garuda sesuai dengan sila yang ada.

Sila pertama dasar negara memiliki unsur ketuhanan pada lambang bintang emas. Dalam hal keagamaan, dasar negara membahasnya dengan jelas. Dimana poin ini ditekankan karena jenis agama yang ada di Indonesia sangat beragam sekaligus meningkatkan toleransi.

Selain itu, kandungannya juga membahas terkait masalah penistaan agama. Baik menghina, merendahkan maupun mengolok-olok tempat peribadatan lain. Sehingga, akan timbul perasaan saling menghargai antar umat beragama dalam kehidupan bermasyarakat.

Sila kedua memiliki nilai kemanusiaan dengan lambang rantai emas dan latar belakang merah pada perisai burung garuda. Poin yang ditegaskan dalam penegakan nilai Pancasila berkaitan dengan rasa saling memanusiakan sesama manusia.

Dalam kehidupan sehari-hari, penerapannya dapat berupa kegiatan saling tolong menolong. Mengakui saling menjunjung tinggi nilai kemanusiaan sebagai makhluk ciptaan Tuhan yang sama di sisiNya. Dengan begitu, tindakan semena-mena tidak akan pernah terjadi.

Lambang pohon beringin dengan latar putih pada sila ketiga mengandung makna persatuan. Konsep ini memiliki penegakan nilai Pancasila dalam hal menumbuhkan rasa cinta terhadap keanekaragaman budaya. Tetap berpatokan pada persatuan atas dasar Bhinneka Tunggal Ika.

Sila keempat dengan wujud kepala banteng dengan latar warna merah menjelaskan bahwa nilai kerakyatan harus selalu dipertimbangan. Bahwasanya, dalam menyelesaikan permasalahan diperlukan sebuah musyawarah dan mufakat.

Menghargai setiap hasil yang didapat dan melaksanakannya dengan sungguh-sungguh. Tetapi, Anda harus berpatokan pada prinsip tidak boleh terlalu memaksakan kehendak. Sebab, sila keempat memberikan pelajaran terhadap rasa menghargai dan berjiwa besar.

Lambang padi dan kapas terdapat pada sila terakhir dasar negara. Penerapan nilainya berkaitan dengan unsur keadilan. Sebab, poin ini sangat sulit untuk ditegakkan, minimal memahami maknanya Anda akan lebih menghormati hak yang dimiliki orang lain.

Pasalnya, berlaku adil merupakan hal yang sangat sulit diterapkan. Namun, poin ini sangat berpengaruh besar terhadap kesejahteraan masyarakat bernegara. Contoh penegakan nilai pancasila seperti membantu dalam akses pendidikan, pangan, maupun kebutuhan umum.

Manfaat Penegakan Nilai Pancasila Dalam Kehidupan Sehari-hari

Mempelajari makna yang terkandung pada dasar negara tentu memberikan manfaat kepada Anda. Tidak hanya pada kehidupan pribadi, tetapi juga dalam lingkup bermasyarakat. Pasalnya, dasar negara dibentuk dengan tujuan umum seluruh warga Indonesia.

Salah satu manfaat dengan menerapkan kandungan dasar negara yaitu lebih mementingkan keperluan umum dibanding masalah pribadi. Selain itu, Anda juga menjadi lebih memahami kehidupan masyarakat mulai dari golongan atas, menengah, maupun di bawah.

Sikap adil dan saling menghormati akan tumbuh dengan sendirinya. Nilai bermasyarakat akan membentuk Anda menjadi pribadi lebih baik. Dan tentunya, rasa menghargai dapat lebih tertonjol sebab dari semua golongan Anda mengetahui konflik permasalahan masing-masing.

Keberanian mengungkap ketidakadilan dan sikap semena-mena juga bisa dirasakan. Pasalnya, memahami makna pancasila berarti Anda mendalami tujuan dibentuknya dasar negara. Oleh karena itu, penegakan nilai pancasila sangat penting diterapkan terutama oleh anak muda.

PT LAKUMAS dan KODIM 0712 Tegal melaksanakan Vaksinasi Covid-19

Sekali lagi PT Laksana Kurnia Mandiri Sejati ikut berperan aktif untuk mendorong percepatan penanganan  dan pengendalian pandemi Covid-19 di tanah air, khususnya di lingkungan sekitar pabrik. Saat ini PT Lakumas bekerja sama dengan KODIM 0712/Tegal Kec. Lebaksiu, Kabutapen Tegal, Jawa Tengah.

Dengan didukung tim Vaksinator RS RK IV TNI PAGONGAN kegiatan ini sukses terlaksana untuk karyawan PT. Laksana Kurnia Mandiri Sejati. Pak Eko Budi Sadjono selaku Komandan Kodim 0712/Tegal menginisiasi kegiatan ini dengan tujuan untuk percepatan vaksin booster diwilayah Kodim 0712/Tegal. Tentunya hal ini mendukung program mudik lebaran yang mewajibkan vaksin booster untuk bertemu sanak saudara dalam kegiatan mudik.

Adapun kegiatan vaksinasi Covid-19 ini bertempat di Aula Serbaguna – Lakumas Tegal Senin, 25 April 2022. Kegiatan ini menyasar masyarakat umum untuk dosis-1, 2 dan 3 (Booster). Kegiatan serupa pernah dilakukan oleh PT Lakumas bersama POLSEK setempat. Dengan begitu bukan hanya karyawan yang merasa nyaman, namun untuk masyarakat sekitar ikut terbantu dengan adanya Vaksinasi Booster ini.

Nantinya masyarakat sekitar termasuk karyawan Lakumas bisa lebih yakin dalam beraktivitas sehari-hari dan bekerja namun tidak melupakan Protokol Covid-19. Manajemen PT Lakumas mendukung kegiatan ini dilakukan lebih sering hingga seluruh lapisan masyarakat sekitar Pabrik Lakumas Tegal bisa divaksinasi dan mendapatkan manfaat dari kegiatan Vaksinasi Covid-19 ini. Sehingga bukan saja memberi semangat untuk bebas dari pandemi Covid-19 sekaligus dapat membangkitkan perekonomian masyarakat sekitar.

 

#MajuBersamaLakumas #SukseskanVaksinasiCovid19 #IndonesiaMaju #PenyelamatanEkonomiNasional

PT LAKUMAS dan POLSEK Lebaksiu adakan giat Vaksinasi untuk Masyarakat Umum

PT Laksana Kurnia Mandiri Sejati terus berperan aktif untuk mendorong percepatan penanganan  dan pengendalian pandemi Covid-19 di tanah air, khususnya di lingkungan sekitar pabrik. Berbagai langkah strategis seperti pengetatan Protokol Kesehatan, pengaturan jadwal kerja dan istirahat, penggunaan tanda lokasi Peduli Lindungi, mendorong dan mengajak antusiasme karyawan untuk ikut dalam gerakan vaksinasi Covid-19.

Bukan hanya itu PT Lakumas bekerja sama dengan POLSEK Lebaksiu, Kabupaten Tegal, Jawa Tengah sukses melaksanakan kegiatan vaksinasi Covid-19 di Aula Serbaguna – Lakumas Tegal Senin, 21 Februari 2022 dengan dibantu vaksinator dari Klinik Azhara. Adapun kegiatan ini di inisiasi oleh Bapak Nugroho selaku KAPOLSEK Lebaksiu. Kegiatan ini menyasar masyarakat umum untuk dosis-1, 2 dan 3 (Booster).

Tahap Pendaftaran
Tahap Pendaftaran
Tahap Screening
Tahap Screening Peserta Vaksinasi
Tahap Vaksinasi
Proses Vaksinasi Covid19

Adapun vaksinasi dilakukan untuk 102 dosis dari 600 dosis yang disiapkan. Nantinya kegiatan ini akan terus dilakukan oleh POLSEK dan instansi sekitar Lebaksiu untuk meningkatkan Herd Immunity terhadap virus Covid-19. Nantinya masyarakat sekitar termasuk karyawan Lakumas bisa lebih yakin dalam beraktivitas sehari-hari dan bekerja namun tidak melupakan Protokol Covid-19.

Manajemen PT Lakumas mendukung kegiatan ini dilakukan lebih sering hingga seluruh lapisan masyarakat sekitar Pabrik Lakumas Tegal bisa divaksinasi dan mendapatkan manfaat dari kegiatan Vaksinasi Covid-19 ini. Sehingga bukan saja memberi semangat untuk bebas dari pandemi Covid-19 sekaligus dapat membangkitkan perekonomian masyarakat sekitar.

#MajuBersamaLakumas #SukseskanVaksinasiCovid19 #IndonesiaMaju #PenyelamatanEkonomiNasional