Hi, How Can We Help You?

Tag Archives: #LawanCovid19

Menjaga Imun Tubuh dengan Berolahraga

Salah satu cara untuk memaksimalkan produktivitas kerja adalah tingkatkan imun lawan covid. Anda tentu sudah paham bahwa virus baru ini telah memberikan dampak luar biasa pada berbagai sektor kehidupan termasuk industri, perekonomian, pariwisata, pendidikan, dan lain sebagainya. Hal terpenting dalam menghadapi pandemi adalah menjaga kesehatan diri.

Caranya yaitu dengan menerapkan protokol kesehatan covid-19. Selain itu meningkatkan imunitas dengan berolahraga juga sangat berperan agar Anda tidak tertular virus dari China tersebut. Olahraga didefinisikan sebagai aktivitas olah tubuh yang dapat memberikan efek positif bagi kesehatan secara menyeluruh. Kegiatan ini dianjurkan oleh praktisi kesehatan agar dilakukan secara rutin.

Tujuannya tentu saja agar badan menjadi lebih sehat dan bugar. Dengan demikian Anda dapat menjalankan aktivitas dengan baik dan lancar tanpa adanya gangguan kesehatan. Tidak hanya kesehatan jasmani, olahraga juga memberikan efek pada kondisi rohani. Karena tujuan olahraga adalah meningkatkan kesehatan raga dan jiwa secara keseluruhan.

 

Olahraga yang Cocok untuk Meningkatkan Imunitas Tubuh

Tingkatkan imun lawan covid dengan menjalankan aktivitas fisik secara rutin. Ada banyak jenis aktivitas olah fisik yang bisa dilakukan. Namun pada masa pandemi alangkah baiknya Anda berolahraga di rumah agar risiko penularan lebih rendah. Untuk meningkatkan daya tahan tubuh alias imunitas, sebaiknya memilih jenis latihan berintensitas ringan hingga sedang.

Ciri-cirinya yaitu jika Anda masih bisa berbicara saat sedang melakukan aktivitas olah fisik tersebut. Contoh jenis olahraga berintensitas ringan hingga sedang adalah berjalan kaki, jogging di sekitar rumah, atau yoga. Bersepeda dengan intensitas sedang juga bisa menjadi pilihan. Namun pastikan Anda tidak berkerumun saat bersepeda di luar rumah.

 

Manfaat Olahraga Teratur bagi Tubuh

Ketika melakukan kegiatan olah tubuh, tentu ada beragam manfaat yang akan Anda rasakan. Aktivitas ini dapat menjaga tubuh dari berbagai serangan penyakit karena kekebalan yang meningkat. Sistem kekebalan menjaga Anda dari infeksi berbagai virus, bakteri, maupun benda asing lainnya yang berpotensi membahayakan kesehatan.

Begitu juga dengan virus covid-19 yang bisa menginfeksi siapa saja. Dengan melakukan olah fisik secara teratur Anda dapat tingkatkan imun untuk lawan covid. Selain meningkatkan kekebalan, latihan secara teratur juga dapat membuat postur badan lebih baik. Berbagai gerakan yang Anda lakukan bisa menjadikan badan lebih fleksibel dan tidak kaku.

Sehingga otot-otot selalu dilatih dan mampu bekerja dengan baik. Latihan secara rutin juga membuat badan terhindar dari penumpukan lemak jahat yang menyebabkan obesitas. Anda tentu tahu bahwa obesitas dapat memicu berbagai penyakit seperti jantung, hipertensi, dan sebagainya. Bagi anak-anak, olahraga berperan penting untuk mengoptimalkan pertumbuhan.

 

Berolahraga Saat Perut Kosong, Benarkah?

Untuk tingkatkan imun lawan covid, lakukan aktivitas olah tubuh dengan teratur. Ada anggapan bahwa olahraga saat perut kosong lebih baik karena dapat membakar kalori dan lemak lebih banyak. Hal tersebut sebenarnya kurang tepat karena saat perut kosong justru badan akan lemas bahkan berisiko mual hingga pingsan pada latihan intensitas tinggi.

Tidak ada salahnya makan sebelum berolahraga, tetapi beri jeda sekitar 2 jam setelah makan baru latihan. Tentunya Anda perlu memilih jenis makanan yang tidak terlalu berat. Untuk olah fisik ringan seperti berjalan kaki, berolahraga dalam kondisi perut kosong tidak terlalu masalah.

Memasuki era new normal, aktivitas perkantoran mulai kembali berjalan seperti biasa. Lakumas sebagai perusahaan yang memperhatikan perkembangan terus berupaya menerapkan protokol kesehatan bagi para karyawan. Lakumas juga menerapkan protokol terkait jam kerja. Daya tahan tubuh karyawan harus tetap terjaga dengan olahraga sehingga bisa maju bersama Lakumas.

 

Lakumas Edu : Mengenal Jenis Waste dan Asalnya

Mari maju bersama Lakumas dengan mengenal apa itu istilah waste secara umum. Waste merupakan kata yang berasal dari bahasa Inggris memiliki makna pemborosan. Istilah ini dapat dilekatkan pada berbagai situasi, termasuk dalam dunia manufaktur pada PT Lakumas. Sementara itu jika dikaitkan dengan industri manufaktur maka pengertian waste merupakan berbagai proses yang tidak memiliki nilai tambah. Sesuai dengan istilahnya, waste merupakan segala sesuatu yang harus dibuang karena cocok disebut sebagai sampah dari sekian elemen.

Menghilangkan elemen tersebut bukan pilihan sebab jika tidak justru akan mengurangi keuntungan perusahaan hingga menjadi beban terhadap perusahaan tersebut. Definisi ini tidak hanya mengacu pada material tertentu, namun juga terhadap sumber daya tersedia.

Contoh dan Sumber Actual serta Reuse Waste

Dalam dunia industri pemintalan benang, istilah waste dibagi berdasarkan dua hal, yaitu actual waste dan re-used waste. Actual terbagi menjadi sweeping, majun, undercasing, dan lapping. Sementara re-used terbagi-bagi menjadi flatstreep, pneuma, roving streeper, dan sliver.

Istilah sweeping sebagai pemborosan aktual dapat diistilahkan selaku ampas dari sortir manual. Contoh ini merupakan salah satu actual waste pada dunia manufaktur benang, di mana terlepas dari fungsinya pasti senantiasa ada karena melengkapi rangkaian produksi.

Waste Majun

Majun atau kain lap yang saat ini kita kenal luas merupakan pemborosan aktual dari industri manufaktur benang. Lakumas berusaha untuk meminimalisir majun dalam industri dengan menjaga kualitas benang, hal ini merupakan upaya untuk menciptakan benang ramah lingkungan. Majun disebut sebagai reject karena tidak semua berkualitas bagus.

Sementara itu untuk pemborosan yang masih bisa digunakan atau reused ada roving streeper. Roving streeper merupakan hasil potong roving dengan mesin sehingga benda terbuangnya adalah sisa dari proses yang terjadi pada mesin tersebut. Bentuknya menjadi potongan pendek dari roving tersebut.

Jenis reuse lainnya adalah sliver adalah sisa potongan atau irisan dari hasil produk carding dan drawing yang digunakan kembali. Re-use ini berupa serat fiber yang sudah tergabung menjadi kumpulan serat fiber panjang. Slogan maju Bersama lakumas membuat kami harus menjaga kualitas benang yang dihasilkan, oleh karena itu sliver yang yang tidak lulus cek kualitas akan proses kembali sehingga meminimalisir terbentuknya actual waste.

Terakhir adalah lapping, salah satu istilah yang digunakan pada actual waste. Lapping biasa terbentuk pada putaran sliver yang mengeras atau menggumpalnya roving pada saat proses produksi.

Dampak dan Solusi Actual Waste

Setiap industri manufaktur pasti menyisakan limbah dari hasil produksi barang tertentu. Dalam hal ini, Lakumas berniat menciptakan benang ramah lingkungan dengan meminimalisir pemborosan aktual dalam berbagai bentuk. Jika ada maka diupayakan dapat digunakan kembali.

Sebab apabila actual waste terus melesat angkanya maka dampak buruk menanti lingkungan kita. Beberapa sampah tidak terurai dapat membuat ekosistem bumi berubah hingga kemampuan tanah menyerap air tidak lagi optimal karena terlalu banyak limbah.

Berbagai upaya agar waste tidak berkelanjutan adalah melakukan pengukuran terhadap berbagai elemen supaya tidak ada yang berakhir dalam tempat sampah. Dalam hal ini bukan hanya berkenaan dengan material, namun juga berkaitan dengan sumber daya di sekitar.

Untuk bisa maju bersama Lakumas, semua orang mesti berperan aktif meminimalisir terjadinya pemborosan cuma-cuma. Proses pengukuran dapat mengambil referensi dari proses produksi sebelumnya serta tentunya bukan hal sulit dilakukan oleh para profesional berpengalaman.

Lakumas berupaya untuk meminimalisir pembuangan sampah sisa produksi dan menjadikannya sebagai benda berguna untuk dimanfaatkan. Ketika jatuh pada orang yang tepat maka manajemen segala sesuatu tidak akan banyak berakhir dalam tempat sampah.

Industri manufaktur benang mendukung keberadaan pakaian kita. Komitmen untuk menciptakan benang ramah lingkungan perlu didukung.

Surat edaran Menteri Perindustrian RI No 4 Th.2020

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) fokus mendukung produktivitas perusahaan industri dalam kondisi pandemi Covid-19. Hal tersebut bertujuan agar kegiatan industri tetap dapat berlangsung sekaligus menjamin terpenuhinya kebutuhan hidup masyarakat. Sebagai tindak lanjut dari langkah-langkah yang telah ditempuh sebelumnya, Kemenperin mengeluarkan Surat Edaran Menteri Perindustrian Nomor 4 Tahun 2020 tentang pelaksanaan operasional pabrik dalam masa kedaruratan kesehatan masyarakat Corona Virus Disease 2019.

Edaran tersebut berdasarkan pada peraturan-peraturan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah, yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Keputusan Presiden No. 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Masyarakat Corona Virus Disease (Covid-19). Selain itu, juga merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019.

“Surat edaran ini bertujuan mendukung industri dalam berproduksi namun sesuai dengan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh organisasi kesehatan dunia WHO,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Rabu (8/4).

Surat edaran bertanggal 7 April 2020 tersebut ditujukan kepada Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, ketua asosiasi pengusaha Indonesia, ketua asosiasi industri, serta pimpinan perusahaan industri maupun perusahaan kawasan industri. Di dalamnya memuat pedoman bagi pelaku industri dalam menjalankan kegiatan usahanya selama masa kedaruratan kesehatan masyarakat Covid-19.

 “Kami mengharapkan sektor industri dapat tetap memberikan kontribusi terhadap ekonomi nasional walaupun dalam kondisi yang di luar harapan, terutama dari sektor-sektor yang masih memiliki permintaan tinggi,” papar Agus.

Menperin menyebutkan, sektor-sektor tersebut antara lain industri alat kesehatan dan aneka pangan yang diperlukan untuk menyuplai kebutuhan di dalam negeri. “Kami juga berharap sektor tersebut dapat melakukan ekspor untuk pasar global,” tambahnya.

Perusahaan industri serta perusahaan kawasan industri diberi izin untuk menjalankan kegiatan usaha dengan kewajiban memenuhi ketentuan, di antaranya melakukan screening awal kepada seluruh pekerja melalui pemeriksaan suhu tubuh dan pemantauan gejala saat memasuki area pabrik dan pergantian shift, serta memastikan sirkulasi udara yang baik dan fasilitas kebersihan yang memadai termasuk fasilitas cuci tangan sebelum memasuki bangunan.

Berikutnya, meningkatkan frekuensi pembersihan fasilitas produksi dan area umum secara rutin dengan cairan disinfektan, serta mengatur pembatasan jumlah pekerja saat menggunakan fasilitas umum seperti tempat ibadah atau kantin. “Perusahaan juga wajib menyediakan suplemen maupun makanan bergizi dan menyosialisasikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta informasi tentang Covid-19 kepada para pekerja,” jelas Menperin.

Di samping itu, para pekerja harus menerapkan PHBS serta memakai msker sejak keluar rumah dan memakai sarung tangan selama berada di area pabrik. Aturan physical distancing sejauh minimal satu meter serta menghindari kontak fisik juga harus dipatuhi oleh para pekerja.

Menteri AGK menambahkan, surat edaran ini merupakan dasar bagi mekanisme izin unit produksi yang membutuhkan proses berkelanjutan seperti tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 tahun 2020.

Demikian Siaran Pers ini untuk disebarluaskan.

 

 

Sumber: https://kemenperin.go.id/artikel/21666/Ikuti-Protokol-Kesehatan,-Menperin-Rilis-Surat-Edaran-Operasional-Pabrik.