Hi, How Can We Help You?

Tag Archives: PPKM LEVEL 4

Apa Saja Produk Turunan dari Benang Tencel yang Sering Digunakan Sehari-hari

Tencel merupakan benang hasil pemintalan dari serat alami. Dihasilkan dari serat kayu organik di alam dengan proses khusus yang aman bagi lingkungan. Penerapan teknologi terbarukan mendukung produksi benang ini. Benang adalah produk olahan dari industri hulu. Menjadi bahan mentah bagi industri hilir yaitu tekstil. Digunakan untuk membuat berbagai macam item bahan jadi siap pakai untuk manusia khususnya.

Mungkin Anda kurang familiar dengan material organic ini. Hanya tahu mengenai bahan siap pakainya saja. Sebab produk aslinya berupa benang tidak digunakan dalam kehidupan sehari-hari dan khusus untuk industri. Konsumen menggunakan produk turunan dari material yang dinamakan benang candimas. Dibuat dalam berbagai item produk yang bisa dimanfaatkan oleh manusia dalam kehidupan sehari-hari.

Produk Turunan Benang Tencel yang Digunakan Sehari-hari

Kain dari benang organic memiliki fungsi seperti serat sintetis. Dapat digunakan untuk membuat berbagai fashion item. Bisa jadi Anda menggunakan produk turunan dari bahan alami seperti ini setiap hari.

 

  1. Baju resmi

Pakaian resmi untuk acara pesta, pernikahan, kondangan dan perayaan lainnya. Salah satu jenis produk turunan yang umum digunakan adalah tenun. Kain ini pada awalnya digunakan khusus untuk acara adat dan keagamaan.

  1. Baju santai

Menyesuaikan perkembangan jaman, bukan lagi dimanfaatkan untuk membuat baju khusus. Saat ini banyak ditemui baju, celana santai ready to wear dari bahan yang aman bagi lingkungan.

Jadi bisa digunakan untuk segala suasana dan segala usia. Sebab kualitas bahannya bagus dan nyaman dikenakan. Mudah diolah dan fleksibel bisa dibuat apa saja dikombinasikan dengan bahan lain.

    1. Sprei

 

 

Bed sheet/ sprei dihasilkan dari pengolahan material alami ramah lingkungan sangat nyaman digunakan. Sebagai alas tempat tidur yang dimanfaatkan setiap hari, kenyamanan sangat penting. Membantu kualitas tidur Anda lebih optimal.

    1. Sarung bantal dan guling

 

Serupa dengan sprei, sarung bantal dan guling juga kerap menggunakan bahan alami. Tenun bisa dibuat dalam berbagai bentuk. Bisa sebagai bahan tunggal, dibuat penuh menggunakan material ini, bisa juga dalam bentuk kombinasi.

  1. Sarung bantal sofa

Material organik serat kayu bisa juga dimanfaatkan untuk menghiasi ruang tamu. Dijadikan sebagai sarung bantal sofa aneka motif dan warna. Menambah sentuhan alam untuk area sentral di rumah anda.

  1. Karpet

Bukan hanya bulu-bulu sintetis yang dapat digunakan sebagai karpet. Benang alami lebih berkualitas digunakan sebagai alas seperti karpet. Tidak menyebabkan efek panas dan gerah. Aman bagi anak-anak, mudah dibersihkan.

  1. Keset

Memiliki daya serap bagus, cocok digunakan untuk keset. Tentu dengan tekstur yang lebih renggang dan kasar sehingga tidak licin. Tampilan rumah Anda jadi semakin berkelas hanya dengan mengganti keset menggunakan bahan alami.

  1. Tirai jendela dan pintu

Menambah elegan isi rumah dengan menggunakan tirai dari bahan alami. Menghadirkan kesejukan karena memiliki warna khas alami yang mencerminkan alam. Lebih tebal, awet dapat digunakan dalam waktu lama dan tidak cepat kotor.

 

  1. Tas fashion

Tampil beda menggunakan tas fashion dari bahan alami. Seratnya kuat namun lentur adalah kelebihan. Dapat dimanfaatkan untuk membuat fashion item kecintaan para wanita yang terlihat natural dan etnik.

  1. Aksesoris

Aksesoris tambahan outfit seperti kalung, gelang, bandana, hijab, tali rambut, penjepit rambut dan sebagainya. Sangat fleksibel karena memiliki sifat mudah diolah. Banyak dikreasikan oleh para desainer fashion.

Masih banyak produk turunan yang dihasilkan dari material serat alami. Meski pemanfaatannya dalam skala besar dan beragam item tidak menjadi sampah saat sudah tidak digunakan. Sebab material tencel segera terdegradasi di alam tanpa menimbulkan tumpukan limbah.

Tetap Jaga Protokol Kesehatan Persiapan Perayaan Tahun Baru

Hanya tersisa beberapa bulan lagi untuk menuju tahun baru 2022. Perayaan tahun baru di akhir tahun 2020 sempat dilarang karena masih dalam masa pandemi yang belum terkendali. Pada tahun 2021 ini menjadi pertanyaan apakah akan perbolehkan untuk melakukan perayaan atau tidak. Namun sampai saat ini belum ada kepastian khusus dari pemerintah mengenai perayaan ini.

Tetap Jaga Protokol Kesehatan Dalam Perayaan Akhir Tahun

Berbagaia cara saat ini sudah mulai dilonggarkan dan boleh dilakukan mulai dari pusat perbelanjaan sampai acara pernikahan. Namun dengan syarat harus selalu menjaga protokol kesehatan yang sudah ditetapkan. Kemungkinan pada tahun ini pelayan tahun baru bisa diselenggarakan namun dengan beberapa persyaratan. Khususnya harus tetap menjaga protokol kesehatan serta mengatur kerumunan.

Pemberlakuan daerah level PPKM juga menjadi faktor penentu dari perayaan akhir tahun ini. Di beberapa wilayah yang masih memiliki status level PPKM yang tinggi pastinya tidak akan bisa menyelenggarakan perayaan. Namun sebaliknya untuk daerah yang berstatus PPKM 1 atau 2 mungkin sudah bisa menyelenggarakan perayaan. Tapi tetap saja harus selalu mematuhi protokol kesehatan seperti memakai masker dan menjaga jarak.

Aturan Penerapan PPKM Level 1 dan 2

Seperti yang dikatakanolehpemerintahsaatinipenerapan PPKMtidakakandiberhentikansampai virus corona benar-benar hilang. Jadi penerapan PPKM akan terus berlanjut namun berubah tergantung dari proses penanganan covid di daerah masing-masing. Beberapa aturan yang diberikan oleh pemerintah untuk daerah dengan PPKM level 1 atau 2 ini bisa menjadi acuan menyelenggarakan perayaan. Karena aturan sudah dilonggarkan, berikut beberapa aturan pemerintah untuk daerah yang berstatus PPKM level 1 atau 2.

  1. KegiatanBelajarMengajar Daring

Sebenarnya untuk kegiatan belajar mengajar memang disarankan untuk dilakukan secara daring. Namun peraturan terbaru dari Menteri Pendidikan bahwa untuk daerah dengan PPKM level  1dan 2 bisa melakukan KBM tatap muka. Dengan catatan harus selalu mentaati protokol kesehatan dan melakukan sistem belajar shift atau sistem lainnya yang dapat mengurangi terjadinya kerumunan. Banyak sekolah yang sudah menyelenggarakan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka didaerah-daerah dengan status PPKM level 1 dan 2.

  1. Kegiatan Perkantoran  Atau Di Tempat Kerja Boleh 75% Dan Sisanya 25% Di Rumah

Daerah yang mempunyai status PPKM level 1 dan 2 sudah diperbolehkan untuk karyawan bekerja di kantor. Namun 20% nyadisarankan bekerja dirumah dan biasanya dikhususkan untuk eksekutif perusahaan yang bekerja dengan memantau dari rumah saja.

  1. Sektor Esensial Beroperasi 100%

Sektor esensial itu maksudnya adalah tenaga kesehatan, perhotelan, industri, konstruksi keuangan, perbankan dan lainnya. Sektor esensial ini menjadi proyek dan objek vital dalam proses berjalannya ekonomi dan kebutuhan sosial.

  1. Tempat Kebutuhan Pokok Boleh Beroperasi 100%

Tempat kebutuhan pokok itu misalnya pasar toko supermarket dan lainnya. Pusat perbelanjaan besar sudah bisa diakses namun dengan syarat harus memiliki kartu vaksin.

  1. Tempat Umum Ditutup Sementara

Tempat umum berupa ruang publik misalnya taman atau tempat wisata dan tempat untuk kegiatan seni budaya dan sosial. Untuk saat ini belum ada ketentuan pemerintah untuk memberikan kelonggaran bagi tempat-tempat umum ini untuk dibuka secara total. Melihat dari peraturan pemerintah untuk PPKM 1 dan 2 ini tidak ada kejelasan tentang perayaan akhir tahun. Hanya ada ketentuan tentang perayaan seperti pernikahan atau pelaksanaan acara olahraga dan diwajibkan bagi setiap orang untuk membawa kartu vaksin.

Mungkin pemerintah akan membuat peraturan baru atau peraturan tambahan menyesuaikan dengan kondisi pandemi saat tahun baru nanti. Perayaan tahun baru bisa saja diperbolehkan untuk daerah dengan status PPKM rendah namun dengan syarat tetap jaga protokol kesehatan.

 

Peran Industri Tekstil untuk Mengurangi Efek Perubahan Iklim

Aksi peduli lingkungan perlu dilakukan oleh industri tekstil. Sektor ini menempati peringkat kedua sebagai penghasil polusi di alam. Dimana polusi tersebut berdampak pada pemanasan global. Polusi udara yang dihasilkan saat proses produksi memperbesar konsentrasi gas rumah kaca. Menyebabkan suhu bumi meningkat melebihi ambang batas setiap tahunnya. Kondisi ini menjadi pemicu terjadinya bencana alam.

Indonesia menduduki peringkat 10 negara penghasil tekstil. Merupakan eksportir produk pakaian yang berada di peringkat 12 dunia. Dengan kata lain, perannya dalam memperparah emisi karbon cukup besar. Menjadi catatan sendiri bagaimana upaya Indonesia untuk mengurangi efek buruk krisis iklim sesuai komitmen di COP26. Berbagai kebijakan diterapkan untuk industri hulu maupun hilir untuk membuktikan komitmen tersebut.

Peran Industri Hulu dan Hilir Terhadap Resiko Pencemaran Lingkungan

Industri hulu adalah tempat terjadinya proses pembuatan alat-alat kebutuhan pabrik, serta mengolah bahan mentah menjadi setengah jadi. Hasilnya kemudian akan digunakan oleh industri hilir untuk produksi akhir. Dalam dunia tekstil, tidak hanya digunakan bahan anorganik sebagai bahan baku pembuatan pakaian. Namun saat ini lebih banyak digunakan bahan sintetis seperti polyester. Serat benang polyester dihasilkan dari minyak bumi.

Mengikuti sertifikasi proses produksi, penggunaan bahan mentah serta hasil akhir yaitu produk dan hasil buangannya. Ini perlu dilakukan sebagai kontrol terhadap proses yang dilaksanakan dalam industri.

Pengolahan minyak bumi menjadi serat-serat benang membutuhkan bahan bakar dari batu bara. Produksi dalam jumlah banyak, sudah pasti akan menghasilkan pembakaran karbon lebih besar yang berdampak pada lingkungan. Tidak berhenti disitu, proses yang terjadi di industri hilir juga berpotensi menghasilkan limbah. Pengolahan bahan polyester menjadi pakaian jadi juga berdampak pada pencemaran lingkungan air dan tanah.

 

Salah satunya pada proses pewarnaan. Saat ini lebih banyak digunakan pewarna tekstil sintetis yang menghasilkan limbah ke aliran sungai. Menyebabkan ketidakseimbangan pH dan mengancam kehidupan air. Penggunaan benang atau serat kain dari hasil pengolahan minyak bumi mencemari tanah karena tidak mudah terdegradasi. Dibutuhkan waktu ribuan tahun dalam proses penguraiannya. Ini menyebabkan toxic dan mengganggu keseimbangan tanah.

Upaya Industri Tekstil Mengurangi Perubahan Iklim

Demi mengurangi dampak negatif hasil pengolahan industri hulu maupun hilir sektor tekstil, perlu upaya lebih. Sebagai bentuk pertanggungjawaban perusahaan, meminimalisir pencemaran menjadi langkah terbaik, seperti berikut ini.

 

  1. Menggunakan bahan baku ramah lingkungan

Mulai mengalihkan penggunaan bahan baku beresiko dan mengganti dengan yang ramah lingkungan. Mudah diurai, tidak meninggalkan residu baik di dalam air maupun tanah. Salah satunya memanfaatkan benang Candimas. Benang ini berasal dari material organik. Diolah dari bahan dasar kayu yang hasil akhirnya nanti dapat terdegradasi dengan cepat dan mudah di alam. Material tencel menyerap pewarna alami lebih baik sehingga tidak perlu pewarna sintetis.

  1. Sertifikasi

 

Memastikannya aman mulai dari awal hingga akhir. Baik bagi lingkungan sekitar maupun konsumen sebagai pengguna produk. Tidak menimbulkan pencemaran atau menyebabkan iritasi.

  1. Pengurangan proses yang menggunakan emisi karbon

Mengurangi emisi karbon dalam proses produksi bahan mentah, alat berat, mesin maupun pengolahan menjadi produk akhir. Misalnya efisiensi energi yang produksinya memanfaatkan bahan bakar batu bara.Mengurangi proses yang melibatkan proses pembakaran bahan bakar fosil. Sebab ini juga menjadi pemicu emisi karbon meningkat dalam konsentrasi tinggi. Sebaliknya, ganti dengan energi bersih dan terbarukan.

Dalam proses industri tekstil, paling tepat Anda menggunakan bahan-bahan organik ramah lingkungan. Anda dapat memilih bahan baku kain dari Lakumas, spesialis serat kain organik berkualitas dan aman bagi lingkungan.

Kenali Cara Membuat Tie Dye Metode Warna untuk Menghias Kaos (bagian 4)

untuk membuat hasil kreasi tie dye Anda lebih menarik cobalah mengganti metode pencelupannya, mengganti ke bahan organik, dan menggunakan multi warna

Terdapat satu metode populer untuk memberikan warna pada sebuah kain atau kaos, sebutannya adalah pencelupan warna atau tie dye. Metode tersebut berkembang sekitar tahun 60 – 70 an dan semakin populer hingga sekarang.

Hasil warnanya yang unik, tidak teratur, dan caranya mudah menambah minat orang untuk bereksperiman. Terlebih setelah adanya kebijakan untuk mengurangi mobilitas dengan dilakukannya PPKM darurat 2021.

Beberapa Metode Tie Dye dengan Bahan Organik

Meskipun terlihat seperti dicelupkan ke bahan warna saja, tetapi ternyata ada banyak metodenya. Perbedaan metode akan menghasilkan corak berbeda. Agar hasil maksimal, sangat disarankan agar menggunakan kain berbahan organik.

1.     Teknik Jumputan

Cara pencelupan ini merupakan gaya khas masyarakat Indonesia, sering ditemukan di berbagai daerah seperti jawa tengah atau bali. Untuk membuatnya tidak begitu mudah, yaitu dengan menjumput (mengambil sedikit bagian kainnya).

Kain tersebut kemudian dimasukkan kelereng di dalamnya dan dicelupkan pada obat pewarna. Cobalah berimajinasi tentang hasilnya, sehingga Anda bisa memutuskan untuk mengambil berapa jumputan dalam satu buah kain atau kaos.

Pewarnaan umumnya satu warna saja, tetapi apabila Anda ingin ada beberapa ragam corak warna, juga bisa. Caranya adalah dengan memberikan ember warna lain dan menjumput, lalu mencelupkannya ke warna lain setelah warna pertama kering.

2.     Teknik Ombre

Berbeda dengan jumputan yang aliran warnanya diatur sendiri, teknik ombre memanfaatkan daya kapilaritas dan daya serap kainnya. Pada dasarnya warna akan merambat ke mediumnya, sifat warna inilah yang dimanfaatkan dalam teknik Ombre.

Cara pembuatannya sederhana, yaitu tinggal mencelupkan sebagian kaos atau kain pada pewarna, kemudian dibiarkan beberapa saat hingga warnanya naik secara alamiah. Ketebalan warna dan motifnya juga alamiah, sesuai proses penyerapannya.

Agar hasilnya lebih maksimal, gunakanlah bahan rayon. Bahan dasarnya kain ini berasal dari material organik, yaitu bagian selulosa pada tumbuhan. Biasanya berbahan organik daya resap tintanya lebih besar dan indah.

3.     Teknik Accordion

Apabila teknik jumputan bentuknya melingkar, ini bentuknya memanjang seperti akordeon. Caranya adalah menutup bagian kainnya dengan benang dan jarum, ditarik sedemikian rupa kemudian dicelupkan pada tinta.

Berkreasi dengan kaos dan warna ternyata menyenangkan dan asyik, selain bisa mendaur ulang kaos yang sudah pudar warnanya juga melatih daya kreasi. Pembuatannya juga cukup mudah, seperti namanya tinggal melakukan pencelupan warna pada kain yang telah dipola.

Bahan kain yang mudah menyerap warna adalah yang menggunakan benang katun dan benang rayon. PT. Lakumas menghasilkan produk benang rayon berkualitas yang sudah dipakai oleh banyak pengrajin untuk berbagai keperluan kain.

 

Untuk melihat bagian lainnya:
Bagian 1 klik disini

Bagian 2 klik disini

Bagian 3 klik disini

Bagian 4 klik disini

Alasan Menyulam Cocok Sebagai Aktivitas Ketika WFH 2021 (Bagian 3)

menyulam memberikan beberapa keuntungan bagi Anda, mulai dari menambah pundi – pundi kantong, hingga meningkatkan estetika pakaian yang Anda kenakan Selain memikirkan tentang kerja dari rumah juga harus membagi aktivitas PPKM di rumah. Mulai dari mempertimbangkan belanja, mengurus rumah, hingga menentukan sarana rekreasinya. Mengingat saat ini Mall harus tutup 100% dan banyak jalan di sekat.

Refreshing penting untuk menjaga agar pikiran tetap positif. Kondisi pikiran positif ini sangat diperlukan agar mengurangi kepanikan, kecemasan, dan ketakutan yang berlebihan. Sehingga masih bisa berpikir sehat dan tetap waspada.

Cobalah Aktivitas Menyulam Selama PPKM di Rumah

Tentunya Anda sudah pernah melihat sulaman, baik secara langsung atau dari internet. Hasilnya cukup bagus bukan, bisa digunakan untuk menghias baju, celana, kain, atau bahkan membuat karya seni khusus dari sulaman saja. Ini beberapa alasan Anda wajib mencobanya.

1.     Membutuhkan Modal Sedikit

Membuat sulaman tidaklah memerlukan modal besar, Anda bisa memanfaatkan berbagai perlengkapan yang sudah ada sebelumnya. Seperti kain dan benangnya misalnya, apabila ada anggota keluarga suka menjahit atau merajut pasti punya perlengkapannya.

Pada dasarnya satu jarum dan satu benang saja bisa membuat sebuah sulaman, tetapi hasilnya monoton dan tidak bervariasi. Tambahkan sedikit modal untuk membeli beberapa jenis benang, agar hasilnya lebih bervariasi dan terlihat hidup.

2.     Tidak Harus Mahir atau Memiliki Jiwa Seni Tinggi

Tidak harus terampil dulu, mulai dari membuat sketsanya hingga membuat pola sulamannya. Anda bisa melihat beberapa guide yang menunjukkan beserta hitungannya, sehingga Anda bisa mengikutinya persis. Tidak harus menghasilkan karya unik dulu, membiasakan dulu.

Nantinya setelah terbiasa menggunakan berbagai macam benang dan menghasilkan beragam karya, maka sudah saatnya bereksperimen . Cobalah membuat corak baru dan selesaikanlah, itu akan menjadi karya yang sangat membanggakan.

3.     Bernilai Ekonomis

Selain mempercantik penampilan, karya tersebut ternyata bisa dijual loo. Bentuknya beragam, mulai dari menjual jasa desainnya hingga mampu menjual karya seni dari hasil sulamannya. Cobalah berbagai jenis benang, seperti benang acrilic, hasilnya lebih menarik.

4.     Mempercantik Baju, Celana, dan Kain

Ingin rasanya selalu mengenakan pakaian yang cantik, lucu, dan keren. Caranya adalah dengan menghiasnya sendiri, Anda bisa memanfaatkan keterampilan sulamnya hingga membentuk pola yang unik,

Kebutuhan untuk menjaga imunitas tubuh memang penting, tetapi juga jangan lupakan refreshing untuk kesehatan jiwa. Langkah peningkatannya adalah dengan menjaga aktivitas PPKM di rumah dan melatih kreativitas dengan membuat sulaman.

Untuk melihat bagian lainnya:
Bagian 1 klik disini

Bagian 2 klik disini

Bagian 3 klik disini

Bagian 4 klik disini