Hi, How Can We Help You?

Tag Archives: #LawanCovid19

Nilai Hari Kesaktian Pancasila di Tengah Pandemi Covid 19

Jadikan Hari Kesaktian Pancasila sebagai momen untuk mengingatkan diri mengenai pentingnya pengamalan nilai Pancasila di dalam kehidupan sehari-hari.

Hari Kesaktian Pancasila selalu menjadi momen bagi masyarakat Indonesia terhadap nilai-nilai Pancasila. Sebab sebagai sebuah dasar negara, Pancasila adalah dasar dari identitas setiap Warga Negara Indonesia.

Pancasila bukanlah sebuah simbol semata. Di balik kelima sila yang terdapat di dalamnya, Pancasila adalah nilai-nilai yang harus dijunjung seluruh masyarakat. Namun sayangnya pemahaman tersebut seakan semakin memudar.

Pemahaman mengenai Pancasila seringkali terhenti pada hafalan bunyi kelima sila. Namun makna dan arti yang dimiliki oleh setiap sila tersebut seperti diabaikan oleh kebanyakan masyarakat terlebih di kondisi pandemi sekarang.

Padahal baik dalam kondisi normal maupun pandemi, pengamalan nilai-nilai Pancasila harus tetap dilakukan. Berikut adalah bagaimana nilai-nilai Pancasila tetap dapat dijunjung di dalam keadaan pandemi.

Nilai Penting Hari Kesaktian Pancasila

Tentu Anda sudah mengetahui bahwa Pancasila adalah ideologi negara. Sebagai sebuah ideologi negara, Pancasila juga harus diyakini, dijunjung dan diamalkan oleh seluruh masyarakat Indonesia.

Pancasila dapat diibaratkan sebagai pilar yang menjadi dasar dari negara Indonesia. Pancasila memiliki tugas untuk menjaga kedaulatan Indonesia serta seluruh aspek kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.

Hari nasional yang diadakan setiap tanggal 1 Oktober ini memiliki fungsi ini mengingatkan setiap elemen masyarakat akan nilai-nilai Pancasila. Bahwa Pancasila merupakan ideologi negara yang tidak bisa digantikan.

Dengan mengingat hal tersebut, harapannya adalah seluruh elemen masyarakat menerapkan nilai Pancasila pada kehidupan mereka. Maka dengan begitu, akan tercipta kehidupan sesuai dengan nilai-nilai Pancasila.

Bentuk Pengamalan Nilai Pancasila Dalam Keadaan Pandemi

Kondisi pandemi membuat banyak orang lupa akan nilai-nilai Pancasila. Padahal nilai-nilai Pancasila tetap dapat diamalkan selama pandemi. Berikut ini adalah bagaimana nilai Pancasila tetap dapat dijunjung selama pandemi.

  1. Berkeyakinan Kepada Tuhan

Dengan tetap memegang nilai-nilai ketuhanan di dalam kehidupan, Anda bisa mengamalkan nilai sila ke-1 dari Pancasila. Jalani kehidupan Anda sebagaimana perintah agama yang dianut sebagai bentuk keyakinan terhadap Tuhan.

  1. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab

Kecintaan terhadap sesama manusia harus tetap dimiliki selama pandemi. Dengan saling berbagi, tolong menolong dan menghindari bentuk konflik. Dengan menjalankan itu semua, maka kondisi pandemi bisa dilewati dengan baik.

  1. Persatuan Indonesia

Indonesia merupakan negara kesatuan yang terdiri dari berbagai macam suku. Menjaga kerukunan antar suku dan agama dan saling merangkul untuk mengatasi kondisi pandemi sangatlah diperlukan.

Dengan kekuatan kesatuan yang dimiliki Indonesia, harusnya kondisi pandemi bisa dilewati tanpa masalah besar. Namun sayangnya, banyak orang yang lupa akan nilai ini dan lebih mementingkan diri sendiri.

  1. Hikmat Kebijaksanaan

Indonesia adalah negara demokrasi yang menjunjung nilai musyawarah. Setiap tantangan yang dihadapi oleh Bangsa Indonesia akan dapat diatasi dengan cara musyawarah. Begitu juga dalam menghadapi masalah pandemi saat ini.

  1. Keadilan Sosial

Seluruh lapisan masyarakat Indonesia terdampak oleh pandemi. Oleh karena itu kita harus memiliki nilai keadilan di dalam diri untuk sosial. Yaitu dengan saling berbagi dan menolong.

Kebijakan harus dibuat dengan memperhatikan seluruh masyarakat Indonesia. Orang-orang yang berlebih harus mengulurkan tangan pada mereka yang membutuhkan. Setiap lapisan masyarakat harus menjalankan kebijakan dengan baik.

Sebagai sebuah dasar negara, Pancasila memiliki tempat yang sangat berarti bagi Indonesia. Tanpa adanya Pancasila, maka kedaulatan Indonesia dapat runtuh. Oleh karena itu kita harus menjunjung nilai-nilai Pancasila.

Cara paling sederhana yang dapat Anda lakukan adalah dengan mengamalkan nilai Pancasila di kehidupan sehari-hari. Sehingga dengan begitu, Hari Kesaktian Pancasila akan lebih memiliki arti dan makna daripada hanya sebatas simbolis.

Miliki Jantung Sehat Meski Hanya di Rumah Selama Pandemi

Dengan melakukan beberapa hal berikut ini, Anda akan tetap memiliki jantung sehat meski hanya beraktivitas di rumah saja selama pandemi Covid 19.Banyak pihak yang melakukan sosialisasi untuk terapkan protokol kesehatan 5M. Namun selain menjalankan protokol tersebut, terdapat beberapa hal lain yang perlu dilakukan untuk menjaga kesehatan.

Karena selama berlangsungnya pandemi Covid 19, tentu Anda akan lebih banyak menghabiskan waktu di rumah. Bahkan pada orang-orang yang diwajibkan WFO, tidak ada alasan untuk keluar rumah.

Sementara banyak anggapan bahwa berdiam diri di rumah tidak baik untuk kesehatan. Khususnya kesehatan pada organ dalam seperti jantung. Lalu bagaimana cara agar jantung tetap sehat meski di rumah saja?

Jika Anda memiliki pertanyaan tersebut, maka Anda berada di tempat yang tepat. Karena dalam artikel ini, kami akan menjabarkan cara untuk menjaga kesehatan jantung meski hanya di rumah saja.

Pentingnya Menjaga Kesehatan Jantung untuk Mendapatkan Tubuh Kuat

Sebelum membahas mengenai bagaimana cara menjaga kesehatan jantung, sebelumnya kami akan menjelaskan nilai penting melakukannya. Karena masih banyak orang yang tidak sadar akan pentingnya ha ini.

Tentu Anda sudah memahami bahwa jantung adalah pusat tubuh. Fungsi utama jantung adalah mengirimkan darah ke seluruh tubuh. Jika jantung lemah, maka proses peredaran darah akan terganggu.

Hal ini tentu akan berefek pada tubuh baik disadari maupun tidak. Karena untuk beraktivitas, tubuh manusia memerlukan oksigen yang dihantarkan oleh darah. Dengan gangguan jantung akan membuat aliran oksigen terhambat.

Jantung yang lemah juga akan membuat Anda kesulitan untuk melakukan berbagai jenis olahraga. Padahal berolahraga sangat penting untuk meningkatkan imunitas tubuh di masa pandemi seperti sekarang.

Sebab untuk dapat berolahraga dengan maksimal, tubuh harus mendapatkan oksigen yang lebih banyak. Sehingga kerja paru-paru dan jantung akan mengalami peningkatan saat Anda melakukan olahraga.

Hal ini juga yang membuat jantung berdetak lebih kencang saat berolahraga. Bahkan Anda bisa merasakan jantung berdebar dengan begitu kencang setelah melakukan beberapa olahraga berat.

Dengan menjaga kesehatan jantung, Anda bukan hanya mendapatkan tubuh sehat. Tetapi Anda juga akan mampu mendapatkan daya tahan tubuh untuk terlindung dari infeksi virus Covid 19.

Cara Menjaga Kesehatan Jantung Meski di Rumah Saja

Ada beberapa cara yang bisa Anda lakukan agar kesehatan jantung terjaga dan kuat. Berikut adalah beberapa cara menjaga kesehatan dan meningkatkan kesehatan jantung meski hanya di rumah.

  1. Hindari Rokok & Alkohol

Berada di rumah saja membuat Anda memilki lebih banyak waktu luang. Sayangnya banyak orang bingung bagaimana cara memanfaatkan waktu luang tersebut. Akhirnya mereka memilih merokok dan meminum alkohol.

Padahal kedua hal tersebut memiliki efek buruk pada jantung. Oleh karena itu, Anda perlu menghindarinya untuk menjaga kesehatan jantung. Carilah hal lain yang bisa dilakukan untuk menghabiskan waktu luang.

  1. Melakukan Olahraga Secara Teratur

Salah satu aktivitas bermanfaat yang bisa dilakukan untuk mengisi waktu luang dan menjaga kesehatan jantung adalah berolahraga. Sebab meski di rumah, Anda tetap bisa melakukan beberapa jenis olahraga.

Mulai dari melakukan kardio, senam atau olahraga lainnya dengan intensitas menengah. Selagi jantung Anda masih sehat, maka Anda perlu sering melakukan berbagai aktivitas fisik meski hanya di rumah saja.

  1. Menjaga Asupan Makanan

Makanan adalah salah satu hal yang memiliki pengaruh terhadap kesehatan jantung. Selain bermanfaat untuk jantung, asupan makanan yang baik juga akan meningkatkan daya tahan tubuh.

Pandemi Covid 19 menuntut banyak orang untuk melakukan berbagai aktivitas di rumah saja. Hal ini berpotensi memunculkan beragam penyakit seperti salah satunya adalah penyakit jantung.

Oleh karena itu Anda perlu melakukan berbagai kegiatan seperti di atas demi menjaga kesehatan jantung. Karena jantung sehat sangatlah penting dalam menjaga tubuh terlebih di kondisi pandemi seperti sekarang.

Tanggung Jawab Petugas Satpol PP yang Jarang Dipahami

Petugas Satpol PP memiliki tugas dan tanggung jawab untuk melakukan penertiban kepada para pelanggar Peraturan Daerah atau Peraturan Kepala daerah.Petugas Satpol PP seringkali mendapatkan stigma negatif di mata masyarakat. Karena kebanyakan orang hanya mengetahui satpol PP bertugas untuk melakukan razia semata. Padahal tugas mereka bukan hanya itu.

Salah satu sebab stigma negatif masyarakat terhadap satpol PP adalah karena pemberitaan oknum dalam menjalankan tugas. Beberapa oknum dinilai tidak menjalankan tugas dengan baik seperti melakukan tindak kekerasan.

Meski sering mendapat stigma negatif, satpol PP tetap memiliki peranan penting di masyarakat. Tanpa keberadaan mereka, beberapa fungsi di masyarakat tidak dapat berjalan dengan baik.

Bagi Anda yang berpikir bahwa satpol PP hanya bertugas melakukan razia, maka perlu membaca artikel ini hingga tuntas. Karena kami akan menjabarkan tugas dan tanggung jawab satpol PP secara rinci.

Dasar Hukum Petugas Satpol PP

Satpol PP adalah singkatan dari Satuan Polisi Pamong Praja. Mereka adalah perangkat daerah yang memiliki status sebagai aparatur sipil negara (ASN). Oleh karena itu satpol PP pasti memiliki dasar hukum.

Dasar pembentukan Satpol PP sendiri diatur di dalam UU No. 23 Tahun 2014 pasal 255 ayat (1). Di dalam peraturan ini menyebutkan bahwa Satpol PP dibentuk untuk menegakkan Peraturan Daerah.

Selain di dalam UU tersebut, dasar hukum mengenai Satpol PP juga terkandung dalam Peraturan Pemerintah (PP) No. 16 Tahun 2018. Selain menegakkan Peraturan Daerah, Satpol juga menegakkan Peraturan Kepala Daerah.

Tugas & Tanggung Jawab Petugas Satpol PP

Melihat dari dasar hukum pembentukannya, tugas seorang satpol PP memang adalah menegakkan Peraturan Daerah dan Peraturan Kepala Daerah. Namun tugas ini dapat dirincikan kembali sebagai berikut.

  1. Tugas

Selain memiliki tugas untuk menegakkan Perda dan juga Perkada, Satpol PP juga bertugas untuk menyelenggarakan ketertiban umum dan keamanan. Selain itu seorang Satpol PP juga bertugas menyelenggarakan perlindungan masyarakat.

  1. Fungsi

Terdapat banyak fungsi yang harus dijalankan oleh seorang Satpol PP. Mulai dari penyusunan program, pelaksanaan kebijakan, koordinasi hingga melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan Perda dan Perkada.

Seorang Satpol PP juga memiliki fungsi lain menjalankan tugas yang diberikan oleh kepala daerah. Namun tentunya tugas tersebut harus tetap memiliki kesesuaian dengan peraturan perundang-undangan.

  1. Wewenang

Tindakan razia yang sering dilakukan oleh Satpol PP sebenarnya adalah hal wajar. Sebab Satpol PP memiliki wewenang untuk melakukan tindakan non-yustisial terhadap pihak yang melanggar Perda atau Perkada.

Memahami Pengertian Tindakan Non-Yustisial Petugas Satpol PP

Banyak orang yang belum memahami arti dari tindakan non-yustisial. Namun sebenarnya pengertian mengenai tindakan ini diatur di dalam peraturan perundang-undangan. Sehingga penindakan pelanggaran oleh Satpol PP memiliki dasar hukum.

Adapun peraturan yang menjelaskan pengertian tindakan nonyustisial adalah UU No. 23 tahun 2013 dan PP No. 16 tahun 2018. Pada prinsipnya penindakan non-yustisial adalah penindakan terhadap pelanggaran Perda atau Perkada.

Namun tindakan non-yustisial tidak sampai pada proses peradilan. Salah satu bentuk dari tindakan non-yustisial ini adalah razia. Karena pada dasarnya pihak yang dirazia tersebut melakukan pelanggaran terhadap Perda atau Perkada.

Tentu Anda sudah mengetahui bahwa setiap peraturan perundang-undangan di Indonesia mengikat secara hukum. Artinya pihak yang melanggar akan dikenakan sanksi. Dalam beberapa peraturan, sanksi tersebut bisa berupa pidana.

Namun penindakan yang dilakukan oleh Satpol PP tidak akan sampai pada tahap tersebut. Karena Satpol PP hanya akan melakukan tindakan non-yustisial kepada para pelanggar Perda atau Perkada.

Satuan Polisi Pamong Praja atau Satpol PP memang sering mendapatkan pandangan negatif dari masyarakat. Salah satu alasannya adalah karena Satpol PP seringkali melakukan tindakan razia.

Padahal tindakan yang dilakukan tersebut memiliki dasar hukumnya. Selain itu, sudah menjadi tugas dan tanggung jawab petugas Satpol PP untuk melakukan penindakan terhadap pihak yang melanggar Perda atau Perkada.

Pentingnya Sel Darah untuk Mencegah Kematian Akibat Covid19

Pandemi telah membuat kesehatan masyarakat terganggu. Banyak masalah medis tercatat di seluruh dunia dengan kasus harian sangat tinggi.

Pandemi telah membuat kesehatan masyarakat terganggu. Banyak masalah medis tercatat di seluruh dunia dengan kasus harian sangat tinggi. Bahkan, angka kematian selalu tinggi setiap harinya di setiap negara.

Sudah banyak upaya dilakukan untuk mencegah angka kematian semakin meningkat. Vaksin menjadi salah satu upaya untuk mencegah penyebaran covid19. Namun, faktanya angka kematian masih cukup tinggi.

Donor plasma darah menjadi salah satu upaya penting untuk memberikan kontribusi dalam dunia media. Biasanya, upaya ini dilakukan untuk mencegah hal yang lebih buruk. Lalu, seberapa pentingnya terapi ini?

Dunia Mengalami Kekurangan Donor Darah

Pandemi c19 telah tercatat pertama kali sejak akhir 2019 lalu di China. Tidak sampai satu bulan, virus c19 langsung menyebar ke seluruh dunia. Angka positif covid19 langsung melonjak dengan cepat.

Hal ini berpengaruh pada sektor medis, terutama pasokan darah. Data dari PMI menunjukkan bahwa pada 2020 ada kekurangan stok darah sebesar 50%. Ketakutan masyarakat untuk keluar rumah adalah alasannya.

Banyak orang tidak mau keluar karena takut terserang virus. Padahal, donor darah merupakan salah satu metode yang cukup efektif untuk terapi pasien covid. Sayangnya, ketersediaannya pada saat itu terbatas.

Tahun ini, vaksin telah hadir dalam berbagai merek untuk meningkatkan daya imun tubuh. Artinya, aktivitas luar rumah sudah mulai lebih aman. Donor darah juga dapat dilakukan setelah mengikuti vaksin.

Pentingnya ketersediaan darah sangat dirasakan dalam industri medis. Fungsinya dapat untuk memperbaiki sistem peredaran darah pada pasien. Angka kematian juga dapat dicegah jika ketersediaannya cukup.

Minimnya Donor dari Penyintas Covid19

Sebelumnya, sudah banyak digelar kampanye untuk melakukan donor plasma darah. Sayangnya, kampanye tersebut hanya diikuti oleh segelintir orang. Apalagi beberapa orang masih tidak percaya dengan angka kesembuhan melalui donor plasma.

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil pernah menyebutkan bahwa jumlah pendonor hanya mencapai 10% dari angka kesembuhan nasional. Artinya, jika ada 1 juta orang sembuh, hanya ada 100 ribu pendonor saja.

Jumlah ini jelas sangat sedikit jika dibandingkan angka kasus positif harian. Kasus harian nasional sempat menyentuh angka 40 ribu kasus. Belum lagi angka kematian yang juga masih tinggi.

Hal ini membuat dibutuhkannya kerjasama antar semua pihak. Bagi Anda yang sebelumnya telah sembuh maka dapat ikut sebagai pendonor. Tindakan ini dapat menyelamatkan banyak nyawa pasien lain.

Pentingnya keikutsertaan dari tokoh publik jadi salah satu kunci bagi masyarakat. Jika tokoh publik mau ikut donor plasma, maka masyarakat jauh lebih percaya. Hal tersebut juga dapat menyukseskan kampanye tersebut.

Harapannya adalah semakin banyak pasien yang sembuh maka semakin banyak pendonor. Dengan begitu, akan ada lebih banyak nyawa yang terselamatkan. Hal tersebut penting demi mengakhiri pandemi c19.

Syarat untuk Melakukan Donor Sel Darah

Untuk ikut sebagai pendonor, maka harus memenuhi syarat tertentu. Setidaknya ada beberapa syarat khusus yang perlu diperhatikan. Berikut adalah beberapa syarat jika Anda ingin ikut sebagai pendonor:

  1. Sembuh dari covid

Syarat paling utama adalah Anda telah dinyatakan sembuh dari c19. Ketika Anda sudah sembuh, maka daya imun akan lebih baik. Darah juga memiliki imunitas tinggi.

  1. Usia dan berat badan

Syarat lainnya adalah Anda berusia antara 18-60 tahun dengan berat badan tidak lebih dari 55 kg. Selain itu, Anda juga tidak sedang hamil atau memiliki keluhan.

  1. Sehat

Maksudnya adalah Anda tidak boleh memiliki penyakit komorbid berbahaya. Ditambah Anda tidak melakukan transfusi darah selama 6 bulan terakhir. Jika memenuhi syarat, Anda dapat ikut jadi pendonor.

Harapannya adalah bahwa semakin banyak pendonor semakin banyak angka kesembuhan. Mari kita ikut dalam mencegah kematian dengan mendonorkan plasma konvalasen. Ini menunjukkan bahwa darah untuk kemanusiaan sangat penting demi berakhirnya pandemi.

Pelaksanaan Vaksinasi Sebagai Langkah Melawan Pandemi Covid

Dengan meningkatnya target pemberian vaksin, semoga pandemi dapat segera berakhir dan kehidupan dapat kembali berjalan secara normal seperti.

Program vaksin terus diberlakukan sebagai salah satu langkah menyelesaikan pandemi covid-19 di Indonesia. Pemerintah sendiri telah menerapkan sasaran terkait jumlah suntikan vaksin yang harus dilakukan.

Vaksin memang telah terbukti memberikan efek positif terhadap proses penyelesaian pandemi. Oleh karena itu pemerintah terus berupa agar masyarakat yang menerima vaksin terus bertambah setiap harinya.

Beberapa negara bahkan telah berhasil keluar dari status pandemi berkat program vaksin yang dilakukan. Indonesia juga tentunya ingin segera keluar dari situasi pandemi yang begitu memberatkan bagi banyak orang ini.

Karena itulah sasaran vaksin juga ditambah. Hal ini guna mempercepat proses penyelesaian pandemi. Sehingga kehidupan di Indonesia dapat kembali berjalan secara normal seperti sebelum masa pandemi berlangsung.

Peran Vaksin Dalam Menyukseskan Herd Immunity Indonesia

Salah satu cara untuk keluar dari kondisi pandemi adalah dengan mencapai herd immunity. Herd immunity atau kekebalan kelompok adalah kondisi sebagian besar populasi kebal terhadap penyakit.

Sehingga dengan begitu, potensi penularan penyakit bisa diminimalisir. Kekebalan dapat terbentuk secara alamiah atau dengan bantuan vaksin. Namun pembentukan kekebalan kelompok secara alami sangat berbahaya.

Sebab dalam pembentukan kekebalan kelompok secara alami, masyarakat akan dibiarkan terkena oleh penyakit tersebut. Setelah terkena dan sembuh, diharapkan masyarakat bisa memiliki kekebalan yang terbentuk secara alami.

Namun kebijakan ini berpotensi membahayakan nyawa masyarakat. Sebab ada potensi penyakit yang menginfeksi justru memiliki gejala parah dan berakibat pada kematian. Oleh karena itu, vaksin digunakan untuk membentuk kekebalan kelompok.

Dengan vaksin, imun tubuh terhadap suatu penyakit dapat dibentuk tanpa harus mengalami gejala parah. Sehingga potensi bahaya yang akan dialami masyarakat dapat dihilangkan dengan menggunakan vaksin.

Vaksin sendiri sebenarnya adalah virus dari suatu penyakit yang dilemahkan. Sehingga ketika vaksin masuk ke dalam tubuh, sistem daya tahan tubuh akan bekerja layaknya tubuh terkena virus sungguhan.

Namun karena virus sudah dilemahkan, maka tidak akan memunculkan gejala yang berbahaya. Meski begitu, daya tahan tubuh yang terbentuk tetap memiliki kekuatan melawan virus penyakit sungguhan.

Proses Pelaksanaan Vaksin di Indonesia

Untuk bisa mencapai target yang diterapkan, pemerintah terus berupaya menggalakkan program vaksin. Per tanggal 3 Agustus 2021, Indonesia sudah memberikan vaksin dosis pertama pada lebih dari 47 juta orang.

Sementara untuk bisa mencapai kekebalan kelompok, sebanyak 208,25 juta orang Indonesia harus menerima vaksin. Sehingga bisa dikatakan saat ini, pencapaian vaksin baru sekitar 20 persen.

Meski begitu angka ini akan terus bertambah setiap harinya. Untuk rata-rata pemberian dosis vaksin per hari saat ini sudah mencapai sekitar 2 juta per hari.

Pemerintah menargetkan untuk bisa mencapai 2 juta pemberian vaksin per hari untuk mempercepat tercapainya kekebalan kelompok. Meski untuk melakukan hal tersebut tidak akan bisa dibilang mudah.

Karena ada banyak faktor yang mempengaruhi kecepatan proses vaksinasi di Indonesia. Mulai dari stok vaksin, tenaga medis hingga masyarakat yang saat ini masih menolak untuk divaksin.

Penolakan vaksin memang masih terjadi di beberapa golongan masyarakat. Penyebab penolakan juga beragam. Mulai dari perasaan takut, ketidakpercayaan hingga kekeliruan dalam mendapatkan informasi.

Padahal dengan ikut menyukseskan vaksin, maka kekebalan kelompok akan bisa segera tercapai. Oleh karena itu, bagi Anda yang belum vaksin bisa segera melakukan vaksin ke tempat terdekat.

Kondisi pandemi yang sudah terjadi sejak awal tahun 2020 telah membawa banyak dampak buruk bagi masyarakat. Mulai dari tingginya angka kematian, pemutusan hubungan kerja dan menurunnya aktivitas ekonomi.

Segala bentuk upaya sebagai proses mempercepat menyelesaikan pandemi harus dilakukan. Dengan begitu pandemi covid-19 dapat segera berakhir dan kehidupan dapat kembali berjalan secara normal seperti sebelumnya.