Hi, How Can We Help You?

Category Archives: Business

Pakaian Menjelang Imlek, Adakah Pakaian Imlek Ramah Lingkungan?

Persiapan imlek selalu menjadi salah satu momen yang sangat menyenangkan. Perayaan ini selalu dinantikan bukan hanya bagi penganutnya. Banyak orang juga merayakannya karena ada banyak event khusus yang bisa dinikmati. Bagi etnis Tionghoa, imlek jelas menjadi momen saling berbagi bersama keluarga. Selain itu, ada yang menarik dari perayaan ini. Ya, hampir semua yang berbau imlek menggunakan elemen warna merah.

Salah satu yang digunakan adalah pakaian imlek. Jika diperhatikan, pakaian ini cukup unik karena memiliki ciri khas Tionghoa. Saat ini, banyak pakaian imlek yang sudah menggunakan konsep sustainable fashion.

Cheongsam Sebagai Pakaian Imlek

Ini adalah busana yang sangat identic dengan imlek. Sekarang, ada banyak pilihan baik warna maupun motif yang bisa dipilih. Bahkan, bahan yang digunakan juga semakin berkembang. Namun, jika ingin mendapatkan busana yang menarik maka tidak bisa asal memilihnya. Bagi perempuan, maka harus memilih busana yang mampu menyesuaikan siluet tubuh. Itu juga akan memberikan kesan berbeda.

Selain itu, busana tersebut juga memiliki beberapa tipe seperti gaya tomboy dan juga two pieces. Untuk memperlihatkan kesan anggun, maka pilihlah busana two pieces dengan gaya peplum. Selain itu, perlu diketahui bahwa busana ini tidak harus selalu berwarna merah. Memang, imlek identic dengan warna merah. Namun, jika ingin memberikan suasana dan kesan berbeda bisa menggunakan warna lain.

Memilih Kaos Ramah Lingkungan

Kesadaran akan lingkungan terus meningkat dari waktu ke waktu. Hal tersebut membuat pemilihan busana ini juga diperhatikan. Sudah banyak orang mulai memilih busana imlek ramah lingkungan. Selain itu, hal ini juga didukung dengan banyaknya bahan yang memang ramah lingkungan. Bahan-bahan ini bahkan tidak merusak lingkungan meskipun sudah tidak digunakan kembali menjadi busana.

Singapura menjadi salah satu Negara yang telah memiliki kesadaran tinggi akan sustainable fashion. Banyak toko menyediakan layanan sustainable fashion karena perhatian dan permintaan semakin meningkat. Hal ini kemudian dimanfaatkan untuk melakukan kampanye lanjutan. Selain itu, upaya tersebut juga dilakukan demi meminimalisir penggunaan set pakaian baru setiap tahun baru imlek tiba.

Fashion yang Terbuat dari Bahan Tencel

Ya, ini merupakan bahan yang sering dijadikan sebagai busana. Menariknya, bahan ini memiliki banyak jenis dan kelebihan. Salah satunya adalah jenis Lyocell dengan karakteristik lembut sehingga lebih nyaman dipakai. Bahan ini banyak dipakai karena secara umum memiliki berbagai kelebihan. Menariknya, ini juga merupakan salah satu bahan yang dapat diproduksi secara berkelanjutan. Artinya, tidak akan menimbulkan limbah lingkungan.

Bahan tersebut juga cukup mudah dalam hal perawatan. Salah satu hal yang penting diperhatikan adalah penggunaan dry clean saat mencucinya. Dengan begitu, bahan tersebut bisa lebih awet. Selain itu, bahan tersebut juga sering dipakai untuk membuat busana imlek karena mudah dikombinasikan. Tidak heran jika berbagai toko selalu menyediakan busana dari bahan ini.

Busana dari Candimas Serat Selulosa

Perlu diketahui bahwa ini adalah bahan yang terbuat dari TencelTM di mana hasil dari serat selulosa. Serat selulosa tersebut dihasilkan dari kayu eukaliptus sehingga memiliki kualitas dan daya tahan kuat. Benang ini juga termasuk ke dalam bahan berkelanjutan. Tentu saja hal tersebut juga akan memberikan kelebihan karena tidak menimbulkan limbah. Bahkan, benang tersebut sangat cocok untuk berbagai kebutuhan busana.

Banyak pakaian imlek juga menggunakan benang tersebut. Karakteristiknya adalah lembut serta dingin saat menyentuh kulit. Menariknya, bagian permukaannya terlihat berkilau sehingga memperlihatkan kesan mewah. Bahan berkelanjutan memang mulai banyak digunakan demi mengurangi limbah lingkungan. Busana imlek sekalipun bahkan menggunakan berbagai bahan berkelanjutan. Salah satunya adalah candimas dengan kualitas tinggi yang diproduksi oleh Lakumas.

Menjaga Imun Tubuh dengan Berolahraga

Salah satu cara untuk memaksimalkan produktivitas kerja adalah tingkatkan imun lawan covid. Anda tentu sudah paham bahwa virus baru ini telah memberikan dampak luar biasa pada berbagai sektor kehidupan termasuk industri, perekonomian, pariwisata, pendidikan, dan lain sebagainya. Hal terpenting dalam menghadapi pandemi adalah menjaga kesehatan diri.

Caranya yaitu dengan menerapkan protokol kesehatan covid-19. Selain itu meningkatkan imunitas dengan berolahraga juga sangat berperan agar Anda tidak tertular virus dari China tersebut. Olahraga didefinisikan sebagai aktivitas olah tubuh yang dapat memberikan efek positif bagi kesehatan secara menyeluruh. Kegiatan ini dianjurkan oleh praktisi kesehatan agar dilakukan secara rutin.

Tujuannya tentu saja agar badan menjadi lebih sehat dan bugar. Dengan demikian Anda dapat menjalankan aktivitas dengan baik dan lancar tanpa adanya gangguan kesehatan. Tidak hanya kesehatan jasmani, olahraga juga memberikan efek pada kondisi rohani. Karena tujuan olahraga adalah meningkatkan kesehatan raga dan jiwa secara keseluruhan.

 

Olahraga yang Cocok untuk Meningkatkan Imunitas Tubuh

Tingkatkan imun lawan covid dengan menjalankan aktivitas fisik secara rutin. Ada banyak jenis aktivitas olah fisik yang bisa dilakukan. Namun pada masa pandemi alangkah baiknya Anda berolahraga di rumah agar risiko penularan lebih rendah. Untuk meningkatkan daya tahan tubuh alias imunitas, sebaiknya memilih jenis latihan berintensitas ringan hingga sedang.

Ciri-cirinya yaitu jika Anda masih bisa berbicara saat sedang melakukan aktivitas olah fisik tersebut. Contoh jenis olahraga berintensitas ringan hingga sedang adalah berjalan kaki, jogging di sekitar rumah, atau yoga. Bersepeda dengan intensitas sedang juga bisa menjadi pilihan. Namun pastikan Anda tidak berkerumun saat bersepeda di luar rumah.

 

Manfaat Olahraga Teratur bagi Tubuh

Ketika melakukan kegiatan olah tubuh, tentu ada beragam manfaat yang akan Anda rasakan. Aktivitas ini dapat menjaga tubuh dari berbagai serangan penyakit karena kekebalan yang meningkat. Sistem kekebalan menjaga Anda dari infeksi berbagai virus, bakteri, maupun benda asing lainnya yang berpotensi membahayakan kesehatan.

Begitu juga dengan virus covid-19 yang bisa menginfeksi siapa saja. Dengan melakukan olah fisik secara teratur Anda dapat tingkatkan imun untuk lawan covid. Selain meningkatkan kekebalan, latihan secara teratur juga dapat membuat postur badan lebih baik. Berbagai gerakan yang Anda lakukan bisa menjadikan badan lebih fleksibel dan tidak kaku.

Sehingga otot-otot selalu dilatih dan mampu bekerja dengan baik. Latihan secara rutin juga membuat badan terhindar dari penumpukan lemak jahat yang menyebabkan obesitas. Anda tentu tahu bahwa obesitas dapat memicu berbagai penyakit seperti jantung, hipertensi, dan sebagainya. Bagi anak-anak, olahraga berperan penting untuk mengoptimalkan pertumbuhan.

 

Berolahraga Saat Perut Kosong, Benarkah?

Untuk tingkatkan imun lawan covid, lakukan aktivitas olah tubuh dengan teratur. Ada anggapan bahwa olahraga saat perut kosong lebih baik karena dapat membakar kalori dan lemak lebih banyak. Hal tersebut sebenarnya kurang tepat karena saat perut kosong justru badan akan lemas bahkan berisiko mual hingga pingsan pada latihan intensitas tinggi.

Tidak ada salahnya makan sebelum berolahraga, tetapi beri jeda sekitar 2 jam setelah makan baru latihan. Tentunya Anda perlu memilih jenis makanan yang tidak terlalu berat. Untuk olah fisik ringan seperti berjalan kaki, berolahraga dalam kondisi perut kosong tidak terlalu masalah.

Memasuki era new normal, aktivitas perkantoran mulai kembali berjalan seperti biasa. Lakumas sebagai perusahaan yang memperhatikan perkembangan terus berupaya menerapkan protokol kesehatan bagi para karyawan. Lakumas juga menerapkan protokol terkait jam kerja. Daya tahan tubuh karyawan harus tetap terjaga dengan olahraga sehingga bisa maju bersama Lakumas.

 

Sosial Media dan Mental Health

Seiring perkembangan sosmed dari waktu ke waktu, netizen diharapkan mampu cerdas bermedsos. Sosial media dapat diartikan platform atau tempat dimana orang-orang bisa berinteraksi satu sama lain secara online tanpa mengenal batas ruang dan waktu. Berkat platform ini, Anda dapat berkomunikasi dengan orang lain dari belahan dunia manapun secara mudah.

Pengaruh sosmed dalam kehidupan manusia sehari-hari sangat banyak. Anda bisa berinteraksi dengan siapapun dari wilayah manapun secara mudah dan murah. Berbagai informasi penting juga bisa disampaikan dengan cepat melalui platform ini. Sosmed juga menjadi tempat untuk mengekspresikan diri dengan leluasa.

Namun sosmed layaknya pisau yang berarti juga memiliki dampak negatif terhadap individu. Salah satunya yaitu dampak buruknya pada kesehatan mental alias mental health. Maka untuk menghindarinya setiap orang harus mampu bijaksana dalam menggunakan sosial media agar bisa diambil manfaatnya tanpa harus menerima risiko buruknya.

 

Manfaat Sosial Media bagi Kehidupan

Ada banyak manfaat positif yang bisa diambil dari sosial media. Kendari demikian, Anda perlu tahu bagaimana cara cerdas bermedsos untuk memaksimalkan keuntungan saat menggunakannya. Sisi positif platform daring ini antara lain memungkinkan Anda untuk menunjukkan ekspresi diri baik itu dalam bentuk tulisan, foto, maupun video.

Belakangan platform ini juga dimanfaatkan sebagai tempat pemasaran oleh para pelaku bisnis. Berkat kemudahan dengan sifatnya yang murah, siapapun kini bisa memasarkan produk dengan jangkauan luas tanpa batas. Sosmed juga memungkinkan Anda memperoleh koneksi seluas-luasnya sehingga dapat meningkatkan kualitas diri.

 

Dampak Sosial Media dan Cara Mengatasinya

Selain manfaat, sosmed juga memiliki sisi lain yang dapat menimbulkan dampak negatif bagi penggunanya. Salah satu yang paling menonjol dan menjadi perhatian saat ini adalah dampaknya bagi mental health. Banyak penelitian menunjukkan bahwa sosial media berpengaruh pada kondisi mental terutama pada pengguna remaja.

Namun tidak hanya remaja saja, siapapun yang tidak dapat cerdas bermedsos juga bisa mengalami risiko gangguan mental health. Misalnya merasa kesepian, gangguan kecemasan, tidak bahagia, bahkan sampai depresi. Hal-hal tersebut tentunya justru malah mendatangkan kerugian bagi para pengguna media sosial.

Dampak buruk lainnya adalah kecanduan media sosial. Banyak orang menghabiskan berjam-jam untuk menatap layar gadget. Indikasi kecanduan bisa ditandai dengan mudah terpengaruh emosinya seperti gelisah atau cemas dan mulai mengabaikan kehidupan nyatanya. Untuk mengatasinya, Anda perlu membatasi diri mengakses sosmed dan lebih memperbanyak berinteraksi lewat dunia nyata.

 

Hoax yang ada di Sosial Media

Beberapa tahun ke belakang, banyak sekali beredar isu-isu meresahkan yang tidak benar. Ini bisa dikatakan dengan kabar bohong alias hoax yang berpotensi merugikan pribadi atau kelompok tertentu. Dengan adanya berbagai isu tersebut, banyak pihak mendorong setiap pengguna internet untuk tangkal hoax.

Ada beberapa cara agar Anda terhindar dari berita hoax bahkan menyebarkannya. Pertama, jangan mudah terpengaruh jika membaca berita provokatif. Sebaiknya Anda memeriksa apakah media yang menyebarkan memiliki kredibilitas dan reputasi baik. Selain itu, perlu juga memeriksa data dan fakta apakah sesuai atau tidak. Intinya, jangan mudah terpancing dengan hal-hal provokatif.

Perkembangan media sosial dari tahun ke tahun semakin maju. Ini merupakan salah satu bagian dari perkembangan era yang mana setiap orang perlu beradaptasi agar tidak ketinggalan. Inilah yang dilakukan Lakumas agar senantiasa berjalan selaras dengan modernisasi. Lakumas memanfaatkan sosial media untuk memperluas jaringan.

Tentunya Lakumas memanfaatkan platform ini dengan pengelolaan yang baik sehingga mampu menjadi channel baru bagi perusahaan. Sehingga perusahaan dapat berinteraksi secara efektif dengan cara berbeda. Pemanfaatan sosial media secara positif akan membawa Anda maju bersama Lakumas dan menyongsong masa depan cerah.

 

 

 

 

 

 

 

Akankah Vaksin Covid-19 Menyelesaikan Wabah Pandemi dan Dampaknya?

Vaksinasi Covid19Untuk Indonesia maju, Lakumas mendukung langkah pemerintah untuk menekan laju pertambahan korban covid-19 melalui upaya vaksinasi. Vaksin merupakan senyawa yang sengaja disuntikkan ke dalam tubuh untuk membuat kekebalan menjadi lebih kuat.

Sementara itu vaksin covid-19 adalah senyawa yang setelah sekian lama pandemi corona menghantui dunia, akhirnya dipublikasikan. Menghadapi krisis secara global tentu saja bukan hal mudah untuk mengambil keputusan besar menciptakan vaksin bagi banyak orang.

Lantas kini Indonesia maju sebagai salah satu negara cara yang mengupayakan vaksin gratis kepada beberapa orang. Satu demi satu tokoh masyarakat menyatakan bersedia menerima vaksin untuk menghilangkan kecemasan masyarakat terhadap terjadinya kegagalan.

Tipe-tipe Vaksin Corona

Indonesia dan dunia menerima berbagai jenis vaksin covid-19 dari berbagai sumber, diantaranya:

  1. AstraZeneca Oxford ini tidak memiliki pantangan sekalipun disuntikkan pada penderita penyakit kronis. Akan tetapi, kelemahannya memerlukan suntikan penguat dari waktu ke waktu selama sementara saja.
  2. Sinopharm China National Pharmaceutical Group Corporation diklaim sebagai vaksin dengan kualitas terbaik yang mampu mematikan virus corona. Menjadi negara pertama terjangkit corona tentu membuat China banyak belajar.
  3. Moderna Amerika Serikat yang hanya cocok bagi target di atas usia 18 tahun dengan dua kali suntikan setelah 28 hari penyuntikan awal. Orang-orang dengan alergi parah tidak dianjurkan memilih antibodi ini untuk hadapi covid-19.

Serta masih ada vaksin covid-19 lainnya, seperti pfizer-biontech, sinovac, novavax, dan vaksin dari Bio Farma. Adapun prioritas yang akan divaksin di Indonesia adalah tenaga medis, TNI/Polri, masyarakat dengan risiko terpapar cukup tinggi, kemudian masyarakat dalam kategori lainnya.

Menurut pakar kesehatan, Elizabeth Jane Soepardi, langkah melakukan vaksinasi adalah keputusan tepat asalkan dilakukan oleh ahlinya. Lebih lanjut ia menegaskan masyarakat harus mempercayai pemerintah karena Indonesia telah berpengalaman selama 70 tahun dalam dunia vaksinasi.

Sementara berdasarkan pendapat pakar ekonomi seharusnya para pegiat ekonomi dimasukkan menjadi prioritas setelah vaksinasi pada tenaga kesehatan. Hal ini berpengaruh terhadap perkembangan laju perekonomian tanah air yang perlahan lumpuh di tengah pandemi corona.

Kapan Indonesia Bebas Corona?

Lantas kapan kiranya Indonesia benar-benar terbebas dari ancaman virus corona? Demi memperoleh jawaban pasti, semua pihak harus bekerja sama untuk menjalankan protokol kesehatan. Bagi yang terpapar harus berusaha sembuh sementara yang tidak harus mencegah.

Gerakan maju bersama Lakumas salah satunya mendukung langkah pemerintah untuk berusaha memulihkan kesehatan serta perekonomian Indonesia. Secara fisik, tentu sangat diharapkan vaksinasi dapat mempertebal sistem imunitas sendiri setiap orang, terutama profesi rentan.

Sementara itu lebih jauh, dalam segi psikologis masyarakat tentu saja adanya vaksinasi menjadi titik terang atas kekhawatiran selama ini. Apabila langkah para tokoh untuk menjadi orang pertama yang menerima vaksin dilakukan maka masyarakat akan semakin yakin mencontohnya.

Dampak yang paling diharapkan oleh semua orang adalah roda perekonomian kembali berputar pada porosnya. Orang-orang yang di PHK semoga dapat memperoleh penghasilan baru, kemudian para pencari kerja maupun pemilik usaha dimudahkan setiap upayanya.

Lakumas selaku industri tekstil 4.0 mendukung penuh upaya pemerintah untuk kembali menyehatkan masyarakat sekaligus menstabilkan perekonomian. Berbagai upaya tersebut tidak mudah direalisasikan tanpa dukungan serta kesadaran masyarakat secara utuh.

Untuk itu, mari melangkah bersama pemerintah dalam memulihkan Indonesia tercinta. Mari maju bersama Lakumas dan dukung serta percaya penuh niat baik pemerintah untuk menuntaskan kesedihan menahun serta krisis ekonomi global yang menjangkit semua kalangan.

Sunset Industry : Textile di Indonesia

Industri textile tanah air setidaknya harus memenuhi kriteria benang ramah lingkungan agar tidak masuk ke dalam kategori sunset industry. Istilah matahari terbenam ini digunakan sebagai simbolis suatu industri sudah tidak bisa bersaing di tengah kemajuan zaman.

Sunset Industry Textile di Indonesia

Sunset industry merupakan kebalikan dari sunrise industry atau berbagai industri yang mampu bertahan serta menyesuaikan dengan zaman. Kebutuhan manusia akan bahan pakaian menjadikan tekstil tidak termasuk industri matahari terbenam, namun bisa terbenam.

Jika mempertahankan style lama yang tergerus kemajuan zaman maka bisnis dalam bidang apa saja tidak mampu bertahan pada era modern. Terlebih di zaman serba teknologi ini semua usaha dipaksa harus menyesuaikan diri agar mampu bertahan dari pesaing lama maupun baru.

Maju bersama Lakumas dalam bisnis industri 4.0 merupakan masa depan cerah terhadap perekonomian tanah air. Masyarakat dalam melihat sendiri bagaimana berbagai bisnis bertumbangan ketika mereka tidak mampu beradaptasi dengan zaman, contohnya Nokia.

Kriteria Sunset Industry

Semua industri nampaknya berpotensi menjadi salah satu sunset industry, apabila kondisinya seperti ini:

  1. Perkembangan Lamban

Bisnisnya bisa jenis lama maupun baru, namun keduanya dikatakan terbenam apabila mengalami perkembangan amat lambat. Untuk maju bersama Lakumas, perusahaan menciptakan terobosan demi membuat gebrakan agar usaha terus terang di antara gempuran zaman.

  1. Modal Minim

Kehabisan modal adalah permasalahan fatal ketika suatu bisnis tidak lagi berkembang. Jika sudah terjadi seperti ini bukan tidak mungkin perusahaan lain tertarik mengakuisisi karena melihat potensi masa depan cerah apabila dikelola di tangan orang lebih tepat.

  1. Tidak Ada Inovasi

Tentu saja yang menjadi permasalahan dasar adalah ketika pemilik usaha enggan membuat kebaruan. Padahal dalam dunia tekstil saja, gebrakan benang ramah lingkungan akan berperan besar terhadap masa depan usaha serta keasrian lingkungan hidup di sekitar kita.

Secara tegas tekstil dapat dikatakan mengikuti perkembangan industri 4.0 sehingga bukan termasuk sunset industry. Pakaian selalu mengikuti trend, dari yang mahal hingga paling murah diupayakan sedemikian rupa supaya seutuhnya dapat memenuhi kebutuhan publik.

Kawan Tekstil Jangan Sampai Tenggelam

Langkah maju bersama Lakumas dalam mengembangkan tekstil sebagai industri 4.0 bukan tebak-tebakan belaka. ICAEW atau The Institute of Chartered Accountants in England and Wales mengutarakan bahwa ada 3 komponen yang buat bisnis bisa bertahan saat ini:

  1. Trust
  2. Talent
  3. Technology

Kepercayaan adalah kunci utama karena itu menjadi modal transaksi dapat terjadi. Untuk mendapatkan kepercayaan dibutuhkan tenaga kerja profesional serta Andal. Kerja para pegawai akan semakin optimal ketika ditopang dengan dukungan teknologi agar sasaran terpenuhi.

Untuk mencegah terperosoknya textile industry ke dalam jurang matahari terbenam, peranan semua pihak sangat penting. Untuk perusahaannya sendiri wajib mengikuti perkembangan masyarakat demi menentukan produk hingga cara memasarkannya kemudian.

Sementara untuk publik mesti membuka diri pada teknologi dan beralih perlahan dari jual beli konvensional ke online. Namun, tentu saja tidak 100% berhenti berbelanja ke toko. Hanya saja pengetahuan transaksi daring lebih membantu ketika Anda ingin membeli suatu barang jauh.

Lakumas adalah salah satu perusahaan tekstil yang berupaya terus memenuhi kebutuhan masyarakat di tengah era 4.0. Berbagai promosi hingga pemasaran dilakukan daring, bahkan sistem kerja seluruh karyawannya dilakukan tidak langsung atau melalui sambungan call.

Saat ini sudah bukan waktunya mengagungkan perjalanan bisnis senior dan junior. Untuk maju bersama Lakumas, sudah waktunya membuka diri lebih luas lagi.