Hi, How Can We Help You?

Author Archives: LAKUMAS

Warga Betawi Pasti Setuju Kalau Pakaian Adat Ini Masih Populer

Warga betawi memiliki banyak budaya yang perlu dilestarikan. Jika melihat pada kondisi sekarang, hanya sedikit orang yang menyadari hal tersebut.

Memang pakaian yang termasuk ke dalam budaya warga betawi ini masih populer. Namun popularitasnya terus mengalami penurunan.

Kondisi ini terjadi menyusul kemajuan teknologi yang terjadi. dengan adanya kemajuan teknologi, kebanyakan orang lebih memilih budaya luar dibandingkan yang berasal dari warga betawi.

Sekarang, jumlah masyarakat yang peduli akan budaya asli betawi memang bertambah. Namun pertambahannya belum terjadi secara signifikan.

Jika dilihat, penambahan jumlah masyarakat yang memiliki kecintaan terhadap budaya memang sangat sedikit. Oleh karena itu, diperlukan upaya bersama untuk menambah jumlah tersebut.

Pakaian Adat Jakarta yang Masih Populer Bagi Warga Betawi

Jika melihat pada budaya asli betawi, terdapat beberapa pakaian yang popularitasnya masih bertahan. Pakaian tersebut seperti baju sadariah, celana pangsi, busana pengantin, kain batik betawi, baju tikim, baju demang, dan kebaya endim.

Anda yang bukan asli dari betawi pasti tidak menyadarinya. Kesadaran akan hal ini tentu penting agar budaya baik ini bisa dilestarikan. Oleh sebab itu, berikut penjelasannya.

  1. Baju Sadariah

Baju sadariah adalah pakaian asli betawi pertama yang bisa dibahas. sadariah sendiri merupakan atasan yang sering digunakan oleh warga betawi.

Normalnya baju sadariah akan dipadukan dengan peci dan sorban. Agar kesan betawi lebih menonjol, penggunaan peci warna merah biasanya sering dilakukan.

  1. Celana Pangsi

Selain baju sadariah, celana pangsi juga layak dimasukkan. Celana ini sendiri memang jarang digunakan pada acara formal.

Namun untuk aktivitas keseharian, celana pangsi masih sering digunakan. Itu karena, celana ini memiliki karakteristik yang sangat nyaman. Bahannya yang tipis membuat seseorang tidak akan gerah ketika memakainya.

  1. Busana Pengantin

Celana pangsi dan busana pengantin adalah dua hal yang tidak bisa dipisahkan. Itu karena, pakaian pengantin asli betawi menggunakan celana tipe pangsi di bagian bawah.

Tentu busana pengantin sendiri sangat wajib dimasukkan ketika membahas pakaian adat betawi yang masih populer. Itu karena warga betawi masih sering menggunakan pakaian ini.

  1. Kain Sarung Batik

Kain sarung batik jelas lebih populer dibandingkan penggunaan busana pengantin. Itu karena kain sarung batik ini hampir setiap hari digunakan oleh pria betawi. Kain sarung batik sendiri biasanya terbuat dari kain batik betawi.

Kain batik betawi ini memiliki banyak keunggulan. Salah satunya terletak pada bahannya yang cukup tebal. Ini membuat kerusakan tidak akan sering terjadi.

  1. Baju Tikim

Baju tikim adalah pakaian yang sering digunakan oleh ahli bela diri betawi di masa lalu. Walaupun sekarang ahli bela diri sangat jarang menggunakannya, ada banyak masyarakat umum yang memakai pakaian ini.

Jika anda tinggal di daerah betawi, pasti sering terlihat masyarakat yang memakai baju tikim. Ini wajar mengingat baju tikim sendiri sangat nyaman ketika digunakan.

  1. Baju Demang

Baju demang juga layak dibahas ketika mengulas tentang pakaian betawi yang masih populer. Popularitasnya juga sukses menyaingi baju tikim.

Baju demang sendiri biasanya digunakan untuk acara formal. Normalnya baju ini dipakai dengan menambahkan kain batik betawi di bagian bawah.

  1. Kebaya Endim

Jika pria betawi menggunakan baju demang, wanitanya akan menggunakan kebaya endim. Pakaian ini sendiri memiliki bentuk yang sangat khas.

Selain itu, warna dari kebaya endim sendiri sangat bervariasi. Seseorang bisa menggunakan kebaya berwarna tenang maupun cerah.

Ada baiknya budaya di atas termasuk kebaya endim coba dilestarikan. Jika tidak dilestarikan, pakaian-pakaian tersebut bisa saja hilang. ingat, setiap orang Indonesia walaupun bukan warga betawi memiliki kewajiban untuk melestarikannya.

PRESIDEN JOKOWI KENAKAN PAKAIAN ADAT DARI BENANG CANDIMAS BERBAHAN TENCEL PRODUKSI PT LAKSANA KURNIA MANDIRI SEJATI SAAT KUNJUNGAN KE NGADA, NTT

1 Juni 2022, Bapak Presiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Ngada, Nusa Tenggara Timur. Dalam kunjungannya tersebut Bapak Presiden ditemani oleh Ibu Iriana mengenakan Pakaian adat daerah bajawa yang dipersiapkan oleh Rumah Tenun Indigo Ikat berupa Sapu dan Lue (Sarung dan Selempang). Adapun motif pakaian yang dikenakan Bapak dan Ibu Presiden adalah motif kuda besar, motif tersebuat merupakan simbol kepemimpinan yang telah mencapai tahapan tertinggi.

Kain yang menjadi bahan pembuatan Sapu dan Lue ini dipersiapkan oleh Bupati Ngada 3 bulan sebelumnya secara khusus dengan bahan dan persiapan spiritual. Mengapa? karena untuk membuat kain dengan strata tinggi, pembuat harus mematuhi syarat adat dengan membuat ritual untuk setiap tahapannya. Setelah proses tenun selesai menghasilkan kain. Kain siap untuk ritual khusus pelepasan. Penenun percaya hal ini untuk kesalamatan baik bagi penenun maupun orang yang akan mengenakan pakaian adat tersebut.

Proses pembuatan yang memakan waktu 3 bulan ini dilakukan di Langa dengan arahan Mama Monika dan dibantu oleh anggota Rumah Tenun Indigo Ikat Langa. Adapun kain yang dipersiapkan tersebut merupakan kain dari benang candimas yang berbahan Tencel produksi PT Laksana Kurnia Mandiri Sejati (Lakumas). Benang Candimas dipilih oleh Mama Monika tentu karena kualitasnya yang unggul, kain ini memiliki beberapa kelebihan diantaranya, penyerapan warna alamnya lebih kuat, kain lebih ringan, halus dan nyaman di kulit serta tidak mudah kusut, benang lebih cepat kering saat proses pewarnaan alami.

Benang Candimas berbahan Tencel produksi Lakumas ini memang menjadi primadona untuk dijadikan kain tradisional. Pengrajin berpendapat kualitas benang candimas diibaratkan sebagai benang substitusi benang sutera. Benang candimas banyak dipakai oleh pengrajin untuk membuat kain tradisional seperti kain tradisional Endek dari Bali, kain tenun Sumba, tenun ikat Banyumas yang semuanya masih menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM) dalam pembuatannya. Hal ini menjadi nilai unik tersendiri dikarenakan pembuatan pola digunakan manual oleh tangan.

PT Lakumas percaya akan budaya bangsa Indonesia yang menjadi kekayaan dan kebanggaan kita sebagai Warga Negara untuk dikenal baik itu di Indonesia dan secara luas di Mancanegara. Budaya ini merupakan nilai luhur yang wajib kita lestarikan hal itulah yang terus Bapak Presiden Joko Widodo ajarkan melalui contoh konkret pada beberapa kegiatan kunjungan kerja maupun upacara Kenegaraan. Lakumas akan terus berinovasi dan mendukung pengrajin UMKM di Indonesia untuk terus berkarya menghasilan produk kain unggulan yang memiliki kualitas terbaik untuk dapat dinikmati oleh pecinta kain dan budaya Indonesia.

Hadapi Pemilu 2024, Inilah Langkah Parpol dan Kader Menarik Perhatian Rakyat

Menuju pemilihan ulang di tahun 2024, mulai bingung mengatur strategi untuk menarik perhatian rakyat. Persiapan dimulai dari kembali mengenalkan visi dan misi hingga melakukan banyak blusukan secara dadakan.

Pemilu merupakan sebuah agenda yang dilakukan sebuah negara dalam kurun waktu tertentu. Indonesia sendiri melakukannya setiap 5 tahun sekali. Umumnya pemilihan dilakukan setelah periode jabatan berakhir.

Selain pemilihan presiden, beberapa jenis pemilu dengan memanfaatkan kader juga dilakukan dalam pemungutan suara. Seperti pada pemilihan bupati, gubernur, bahkan anggota dewan. Oleh karena itu, lantas bagaimana siasat parpol menghadapi pemilu 2024?

Menarik Perhatian Rakyat dengan Pendekatan Visual

Bukan rahasia lagi jika dalam proses pemilihan umum selalu diberlakukan tindakan istimewa untuk menarik perhatian rakyat. Terlebih saat ini progres pengenalan parpol melalui penyampaian visi misi sangat umum dilakukan.

Maraknya anggota politik yang berusaha mengambil simpati masyarakat melalui visi misi. Membuat cara ini sudah tidak begitu efektif. Pasalnya, beberapa orang kurang menyukai dan tidak begitu memahami maksud dan tujuan yang disampaikan.

Langkah terbaru yang memberikan efek terhadap hasil parpol sekarang ini adalah blusukan. Sebab turun ke jalan dan melihat secara langsung keadaan masyarakat. Membuat nilai dan kepedulian terhadap nasib rakyat seolah tertonjolkan.

Padahal, cukup banyak parpol yang melakukan blusukan dengan tujuan menarik perhatian rakyat hanya pada masa pengenalan saja. Selebihnya setelah pengangkatan selesai, kunjungan rutin jarang terjadi. Bahkan, kedekatan Bersama rakyat semakin berkurang.

Selama keadaan pandemi, blusukan jarang terjadi. Kreativitas partai politik lebih banyak diinovasikan dengan kunjungan secara online. Beberapa melakukan panggilan atau live melalui media sosial untuk menyapa masyarakat.

Meski begitu, masih terdapat banyak hal-hal buruk terkait proses pungut suara dalam pemilu. Sebab, sudah bukan menjadi rahasia lagi jika dalam setiap periode pemilihan selalu ada pembagian uang berkala kepada masyarakat.

Tujuannya untuk membeli suara dalam pemilihan. Meskipun jumlahnya tidak seberapa, namun jika dibagikan kepada hampir seluruh masyarakat di Indonesia. Tentu calon anggota partai politik membutuhkan dana yang tidak sedikit.

Dalam konsep ini, menarik perhatian rakyat merupakan hal buruk yang masih berkembang di Indonesia. Pemberian uang dengan tujuan mendapatkan suara merupakan salah satu tindakan suap.

Jika tindakan tercela ini sudah dilakukan sejak awal pemilihan. Persentase kecurangan dan yang dapat terjadi setelah pelantikan juga akan semakin besar. Pasalnya, menghabiskan dana begitu banyak, tentu dibutuhkan timbal balik untuk mengganti kerugiannya, bukan?

Memberikan Solusi Terobosan Terhadap Permasalahan Masyarakat

Cara lain yang kerap dilakukan sebuah partai politik dalam menghadapi pemilu yaitu dengan memahami permasalahan untuk menarik perhatian rakyat. Calon anggota akan melakukan riset untuk memberikan solusi maupun terobosan terbaru untuk memecahkannya.

Saat ini permasalahan utama masyarakat adalah pekerjaan, ekonomi, dan juga kesehatan. Melihat hal tersebut, inovasi akan digerakkan dalam bidang yang sama. Namun, meskipun begitu penyelesaian juga tidak bisa dilakukan secara langsung dan dalam waktu yang lama.

Beberapa hanya berlaku sebentar, dan tidak berkelanjutan. Seperti contoh lapangan pekerjaan. Melihat persentase pengangguran di Indonesia saat ini cukup banyak, calon anggota akan membuka banyak lowongan pekerjaan.

Namun, tentu hal tersebut tidak menyelesaikan secara keseluruhan. Pasalnya, jumlah pengangguran jauh lebih besar dibandingkan lapangan yang siap menampung. Permasalahan lain juga berkaitan dengan jenjang pendidikan yang sudah dilalui.

Dalam permasalahan kesehatan, partai politik kerap menyuguhkan solusi dengan pemberian air bersih atau pemberian jamban gratis. Hal ini dilakukan sebab masih banyak daerah yang tidak tidak dapat mengaksesnya secara bebas.

Padahal dua kebutuhan pokok tersebut harus ada di setiap rumah untuk menjamin kesehatan keluarga. Dengan melakukan riset terkait kebutuhan, partai politik menjadi lebih dekat dengan masyarakat. Sehingga, usaha menarik perhatian rakyat sukses dilakukan.

Saat Liburan Musim Panas, Produk Tekstil Ini Paling Laris

Liburan musim panas merupakan hal yang ditunggu turis lokal maupun mancanegara. Itu karena ada banyak aktivitas yang bisa dilakukan.

Normalnya liburan musim panas sendiri menuntut seseorang untuk bersiap-siap. Persiapannya sendiri perlu dilakukan dengan matang.

Itu karena seseorang perlu menyiapkan kaos, celana, anyaman kain, batik, hingga kain tenun. Barang-barang tersebut nantinya akan digunakan untuk berbagai keperluan.

Dengan kebutuhan tersebut, ada banyak turis lokal dan mancanegara yang mencari barang-barang tersebut. Namun pencariannya tidak bisa dilakukan dengan mudah.

Itu karena tidak semua kaos, celana, anyaman kain, batik, dan kain tenun nyaman digunakan saat musim panas. Kebanyakan bahkan terasa gerah dan tidak nyaman.

Jika seseorang salah pilih, liburan musim panas akan terasa kurang menyenangkan. Setiap turis lokal dan mancanegara pasti menghindari hal ini.

Produk Tekstil Terlaris Saat Liburan Musim Panas

Membicarakan tentang kaos, celana, anyaman kain, batik, dan kain tenun untuk musim panas sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan. Itu karena ada banyak pilihan yang tersedia.

Turis lokal dan mancanegara pasti tidak akan kesulitan saat mencarinya. Namun ingat, pastikan untuk selektif dalam memilih kaos, celana, anyaman kain, batik, dan kain tenun. Sebagai opsi terbaik, berikut beberapa pakaian yang bisa dipilih untuk musim panas.

  1. Kaos Oblong

Turis lokal dan mancanegara pasti menyukai kaos oblong. Kondisi ini sebenarnya sangat normal. itu karena, pakaian ini membuat cuaca di musim panas tidak akan menjadi gangguan.

Namun perhatikan kain yang digunakan. Jangan sampai teksturnya panas karena hal tersebut bisa mengganggu. Selain itu, perhatikan juga celana yang digunakan.

Gunakanlah tipe yang sesuai agar pakaian bagian atas yang digunakan bisa tertunjang. Hal ini perlu diperhatikan terlebih lagi jika motif yang dipilih adalah batik.

  1. Kemeja Short Sleeve

Kemeja short sleeve juga pasti disukai oleh turis lokal dan mancanegara. Kondisi ini bisa dikatakan sangat normal karena kemeja short sleeve sangat nyaman untuk dipakai pada setiap kondisi.

Ketika menggunakan kemeja short sleeve, gunakanlah kaos di bagian dalam. Hal tersebut akan membuat keringat lebih terserap. Perhatikan juga kain dari kemeja tersebut. gunakanlah kemeja yang memiliki tekstur lembut sehingga terasa nyaman ketika digunakan.

Kemeja tidak akan terlihat pas apabila celana yang dipakai tidak sesuai. Terlebih lagi jika motif yang dipilih adalah batik. Oleh karena itu, pastikan untuk selektif dalam pemilihannya.

  1. Casual Jacket

Casual jacket juga pasti disukai oleh turis lokal dan mancanegara. Perlu diingat, banyak kasual jacket di luar sana yang kainnya kurang nyaman. Hal ini jelas perlu dihindari karena kenyamanan akan berkurang.

Terlebih lagi untuk anda yang senang memakai casual jacket tanpa menggunakan kaos di bagian dalam. Jika bahannya tidak nyaman, kulit pasti akan merasa terganggu.

Di Indonesia sendiri, casual jacket dengan motif batik lumayan populer. Anda tentu bisa memilihnya sebagai referensi. Jika bingung dengan celana, pilih saja yang memiliki warna hitam.

  1. Topi

Topi juga sangat penting bagi turis lokal dan mancanegara. Dengan adanya topi, terik matahari di musim panas bisa teratasi dengan baik. Topi sendiri fungsinya sangat banyak.

Keberadaannya bisa dipadukan dengan kaos maupun pakaian batik. Topi sendiri biasanya akan lebih terdukung oleh celana dengan kesan santai. Oleh karena itu pastikan pemilihannya dilakukan dengan baik.

Pemilihan kain sangat penting dalam menentukan pakaian di musim panas. Jika yang dipilih kurang pas, kenyamanan tidak akan terasa. Salah satu jenis \yang sering direferensikan adalah rayon.

Rayon sendiri bisa digunakan untuk topi, baju, sepatu, dan masih banyak lagi. Keberadaannya jelas sangat membantu untuk menunjang kenyamanan saat liburan musim panas.

Mencintai Kain dan Pakaian Tradisional Termasuk Nilai dalam Pancasila

Kain dan pakaian tradisional adalah hal yang perlu dilestarikan. Itu karena keberadaannya termasuk ke dalam nilai dalam pancasila.

Pancasila merupakan dasar negara yang sangat penting. Dalam prinsip dasar pancasila dikatakan kalau keberadaannya ditopang oleh kesadaran bhinneka tunggal ika yang ada dalam jika masyarakat Indonesia.

Bhinneka tunggal ika memiliki arti berbeda-beda tapi tetap satu jua. Intinya persatuan yang ada di Indonesia ditunjang oleh kesadaran yang dimiliki oleh masyarakat dari daerah dan suku yang berbeda-beda.

Perbedaan ini jelas perlu menjadi kekuatan. Untuk menguatkan hal tersebut, kesadaran akan pelestarian budaya sangat penting. Salah satu budaya yang bisa ditonjolkan adalah penggunaan kain dan pakaian tradisional.

Sekarang penggunaan pakaian tradisional sendiri memang menurun. Namun lakumas selalu konsisten membuat benang rayon dan candimas untuk menunjang produksi pakaian tradisional di Indonesia. Semangat dari lakumas ini tentu perlu ditularkan pada masyarakat.

Hindari Hal Ini dan Cintailah Kain dan Pakaian Tradisional

Mencintai kain dan pakaian tradisional adalah hal penting. Namun diperlukan aksi nyata untuk membuktikan hal tersebut.

Aksi nyata ini bisa dimulai dengan menghindari beberapa hal yang memberikan efek buruk terhadap pelestarian budaya. Untuk lebih jelas, berikut beberapa hal yang perlu dihindari.

  1. Penggunaan Teknologi Negatif

Hal pertama yang perlu dihindari adalah penggunaan teknologi negatif. Sekarang ada banyak hal pada teknologi yang membuat kain dan pakaian tradisional terasa kurang penting.

Hal-hal semacam itu sangat perlu dihindari. Patut diakui, teknologi sendiri memang bisa dimanfaatkan dalam pelestarian pakaian tradisional. Oleh sebab itu, ada banyak hal positif yang ada pada teknologi.

Namun patut diakui juga kalau hal negatif pada teknologi lebih sering muncul dibanding hal positif. Oleh sebab itu upaya selektif dalam pemanfaatan teknologi sangat dibutuhkan.

  1. Bangga Terhadap Budaya Asing

Ada satu alasan yang membuat penggunaan kain dan pakaian tradisional semakin menurun. Hal tersebut adalah kondisi masyarakat yang lebih bangga terhadap budaya asing.

Bisa dikatakan, ini adalah efek buruk terusan dari poin pertama. Dengan kemajuan teknologi yang tidak terkontrol, seseorang akan lebih mencintai budaya asing daripada budayanya sendiri. perlu diingat, cinta dan kebanggaan bukan hal yang bisa didapat tanpa alasan.

Seseorang pasti memiliki alasan yang kuat ketika cinta atau bangga terhadap sesuatu. Oleh sebab itu, mempelajari budaya Indonesia adalah hal yang perlu dilakukan. Dengan mempelajarinya, Anda bisa mendapatkan alasan kecintaan dan kebanggaan tersebut.

  1. Pemahaman Sejarah yang Kurang

Indonesia memiliki sejarah yang sangat panjang. Sejarah panjang ini tentu menjadi alasan mengapa budaya yang ada jumlahnya sangat banyak. Dengan tidak memahami sejarah, seseorang pasti tidak sadar akan pentingnya budaya-budaya tersebut.

Oleh karena itu, mempelajari sejarah adalah hal yang sangat penting. Perlu diketahui, sejarah Indonesia sendiri sebenarnya sangat menarik untuk diikuti. Jika sudah mulai belajar, Anda pasti semakin tertarik untuk mempelajarinya lebih dalam.

  1. Budaya Tradisional Berarti Tidak Keren

Ada prinsip di kalangan anak muda yang mengatakan kalau budaya tradisional berarti tidak keren. Perlu diketahui, hal tersebut merupakan kesalahan besar. Jika pengemasannya dilakukan dengan baik, budaya tradisional bisa menjadi hal yang sangat kekinian.

Memang kebanyakan pakaian tradisional dibuat dengan kesan kuno. Namun dengan sedikit modernisasi budaya, penggunaannya tetap bisa mengikuti zaman. Sebagai bukti, sekarang motif batik sudah banyak ditambahkan pada pakaian modern seperti jaket dan sepatu.

Benang rayon dan candimas yang diproduksi lakumas sering dibuat menjadi pakaian tradisional. Pakaian tradisionalnya sendiri seperti sarung, songket, dan masih banyak lagi.

Oleh sebab itu, mari miliki semangat yang sama dengan lakumas dan mari sama-sama melestarikan kain dan pakaian tradisional.