Hi, How Can We Help You?

Tag Archives: Majubersamalakumas

Apa Saja Komposisi Vaksin? Dan Bagaimana Cara Kerja Vaksin Bentuk Imunitas Tubuh?

pandemi covid telah membuat banyak orang peduli dengan kesehatan. beberapa vaksin telah ditemukan untuk mencegah penyebaran pandemi covid19.Setiap orang yang menginjak usia tertentu pasti akan diberikan vaksinasi. Hal ini untuk memberikan daya imun terhadap penyakit tertentu. Ketika terkena penyakit tersebut, tubuh akan otomatis melakukan pencegahan.

Dunia kesehatan memang tidak pernah berhenti menemukan inovasi baru. Berbagai obat telah hadir untuk membantu penyembuhan penyakit. Bahkan, penyakit yang menyebabkan bahaya berskala global sekalipun dapat ditemukan obatnya.

Pandemi covid-19 telah membuka mata bahwa kesehatan itu harganya mahal. Semua negara berlomba membuat penawar dari penyakit tersebut. Hasilnya, saat ini ada banyak sekali jenis vaksin yang telah ditemukan.

Komposisi Vaksin yang Perlu Diketahui

Secara medis, dalam menciptakan sebuah penawar dari penyakit dibutuhkan berbagai bahan. Vaksin memiliki 2 bahan utama, pertama antigen sebagai zat utama dan kedua adalah aditif sebagai zat pendukung.

Antigen merupakan zat utama yang berupa bakteri maupun virus yang telah dilemahkan sebelumnya. Antigen tersebut membawa karakteristik dari asal bakteri penyebab penyakit bagi tubuh seseorang.

Misalnya, ketika seseorang diberikan vaksin flu, maka itu hanya akan efektif terhadap influenza. Hal tersebut karena tubuh telah mengenali antigen itu sebelumnya ketika diberikan pada saat usia tertentu.

Sama juga dengan covid-19. Ada banyak penawar yang kini telah ditemukan dari berbagai negara. Sayangnya, penawar tersebut tidak bisa menjamin hingga angka 100%. Itu semua tergantung dari beberapa faktor.

Beberapa Vaksin Covid19 di Dunia

Pandemi covid yang melanda dunia sejak akhir 2019 membuat banyak negara harus segera mencari penawarnya. Di tahun kedua pandemi tersebut, akhirnya beberapa negara mampu menciptakan penawar dengan berbagai kadar keberhasilan.

Di Indonesia, Sinovac menjadi merek pertama yang hadir sebagai penawar. Beberapa uji coba telah dilakukan dan hasilnya cukup membuahkan hasil. Menurut beberapa ahli, efikasi yang dihasilkan telah mencapai 65,3%.

China juga menciptakan penawar lain dengan nama Sinopharm. Penawar ini dibuat oleh Bio-Institute Biological Products Co. Dan dipercaya memiliki efikasi sebesar 78%. Lebih tinggi dari pada jenis penawar lainnya.

Indonesia juga kedatangan penawar lain yang bernama Moderna. Beberapa ahli menilai bahwa Moderna akan jauh lebih efektif pasca suntikan kedua. Dikatakan bahwa efikasinya mencapai angka 86,4-94,1%.

Ada juga Pfizer yang menurut Badan Kesehatan Dunia (WHO) memiliki efikasi paling baik. Jika digunakan pada usia 16 tahu ke atas, efikasinya mencapai 95,5% dan 100% untuk usia 12-15 tahun.

Ada juga Astrazeneca yang dipercaya memiliki efikasi sebesar 65,5%. Namun, beberapa ahli berpendapat bahwa efikasinya bisa meningkat jika dilakukan penyuntikan ulang. Dengan efikasi sebesar itu, kasus positif corona akan segera menurun.

Di Indonesia telah hadir beberapa jenis vaksin covid19. Harapan dari semua orang bahwa pandemi dapat segera berakhir. Tentunya hal tersebut juga dapat mengurangi beban dari setiap negara dalam mengatasi pandemi.

Cara Kerja Vaksin di Dalam Tubuh

Cara kerja vaksin dalam tubuh sebenarnya sangat sederhana. Antigen yang telah dilemahkan atau dimatikan sebelumnya akan dimasukan ke dalam tubuh. Tubuh akan mengenali antigen tersebut dan menyimpannya dalam memori.

Ketika nantinya ada patogen yang sejenis masuk dalam menyerang, tubuh telah mengenali patogen tersebut. Tubuh akan secara otomatis menyiapkan penangkal untuk melawan patogen berbahaya tersebut.

Hal ini juga yang membuat imunitas pada tubuh meningkat. Biasanya, setiap orang akan diberikan antigen tersebut dalam beberapa kali. Misalnya antigen caca, flu, dan jenis patogen lainnya.

Pemberian antigen sendiri bisa dalam beberapa bentuk. Ada patogen yang telah dilemahkan, patogen mati, konjugasi, toxid, dna, hingga vektor rekombian. Semua itu demi memberikan pengalaman bagi tubuh.

Pandemi covid19 membuat banyak orang mulai peduli dengan kesehatannya. Berbagai obat kimia hingga herbal telah dipakai sebagai penawar. Vaksin menjadi salah satu cara untuk sembuh dari pandemi.

Kenali Cara Membuat Tie Dye Metode Warna untuk Menghias Kaos (bagian 4)

untuk membuat hasil kreasi tie dye Anda lebih menarik cobalah mengganti metode pencelupannya, mengganti ke bahan organik, dan menggunakan multi warna

Terdapat satu metode populer untuk memberikan warna pada sebuah kain atau kaos, sebutannya adalah pencelupan warna atau tie dye. Metode tersebut berkembang sekitar tahun 60 – 70 an dan semakin populer hingga sekarang.

Hasil warnanya yang unik, tidak teratur, dan caranya mudah menambah minat orang untuk bereksperiman. Terlebih setelah adanya kebijakan untuk mengurangi mobilitas dengan dilakukannya PPKM darurat 2021.

Beberapa Metode Tie Dye dengan Bahan Organik

Meskipun terlihat seperti dicelupkan ke bahan warna saja, tetapi ternyata ada banyak metodenya. Perbedaan metode akan menghasilkan corak berbeda. Agar hasil maksimal, sangat disarankan agar menggunakan kain berbahan organik.

1.     Teknik Jumputan

Cara pencelupan ini merupakan gaya khas masyarakat Indonesia, sering ditemukan di berbagai daerah seperti jawa tengah atau bali. Untuk membuatnya tidak begitu mudah, yaitu dengan menjumput (mengambil sedikit bagian kainnya).

Kain tersebut kemudian dimasukkan kelereng di dalamnya dan dicelupkan pada obat pewarna. Cobalah berimajinasi tentang hasilnya, sehingga Anda bisa memutuskan untuk mengambil berapa jumputan dalam satu buah kain atau kaos.

Pewarnaan umumnya satu warna saja, tetapi apabila Anda ingin ada beberapa ragam corak warna, juga bisa. Caranya adalah dengan memberikan ember warna lain dan menjumput, lalu mencelupkannya ke warna lain setelah warna pertama kering.

2.     Teknik Ombre

Berbeda dengan jumputan yang aliran warnanya diatur sendiri, teknik ombre memanfaatkan daya kapilaritas dan daya serap kainnya. Pada dasarnya warna akan merambat ke mediumnya, sifat warna inilah yang dimanfaatkan dalam teknik Ombre.

Cara pembuatannya sederhana, yaitu tinggal mencelupkan sebagian kaos atau kain pada pewarna, kemudian dibiarkan beberapa saat hingga warnanya naik secara alamiah. Ketebalan warna dan motifnya juga alamiah, sesuai proses penyerapannya.

Agar hasilnya lebih maksimal, gunakanlah bahan rayon. Bahan dasarnya kain ini berasal dari material organik, yaitu bagian selulosa pada tumbuhan. Biasanya berbahan organik daya resap tintanya lebih besar dan indah.

3.     Teknik Accordion

Apabila teknik jumputan bentuknya melingkar, ini bentuknya memanjang seperti akordeon. Caranya adalah menutup bagian kainnya dengan benang dan jarum, ditarik sedemikian rupa kemudian dicelupkan pada tinta.

Berkreasi dengan kaos dan warna ternyata menyenangkan dan asyik, selain bisa mendaur ulang kaos yang sudah pudar warnanya juga melatih daya kreasi. Pembuatannya juga cukup mudah, seperti namanya tinggal melakukan pencelupan warna pada kain yang telah dipola.

Bahan kain yang mudah menyerap warna adalah yang menggunakan benang katun dan benang rayon. PT. Lakumas menghasilkan produk benang rayon berkualitas yang sudah dipakai oleh banyak pengrajin untuk berbagai keperluan kain.

 

Untuk melihat bagian lainnya:
Bagian 1 klik disini

Bagian 2 klik disini

Bagian 3 klik disini

Bagian 4 klik disini

Jangan Sembarangan Memilih Makanan, Kebersihannya Harus Terjaga

untuk hidup sehat, setiap orang perlu memperhatikan kebersihan makanan sehingga kandungan gizi tidak terbuang sia-sia dan tetap bisa dinikmatiDalam memilih makanan, setiap orang harus memperhatikan kelayakannya. Urusan makan memang sangat rentan terhadap kesehatan seseorang. Salah mengelolanya menjadi sebuah hidangan bisa berakibat pada keracunan.

Masalahnya, banyak orang memilih bahan pokok ala kadarnya saja tanpa memperhatikan higienitasnya. Padahal, kebersihannya sangat penting untuk menjaga kandungan gizinya. Terutama demi mempertahankan nilai dan manfaatnya bagi manusia.

Oleh sebab itulah tidak boleh sembarangan dalam memilih bahan pokok untuk dijadikan sebagai olahan. Setidaknya, dari asal, cara pengolahan, hingga cara penyajian harus selalu diperhatikan kebersihannya.

Memilih Makanan Segar dengan Benar

Tidak diragukan lagi bahwa bahan makanan segar menjadi yang paling baik. Baik sayuran maupun daging, keduanya akan memiliki kandungan terbaik ketika masih segar. Hal tersebut juga baik bagi tubuh.

Indikasi bahwa bahan-bahan tersebut masih segar sebenarnya dapat dilihat dari berbagai hal. Misalnya ketika Anda membeli daging, tekstur daging dan warna dapat menunjukkan bahwa daging tersebut segar atau tidak.

Ketika membeli sayuran, umumnya sayur segar dapat terlihat dari daunnya. Ketika daun sudah layu dan muncul beberapa lipatan, bisa jadi itu sayur yang sudah lama. Lebih baik memilih sayuran lain.

Kebanyakan, saat ini sudah banyak bahan pokok yang telah diberikan pengawet. Hal tersebut mampu menyamarkan kesegaran daging dan sayur. Oleh sebab itulah perlu memperhatikan setiap detail yang Anda beli.

Memperhatikan Kebersihan Pada Setiap bahan

Bukan hanya kesegarannya, tapi Anda juga perlu memperhatikan tingkat kebersihannya. Membeli bahan pokok di pasar tradisional dan pasar modern tentu memiliki tingkat higienitas yang berbeda-beda.

Akan jauh lebih baik jika Anda memilih bahan makan dalam kemasan plastik kedap udara. Dari sisi higienitas, maka makanan tersebut jauh lebih bersih. Apalagi jika bahan dengan tingkat kesegaran terbaik.

Faktanya, masih banyak orang mengabaikan permasalahan ini. Rasa lebih penting dari pada kebersihannya. Hal tersebut sering terjadi di kalangan masyarakat yang belum mendapatkan edukasi khusus terhadap pola hidup sehat.

Jaga kesehatan melalui konsumsi hidangan sehat adalah sebuah keharusan. Kondisi tubuh setiap orang memiliki porsi kebutuhan berbeda-beda. Namun, terlepas dari itu semua setiap bahan harus diperhatikan kebersihannya.

Memperhatikan Sanitasi Air dengan Baik

Mungkin ini adalah hal yang cukup sering dilupakan oleh kebanyakan orang. Masalah saluran air bersih adalah hal paling pokok ketika ingin hidup sehat. Kebutuhan air bersih harus selalu tersedia.

Setiap tubuh memiliki kebutuhan air bersih yang cukup besar. Setidaknya, dalam 1 hari perlu mengkonsumsi sekitar 8 gelas. Namun, air bukan hanya tentang minum, tapi juga media pembersihan makanan.

Sanitasi yang baik adalah air yang mengalir tanpa hambatan. Saat ini, banyak rumah sudah menggunakan saluran air dari PDAM. Namun, beberapa orang juga masih menggunakan air dari sumur bor.

Terlepas dari air PDAM atau air sumur bor, air yang dihasilkan harus bersih. Ketika dipakai untuk mencuci sayuran, air tersebut dapat membersihkan kotoran. Terutama bekas pupuk kimia pada sayuran.

Memperhatikan Cara Mengelola dan Menyajikannya

Makanan sehat juga dipengaruhi dari bagaimana mengelola dan menyajikannya. Setiap orang pasti memiliki cara pengolahan sendiri. Apalagi jika masih memiliki resep dari orang tua yang masih dipakai.

Faktanya, semakin baik cara mengolahnya maka tingkat gizi pada hidangan tersebut juga masih bertahan. Bahkan, cara pengelolaan yang tepat mampu meningkatkan kandungan gizi pada hidangan tersebut.

Alat masak juga perlu untuk diperhatikan setiap orang. Kebersihan dari setiap peralatan dapur memberikan faktor penting. Jangan sampai hidangan tersebut kurang nikmat karena peralatan dapur tidak mendukungnya.

Pada akhirnya, setiap orang harus memperhatikan setiap aspek dalam membuat hidangan. Hidup sehat harus dijamin melalui penyajian hidangan yang nikmat. Terutama memperhatikan sanitasi dan tingkat kebersihannya.

Alasan Menyulam Cocok Sebagai Aktivitas Ketika WFH 2021 (Bagian 3)

menyulam memberikan beberapa keuntungan bagi Anda, mulai dari menambah pundi – pundi kantong, hingga meningkatkan estetika pakaian yang Anda kenakan Selain memikirkan tentang kerja dari rumah juga harus membagi aktivitas PPKM di rumah. Mulai dari mempertimbangkan belanja, mengurus rumah, hingga menentukan sarana rekreasinya. Mengingat saat ini Mall harus tutup 100% dan banyak jalan di sekat.

Refreshing penting untuk menjaga agar pikiran tetap positif. Kondisi pikiran positif ini sangat diperlukan agar mengurangi kepanikan, kecemasan, dan ketakutan yang berlebihan. Sehingga masih bisa berpikir sehat dan tetap waspada.

Cobalah Aktivitas Menyulam Selama PPKM di Rumah

Tentunya Anda sudah pernah melihat sulaman, baik secara langsung atau dari internet. Hasilnya cukup bagus bukan, bisa digunakan untuk menghias baju, celana, kain, atau bahkan membuat karya seni khusus dari sulaman saja. Ini beberapa alasan Anda wajib mencobanya.

1.     Membutuhkan Modal Sedikit

Membuat sulaman tidaklah memerlukan modal besar, Anda bisa memanfaatkan berbagai perlengkapan yang sudah ada sebelumnya. Seperti kain dan benangnya misalnya, apabila ada anggota keluarga suka menjahit atau merajut pasti punya perlengkapannya.

Pada dasarnya satu jarum dan satu benang saja bisa membuat sebuah sulaman, tetapi hasilnya monoton dan tidak bervariasi. Tambahkan sedikit modal untuk membeli beberapa jenis benang, agar hasilnya lebih bervariasi dan terlihat hidup.

2.     Tidak Harus Mahir atau Memiliki Jiwa Seni Tinggi

Tidak harus terampil dulu, mulai dari membuat sketsanya hingga membuat pola sulamannya. Anda bisa melihat beberapa guide yang menunjukkan beserta hitungannya, sehingga Anda bisa mengikutinya persis. Tidak harus menghasilkan karya unik dulu, membiasakan dulu.

Nantinya setelah terbiasa menggunakan berbagai macam benang dan menghasilkan beragam karya, maka sudah saatnya bereksperimen . Cobalah membuat corak baru dan selesaikanlah, itu akan menjadi karya yang sangat membanggakan.

3.     Bernilai Ekonomis

Selain mempercantik penampilan, karya tersebut ternyata bisa dijual loo. Bentuknya beragam, mulai dari menjual jasa desainnya hingga mampu menjual karya seni dari hasil sulamannya. Cobalah berbagai jenis benang, seperti benang acrilic, hasilnya lebih menarik.

4.     Mempercantik Baju, Celana, dan Kain

Ingin rasanya selalu mengenakan pakaian yang cantik, lucu, dan keren. Caranya adalah dengan menghiasnya sendiri, Anda bisa memanfaatkan keterampilan sulamnya hingga membentuk pola yang unik,

Kebutuhan untuk menjaga imunitas tubuh memang penting, tetapi juga jangan lupakan refreshing untuk kesehatan jiwa. Langkah peningkatannya adalah dengan menjaga aktivitas PPKM di rumah dan melatih kreativitas dengan membuat sulaman.

Untuk melihat bagian lainnya:
Bagian 1 klik disini

Bagian 2 klik disini

Bagian 3 klik disini

Bagian 4 klik disini

Lakumas Work : Ketika Diterima Kerja pada Posisi yang Tidak Dilamar

Ketika melamar sebuah pekerjaan, terkadang seseorang mendapatkan posisi yang tidak diinginkan. Fakta ini sangat sering terjadi di berbagai tempat. Selain itu, ini juga merupakan hal lumrah.

Namun, ada 2 tipe orang dalam menyikapi hal tersebut. Tipe orang pertama adalah yang menolak karena memang merasa tidak memiliki kapasitas dan kurang minat. Tipe kedua orang yang akan menerimanya.

Kondisi ini biasanya terjadi karena banyak faktor. Bisa saja karena perusahaan melihat potensi yang dimiliki oleh calon karyawan. Bisa juga karena alasan lain yang mungkin tidak bisa dijelaskan.

Alasan Diterima Tidak pada Posisi yang Dilamar

Beragam alasan memang bisa terjadi bagaimana seseorang mendapatkan tempat dalam pekerjaan. Bahkan, ketika tidak dalam bidang impian terkadang calon karyawan masih menyetujuinya. Ada beberapa alasan tentunya yang dimiliki calon karyawan.

Salah satu alasannya adalah karena kebutuhan akan pekerjaan terlalu mendesak. Kebutuhan hidup semakin meningkat. Sedangkan pendapatan masih belum stabil sehingga mengharuskan menerima tawaran dari perusahaan.

Alasan lain adalah karena perusahaan memiliki tujuan tersendiri. Bisa saja karena melihat potensi dari calon karyawan lebih baik pada tempat lain. Jadi harus ditempatkan pada tawaran tersebut.

Kejadian ini memang tidak bisa terhindarkan dalam dunia kerja. Tuntutan kerja semakin besar karena kebutuhan hidup juga meningkat. Itu merupakan fakta paling umum dalam rekrutmen calon karyawan.

Kelebihan dan Kekurangan dari Peristiwa Tersebut

Faktanya, jika seseorang menghadapi peristiwa seperti ini tentu akan mendapatkan kelebihan dan kekurangan. Setiap tempat di perusahaan pasti memiliki plus dan minusnya sendiri sesuai tingkatan kedudukan.

Jika melihat dari sisi kelebihannya, tentu ada beberapa hal. Salah satu kelebihan ketika menghadapi situasi seperti ini adalah diterima dalam dunia kerja. Tidak semua orang memiliki kesempatan seperti itu, bukan?

Mungkin memang bukan harapan karena tidak ada pada kedudukan yang diinginkan. Namun, berapa banyak orang mendambakan kedudukan tersebut? Sedangkan Anda mampu mendapatkannya tanpa ekspektasi sebelumnya.

Sedangkan kekurangannya adalah perlu adaptasi ulang terhadap lingkungan kerja. Bisa saja kedudukan baru Anda jauh berbeda dengan spesialisasi Anda. Jadi perlu waktu lebih lama memahami dan beradaptasi terhadap sistem kerjanya.

Meskipun begitu, adaptasi bisa dilakukan dengan berjalannya waktu. Memang tidak mendapatkan pekerjaan impian karena harus ditempatkan pada kedudukan lain. Namun, sebenarnya hal tersebut tidak terlalu buruk, bukan?

Cara Menyikapi Ketika Mendapat Pekerjaan yang Bukan Bidangnya

Lalu, bagaimana cara menyikapinya ketika mendapatkan jabatan yang bahkan bukan kompetensi? Sebenarnya ada banyak cara. Anda bisa menolak kedudukan tersebut, dengan risiko kehilangan kesempatan bekerja.

Namun, jika menerimanya tentu akan menimbulkan rasa resah dan gelisah pada awalnya. Namun, dengan seiring berjalannya waktu mungkin akan berbeda. Sedikit demi sedikit akan muncul kebiasan pada kedudukan baru.

Cara menyikapinya sendiri sebenarnya cukup sederhana. Pertama adalah mulai mempelajari apa yang dibutuhkan dalam kedudukan tersebut. Kedua adalah mengadaptasi kebiasaan lama ke kebiasaan baru tanpa membebani kinerja.

Cara selanjutnya adalah dengan membawa setiap pekerjaan santai. Semua pekerjaan akan lebih mudah dipahami dan diselesaikan ketika dilakukan dengan santai. Begitu juga tanggung jawab pada kedudukan yang tidak diinginkan.

Apakah perlu Resign dari Pekerjaan Tersebut?

Pertanyaan ini sebenarnya cukup relatif tergantung dari setiap pribadi seseorang. Jika merasa sudah nyaman dan mampu beradaptasi, tidak perlu melakukan resign. Apalagi ini bisa menjadi tambahan skill yang berguna, bukan?

Lalu, bagaimana jika sudah berjalan beberapa tahun, tetapi tetap tidak nyaman? Anda bisa mengambil resign. Memang risikonya sangat besar karena kehilangan pekerjaan. Namun, akan jauh lebih baik dari pada memaksakannya.

Memang tidak akan selalu berjalan sesuai keinginan ketika melamar pekerjaan. Bisa saja lamaran Anda ditolak, diterima, atau diterima dengan syarat. Salah satunya adalah diberikan jabatan yang bukan Anda inginkan.