Hi, How Can We Help You?

Tag Archives: Lakumas

Kebersihan dan Kerapihan Mempengaruhi Kinerja

Lakumas merupakan salah satu pabrik yang bergerak di bidang spinning mill terbaik di Indonesia. Perusahaan ini sudah menghasilkan banyak kain dan pakaian dengan kualitas tinggi untuk para konsumen, tentunya dengan menggunakan bahan ramah lingkungan tapi nyaman.

Dalam proses membuat barang – barang tekstil, tentu saja semua karyawan di dalam pabrik ini memiliki peran sangat besar untuk terus menjaga kualitasnya. Para karyawan juga selalu menjaga kebersihan dan kerapian di lingkungan kerja agar tetap nyaman dan produktif.

Hal ini karena kebersihan sebagian dari iman. Sehingga semua pekerja diharapkan aktif dalam mewujudkan kebersihan dan kerapian dari tempat produksi spinning mill. Namun selain karena alasan tersebut, tentu saja ada manfaat lain yang bisa didapatkan dari menjaga kebersihan.

 

Sebagai salah satu tempat produksi spinning mill terbaik, maka sudah sewajarnya tempat kerja karyawan selalu terjaga dan terawat. Berikut adalah beberapa manfaat yang bisa didapatkan oleh karyawan dan perusahaan jika selalu menjaga kebersihan.

Manfaat Menjaga Kebersihan dan Kerapian di Lakumas

Menjaga kebersihan kerapian di tempat kerja harus terus diciptakan dengan kerja sama antara karyawan dan seluruh komponen lainnya dalam perusahaan. Tentu saja untuk mendapat manfaat seperti berikut ini.

  1. Memberikan kebiasaan yang baik untuk karyawan

Manfaat utama dari menjaga kebersihan kerapian adalah untuk memberikan kebiasaan baik untuk karyawan. Jika sejak awal sudah dibiasakan berperilaku bersih, maka menjaga kebersihan dan kerapian ini tidak lagi terasa seperti tuntutan, namun bagian dari keseharian selama kerja.

Kebiasaan ini juga akan berdampak positif bagi karyawan itu sendiri, karena mereka akan terbiasa kerja tidak berantakan dan bahkan bisa membawa kebiasaan ini di luar kehidupan pabrik, misalnya terus menjaga kebersihan serta kerapian selama di rumah.

  1. Menciptakan lingkungan kerja nyaman

Menjaga kerapian juga dapat menciptakan lingkungan kerja nyaman di Lakumas. Sehingga semua pekerja dapat merasa betah selama bekerja, tidak mudah merasa suntuk dan terus merasa segar, karena kebersihan juga akan mempengaruhi udara sehat di dalam pabrik.

Lingkungan kerja nyaman juga membantu meningkatkan produktivitas karyawan. Sehingga semua karyawan akan semakin semangat bekerja dan bisa fokus, karena kegiatan dalam produksi spinning mill juga membutuhkan ketelitian tinggi untuk menghindari kesalahan.

  1. Menciptakan lingkungan kerja sehat

Lingkungan yang sehat merupakan dambaan setiap karyawan selama bekerja. Selama produksi spinning mill, memang membutuhkan tenaga besar untuk bekerja. Namun jika didukung dengan terus menjaga kebersihan atau kerapian, kesehatan karyawan pasti lebih terjamin.

Dengan menciptakan lingkungan kerja sehat, sudah sewajarnya akan berdampak pada produktivitas kerja para karyawan selama melakukan produksi barang tekstil atau spinning mill. Lingkungan sehat juga membuat karyawan lebih nyaman dan fokus melakukan pekerjaannya.

  1. Meningkatkan kinerja karyawan

Lingkungan yang sehat karena telah menjaga kebersihan serta kerapian, sudah pasti dapat meningkatkan kinerja karyawan. Karena para pekerja akan memiliki kinerja yang baik hanya jika lingkungan pekerjaannya aman, nyaman dan sehat karena terus menjaga kebersihan tersebut.

Kinerja karyawan yang baik juga akan berdampak pada keuntungan perusahaan, karena dapat memenuhi tenggat waktu dan target produksi. Kinerja karyawan yang meningkat karena menjaga kebersihan juga menjadi alasan pabrik ini bisa menghasilkan barang tekstil berkualitas.

Tidak heran jika hasil kerja dan produksi tekstil selalu berkualitas dan disukai oleh banyak konsumen. Berdasarkan kegiatan kerja yang didukung oleh kebersihan dan keimanan di Lakumas work, maka sudah sewajarnya perusahaan ini selalu menjadi yang terbaik.

Bekerja dengan Sepenuh Hati untuk Penuhi Target

Bekerja dengan sepenuh hati merupakan keharusan bagi seluruh karyawan yang bekerja di perusahaan mana saja. Karyawan yang tidak sepenuh hati dalam bekerja, pasti tidak akan memberi dampak positif, baik bagi perusahaan, bagi rekan kerja dan bagi dirinya sendiri juga.

Seorang karyawan yang memulai hari kerjanya dengan baik pasti akan mendapat kemudahan dalam setiap proses kerjanya. Karena setiap proses kerja terasa menyenangkan seolah sedang bermain, namun tetap tidak lupa dengan tanggung jawabnya masing – masing.

Karyawan di Lakumas work juga selalu bekerja sepenuh hati, sehingga mereka menjalankan semua pekerjaannya dengan hati bahagia dan dapat menghasilkan pekerjaan sesuai tuntutan perusahaan.

 

Meskipun pekerjaan di bidang tekstil membutuhkan ketelitian tinggi dan usaha besar, namun pekerjaannya menjadi sangat menyenangkan jika sudah sepenuh hati, karena keuntungan yang didapat oleh perusahaan juga dapat menjamin kelangsungan hidup para karyawan di dalamnya.

Manfaat Bekerja dengan Sepenuh Hati Bagi Karyawan

Bekerja di pabrik spinning mill bukan hal yang mudah, karena semua pekerjaan harus dilakukan dengan baik untuk menghasilkan kain dan pakaian sempurna. Itu sebabnya, semua karyawan melakukan pekerjaannya dengan sepenuh hati untuk mendapatkan beberapa manfaat berikut.

  1. Menghasilkan barang tekstil terbaik

Manfaat utamanya adalah untuk menghasilkan barang tekstil terbaik. Barang seperti kain dan pakaian harus dibuat dengan detail dan baik untuk memuaskan para pembeli. Sehingga tanpa perasaan kerja sepenuh hati dari karyawan, pasti tidak akan menghasilkan barang terbaik.

Proses kerja karyawan Lakumas work ini dapat dibuktikan dengan hasil – hasil spinning mill yang disukai oleh kebayakan orang. Tidak hanya didukung oleh kecanggihan teknologi dan ide desain, namun usaha para karyawan dalam bekerja di spinning mill juga sangat berpengaruh.

  1. Meminimalisir kesalahan

Manfaat lainnya adalah untuk meminimalisir kesalahan dalam pekerjaan. Jika tidak kerja sepenuh hati, pasti sering melakukan kesalahan dalam pekerjaan, sehingga tidak bisa menghasilkan barang tekstil dengan kualitas terbaik dan sangat detail.

Kesalahan dalam pembuatan kain atau pakaian tentu akan menodai kualitas dari sebuah pabrik spininning mill, sehingga juga akan menurunkan citra merk dan merugikan perusahaan. Itu sebabnya, hasil kerja dari karyawan di Lakumas work memiliki peran besar dalam kualitas kain.

  1. Memenuhi target perusahaan

Dengan kerja sepenuh hati, karyawan juga bisa memenuhi target produksi perusahaan. Hal ini karena setiap perusahaan pasti memiliki target produksi sesuai pesanan dari para konsumen. Tidak hanya target jumlah pemesanan, namun juga target waktu produksi barang tekstilnya.

Bagi perusahaan, jika semua target jumlah dan waktu pemesanan dapat dipenuhi, maka perusahaan akan mendapat keuntungan yang juga akan dirasakan oleh para pekerja. Jika tidak ada semangat dalam kerja, pasti target jumlah dan waktu pemesanan tidak mudah dipenuhi.

  1. Menciptakan lingkungan kerja yang baik

Bekerja sepenuh hati juga akan menciptakan lingkungan kerja yang baik di antara karyawan. Misalnya dengan selalu datang tepat waktu dan bersikap ramah satu sama lain selama kerja. Sehingga semua pekerja akan memulai aktivitasnya dengan semangat dan mood baik.

Lingkungan kerja yang baik juga memberikan sumbangan pada perusahaan untuk mencapai target. Sehingga dapat dikatakan semua manfaat dari kerja sepenuh hati tersebut terhubung satu sama lain. Memberikan keuntungan berupa meningkatnya persentase target perusahaan.

Berdasarkan beberapa manfaat tersebut, tidak mengherankan jika proses spinning mill berjalan dengan sangat baik. Karyawan yang selalu bekerja dengan sepenuh hati, pasti mewujudkan perusahaan menjadi lebih baik lagi.

5 Keunggulan Menggunakan Bahan Recycle Dibanding Import

Saat ini, tidak banyak orang yang tertarik menggunakan bahan recycle atau daur ulang karena dianggap tidak memiliki keuntungan. Sejauh yang Anda tahu, pasti ada banyak kerusakan lingkungan yang disebabkan oleh produksi barang – barang dari bahan tidak ramah lingkungan.

 

Alasannya adalah karena beberapa barang yang diproduksi menggunakan bahan tidak ramah lingkungan, hanya akan menyebabkan limbah setelah tidak dipakai lagi. Itu sebabnya ada masalah seperti lamanya penguraian tanah, pencemaran air dan lain sebagainya.

Termasuk barang yang diproduksi oleh industry tekstil seperti kain dan pakaian, jika tidak menggunakan bahan ramah lingkungan, pasti hanya akan menimbulkan kerusakan lingkungan. Namun masih ada pabrik yang menggunakan bahan ramah lingkungan seperti Lakumas.

Industry tekstil tersebut memperhatikan kegiatan produksi benang, kain dan pakaian yang sebaiknya tidak mencemari lingkungan. Tentunya dengan menggunakan bahan daur ulang dibandingkan import dari luar negeri.

5 Keunggulan Menggunakan Bahan Recycle

Belum banyak orang tahu apa saja keuntungan memakai bahan hasil daur ulang, sehingga orang – orang lebih banyak memilih import dari luar negeri untuk kegiatan produksi tekstil. Berikut beberapa keuntungan jika Anda menggunakan bahan daur ulang.

  1. Lebih ramah lingkungan

Menggunakan bahan hasil daur ulang memiliki keunggulan yaitu lebih ramah lingkungan, karena dalam proses produksinya tidak menggunakan bahan – bahan kimiawi. Misalnya serat kayu yang tumbuh dari pohon bersertifikat dan tidak memakai pestisida.

Tencel tumbuh hanya dengan usaha para petani dalam menyuburkan tanahnya, tidak juga memakai pupuk berbahan kimiawi, tapi menggunakan pupuk berbahan alami. Jika sejak awal sudah menggunakan bahan utama seperti ini pada produksi tekstil, pasti lingkungan akan aman.

  1. Harga lebih terjangkau

Harga hasil daur ulang atau recycle juga lebih terjangkau jika dibandingkan import. Jika import, maka tidak hanya membayar harga bahannya, namun perlu juga membayar biaya lainnya yang diperlukan untuk mengirimkan bahannya dari luar negeri.

Meskipun mendaur ulang kelihatannya membutuhkan proses panjang dan sulit, namun harganya tetap terjangkau karena menggunakan barang bekas untuk didaur ulang. Menggunakan komposisi daur ulang juga akan menjamin keuntungan dari produksi tekstil.

  1. Masa pakainya lebih panjang

Masa pakainya juga lebih panjang, karena umumnya hasil daur ulang bisa tahan lebih lama dibanding lainnya. Dalam produksi tekstil, benang, kain dan pakaian tentu saja juga harus dibuat agar bisa dipakai lebih lama.

Jadi menggunakan hasil daur ulang sebagai bahannya tentu akan menjadi pilihan tepat bagi produksi tekstil. Itu sebabnya Lakumas juga menggunakan hasil daur ulang agar dapat mewujudkan kain dan pakaian tahan lama untuk semua pelanggan.

  1. Nyaman digunakan

Keunggulan lainnya adalah hasil daur ulang jika digunakan untuk spinning mill, tetap dapat menghasilkan kain dan pakaian yang nyaman digunakan. Kenyamanan saat dipakai tidak akan kalah dengan menggunakan bahan import dari luar negeri.

Banyak bahan hasil daur ulang yang nyaman digunakan. Misalnya benang candimas dengan tekstur halus dan sangat kuat untuk membuat kain tenun. Ada juga linen daur ulang dan katun organic.

  1. Tidak menjadi limbah

Keunggulan lainnya memakai hasil daur ulang untuk spinning mill adalah tetap menjaga lingkungan, karena hasil daur ulang tidak akan menjadi limbah berbahaya saat sudah tidak digunakan lagi.

Sebaiknya Anda mulai memilih kegiatan produksi di bidang tekstil yang hanya memakai bahan daur ulang. Karena salah satu bentuk kepedulian terhadap lingkungan juga bisa diwujudkan dengan menggunakan bahan recycle dibanding import dari luar negeri.

5 Jenis Sarung Khas Indonesia yang Terkenal di Dunia

5 Jenis Sarung Khas Indonesia yang Terkenal di Dunia

Sejak pertama kali dibawa oleh pedagang Gujarat dan Arab masuk ke Indonesia pada abad 14, sarung memang sudah disukai oleh masyarakat Nusantara. Karena pakaian satu ini mudah dipakai dan tidak sulit proses pembuatannya, apalagi bisa digunakan laki-laki dan perempuan.

Setelah menyebar ke seluruh wilayah tanah air, sarung mulai melekat dengan adat serta istiadat setempat, bahkan kini menjadi salah satu ciri khas bangsa. Di beberapa daerah bahkan ada jenis sarung khas yang menjadi ciri dan kebanggaan daerah tersebut.

5 Jenis Sarung Tradisional Nusantara

Sarung-sarung di Indonesia memiliki ciri khas motif yang beragam, terutama jika merupakan tenunan tradisional. Motif dan desainnya masih sangat orisinil serta melambangkan kebudayaan yang tinggi dari daerah tersebut.

Bukan hanya ternama di Nusantara, jenis-jenis sarung tradisional berikut namanya juga sudah mendunia:

  1. Sutera Bugis Khas Sulawesi Selatan

Kain sarung ini merupakan kebanggaan masyarakat suku Bugis yang beradai di Sulawesi Selatan. Kain ini kerap disandingkan dengan Baju Bodo yaitu pakaian trandisional khas Bugis.

Motifnya sangat khas yaitu kotak-kotak atau garis-garis yang membentuk segitiga. Motif yang paling terkenal adalah Ballo Renni yaitu kotak-kotak berukuran kecil dengan warna cerah, biasanya dipakai oleh wanita lajang atau belum menikah.

Motif lainnya berbentuk kotak lebih besar ditenun menggunakan benang merah keemasan, digunakan oleh para lelaki lajang. Akan tetapi, sekarang penggunaan sutera Bugis ini tidak lagi sesuai status pernikahan, tapi lebih umum penggunaannya.

  1. Ulos Khas Sumatera Utara

Ulos merupakan salah satu jenis kain yang sudah terkenal hingga ke mancanegara. Biasa disebut sebagai kain Ulos yang menjadi pakaian khas suku Batak, Sumatera Utara.

Motifnya sangat beragam dan memiliki desain unik, seperti Ulos Mangiring, Ulos Parompa, dan Ulos Bintang Maratur. Setiap motif punya makna tersendiri, misalnya Ulos Bintang maratur yang bermotif rasi bintang beraturan maknanya adalah kepatuhan.

Kain ini sering dipakai untuk acara adat, salah satunya di acara pernikahan ada prosesi memakaikan sarung ulos pada pasangan pengantin.

  1. Tenun Khas Samarinda, Kalimantan Timur

Jenis kain ini menjadi salah satu budaya kebanggaan masyarakat Samarinda. Dibuat dengan teknik ikat dan menggunakan alat khusus yaitu gedokan membuat kain khas Samarinda satu ini sangat spesial.

Pengerjaannya masih tradisional sehingga untuk membuat satu kain setidaknya dibutuhkan waktu 3 hari pengerjaan. Motifnya juga sangat beragam, tapi didominasi oleh aksen geometris seperti motif kotak-kotak berukuran kecil atau besar berwarna-warni.

  1. Tenun Goyor Khas Jawa Tengah

Sarung tenun juga menjadi pakaian khas Jawa Tengah, tapi memiliki teknik pengerjaan berbeda dengan di Samarinda. Masih menggunakan teknik tenun, tapi memiliki motif berbeda. Terdapat dua jenis motif yaitu Botolan dan Werengan.

Botolan memiliki motif lebih bervariasi, seperti bintang, kuncup bunga, daun waru, atau bujur sangkar. Sedangkan werengan lebih banyak berbentuk bunga dan daun, seperti bunga kuncup, bunga mekar, bunga berkelopak 4 atau enam, maupun daun-daunan.

Penggunaan warna yang umum dipakai pada kain tenun Goyor adalah merah, hijau, biru, hitam, cokelat, putih, dan kuning.

  1. Tenun Poleng Khas Pulau Dewata Bali

Kain sarung Bali ini memiliki motif khas yaitu kotak-kotak berwarna hitam dan putih. Biasanya, jenis kain tenun poleng ini digunakan pada acara-acara keagamaan masyarakat Hindu di Pulau Dewata.

Sarung tenun poleng merupakan kain khas yang memiliki corak beraturan. Selain warna hitam dan putih, juga ada warna abu-abu dan merah. Penggunaan warna berbeda akan menjadikan jenis poleng yang berbeda pula.

Jadi, itu dia beberapa jenis sarung khas di Nusantara yang sudah dikenal hingga berbagai belahan dunia. Sarung sendiri merupakan ciri khas budaya Indonesia yang sudah sangat melekat. Saat ini tersedia hasil pabrikan untuk penggunaan sehari-hari dengan harga lebih terjangkau.

Apabila Anda butuh bahan mentah untuk pembuatan kain sarung, yaitu benang, bisa membelinya di Lakumas. Berbagai jenis benang seperti rayon, akrilik, tencel, dan ramie tersedia untuk dipesan serta dapat dikirim ke berbagai wilayah Indonesia.

Tinggal kunjungi website atau hubungi customer service Lakumas untuk pemesanan. Bisa juga berkonsultasi dahulu dengan customer service untuk pemenuhan kebutuhan Anda.

Mengenal Budaya Penggunaan Sarung Pria Bagi Masyarakat Indonesia

Mengenal Budaya Penggunaan Sarung Pria Bagi Masyarakat Indonesia

Masyarakat Indonesia tentu sudah tidak asing dengan sarung. Kain lebar yang dijahit pada kedua ujungnya ini berbentuk seperti tabung dan digunakan sebagai pakaian sehari-hari. Sarung memang identik digunakan pria, tapi juga ada yang dapat digunakan wanita.

Hampir seluruh wilayah Indonesia menggunakan sarung dengan berbagai macam motif dan bahan pembuatnya. Pemanfaatannya bisa sebagai pakaian santai maupun resmi, bisa juga sebagai pakaian pelengkap.

Ternyata bukan hanya di Indonesia dan wilayah Asia Tenggara sarung atau sarong dipergunakan, tapi juga di wilayah Semenanjung Arab dan tanduk Afrika, seperti Mesir juga menggunakan pakaian ini.

5 Fungsi Sarung Pria dalam Budaya Indonesia

Di Indonesia, sarung menjadi salah satu pakaian yang keberadaannya tidak tergerus zaman. Dari semenjak ditemukan hingga kini masih banyak digunakan. Dulu, pada zaman penjajahan identik dengan para pejuang yang melawan masuknya budaya barat ke tanah air.

Kini, pemanfaatan atau fungsinya terdapat di berbagai bidang kehidupan masyarakat Indonesia. Di antaranya adalah memiliki fungsi sebagai berikut:

  1. Digunakan sebagai Pakaian saat Beribadah

Sangat umum jika ketika melakukan ibadah, khususnya umat muslim ketika sholat menggunakan sarung bagi kaum pria. Oleh sebab itu, pakaian ini identik sebagai pakaian sholat kaum pria.

Bahkan banyak yang menganggap jika tidak menggunakan sarung kurang afdol saat beribadah. Namun, ini hanya persepsi masing-masing individu saja.

Selain umat Islam, sarung juga digunakan oleh masyarakat Hindu di Bali untuk beribadah. Bahkan merupakan pakaian wajib bagi umat Hindu ketika sembahyang maupun melakukan ibadah lainnya.

  1. Digunakan Bagian Pakaian Adat

Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki berbagai macam adat dan budaya. Hal ini merupakan kebanggaan seluruh masyarakat. Salah satu bentuk budaya khas adalah pakaian adat dan sarung menjadi bagian dari pakaian adat ini.

Salah satunya Baju Bodo yaitu pakaian adat Sulawesi Selatan yang dipasangkan dengan sarung bermotif kotak-kotak pada bagian bawahnya. Selain itu, masih banyak daerah lain yang memiliki pakaian adat dengan sarung sebagai bagian di dalamnya.

  1. Sebagai Ciri Budaya Santri Indonesia

Sarung juga menjadi salah satu ciri kearifan lokal yaitu ciri budaya santri. Para santri yang berada di kawasan pondok pesantren biasanya menggunakan sarung sebagai pakaian sehari-hari. Digunakan ketika belajar, mengaji, sholat, juga tidur.

Sarung dan peci hitam menjadi ciri khas santri di Indonesia. Hal ini sudah diketahui umum dan masyarakat juga terbiasa melihatnya. Jika ada anak-anak atau remaja berpakaian atasan kemeja ditambah bawahan sarung dan peci hitam, maka dikenali sebagai santri.

  1. Sarung sebagai Filosofi Budaya Lokal

Fungsi lainnya adalah menjadi filosofi budaya lokal. Karena hampir setiap daerah memiliki motif tenun masing-masing yang diterapkan pada sarung atau kain tenun setiap daerah.

Meskipun sarung tidak asli dari Indonesia dan merupakan bawaan dari saudagar Arab dan Gujarat pada abad ke 14, tapi keberadaannya kini telah sangat melekat di masyarakat.

Ragam motif digunakan pada kain yang dipakai untuk pembuatan sarung menjadi ciri khas suatu daerah. Meskipun memiliki perbedaan corak dan motif, tapi pembuatannya menggunakan teknik yang sama yaitu tenun.

  1. Sebagai Patokan Kelas Sosial Penggunanya

Selain menjadi filosofi adat dan budaya masyarakat Indonesia, sarung juga memiliki fungsi sebagai patokan kelas sosial penggunanya. Salah satunya di daerah Bugis yang memiliki beragam motif dan motif-motif tertentu hanya dapat digunakan orang tertentu.

Jadi, motif sarung tenun tangan di Bugis hanya bisa digunakan oleh kaum bangsawan dan keturunannya. Sedangkan orang biasa biasanya menggunakan kain buatan pabrik berbagan katun dengan motif biasa.

Saat ini sarung dapat diproduksi dengan cara tradisional yakni menggunakan alat tenun tangan atau dibuat di pabrik. Bukan hanya motifnya yang beragam, tapi juga bahan yang digunakan. Ada dari bahan katun, polyster, rayon, sutra, bahkan benang wol.

Anda membutuhkan berbagai benang untuk produksi sarung atau jenis pakaian lainnya? Anda bisa menghubungi Lakumas. Perusahaan satu ini memproduksi berbagai macam jenis benang, seperti rayon, akrilik, tencel, dan ramie. Bisa langsung menghubungi Lakumas untuk mengetahui jenis produk, harga, dan pengirimannya.