Hi, How Can We Help You?

Tag Archives: Lakumas

Alasan Serat Wol Dipilih sebagai Bahan Baku Benang Lakumas

Serat wol tidak hanya diproduksi di Negara yang memiliki iklim sub tropis saja. Di Indonesia serat alami ini juga banyak diproduksi menjadi benang berkualitas. Hal ini menyesuaikan dengan permintaan yang cukup tinggi di dalam negeri.

Tidak hanya dimanfaatkan untuk membuat pakaian, wol juga kerap kali digunakan sebagai bahan utama kerajinan. Seperti kerajinan rajut tas, rajut sandal, sepatu, aksesoris, pakaian anak bayi, kostum unik dan banyak lagi.

Salah satu produsen yang memintal serat alami ini menjadi benang adalah Lakumas. Dipilih bahan ini karena terbukti menghasilkan benang berkualitas. Di bawah ini adalah beberapa alasan mengapa wol dipilih sebagai bahan pembuat benang.

Sifat Keunggulan Serat Wol yang Unik

 

Berasal dari bahan alami yaitu bulu hewan, wol memiliki keunggulan yang tidak dapat ditandingi oleh serat lain. Di bawah ini adalah keunggulan yang menjadikannya alasan dipilih sebagai bahan utama pembuat benang berkualitas Lakumas.

1.      Tidak mudah berkerut

Keunggulan pertama adalah karena serat tidak mudah berkerut ketika nanti dipintal menjadi benang. Alasan ini menjadi pertimbangan utama karena menunjukkan bahwa sifat kain yang dihasilkan nantinya dapat kembali ke bentuknya semula, tidak mudah kusut.

2.      Sirkulasi udara dan air baik

Pertimbangan selanjutnya adalah karena memiliki sifat memudahkan sirkulasi udara dan air. Benang wol mampu menyerap air dalam jumlah besar kemudian menguapkannya ke udara. Jadi pada saat dipakai sebagai bahan pembuat pakaian tetap nyaman digunakan.

3.      Elastis

Memiliki sifat elastisitas yang baik sehingga serat ini banyak dimanfaatkan untuk campuran benang pembuat pakaian olahraga. Tidak mudah sobek karena aktifitas fisik peregangan dan sebagainya.

4.      Sifat Kainnya

Sifat ini sangat diminati oleh konsumen akhir. Sehingga permintaan kain dengan sifat yang halus dan lembut terus meningkat. Inilah alasan mengapa banyak produsen benang menggunakannya.

5.      Anti-statis

Tidak menciptakan listrik statis, sehingga nyaman dipakai di badan. Selain itu juga meminimalisir kemungkinan iritasi pada kulit pemakai akibat gesekan selama pemakaian.

Ketersediaannya di Alam Bersifat Sustainable

Selain karena sifatnya, pabrik spinning mill Lakumas menggunakan wol sebagai bahan pembuat benang karena ketersediaannya di alam melimpah. Bisa diperbaharui kembali dalam waktu singkat dan tidak akan kekurangan stok bahan mentah.

Serat dari bulu binatang domba, kambing, atau binatang mamalia lain berbulu tebal mudah ditemukan. Produsen benang umumnya sudah menjalin kerja sama dengan peternak besar untuk menyediakan bahan mentah industri tekstil mereka.

Selain itu, tidak sedikit juga produsen benang yang sengaja mengembangbiakkan hewan untuk diambil bulunya. Pengembangbiakan dilakukan sesuai habitat aslinya sehingga kualitas serat dari hewan tidak menurun.

Ketersediaan bahan mentah untuk produksi benang berkualitas Lakumas ini sangat penting, sebab berpengaruh langsung terhadap kelancaran aktifitas usaha. Jumlah atau kualitas yang menurun bisa berpengaruh terhadap cost dan berimbas pada harga jual.

Namun karena wol berasal dari sumber alam yang dapat dengan cepat diperbaharui, ketersediaannya terjamin. Berbeda dengan serat sintetis yang tergantung pada produsen bersangkutan serta harga jual di pasaran.

Selain dari ketersediaan, alasan produsen menggunakan wol sebagai bahan baku pembuatan benang karena untuk memenuhi permintaan konsumen. Masih banyak konsumen yang merupakan produsen pakaian membutuhkan bahan dari wol.

Diantaranya dijadikan sebagai pakaian hangat, jaket, pakaian bayi, blazer, juga berbagai aksesoris dan kerajinan. Jadi tidak hanya dijual dalam bentuk kain, namun juga pintalan benang sesuai permintaan.

Ada banyak faktor yang mempengaruhi produsen pembuat benang dalam memilih bahan baku. Bahan baku berkualitas dan tersedia di alam seperti serat wol masih sangat dibutuhkan terutama karena permintaan pasar, karakteristik, kualitas serta ketersediaannya.

Pemanfaatan Serat Rami dalam Industri

Serat rami makin dikembangkan untuk bisa dimanfaatkan dalam berbagai industri. Terutama yang banyak membutuhkan serat ini adalah tekstil. Baik untuk keperluan sandang maupun non-sandang.

 

Bahan baku dari alam ini merupakan modal menjanjikan untuk industri tekstil. Memberikan jaminan ketersediaan bahan baku dalam jangka panjang. Industri dapat berkelanjutan, keuntungan penjualan dapat dimaksimalkan.

Saat ini pemanfaatannya dalam industri sudah semakin luas. Mengikuti penggunaan teknologi terkini, serta kreatifitas masing-masing pebisnis, menghasilkan variasi produk berkelas. Berikut adalah beberapa pemanfaatan serta penjelasannya.

Pemanfaatan Dikombinasikan dengan Benang Kapas

Teknologi modern yang banyak digunakan oleh industri tekstil saat ini, mengkombinasikan benang rami dengan benang kapas untuk menghasilkan produk berkualitas. Sifat dasar keduanya menghasilkan kain lebih kuat serta tampilan menarik.

Umumnya digunakan komposisi 55% rami dan 45% kapas untuk menghasilkan bahan yang memiliki tampilan eksklusif. Dari komposisi ini dihasilkan permukaan tidak rata pada bahan namun merupakan ciri khasnya.

Komposisi keduanya juga memberi tampilan kilau sebuah kain. Maka dalam pemanfaatkannya lebih banyak untuk kain tenun. Selain berkilau karena warna benang yang digunakan, kualitas kekuatannya juga tinggi.

Kombinasi antara kedua serat alam tersebut juga menghasilkan benang rajut. Namun karena rami sendiri mampu menyerap warna dengan baik, maka variasi yang dihasilkan juga lebih banyak.

Benang dan kain rajut yang dihasilkan dari perpaduan tersebut dapat dimanfaatkan untuk pembuatan sweater, syall, kaos, rok rajut dan banyak lagi. Pemanfaatannya secara luas selain fashion juga bisa untuk handuk, taplak meja, gorden dan penutup furniture.

Pada industri benang kombinasi antara rami dengan kapas juga menghasilkan benang kuat berkualitas. Dapat dibuat menjadi kain berkualitas yang kemudian dimanfaatkan dalam bidang kemiliteran.

Diantaranya pembuatan baju anti peluru, anti balistik dan propelan. Dalam penggunaan untuk military textile ini tentu dengan perhitungan yang lebih matang antara komposisi tiap-tiap bahan penyusunnya.

Pemanfaatan Serat Rami Dikombinasikan dengan Serat Sintetis dan Wool

Lakumas juga membuat benang yang merupakan hasil dari kombinasi antara rami dengan serat sintetis dan wool. Kombinasi antara rami dan sintetis seperti polyester akan memperbaiki sifat rami yang mudah kusut.

Komposisi yang umum digunakan pada campuran keduanya adalah 30:70, 33:67, 35:65 dan paling besar 40:60. Dalam hal ini polyester lebih besar, sehingga kain hasil campuran keduanya lebih mudah diatur.

Komposisi rami lebih kecil karena paling utama adalah kebutuhan kain higroskopis. Cepat menyerap air, namun juga cepat menyebabkan kain kembali kering. Kombinasi rami dengan sintetis menghasilkan keunggulan bahan menyerap keringat dan tidak mudah kusut.

Bentuk hasil produksinya seperti masker medis seperti yang banyak dipakai selama pandemi covid-19. Kemudian kain anti bakteri, sering dan banyak dibutuhkan pada industri kesehatan.

Industri tekstil juga memanfaatkan serat ramah lingkungan ini untuk dikombinasikan dengan wool. Tujuan pencampuran keduanya adalah untuk menghasilkan bahan wool yang kuat dan memiliki variasi warna lebih banyak.

Umumnya digunakan komposisi 50%:50%, tidak ada serat lebih dominan. Menghasilkan bahan sangat elastis namun tidak mengkerut setelah pencucian. Contoh kaos rajut, sweater atau rok rajut dari bahan wool campur rami.

Sebelum digunakan tampak kecil, namun ternyata bisa dipakai sampai berat badan lebih dari 70 kg. Kemudian, setelah pemakaian tidak akan mengkerut namun kembali ke bentuk semula. Keunggulan lainnya dari campuran ini, kain memiliki sirkulasi udara baik dan menyerap keringat.

Pemanfaatan dalam industri ternyata tidak hanya untuk smart textile saja, tetapi juga military dan medical textile. Menandakan bahwa selain ramah lingkungan juga fleksibel untuk digunakan dalam berbagai keperluan.

Keunggulan Serat Rami Dibanding Serat Buatan

Serat rami digunakan juga sebagai bahan pembuatan benang berkualitas. Serat yang berasal dari tanaman ini mulai banyak dicampurkan dengan serat lain sehingga menghasilkan bahan atau kain aneka kualitas dan warna.

Lakumas adalah salah satu perusahaan benang yang memanfaatkan serat alami satu ini. Karakteristik khasnya sebagai bahan dari alam menjadikannya sulit digantikan. Ada beberapa keunggulan sebagai alasan mengapa serat ini lebih baik dibanding serat buatan.

Keunggulan Serat Rami dari Segi Daya Serap

 

Keunggulan pertama yang membedakannya dengan serat buatan adalah daya serap terhadap molekul air. Serat yang berasal dari tanaman rami ini memiliki daya serap tinggi karena sifatnya higroskopis.

Karena daya serap tinggi terhadap molekul air ini menyebabkannya mudah juga dalam menyerap keringat dari tubuh pemakai. Sehingga digunakan untuk pakaian sangat aman dan mengurangi risiko iritasi di kulit pemakai.

Sebab umumnya iritasi biasa terjadi karena keringat yang dihasilkan selama beraktifitas tertahan di permukaan kulit. Lama untuk bisa diserap oleh pakaian yang menggunakan bahan dari serat buatan.

Serat alam ini jika dimanfaatkan untuk pakaian juga tidak akan menimbulkan bau yang rata-rata disebabkan oleh bakteri dan jamur. Saat terkena air, atau keringat selama dipakai, maka dalam waktu singkat akan langsung kering, sehingga tidak memungkinkan spora atau bakteri hidup.

Keunggulan lainnya adalah memiliki sifat tahan terhadap panas. Benangnya tidak akan mudah rusak karena faktor pemanasan baik yang disengaja maupun tidak. Misalnya, pada proses setrika, bahan ini tidak akan mudah terbakar atau rusak.

Dengan ketahanannya terhadap panas ini, maka pakaian yang terbuat dari benang mengandung rami lebih rapi. Sebab bisa selalu disetrika setiap kali selesai dicuci dan dikeringkan. Contohnya pada pakaian kerja, pakaian muslim dan pakaian anak-anak.

Berbeda dengan serat sintetis yang perlu penanganan khusus terkait pemanasan ini. Umumnya pakaian yang mengandung komposisi lebih banyak bahan sintetis tidak boleh disetrika. Atau jika perlu disetrika maka harus menggunakan suhu rendah.

Keunggulan dari Segi Elastisitas dan Stabilitas Dimensi

Keunggulan selanjutnya adalah dari segi elastisitas serta stabilitas dimensinya. Bahan yang dibuat dari benang rami memiliki elastisitas atau daya melas antara 2-10%. Tingkat elastisitas ini terbilang tinggi, sebab rata-rata bahan hanya 3-4%.

Dengan tingkat elastisitas ini menjadikannya awet tidak mudah rusak. Umumnya pakaian mudah rusak karena sobek saat dipakai. Terutama saat pemakainya mengalami pertambahan berat badan.

Karena sifat elastisitas ini juga, bahan rami dikombinasikan dengan jenis bahan lainnya untuk membuat pakaian olahraga. Untuk pakaian olahraga sendiri memadukan dua keunggulan sekaligus yaitu daya serap tinggi dan elastisitas.

Bahan dari alam ini bisa menggantikan bahan sintetis dengan kualitas lebih baik. Selain itu ketersediaannya di alam melimpah dan sifatnya sustainable, yaitu berkelanjutan dapat diperbaharui, ramah lingkungan sehingga harganya lebih terjangkau.

Selain elastisitas, bahan dari rami juga memiliki stabilitas dimensi yang tinggi. Artinya bahan tidak akan mengkerut setelah pencucian maupun faktor pemakaian. Banyak sekali pakaian yang sifatnya elastis, namun setelah pencucian mengkeret, dimensinya mengecil.

Hal seperti ini tidak akan terjadi jika Anda menggunakan bahan yang mengandung benang rami seperti Lakumas. Sebelum dan setelah dicuci, maupun karena faktor usia pemakaian, dimensi atau ukurannya sama tidak akan berubah.

Dengan kata lain, sifatnya yang elastis dan stabil menunjang ketahanan bahan. Sehingga bisa digunakan dalam jangka panjang. Didukung pula dengan keunggulan lainnya yaitu tahan panas dan higroskopis, tidak heran jika serat rami semakin digemari.

Keunikan Serat Rami sebagai Bahan Baku Benang Lakumas

Serat rami menjadi salah satu material pembuatan kain yang populer. Sering dijadikan sebagai bahan untuk membuat pakaian wanita maupun pria. Kini hadir dalam berbagai warna yang bisa Anda dapat di pasaran.

Serat ini menjadi salah satu yang dipilih oleh industri tekstil karena memiliki kualitas unik. Dapat dikombinasikan dengan serat sintetis lainnya menghasilkan benang dengan karakter tersendiri sehingga nyaman untuk dijadikan pakaian.

 

Keunikan Serat Rami karena Merupakan Serat Alami

Rami merupakan bahan baku benang ramah lingkungan yang dihasilkan oleh tanaman Ramie atau dalam bahasa Latinnya Boehmeria niveau. Tanaman ini disebut juga dengan China Grass atau Linen Grass.

Serat ini merupakan serat tertua di dunia yang sudah dibudidayakan lebih dari 5.000 tahun lalu. Dahulu kala digunakan untuk tali dan kain oleh masyarakat. Di Indonesia sendiri pembudidayaan rami dilakukan di wilayah Wonosobo, Garut dan Malang.

Tanaman ini unik karena sangat ramah lingkungan. Dibudidayakan secara organik tanpa memerlukan pestisida maupun pupuk kimia. Rami juga masuk dalam kategori tanaman berkelanjutan.

Rami menghasilkan kualitas benang lakumas yang tinggi untuk dijadikan sebagai bahan baku pembuatan berbagai macam pakaian. Dicampur dengan bahan atau serat lain untuk menghasilkan kain sesuai kebutuhan.

Keunikan lainnya adalah karena serat alam ini memiliki sifat tahan terhadap bakteri, jamur serta noda. Jadi sangat cocok untuk dijadikan sebagai bahan pembuat pakaian untuk bayi dan anak-anak.

Meminimalisir gangguan dari bakteri dan jamur yang menyebabkan pakaian bau. Sifat anti bakteri dan jamur ini juga membantu mengurangi risiko iritasi pada kulit. Juga menjaga pakaian tahan lama karena tidak mudah rusak.

Selain karena anti bakteri dan jamur, sifat ketahanan dan kekuatannya didapatkan karena berasal dari tanaman alami. Ini juga jadi alasan mengapa rami sering dicampurkan dengan serat sutera dijadikan sebagai bahan kimono yang disukai oleh orang Jepang karena lembut namun kaku.

Rami juga dijadikan bahan baku benang di Lakumas karena keunikannya yang mudah dipadukan atau dicampur dengan kapas. Hasilnya adalah kain denim dengan berbagai ketebalan. Campuran antara rami dan kapas juga menghasilkan bahan untuk pakaian kerja yang kuat serta tahan lama.

Memiliki Daya Serap Tinggi terhadap Warna

Keunikan lain dari serat ini adalah kemudahannya dalam menyerap warna. Sehingga mudah dibuat menjadi berbagai macam warna baik tegas maupun warna lembut. Tidak heran jika kemudian dicampurkan dengan bahan seperti rayon untuk pembuatan pakaian.

Bahan rayon yang jatuh, dipadukan dengan rami menghasilkan bahan sedikit kaku. Cocok untuk dibuat menjadi kemeja atau blouse. Cocok juga dimanfaatkan untuk membuat blazer wanita dan one set pakaian kerja.

Karena mudah menyerap warna, paduan antara serat rayon dan rami juga menghasilkan kain berwarna lengkap. Dari warna dasar, sampai turunan dan paduan yang menghasilkan warna unik. Contoh nuansa shabby chic, hijau sage seperti yang sedang hits saat ini atau nuansa pastel.

Kemudahan menyerap warna ini dimanfaatkan juga dalam pembuatan benang di pabrik spinning mill Lakumas. Mengikuti trend fashion saat ini yang semakin variatif dan berani bermain warna. Maka dibuat dalam berbagai gradasi warna supaya konsumen bisa mendapatkan warna sesuai keinginan.

Khususnya untuk kebutuhan konveksi, biasanya menyediakan produk fashion dengan koleksi warna lengkap. Dan untuk keperluan menjahitnya diperlukan benang dengan warna sama, minimal senada supaya perpaduannya pas.

Keunikan rami sebagai benang melengkapi koleksi jenis benang dalam industri fashion. Mulai dari sifat bahan yang dihasilkan, kualitas ketahanan sampai koleksi warna. Juga karena fleksibilitas serat rami yang mudah dicampurkan dengan serat atau bahan lain.

Benang Tencel Produk Lakumas Cocok untuk Pembuatan Sarung

Lakumas merupakan salah satu pabrik spinning mill besar yang sudah memproduksi berbagai macam produk, mulai dari berbagai jenis benang dan kain. Sebagai salah satu pabrik spinning mill besar, tentu saja perusahaan ini cukup terkenal dengan hasil produknya yang berkualitas.

 

Sebagian besar produk dari perusahaan tekstil ini dapat dimanfaatkan untuk membuat pakaian dan barang sejenisnya, misalnya baju pergi, baju tidur, sarung dan lain sebagainya. Hal ini karena produk benang dan kainnya sangat banyak, terbuat dari berbagai bahan alami.

Salah satu produk yang patut dibanggakan adalah benang Tencel atau sering juga disebut dengan lyocell. Jenis benang ini disebut sangat cocok untuk pembuatan sarung karena beberapa alasan, sehingga banyak sarung Indonesia yang terbuat dari jenis benang ini.

Jika Anda belum pernah mengenal jenis benang ini untuk pembuatan sarung, sebaiknya pahami beberapa keunggulannya berikut ini untuk pembuatan sarung.

Keunggulan Benang Tencel untuk Sarung

Di Indonesia, sarung adalah salah satu jenis kain yang harus dimiliki terutama oleh orang laki – laki beragama islam, karena akan digunakan untuk beribadah. Bahan terbaik untuk membuatnya adalah benang lyocell, berikut beberapa keunggulannya untuk membuat sarung.

  1. Terasa lembut dan sejuk

Keunggulan utamanya adalah karena jenis benang ini terasa lembut dan sejuk. Lyocell juga banyak digunakan untuk membuat benang candimas, sehingga jika tidak menggunakan bahan asli lyocell, biasanya orang – orang juga menggunakan candimas untuk pembuatan sarungnya.

Meskipun hanya dipakai untuk beribadah, namun tentu saja kain penutup ini harus dibuat agar nyaman dipakai. Kelembutan hasil kainnya setelah ditenun akan menambah semangat ibadah, kemudian kesejukan kainnya juga tidak membuat gelisah saat cuaca sedang panas.

  1. Mudah menyerap keringat

Sebagai bahan pembuatan sarung terbaik, benang lyocell juga dapat menyerap keringat dengan mudah. Cocok sekali untuk pemakai yang sering berkeringat atau tinggal di tempat panas. Jika bisa mudah menyerap keringat, artinya kain ini juga menjaga pemakainya dari bakteri.

Sebab, keringat yang dibiarkan begitu saja di kulit akan mengakibatkan penyakit seperti gatal – gatal dan sejenisnya. Anda juga harus memperhatikan kualitas produk tekstil dengan melihat kemampuannya dalam menyerap keringat.

  1. Tidak mudah kusut

Sifat lainnya dari lyocell adalah tidak mudah kusut, sehingga sarungnya akan sering terlihat rapi meskipun sudah dipakai sepanjang hari atau sering digunakan untuk duduk. Meskipun hanya untuk ibadah, namun pasti ada banyak orang yang berharap kain ini bisa tetap terlihat rapi.

Menggunakan candimas dalam pembuatan sarung juga tetap memberikan keunggulan yaitu tidak mudah kusut, karena bahan utamanya sama – sama dari lyocell.

  1. Warnanya tahan lama

Warnanya juga tahan lama bahkan meskipun sering dicuci. Biasanya orang akan mudah ganti sarung karena warnanya sudah mulai memudar saat sering dicuci. Ketahanan warna ini juga menjadi salah satu kualitas produk yang harus diperhatikan.

Jadi jika Anda ingin membeli sarung yang warnanya bisa tahan lama, sebaiknya pilih sarung dengan bahan utama yaitu benang lyocell atau candimas.

  1. Ramah lingkungan dan bisa didaur ulang

Bahan ini juga sangat ramah lingkungan, karena berasal dari serat kayu alami. Dengan pengelolaan benang yang benar, bahan ini tentu bisa menghasilkan sarung paling berkualitas.

Selain ramah lingkungan, sarung dengan bahan utama lyocell ini juga bisa didaur ulang jika sudah tidak dipakai. Penguraiannya akan cepat karena terbentuk dari bahan alami seperti bubuk atau serat kayu.

Beberapa keunggulan tersebut tentu akan membuat orang nyaman menggunakan sarung. Tidak mengherankan jika salah satu produk Lakumas, yaitu benang lyocell banyak digunakan untuk pembuatan sarung.