Hi, How Can We Help You?

Tag Archives: Lakumas

5 Negara Konsumen Produk Tekstil Tertinggi Jadi Tujuan Ekspor Indonesia

5 Negara Konsumen Produk Tekstil Tertinggi Jadi Tujuan Ekspor Indonesia

Indonesia memiliki lima manufaktur prioritas untuk menunjang perekonomian negara. Salah satunya adalah dari sektor produk tekstil, bahkan sektor ini menjadi salah satu sektor utama yang menghasilkan pemasukan ekspor cukup tinggi.

Salah satu produk yang diekspor adalah pakaian jadi, bahkan semenjak tahun 2012 hingga 2020 produk ini memiliki nilai ekspor tertinggi dibandingkan produk tekstil lainnya. Salah satu hal yang mendukung nilai tersebut adalah banyaknya pabrik tekstil berkualitas di tanah air.

Oleh sebab itu, Pemerintah semakin menggiatkan kegiatan ekspor pakaian jadi terutama ke negara-negara konsumen produk tekstil tertinggi di dunia. Karena potensi keuntungannya masih sangat tinggi.

5 Negara dengan Konsumsi Produk Tekstil Tertinggi

Dikutip dari MNC Portal Indonesia berdasarkan data BPS, saat ini ada banyak sekali negara yang menjadi peluang ekspor produk pakaian jadi dari Indonesia. Negara-negara tersebut memiliki kebutuhan produk tekstil tertinggi, yaitu:

  1. Amerika Serikat

Hingga saat ini Amerika Serikat masih menjadi salah satu yang sangat konsumtif terhadap produk pakaian jadi atau konveksi. Wilayah negara yang luas dan banyaknya penduduk menjadikan kebutuhan Amerika Serikat sangat tinggi.

Saat ini, Indonesia menjadi salah satu pengekspor berbagai produk pakaian jadi ke Amerika Serikat. Sepanjang tahun 2020 saja setidaknya dikirim 136,2 juta ton hasil olahan konveksi Indonesia dikirim ke negara tersebut.

Nilai ekspor ke Amerika Serikat setidaknya mencapai 51% dari keseluruhan nilai pengiriman yang dilakukan perusahaan konveksi nasional ke berbagai belahan dunia.

  1. Jepang

Di urutan kedua ada Jepang. Negeri Bunga Sakura banyak melakukan kerja sama bilateral dengan Indonesia ini juga memiliki kebutuhan produk pakaian jadi tinggi. Salah satunya disebabkan kurangnya tenaga kerja yang bekerja di pabrik-pabrik manufaktur di sana.

Setidaknya setiap tahunnya Indonesia mengekspor setidaknya 26,8 juta ton produk konveksi nasional ke Jepang (informasi tahun 2020). Nilai ini cukup tinggi dan masih terbuka kesempatan meningkatnya jumlah produk yang dikirim setiap tahunnya.

  1. Jerman

Negara berikutnya adalah Jerman. Selain menjadi tujuan tenaga kerja untuk mendapatkan pekerjaan serta tujuan belajar mahasiswa Indonesia, ternyata salah satu negeri di Eropa tersebut juga mengimpor hasil olahan pabrik konveksi Indonesia.

Pada tahun 2022, setidaknya ada 11,1 juta ton pakaian jadi dikirimkan ke Jerman lewat eksportir tanah air. Produk-produk pakaian jadi yang dikirimkan dapat berbentuk siap pakai maupun setengah jadi sehingga dapat diolah lagi di negara tujuan.

  1. Korea Selatan

Sebagai salah satu negara yang menjadi kiblat fashion dunia saat ini, ternyata Korea Selatan membutuhkan bantuan Indonesia untuk memenuhi kebutuhan tekstil dalam negerinya.

Setidaknya dikirimkan 18,1 juta ton pakaian jadi dari Indonesia ke Korea Selatan setiap tahunnya. Namun, kebanyakan merupakan produk setengah jadi yang dijadikan bahan baku produksi di Negeri Ginseng tersebut.

Anda sering beli produk fashion yang berasal dari Korea Selatan? Bisa jadi bahan bakunya datang dari negara sendiri.

  1. Inggris

Negara Eropa lainnya yang juga menjadi pengimpor produk-produk tekstil asal Nusantara adalah Inggris. Kerajaan Inggris setidaknya mengimpor 4,6 juta ton pakaian dari Indonesia dan banyak pemesanan dari brand internasional.

Kebutuhan akan bahan baku yang tidak bisa disediakan oleh negara sendiri, membuat Inggris membutuhkan bantuan Indonesia untuk menyediakannya. Mulai dari benang hingga kain-kain berkualitas didatangkan dari pabrik-pabrik tekstil terbaik Nusantara.

Tingginya minat pasar dunia atas berbagai hasil olahan konveksi Indonesia membuktikan bahwa dari segi kualitas memang sudah bagus. Jika tidak, mana mungkin negara lain memercayakan kebutuhan mereka pada pabrik konveksi tanah air.

Salah satu produk tekstil yang dibutuhkan adalah benang. Jika Anda membutuhkan berbagai jenis benang seperti benang akrilik, rayon, tencel, atau ramie, bisa hubungi Lakumas untuk mendapatkannya.

Anda bisa melakukan pemesanan online langsung melalui website atau menghubungi nomor customer service untuk informasi lebih lanjut tentang harga dan ketersediaan barang.

6 Jenis Usaha yang Mampu Bertahan saat Terjadi Resesi

6 Jenis Usaha yang Mampu Bertahan saat Terjadi Resesi

Resesi merupakan suatu kondisi di mana pertumbuhan ekonomi pada suatu negara memburuk atau lebih lambat. Banyak faktor yang mempengaruhi terjadinya kondisi tersebut. Contohnya seperti inflasi, deflasi, perkembangan teknologi dan lain-lain.

Resesi berdampak pada berbagai sektor usaha. Namun, di tengah ancaman resesi pada tahun 2023 ini, masih ada beberapa sektor usaha yang mampu bertahan.

Resesi ekonomi juga berdampak pada penurunan berbagai aktivitas ekonomi. Penurunan tersebut terjadi secara signifikan. Contohnya seperti lapangan pekerjaan, keuntungan perusahaan dan lain sebagainya.

Inilah Jenis-Jenis Usaha yang Tidak Terpengaruh dengan Resesi

Dampak resesi pasti akan dialami juga oleh semua pengusaha. Bahkan, tidak sedikit bisnis yang harus mengalami gulung tikar. Namun, ternyata masih ada beberapa jenis usaha yang mampu bertahan.

  1. Makanan dan Minuman

Resesi ekonomi di tahun 2023 ini menjadi sebuah momok dan cukup menakutkan. Namun, kabar baik bagi para pengusaha di bidang minuman dan makanan.

Hal ini karena setiap orang pasti membutuhkannya meskipun kondisi sedang krisis. Keduanya merupakan salah satu kebutuhan pokok manusia yang sangat penting karena menunjang kehidupan.

Para penjual makanan dan minuman tidak pernah sepi pembeli. Masing-masing orang pasti makan setiap hari meskipun hanya sesuap nasi. Alasan itulah yang membuat industri makanan lebih tahan terhadap berbagai kondisi.

  1. Kosmetik

Usaha di bidang kosmetik dan perawatan tubuh cenderung lebih tahan terhadap resesi. Hal ini karena meskipun kondisi perekonomian sedang tidak stabil, namun masyarakat tetap memperhatikan penampilan tubuhnya.

  1. Teknologi Informasi

Sektor usaha di bidang teknologi informasi juga terbukti mampu bertahan dalam segala kondisi. Hal ini karena seiring berjalannya waktu, teknologi semakin canggih dan selalu muncul hal baru.

Jenis industri ini memiliki pertumbuhan yang begitu cepat. Tidak heran jika masyarakat dengan kelas ekonomi ke atas sering mengganti smartphone dan barang elektronik lainnya dengan seri terbaru.

Ketergantungan masyarakat terhadap teknologi membuat usaha pada sektor ini terus mengalami perkembangan. Konsumen selalu ada sehingga tidak akan terpengaruh oleh resesi maupun kondisi perekonomian yang memburuk.

  1. Konsultan Keuangan

Sektor lain yang juga bisa bertahan adalah konsultan di bidang keuangan, khususnya untuk mengatur keuangan rumah tangga pada masa resesi. Selain itu, membuka layanan konsultasi psikologis juga dianggap kuat.

Hal ini karena pada kondisi ekonomi melemah, banyak orang yang mengalami stres akibat adanya tekanan di dunia kerja. Pada masa tersebut juga banyak pekerja mengalami PHK (Pemutusan Hubungan Kerja).

  1. Jenis Usaha yang Bergerak di Pasar Domestik

Bisnis yang mengandalkan berbagai pasar domestik masih aman dari ancaman resesi. Berbeda jika bisnis Anda selalu mengandalkan perdagangan impor dan ekspor, tentu sangat terpengaruh dengan kondisi ekonomi global.

Jika aktivitas perdagangan di negara-negara maju melemah, maka akan berdampak signifikan terhadap perekonomian pada negara berkembang. Terutama bagi negara berkembang yang tergantung pada aktivitas impor dan ekspor.

  1. Kargo Maupun Logistic

Sektor lain yang tidak terpengaruh dengan adanya resesi adalah kargo dan logistic. Hal ini karena pengiriman barang ke berbagai kota tetap harus terlaksana di tengah resesi.

Terlebih zaman sekarang ini aktivitas belanja online sedang menjadi trend. Usaha jasa pengiriman barang sangat menjanjikan karena banyak dibutuhkan oleh masyarakat sehingga resesi tidak akan mempengaruhi aktivitas pengiriman barang.

Berbagai sektor usaha di atas sejauh ini mampu bertahan meskipun kondisi perekonomian sedang mengalami resesi. Oleh karena itu, Anda bisa menjadikannya sebagai referensi ketika akan membangun sebuah bisnis.

Resesi Tahun 2023 dan Dampaknya Bagi Indonesia

Resesi Tahun 2023 dan Dampaknya Bagi Indonesia

Adanya resesi dunia akan mengancam kondisi perekonomian suatu negara. Dampaknya berpengaruh terhadap berbagai aspek kehidupan. Menteri keuangan menyebutkan bahwa akan terjadi resesi di dunia pada tahun 2023.

Banyak faktor yang menyebabkan terjadinya resesi. Salah satunya adalah karena banyak negara yang meningkatkan suku bunga, Hal ini dilakukan secara bersamaan, akibatnya terjadi krisis pada pasar keuangan dan melemahnya ekonomi.

Oleh karena itu, Anda harus memahami tentang resesi dan apa saja dampaknya bagi negara Indonesia. Hal ini sangat penting untuk diperhatikan, mengingat dampaknya begitu besar bagi pertumbuhan ekonomi.

Potensi Terjadinya Resesi pada Tahun 2023

Menteri Keuangan menyatakan tahun 2023 Indonesia memang berpotensi terkena dampak dari resesi. Namun, dampaknya hanya kecil bagi Indonesia. Alasannya karena pada Agustus 2022 kemarin surplus neraca perdagangan Indonesia terus meningkat.

Akibatnya, aktivitas manufaktur mengalami peningkatan sehingga bisa menyelamatkan dari resesi. Hal itu bisa memberikan dampak positif bagi perekonomian Indonesia meskipun arus ekonomi global tidak menentu.

Berdasarkan proyeksi dari lembaga finansial seperti World Bank dan IMF dapat diketahui perekonomian Indonesia akan mengalami pertumbuhan 5,1% sampai 5,2%. Meskipun terjadi peningkatan, Indonesia harus tetap waspada, terutama dalam menentukan kebijakan.

Dengan adanya kebijakan yang tepat, maka Indonesia akan terhindar dari resesi. Kenaikan suku bunga yang terjadi saat ini dilakukan untuk mengatasi peningkatan inflasi. Kondisi ini justru membuat pertumbuhan ekonomi melambat.

Meskipun dampak dari resesi di dunia tidak akan berpengaruh secara signifikan bagi Indonesia, namun tetap harus memutuskan kebijakan preventif. Hal tersebut dilakukan agar bisa mengantisipasi terjadinya krisis.

Banyak faktor yang turut mempengaruhi. Beberapa contohnya adalah perkembangan teknologi, guncangan ekonomi, inflasi, deflasi yang berlebihan dan nilai impor yang jauh lebih besar dibandingkan ekspor.

Resesi sendiri juga memiliki dampak bagi seluruh masyarakat maupun pemerintah. Banyak aspek yang akan terkena dampaknya. Di satu sisi, pembangunan tetap harus berjalan namun sumber pendapatan negara menurun.

Dampak Resesi Bagi Negara Indonesia

Berdasarkan informasi dari Bank Dunia, dapat diketahui bahwa resesi ekonomi itu penyebabnya adalah bank sentral menaikkan suku bunga secara bersamaan. Hal ini dilakukan sebagai upaya untuk mengatasi inflasi.

Pemicunya antara lain karena pandemi COVID-19, adanya konflik antara Ukraina dan Rusia. Adanya kenaikan suku bunga tersebut bisa menghambat pemulihan ekonomi global.

Pertumbuhan ekonomi global ini menjadi semakin lambat karena banyak negara yang terjatuh dalam resesi. Bagi negara Indonesia sendiri, ada beberapa dampak yang akan terjadi.

Contohnya adalah para investor akan melakukan penarikan uang dari pasar obligasi maupun saham Indonesia. Biasanya para investor akan beralih melakukan jenis investasi lainnya yang bersifat lebih aman seperti emas.

Di samping itu, jumlah permintaan barang dari negara pengimpor juga akan menurun. Misalnya seperti Amerika Serikat dan lain-lain. Turunnya permintaan terhadap barang impor tersebut mempengaruhi neraca perdagangan.

Akibatnya, pendapatan negara menjadi berkurang. Dampak lain adanya resesi adalah meningkatnya jumlah pengangguran di Indonesia. Hal ini bisa terjadi akibat memburuknya kondisi ekonomi.

Hal ini menjadi ancaman bagi para pekerja karena banyak yang mengalami PHK (Pemutusan Hubungan Kerja). Di sisi lain, terjadi pengurangan besarnya gaji maupun tunjangan.

Kondisi perekonomian yang sulit tentu berdampak pada melemahnya daya beli dari masyarakat. Banyak orang yang cenderung menggunakan uangnya untuk memenuhi kebutuhan pokok.

Adanya resesi berdampak pada kondisi perekonomian suatu negara. Salah satu penyebabnya adalah karena adanya peningkatan suku bunga. Permintaan ekspor barang juga menurun sehingga terjadi defisit.

Berbagai Teknik yang Mempengaruhi Kualitas dan Kegunaan Benang

Berbagai Teknik yang Mempengaruhi Kualitas dan Kegunaan Benang

Kualitas dan kegunaan benang dalam dunia fashion maupun produk tekstil lainnya dipengaruhi oleh berbagai teknik penting. Kain berkualitas ditentukan dari benang yang berkualitas bagus. Kualitasnya bukan hanya terlihat, namun juga terasa saat dipakai.

Dalam membuat atau menghasilkan benang, tentunya dibutuhkan semacam teknik untuk memberikan jaminan kualitas benang tersebut mampu memenuhi kebutuhan. Di bawah ini merupakan teknik yang mempengaruhi kualitasnya.

Beberapa Teknik yang Memberi Pengaruh Terhadap Kualitas Benang

Tekstil menjadi salah satu industri berpengaruh yang menunjang perkembangan di sektor ekonomi Indonesia. Untuk mengetahui teknik apa saja yang mempengaruhi kualitas serta kegunaan benang, simak pembahasan lengkap yang akan kami berikan di sini.

  1. Pemisahan Kapas dengan Biji

Dalam proses pembuatannya, benang melalui proses pemisahan dari bahan mentah kapas dengan bijinya. Tahapan pertama ini disebut dengan ginning dengan terlebih dahulu memilih kapas yang sudah siap digunakan dari pohonnya. Panen bisa manual, bisa dengan alat.

Dari proses panen ini kurang lebih dibutuhkan waktu selama 6 hingga 7 bulan sampai akhirnya siap digunakan. Selesai panen, kapas beserta bijinya akan dimasukkan ke dalam mesin khusus yang secara otomatis akan memisahkan kapas dengan biji.

Proses pemisahan biji bertujuan supaya memudahkan proses selanjutnya oleh mesin. Setelah terpisah dengan baik maka masuklah ke proses pemintalan dengan mesin berbeda. Dulu memintal menerapkan cara tradisional, namun sekarang sudah dengan mesin.

  1. Mengubah Benang Menjadi Kain (Waving)

Setelah benangnya terbentuk melalui proses pemintalan, baru kemudian dibentuk menjadi kain atau dalam hal ini namanya waving. Setiap jenis benang akan menghadirkan bahan dan nama kain berbeda, tergantung tekstur dan kualitas benangnya.

Ada kain yang mengkilap karena dari awal memang hasil pemintalan benangnya juga berkilap. Ada kain tanpa kilap bahkan cenderung kasar karena memang jenis benangnya cenderung tidak begitu halus dan lebih kasar saat disentuh tangan.

Selain memproses benang alami, proses waning juga bisa menggunakan benang sintetis. Nantinya akan menghasilkan bahan sintetis juga yang memadukan beberapa bahan dasar utama. Tentunya setiap hasil produksi memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri.

  1. Perawatan Kain (Treatment)

Selesai dengan proses waving, maka kain telah seutuhnya jadi dan siap digunakan serta dipasarkan. Namun, karena untuk kepentingan komersial dan demi menjaga kualitas benang maka masih ada namanya proses treatment atau perawatan kain.

Trik perawatan pada setiap jenis kain akan berbeda perlakuannya, tergantung karakteristik kainnya seperti apa. Ada yang membutuhkan panas namun ada juga yang dianjurkan disimpan pada ruangan kedap udara bahkan cenderung lembab.

Proses perawatan tepat ini akan menentukan persaingan harga kain di pasaran. Jika Anda melihat variasi harga kain maka tidak lain hal itu disebabkan oleh salah satunya proses treatment oleh pihak produksi di pabriknya.

  1. Tahap Akhir (Finishing)

Terakhir untuk menjaga kualitas kain agar tetap baik dan bagus sampai ke tangan konsumen maka ada namanya proses penyelesaian atau finishing. Proses ini merupakan langkah penutup, seperti quality control sebagai bentuk evaluasi sebelum dijual.

Orang yang bertanggung jawab atas kualitas kontrol ini mesti profesional yang paham dengan bahan dan kualitas benang. Jika sudah lulus kontrol kualitas maka artinya tidak ada cacat sedikitpun pada produk sehingga harga jual di pasaran termasuk angka normal.

Sebelum dipasarkan dengan berbagai harga ke konsumen, mulai dari bahan mentah berupa kapas maupun bahan baku lainnya sampai menjadi kain butuh proses panjang. Maka ketika mengeluarkan uang, pastikan Anda memilih tempat terpercaya dan terbaik.

Contohnya, Lakumas menyediakan banyak jenis benang untuk mendukung bisnis Anda. Tersedia benang akrilik, tencel, ramie, dan juga rayon. Untuk harga tentunya bersaing dengan produk sejenis di pasaran dengan jaminan kualitas produk terbaik.

Hari Bumi: Arti Penting Menjaga Bumi dan Lingkungan Sekitar

Hari Bumi: Arti Penting Menjaga Bumi dan Lingkungan Sekitar

Bumi ini tidak hanya dihuni oleh manusia saja, melainkan banyak makhluk yang menempatinya. Sebagai manusia, Anda harus berpartisipasi dalam mewujudkan gerakan memelihara dan menjaga agar bumi ini aman untuk ditempati.

Salah satunya dengan melakukan peringatan hari tersebut. Tujuan dilakukan aktivitas tersebut sebagai wujud rasa cinta terhadap alam lingkungan sekitar. Siapa lagi yang akan menjaganya jika bukan seluruh masyarakat dunia.

Banyak dampak yang telah terjadi akibat aktivitas manusia. Oleh karena itu, mulai saat ini juga Anda harus lebih peduli dan mendukung berbagai gerakan untuk melindunginya.

Mengenal Pengertian dari Hari Bumi

Hari bumi sedunia diperingati setiap tanggal 22 April. Banyak aktivitas yang dapat dilakukan untuk memperingati hari itu. Misalnya seperti melakukan gotong royong untuk menjaga agar lingkungan tetap bersih dan asri.

Lalu, melakukan kerja bakti membersihkan lingkungan sekitar, melakukan aksi menanam pohon dan lain sebagainya. Semua jenis aktivitas tersebut dilakukan untuk menjaga agar lingkungan sekitar tetap sehat.

Dengan demikian, manfaatnya tidak hanya dirasakan oleh manusia saja. Namun, juga untuk seluruh makhluk hidup yang ada di dunia ini. Dengan demikian, semua makhluk dapat hidup nyaman dan tenang.

Peringatan hari bumi itu sendiri tidak lain adalah untuk membangun kesadaran masyarakat agar memahami arti penting dari menjaga bumi. Alasan itulah yang mendorong diselenggarakannya peringatan hari bumi.

Setiap tahunnya peringatan tersebut mengusung berbagai macam tema yang menarik perhatian masyarakat. Dengan demikian, diharapkan masyarakat bisa lebih menyadari betapa pentingnya menjaga lingkungan tempat Anda tinggal.

Dalam hal ini perlu kerja sama yang baik antara masyarakat maupun pemerintah untuk mewujudkan bumi yang bersih dan nyaman. Selain itu, juga melibatkan perusahaan agar menjalankan bisnis yang ramah lingkungan.

Semua upaya tersebut dilakukan sebagai bentuk investasi terhadap planet tempat Anda tinggal ini. Oleh karena itu, Anda wajib memahami apa arti penting memeliharanya.

Apa Saja Arti Penting Menjaga dan Memelihara Bumi?

Banyak aktivitas yang dapat mempengaruhi kondisi dan perubahan iklim di bumi. Terbukti banyak fenomena alam yang sudah terjadi seperti naiknya air laut, mencairnya es di kutub dan buminya terasa panas.

Semua itu bisa terjadi akibat dari adanya perubahan iklim global. Bahkan, para ilmuwan telah mengungkapkan bahwa suhu global akan mengalami peningkatan dalam beberapa waktu kedepan.

Salah satu faktor penyebabnya adalah efek gas rumah kaca dari hasil aktivitas manusia. Apabila hal ini terjadi terus-menerus, tentu akan memberikan dampak buruk bagi kehidupan di dalamnya.

Pemanasan global tersebut juga berdampak pada mencairnya es yang ada di kutub sehingga air laut menjadi naik. Kondisi tersebut tentu sangat membahayakan karena akan menyebabkan banjir di mana-mana.

Di samping itu, juga menyebabkan erosi pantai dan masih banyak lagi lainnya. Dampaknya tidak hanya dirasakan oleh manusia saja. Namun, seluruh makhluk yang tinggal di dalamnya juga turut merasakan.

Melihat berbagai fenomena tersebut, diharapkan bahwa Anda dan semua masyarakat menyadari akan pentingnya memelihara bumi ini. Dengan demikian, bumi akan tetap lestari dan bisa ditempati oleh generasi penerus dengan nyaman.

Banyak cara yang dapat dilakukan untuk memeliharanya. Misalnya dengan menghemat penggunaan air, menerapkan reduce, reuse, recycle, dan mengonsumsi sustainable foods. Perlu diketahui, produksi pangan berskala besar menyumbang emisi rumah kaca.

Di sisi lain, Anda juga sebaiknya mengurangi penggunaan plastik dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini dilakukan agar mengurangi sampah plastik. Anda juga bisa melakukan daur ulang sampah plastik.

Banyak upaya yang dapat Anda kerjakan sebagai bentuk kepedulian terhadap bumi. Salah satunya dengan memperingati hari bumi. Tujuannya untuk mengajak masyarakat agar memahami arti penting memelihara bumi ini.