Hi, How Can We Help You?

Tag Archives: tenun

Menenun Menjadi Budaya Turun Menurun yang Wajib Dilestarikan

Indonesia memang dikenal sebagai negara yang kaya akan budaya, bahkan hingga kini masih ada budaya turun temurun yang masih diterapkan dalam kehidupan masyarakatnya. Hal inilah yang membuat budaya tersebut dinilai spesial, dan wajib dilestarikan oleh generasi saat ini. Keberagaman budaya menjadi keunikan tersendiri dan pastinya harus dijaga, agar tidak hilang akibat perkembangan teknologi atau pengaruh budaya negara lain. Tentu hal tersebut tidak mudah dilakukan, karena pengaruh negara asing terhadap generasi saat ini begitu besar.

Kain tradisional merupakan salah satu warisan budaya yang masih eksis hingga kini, beberapa generasi muda sudah mulai melestarikan beberapa kain yang berasal dari daerah di Indonesia. Bahkan mereka menyesuaikan dengan gaya masing-masing, agar tetap terlihat modern. Keberagaman dari setiap daerah di Indonesia menghasilkan keunikan tersendiri, hal itu juga berpengaruh terhadap motif kain yang bervariasi. Tenun menjadi salah satu kain yang memiliki motif beragam, dan masih banyak digunakan hingga kini.

Hubungan Budaya dan Adat dalam Mengangkat Keunikan Daerah di Indonesia

Kain dari setiap daerah biasanya digunakan untuk upacara adat pada daerah mereka masing-masing, namun di daerah perkotaan misalnya, mereka memanfaatkan kain tersebut untuk dipakai pada acara formal, seperti pernikahan. Masyarakat Indonesia berasal dari daerah berbeda-beda, sehingga adat dan budaya yang mereka angkat juga beragam. Biasanya pada saat menghadiri acara formal, mereka akan mengenakan pakaian adat sesuai dari daerah mereka masing-masing.

Kehadiran tenun juga bisa menjadi salah satu cara bagi masyarakat Indonesia, agar bisa memperkenalkan kebudayaan setiap daerah kepada masyarakat lokal maupun internasional. Hal tersebut juga bertujuan, agar generasi saat ini bisa meneruskan kebudayaan yang sudah menjadi warisan turun menurun. Memang tidak dapat dipungkiri bahwa perkembangan zaman, berpengaruh besar terhadap kebudayaan di negara kita.

Oleh karena itu penting bagi para generasi muda, untuk memperkenalkan kebudayaan masing-masing daerah atau setidaknya terus melestarikan kebudayaan tersebut agar tidak terlupakan. Keindahan setiap kain dihasilkan pada setiap daerah, tentunya memiliki maksud atau nilai tersendiri yang ingin disampaikan. Budaya dan adat pada masing-masing daerah Indonesia, begitu erat kaitannya dalam mengangkat keunikan dari masing-masing budaya.

Ciri Khas Daerah yang Membuat Kain Tenun Menjadi Spesial

Keberagaman tenun dari setiap daerah, menciptakan ciri khas tersendiri dan membuat kain ini menjadi spesial serta berharga bagi masyarakat Indonesia.

1.   Suku Jawa

Jawa menjadi salah satu suku mayoritas yang paling mudah ditemukan, salah satu motif tenun berasal dari suku ini adalah Tenun Troso, berasal dari daerah Jepara, Jawa Tengah. Meskipun melalui banyak tahapan dalam pembuatannya, namun jenis bahan ini banyak dicari oleh para wisatawan.

2.   Sunda

Kain tenun Baduy merupakan salah satu jenis bahan berasal dari Jawa Barat, dan memiliki motif kaya akan makna serta bernilai historis tinggi.

3.   Betawi

Suku ini biasanya dikenal dengan kain batiknya, namun kini suku tersebut juga memiliki kain tenun yang memiliki ciri khas sesuai dengan kota Jakarta. Terdapat ornamen ondel-ondel, monas, corak bunga dan motif unik lainnya.

4.   Bali

Ada banyak jenis kain tenun berasal dari pulau Dewata, mulai dari Poleng, Songket, Cepuk, Kling, Gedongan, Gringsing dan masih banyak lagi.

5.   Lombok

Tenun songket dan tenun rang-rang, menjadi motif tenun paling populer akhir-akhir ini, banyak wisatawan yang menjadikan kain tersebut sebagai oleh-oleh.

6.   Dayak

Salah satu kain tenun sering digunakan adalah Kain Kebat, dikenal sebagai pakaian mewah yang hanya digunakan saat upacara besar, dan memiliki motif alam, seperti hewan dan tumbuhan.

7.   Sumatera

Ulos, Pandai Sikek, Songket Palembang dan masih banyak lagi yang berasal dari daerah ini. Setiap daerah memiliki keunikannya tersendiri, yang membuat setiap kain memiliki estetika berbeda-beda. Saat ini masyarakat Indonesia berusaha mengembangkan ide inovasi benang candimas berbahan Tencel, yang saat ini telah banyak dimanfaatkan untuk membuat kain tenun.

Sejarah Pemintalan Benang dan Berbagai Macam Jenis Tenun

Terdapat banyak kain tradisional yang bisa Anda temukan di Indonesia, hal tersebut merupakan salah satu warisan berharga yang harus tetap dilestarikan oleh para generasi muda. Mungkin banyak orang yang mengira, bahwa kain tersebut hanya dapat digunakan pada acara formal. Padahal beberapa masyarakat di Indonesia, menggunakan kain tersebut di keseharian mereka dan tidak hanya menjadikannya sebagai pakaian saja, melainkan dapat diubah menjadi celana, rok, atau bahan pembuatan tas.

Salah satu kain terkenal serta banyak digunakan oleh masyarakat Indonesia adalah kain tenun, jenis bahan ini cukup terkenal hingga ke mancanegara. Banyak daerah penghasil jenis bahan ini yang terus membudidayakannya, seperti Nusa Tenggara Timur, Jepara, Tidore dan lainnya. Uniknya lagi, setiap daerah memiliki karakteristik atau keunikannya tersendiri dari setiap kain yang mereka buat. Tentu saja hal ini membuat keberagaman Indonesia semakin kaya, dan sudah menjadi kewajiban bagi para generasi muda untuk terus melestarikannya.

Sejarah Pemintalan Benang yang Perlu Diketahui

Jenis bahan ini terbuat dari berbagai serat alam, yang bisa dengan mudah Anda temukan, seperti kapas, serat kayu, sutra dan masih banyak lagi. Diketahui bahwa kain ini ditemukan lebih dari 3000 tahun lalu, di daerah Sumba Timur, Yogyakarta, Melolo, Gilimanuk dan Gunung Wingko. Awalnya kegiatan menenun sudah ada sejak 500SM, pada negara-negara seperti Mesir, India, Turki dan lainnya. Kegiatan menenun hampir sama dengan memintal benang, sejak zaman dulu tentu saja alat yang digunakan lebih tradisional.

Hanya mengandalkan bahan dari alam yaitu kayu, masyarakat daerah bisa mengalihfungsikan bahan tersebut menjadi alat pemintal benang. Hingga di zaman modern seperti saat ini, alat tersebut sudah dibuat menjadi lebih praktis dan mampu menghasilkan kain dalam waktu singkat. Kini Anda bisa memesan kain tradisional dalam jumlah besar dalam waktu singkat, tidak seperti saat menggunakan alat tradisional, dimana semua pekerjaan dilakukan secara mandiri dan membutuhkan lebih banyak waktu.

Beberapa perusahaan memilih kapas sebagai bahan serat untuk membuat kain tradisional, kemudian mereka melakukan proses spinning atau pemintalan, lalu proses penenunan menjadi kain yang dikenal dengan istilah weaving. Selanjutnya adalah proses perawatan kain yang telah jadi, disebut juga sebagai finishing, setiap bahan yang telah selesai nantinya bisa diubah ke dalam bentuk pakaian, tas, sarung dan lainnya.

Berbagai Macam Kain Tenun dan Pakaian dari Kain Tenun

Seperti yang sudah kita ketahui, bahwa kebanyakan bahan tersebut digunakan untuk dijadikan sebagai pakaian baik itu baju, celana atau rok. Berikut ini kami akan menjelaskan, ada apa saja jenis bahan yang biasa dimanfaatkan oleh masyarakat Indonesia.

1.   Lurik

Jenis bahan ini berasal dari daerah Yogyakarta, Solo juga Jawa Tengah, awalnya dibuat menggunakan alat tradisional atau non mesin. Ciri khas dari kain ini adalah terdapat garis-garis dengan warna solid, yang membuat kain ini terlihat cantik.

2.   Ulos

Jenis Ulos biasanya dimanfaatkan sebagai pakaian tradisional, berasal dari daerah Sumatera Utara. Karakteristik Ulos adalah terdapat warna hitam, merah dan cokelat, kemudian ditambah dengan akses perak dan emas pada bahan ini.

3.   Sumba

Jenis ini memakan waktu paling lama dalam proses pembuatannya, hal ini dikarenakan bahan tersebut dibuat dengan tenaga manusia. Sehingga membutuhkan waktu sekitar 4 bulan hingga proses menahun. Ciri khas dari bahan Sumba, terdapat motif serta makna beragam dan terinspirasi dari hewan.

4.   Toraja

Tenun Toraja mencerminkan keindahan daerah Toraja, menampilkan motif erat kaitannya dengan etnis dan tradisional. Anda akan langsung mengenali bahan Toraja setelah melihatnya, karena memiliki ciri khas tersendiri yang membuat Toraja semakin dikenal.

Masyarakat Indonesia memang patut berbangga, karena memiliki berbagai macam jenis bahan yang sudah ada sejak ratusan tahun lalu, berkat nenek moyang kita yang telah membuatnya sejak dahulu. Itu dia sejarah dan berbagai jenisnya yang harus Anda ketahui. Proses pemintalan benang pada masing-masing kain juga berbeda-beda, sehingga terdapat ciri khas dan keunikannya tersendiri.

PPKM Diperpanjang, Layanan Streaming Film Semakin Laris

Salah satu pihak yang cukup diuntungkan akibat perpanjangan PPKM yaitu perusahaan layanan streaming film dan TV series. Bukan tanpa alasan, PPKM memaksa masyarakat untuk lebih banyak berdiam di rumah. Selama stay at home, tentunya masyarakat sulit melakukan berbagai aktivitas outdoor seperti berenang, jogging, hingga nongkrong di kafe. Sehingga mereka cenderung mencari hiburan lain yang bisa dilakukan tanpa meninggalkan rumah.

Kopi meningkatkan produktivitas

Nonton film dan TV series menjadi pilihan paling masuk akal dan tidak membosankan. Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ditetapkan sebagai upaya untuk menekan angka penyebaran covid-19. Sebelumnya, pemerintah mulai menetapkan penerapan PPKM pertama kali pada akhir Juli lalu. Penerapan pembatasan ini dilaksanakan selama 14 hari dengan harapan angka positif Covid-19 semakin melandai.

Buntut PPKM Diperpanjang, Masyarakat Pilih Nonton

Pemerintah kembali melanjutkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)agar angka positif corona semakin menurun. Kali ini pelaksanaan pembatasan tersebut berlangsung selama 14 hari, yaitu tanggai 5-18 Oktober 2021. Meskipun pemerintah memberikan sedikit pelonggaran, namun tetap saja masyarakat belum bisa melakukan berbagai aktivitas di luar rumah secara leluasa. Buntut dari perpanjangan pembatasan tersebut yaitu masyarakat lebih memilih mencari hiburan di rumah.

Menonton menjadi salah satu kegiatan yang paling banyak dipilih. Internet memberikan banyak kemudahan sehingga masyarakat dapat menikmati berbagai tayangan secara streaming online. Terlebih kini ada banyak layanan streaming. Kehadiran berbagai layanan streaming untuk menonton film maupun TV series semakin memudahkan masyarakat dalam mengakses tontonan yang diinginkannya. Di sisi lain, para produser film maupun TV series semakin melirik layanan OTT tersebut.

Ini sebagai dampak dari anjloknya industri kreatif termasuk film yang diguncang Covid-19 sehingga tidak dapat naik ke layar lebar. Sehingga layanan nonton streaming dimanfaatkan sebagai platform nonton online tanpa harus ke bioskop. Bukan hanya film, TV series juga memiliki daya tarik tersendiri. Ramainya pembicaraan mengenai berbagai judul series membuat masyarakat semakin tertarik dan tidak mau ketinggalan menggunakan layanan nonton online tersebut. 

PPKM-Diperpanjang-Layanan-Streaming-Film-Semakin-Laris

Netflix, Layanan Nonton Streaming Terpopuler

Siapa yang tidak kenal dengan platform streaming film dan TV series tersebut? Bahkan orang yang tidak berlangganan tentu sudah familiar dengan namanya karena popularitasnya semakin tinggi. Ada beragam alasan mengapa pecinta sinema memilih platform satu ini. Selain banyaknya pilihan tayangan series dan film, ada keunggulan lain yang ditawarkan. Berikut ini beberapa diantaranya.

  1. Koleksi Konten Lengkap

Salah satu keunggulan platform ini adalah memiliki konten yang lengkap, yaitu meliputi film dan serial TV. Masing-masing juga bisa dipilih berdasarkan genrenya, seperti romance, horror, action, comedies, dan lain sebagainya.Perusahaan ini mendapatkan izin untuk menayangkan serial TV dari berbagai negara. Sehingga masyarakat dapat menikmatinya secara legal. Selain itu, pengguna juga dapat menikmati beragam film lawas secara legal.

  1. Menyediakan Fitur untuk Kenyamanan Pengguna

Netflix menyediakan beberapa fitur menarik yang memanjakan penggunanya. Misalnya fitur Profile memungkinkan pengguna untuk mendapatkan konten sesuai, contoh profil anak-anak hanya mendapat akses konten anak-anak. Fitur My List memungkinkan pengguna membuat daftar tonton sesuai kesukaannya. Dengan fitur ini, pengguna bisa menonton kembali tayangan yang disimpan sewaktu-waktu tanpa kesulitan mencari lagi. Selain itu juga terdapat fitur Continue. Seperti namanya, fitur ini memudahkan pengguna untuk melanjutkan waktu terakhir ketika ia menonton video. Fitur ini tentu saja memudahkan pengguna.

  1. Original Series

Keunggulan ini tentu tidak ditemukan pada layanan streaming TV series lainnya karena menghadirkan original series. Beberapa serial seperti Umbrella Academy, Stranger Things, hingga Money Heist hanya dapat dinikmati pengguna platform ini. PPKM memang membatasi berbagai kegiatan outdoor. Meski demikian, masyarakat tetap bisa menikmati momen berkualitas di rumah dengan cara nonton melalui layanan streaming film dan TV series.

Benang Lakumas Menjalin Tenun Nusantara

JAKARTA – PT Laksana Kurnia Mandiri Sejati (Lakumas) berpartisipasi dalam World Ikat Textile Symposium (WITS) 2019 yang diadakan di Museum Tekstil Jakarta, 23-25 Agustus lalu. Dalam pameran internasional tersebut, Lakumas memperkenalkan benang bermerk Candimas yang telah digunakan perajin dari daerah Toba, Sumatra Utara, sampai ke Belu, Nusa Tenggara Timur (NTT).

Menurut Maestro Tenun Ikat Sumba Kornelis Ndapakamang, penenun ikat warna alam dari Sumba sudah menggunakan benang dari Lakumas.

“Kualitas benang Candimas cukup bagus karena penyerapan warna maksimal dan tidak ada campuran benang-benang yang lain,” kata Kornelis yang juga membantu pelatihan tenun di beberapa daerah NTT dengan pewarna alami

Perwakilan PT Lakumas Araneta Halim (dua dari kanan) bersama Ketua Dekranas dan Ketua Dekranas Daerah.

Direktur PT Lakumas Erick Halim mengatakan, selama tiga hari pergelaran pameran internasional tersebut, Lakumas menjual benang sebanyak 100 kilogram kepada perajin tenun ikat dari Sarawak, Kalimantan Timur, Sumba, sampai ke Flores.

“Dengan hadirnya Lakumas dalam industri tenun ikat nasional, diharapkan bisa menjamin pasokan bahan baku berkualitas dengan harga yang stabil karena terbuat di dalam negeri,” ujar Erick.

WITS 2019 sendiri dibuka langsung Ketua Dewan Kerajinan Nasional (Dekranas) Mufidah Jusuf Kalla bersama Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ketua Dekranas Daerah DKI Jakarta Fery Farhati, Jumat (23/8) pagi. Acara ini diselenggarakan World Crafts Council (WCC) bekerja sama dengan Dinas Pariwisata DKI Jakarta.

Mufidah menyampaikan, penyelenggaraan WITS tahun ini adalah penyelenggaraan yang keempat kalinya setelah sebelumnya diadakan di negara-negara lain se-perti Inggris. Mufidah menyebut kain tenun ikat tersebar di banyak negara dan menjadi kain tradisional yang diakui sebagai warisan budaya berharga termasuk di Indonesia.

Untuk itu, pameran yang diadakan dalam WITS ini juga sangat penting bagi para seniman dan perajin agar bisa mengembangkan kemampuan yang dimiliki. “Kita semua dapat saling belajar dan berbagi dalam pengembangan tenun ikat untuk pengembangan warna, corak, ragam, dan desain,” ungkap Mufidah kepada wartawan.