Hi, How Can We Help You?

Tag Archives: indonesiamaju

Menjaga Imun Tubuh dengan Berolahraga

Salah satu cara untuk memaksimalkan produktivitas kerja adalah tingkatkan imun lawan covid. Anda tentu sudah paham bahwa virus baru ini telah memberikan dampak luar biasa pada berbagai sektor kehidupan termasuk industri, perekonomian, pariwisata, pendidikan, dan lain sebagainya. Hal terpenting dalam menghadapi pandemi adalah menjaga kesehatan diri.

Caranya yaitu dengan menerapkan protokol kesehatan covid-19. Selain itu meningkatkan imunitas dengan berolahraga juga sangat berperan agar Anda tidak tertular virus dari China tersebut. Olahraga didefinisikan sebagai aktivitas olah tubuh yang dapat memberikan efek positif bagi kesehatan secara menyeluruh. Kegiatan ini dianjurkan oleh praktisi kesehatan agar dilakukan secara rutin.

Tujuannya tentu saja agar badan menjadi lebih sehat dan bugar. Dengan demikian Anda dapat menjalankan aktivitas dengan baik dan lancar tanpa adanya gangguan kesehatan. Tidak hanya kesehatan jasmani, olahraga juga memberikan efek pada kondisi rohani. Karena tujuan olahraga adalah meningkatkan kesehatan raga dan jiwa secara keseluruhan.

 

Olahraga yang Cocok untuk Meningkatkan Imunitas Tubuh

Tingkatkan imun lawan covid dengan menjalankan aktivitas fisik secara rutin. Ada banyak jenis aktivitas olah fisik yang bisa dilakukan. Namun pada masa pandemi alangkah baiknya Anda berolahraga di rumah agar risiko penularan lebih rendah. Untuk meningkatkan daya tahan tubuh alias imunitas, sebaiknya memilih jenis latihan berintensitas ringan hingga sedang.

Ciri-cirinya yaitu jika Anda masih bisa berbicara saat sedang melakukan aktivitas olah fisik tersebut. Contoh jenis olahraga berintensitas ringan hingga sedang adalah berjalan kaki, jogging di sekitar rumah, atau yoga. Bersepeda dengan intensitas sedang juga bisa menjadi pilihan. Namun pastikan Anda tidak berkerumun saat bersepeda di luar rumah.

 

Manfaat Olahraga Teratur bagi Tubuh

Ketika melakukan kegiatan olah tubuh, tentu ada beragam manfaat yang akan Anda rasakan. Aktivitas ini dapat menjaga tubuh dari berbagai serangan penyakit karena kekebalan yang meningkat. Sistem kekebalan menjaga Anda dari infeksi berbagai virus, bakteri, maupun benda asing lainnya yang berpotensi membahayakan kesehatan.

Begitu juga dengan virus covid-19 yang bisa menginfeksi siapa saja. Dengan melakukan olah fisik secara teratur Anda dapat tingkatkan imun untuk lawan covid. Selain meningkatkan kekebalan, latihan secara teratur juga dapat membuat postur badan lebih baik. Berbagai gerakan yang Anda lakukan bisa menjadikan badan lebih fleksibel dan tidak kaku.

Sehingga otot-otot selalu dilatih dan mampu bekerja dengan baik. Latihan secara rutin juga membuat badan terhindar dari penumpukan lemak jahat yang menyebabkan obesitas. Anda tentu tahu bahwa obesitas dapat memicu berbagai penyakit seperti jantung, hipertensi, dan sebagainya. Bagi anak-anak, olahraga berperan penting untuk mengoptimalkan pertumbuhan.

 

Berolahraga Saat Perut Kosong, Benarkah?

Untuk tingkatkan imun lawan covid, lakukan aktivitas olah tubuh dengan teratur. Ada anggapan bahwa olahraga saat perut kosong lebih baik karena dapat membakar kalori dan lemak lebih banyak. Hal tersebut sebenarnya kurang tepat karena saat perut kosong justru badan akan lemas bahkan berisiko mual hingga pingsan pada latihan intensitas tinggi.

Tidak ada salahnya makan sebelum berolahraga, tetapi beri jeda sekitar 2 jam setelah makan baru latihan. Tentunya Anda perlu memilih jenis makanan yang tidak terlalu berat. Untuk olah fisik ringan seperti berjalan kaki, berolahraga dalam kondisi perut kosong tidak terlalu masalah.

Memasuki era new normal, aktivitas perkantoran mulai kembali berjalan seperti biasa. Lakumas sebagai perusahaan yang memperhatikan perkembangan terus berupaya menerapkan protokol kesehatan bagi para karyawan. Lakumas juga menerapkan protokol terkait jam kerja. Daya tahan tubuh karyawan harus tetap terjaga dengan olahraga sehingga bisa maju bersama Lakumas.

 

Menjaga Persatuan di Lingkungan Kerja

Indonesia adalah negara yang memiliki keberagaman suku, bahasa, dan budaya. Memiliki jumlah populasi terbesar keempat di dunia, tidak heran jika Indonesia dikenal dengan keberagamannya. Jika diartikan, keberagaman merupakan suatu kondisi dalam masyarakat yang di dalamnya terdapat banyak perbedaan. Banyak faktor yang mempengaruhi keberagaman, sehingga muncul banyak perbedaan di Indonesia. Faktor-faktor tersebut dapat dijelaskan seperti berikut.

  • Faktor Geografis

Peta Geografis Indonesia

Negara Indonesia merupakan negara kepulauan. Tak main-main, pulau yang ada di Indonesia berjumlah 17 ribu. Keberadaan pulau-pulau di Indonesia, menyebabkan keberagaman pada penduduknya. Kondisi wilayah kepulauan ini menciptakan keberagaman dari satu daerah ke daerah lainnya.

  • Perbedaan Iklim

Mungkin terbilang aneh jika iklim bisa menyebabkan keberagaman, tapi faktanya itulah yang terjadi di Indonesia. Sebagai negara beriklim tropis, keberagaman muncul karena adanya perbedaan mata pencaharian, budaya, dan fisik masyarakatnya.

  • Suku

Bhineka Tunggal Ika

Keberagaman jelas terlihat dari setiap suku yang ada di Indonesia. Sebutlah, sunda, jawa, batak, padang, papua, madura, dan lainnya, memiliki keberagaman yang mencolok. Logat bahasa, cara hidup, adat istidat, hingga kebudayan mencirikan perbedaan antar suku.

  • Agama

Bhineka Tunggal Ika

Islam, Kristen, Katolik, Budha, Hindu, Konghucu adalah agama-agama yang ada di Indonesia. Kepercayaan yang berbeda antar satu orang dan lainnya akan berpengaruh terhadap bagaimana menjalani hidup berdasarkan apa yang dianut.

Keberagaman, terutama di sebuah lingkungan kerja, tentu kerap terjadi. Pekerja yang memiliki berbagai macam latar belakang, berkumpul di dalam satu lingkungan yang sama. Memang tidak mudah untuk menyatukan perbedaan, terutama yang berkaitan dengan identitas pribadi. Sering terjadi banyak konflik di sebuah lingkungan kerja karena tidak dapat menerima perbedaan yang dimiliki satu sama lain.

Nada bicara, kebiasaan hidup, cara berkomunikasi, sering menjadi penyebab sebuah konflik antar pekerja. Kasus yang sering terjadi adalah, rasa sakit hati yang ditimbulkan karena seorang pekerja dianggap tidak berperilaku baik terhadap pekerja lainnya. Biasanya, hal itu dikarenakan kurangnya komunikasi dan pengertian antar pekerja.

Sebenarnya, keberagaman pada lingkungan kerja bisa menghasilkan hal positif. Perspektif yang luas, kaya akan pengalaman dan skill yang bisa membuat perusahaan lebih mudah menemukan inovasi dan kreatifitas, adalah sekian banyak hal yang bisa diambil sisi positifnya. Jika konflik tidak bisa diredam, lingkungan kerja akan menjadi tidak nyaman dan pekerja bisa saja memilih untuk keluar dari perusahaan.

Dibutuhkan toleransi dan pemahan bahwa sebagai orang Indonesia, kita memang lekat dengan keberagaman. Memperlakukan seseorang layaknya seorang individu dengan derajat yang sama adalah kuncinya. Walapun Anda menjadi golongan mayoritas, jangan pernah merasa bahwa Anda lebih baik dari golongan lainnya. Menghargai seseorang yang berbeda latar belakang, entah itu agama, budaya, suku, ras, akan membuat lingkungan kerja menjadi nyaman.

Komunikasi yang baik antar pekerja, tanpa menyinggung satu pihak. Terbuka terhadap kritik dan saran dari pekerja lain. Selalu membiasakan diri bersikap sopan kepada siapapun, baik itu atasan maupun bawahan. Pandai memposisikan diri di lingkungan kerja dan beradaptasi dengan berbagai macam latar belakang pekerja. Hal-hal tersebut adalah budaya perusahaan yang selalu diterapkan oleh para pekerja di PT. Laksana Kurnia Mandiri Sejati (LAKUMAS).

Menjaga persatuan dan kesatuan di lingkungan kerja adalah tanggung jawab setiap pekerja. Jika setiap pekerja memiliki rasa toleransi yang tinggi, lingkungan kerja akan menjadi tempat yang kondusif. Pekerja akan merasa nyaman dan bahagia ada di lingkungan tersebut.

 

 

 

 

Benang warna tahan luntur dan pudar, CRAYON

Rayon adalah salah satu serat organik yang cukup populer dalam industri tekstil. Juga dikenal sebagai viscose, penggunaan serat Rayon cukup luas mulai dari pakaian santai, sarung pantai, dan dengan kombinasi Polyester juga banyak digunakan untuk kain bahan seragam maupun formal. Kain yang terbuat dari benang rayon memiliki tekstur lembut dan menyerap keringat sehingga cocok digunakan di iklim tropis seperti Indonesia.

Tidak banyak yang mengetahui kalau Rayon ini merupakan salah satu bahan baku utama dalam industri Sarung. Umumnya sarung palekat terbuat dari campuran Rayon dengan Polyester tetapi untuk sarung ATBM hampir menggunakan benang yang terbuat dari serat Rayon.

Dengan eksistensi lebih dari 20 tahun dalam industri pemintalan benang, kualitas produk benang rayon PT LAKSANA KURNIA MANDIRI SEJATI (LAKUMAS) tidak perlu diragukan lagi. Pada tahun 2018, LAKUMAS mempersembahkan produk Benang CRAYON yang merupakan kependekan dari COLOR RAYON bagi industri tekstil Indonesia.

Benang crayon memiliki variasi warna yang beragam

Tidak seperti benang Rayon yang melalui proses pencelupan benang, benang CRAYON terbuat dari serat Rayon warna. Peu industri tekstil, penggunaan benang CRAYON juga EKONOMIS karena sudah bewarna tanpa melalui proses pencelupan sehingga menghemat zat warna, air, dan energi. Kain yang dihasilkan juga tidak susut seperti kain Rayon pada umumnya sehingga memberikan nilai tambah tersendiri bagi pengguna benang CRAYON.

LAKUMAS mengharapkan benang CRAYON dapat menjadi solusi ramah lingkungan bagi industri tenun ATBM yang memberdayakan pengrajin di desa sentra-sentra tenun dimana tidak dilengkapi dengan instalasi pengolahan air limbah yang baik. Dengan penggunaan benang CRAYON dapat mengurangi pemakaian air dan polusi dari limbah pewarnaan benang.

Benang CRAYON dengan keunggulan-keunggulan seperti yang sudah disebutkan sebelumnya yaitu PRAKTIS, EKONOMIS, dan RAMAH LINGKUNGAN juga dapat digunakan untuk membuat kain DENIM, SERAGAM, serta kain RAJUT. Benang CRAYON LAKUMAS diproduksi dengan mesin modern sehingga terjamin kualitasnya dengan keunggulan seperti halnya Rayon yang cocok bagi iklim tropis seperti Indonesia.

 

 

Benang Candimas untuk tenun tradisi berkelanjutan

Indonesia adalah negara yang terkenal dengan kain tenun tradisional khas masing-masing daerah. Dari Aceh sampai Papua, dari pulau Talaud sampai Rote, setiap daerah mempunyai kain tenun dengan ciri khas dan keunikan tersendiri. Tiap kain tenun tidak hanya memiliki fungsi estetis, namun juga biasa digunakan dalam acara adat. Keunikan kain tenun tradisional Indonesia mengundang perhatian pecinta tenun dan kolektor baik dari dalam dan luar negeri.

 

Sayangnya, usaha tenun tradisional ini banyak bergantung dengan benang impor seperti katun atau sutra dengan harga yang tinggi. Selain itu ketersediaan benang impor juga tidak stabil. Akibatnya, harga kain tenun menjadi mahal dan terkadang penenun terpaksa memberhentikan usahanya bila stok benang impor kosong.

Berangkat dengan misi membantu para pengrajin tenun dalam negeri dalam penyediaan bahan baku benang berkualitas, PT LAKSANA KURNIA MANDIRI SEJATI dengan pengalamn lebih dari 20 tahun di industri pemintalan benang memperkenalkan benang CANDIMAS yang diproduksi di Indonesia dengan standar kualitas ekspor

Benang CANDIMAS terbuat dari serat TENCEL, yakni serat organik dari sumber kayu yang tersertifikasi dengan proses yang bertanggung jawab terhadap lingkungan. Mengusung keberlanjutan dalam kain tenun tradisional, benang CANDIMAS merupakan benang ramah lingkungan mulai dari serat, benang, sampai menjadi kain tenun.

Benang candimas bersifat sustainable, artinya ramah terhadap lingkungan dan mudah terurai

Benang CANDIMAS bertekstur halus dan berkilau seperti sutra sehingga menghasilkan kain tenun yang cocok untuk iklim tropis seperti Indonesia. Penyerapan warna yang bagus baik zat warna alami maupun sintetis dapat menghemat penggunaan bahan pewarna dan air dalam proses pewarnaan. Benang CANDIMAS terbuat dari 100% serat organik sehingga mudah terurai di dalam tanah.

Kain tenun yang terbuat dari benang CANDIMAS mempunyai tekstur lembut dan berkilau seperti sutra. Selain itu karena terbuat dari serat organik, mempunyai kemampuan menyerap kelembaban alami tubuh dan struktur unik serat membuat kain mudah kering. Keunggulan ini membuat kain tenun dari benang CANDIMAS memiliki sifat antibacterial dan cocok untuk kulit sensitif.

Dengan segala kelebihannya, benang CANDIMAS cepat menjadi bahan baku favorit industri tenun tradisional dan sudah digunakan pengrajin tenun di 15 provinsi Indonesia. LAKUMAS senantiasa berkomitmen untuk mendukung keberlajutan tenun tradisi Indonesia dengan benang ramah lingkungan, yakni benang CANDIMAS.

Surat edaran Menteri Perindustrian RI No 4 Th.2020

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) fokus mendukung produktivitas perusahaan industri dalam kondisi pandemi Covid-19. Hal tersebut bertujuan agar kegiatan industri tetap dapat berlangsung sekaligus menjamin terpenuhinya kebutuhan hidup masyarakat. Sebagai tindak lanjut dari langkah-langkah yang telah ditempuh sebelumnya, Kemenperin mengeluarkan Surat Edaran Menteri Perindustrian Nomor 4 Tahun 2020 tentang pelaksanaan operasional pabrik dalam masa kedaruratan kesehatan masyarakat Corona Virus Disease 2019.

Edaran tersebut berdasarkan pada peraturan-peraturan yang telah dikeluarkan oleh pemerintah, yaitu Peraturan Pemerintah Nomor 21 Tahun 2020 tentang Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) dan Keputusan Presiden No. 11 Tahun 2020 tentang Penetapan Kedaruratan Masyarakat Corona Virus Disease (Covid-19). Selain itu, juga merupakan tindak lanjut dari Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 tahun 2020 tentang Pedoman Pembatasan Sosial Berskala Besar dalam rangka Percepatan Penanganan Corona Virus Disease 2019.

“Surat edaran ini bertujuan mendukung industri dalam berproduksi namun sesuai dengan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh organisasi kesehatan dunia WHO,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Rabu (8/4).

Surat edaran bertanggal 7 April 2020 tersebut ditujukan kepada Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, ketua asosiasi pengusaha Indonesia, ketua asosiasi industri, serta pimpinan perusahaan industri maupun perusahaan kawasan industri. Di dalamnya memuat pedoman bagi pelaku industri dalam menjalankan kegiatan usahanya selama masa kedaruratan kesehatan masyarakat Covid-19.

 “Kami mengharapkan sektor industri dapat tetap memberikan kontribusi terhadap ekonomi nasional walaupun dalam kondisi yang di luar harapan, terutama dari sektor-sektor yang masih memiliki permintaan tinggi,” papar Agus.

Menperin menyebutkan, sektor-sektor tersebut antara lain industri alat kesehatan dan aneka pangan yang diperlukan untuk menyuplai kebutuhan di dalam negeri. “Kami juga berharap sektor tersebut dapat melakukan ekspor untuk pasar global,” tambahnya.

Perusahaan industri serta perusahaan kawasan industri diberi izin untuk menjalankan kegiatan usaha dengan kewajiban memenuhi ketentuan, di antaranya melakukan screening awal kepada seluruh pekerja melalui pemeriksaan suhu tubuh dan pemantauan gejala saat memasuki area pabrik dan pergantian shift, serta memastikan sirkulasi udara yang baik dan fasilitas kebersihan yang memadai termasuk fasilitas cuci tangan sebelum memasuki bangunan.

Berikutnya, meningkatkan frekuensi pembersihan fasilitas produksi dan area umum secara rutin dengan cairan disinfektan, serta mengatur pembatasan jumlah pekerja saat menggunakan fasilitas umum seperti tempat ibadah atau kantin. “Perusahaan juga wajib menyediakan suplemen maupun makanan bergizi dan menyosialisasikan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta informasi tentang Covid-19 kepada para pekerja,” jelas Menperin.

Di samping itu, para pekerja harus menerapkan PHBS serta memakai msker sejak keluar rumah dan memakai sarung tangan selama berada di area pabrik. Aturan physical distancing sejauh minimal satu meter serta menghindari kontak fisik juga harus dipatuhi oleh para pekerja.

Menteri AGK menambahkan, surat edaran ini merupakan dasar bagi mekanisme izin unit produksi yang membutuhkan proses berkelanjutan seperti tertuang dalam Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 9 tahun 2020.

Demikian Siaran Pers ini untuk disebarluaskan.

 

 

Sumber: https://kemenperin.go.id/artikel/21666/Ikuti-Protokol-Kesehatan,-Menperin-Rilis-Surat-Edaran-Operasional-Pabrik.