Sejak pandemi virus covid-19 mulai menyebar, dan Social distancing sudah mulai diberlakukan di Indonesia, membuat beberapa dari kita sudah mulai bekerja di rumah. Tentu hal ini menjadi tantangan tersendiri, terutama yang punya tuntutan pekerjaan harus sering bertatap muka dengan orang lain. Tapi sekarang sudah banyak aplikasi yang bisa memudahkan pekerjaan anda untuk melakukan meeting, belajar- mengajar, atau pertemuan lainnya yang tidak perlu menghadap secara langsung. Video Conference atau konferensi video belakangan menjadi tren terkait wabah covid dan kebijakan bekerja dari rumah. Segala aktivitas tatap muka untuk sementara waktu diganti dengan menggunakan media berbasis online.
Google Meet (Hangouts Meet/Meet) ialah salah satu aplikasi video Conference yang dapat dimanfaatkan untuk tetap produktif dalam bekerja meski dilakukan dari rumah. Google Meet memungkinkan pengguna untuk melakukan panggilan video dengan 30 pengguna lainnya per pertemuan. Dengan kata lain, Google Meet bisa menjadi media alternatif untuk bersosialisasi dengan rekan kantor atau bahkan melakukan rapat kerja. Google Meet terintegrasi dengan G Suite, yang memungkinkan pengguna untuk dapat bergabung langsung dari Kalender atau undangan yang dikirim via email. Google Meet dirancang untuk mengakomodir pertemuan terjadwal anggota tim, dengan fitur seperti kalender, pemesanan ruang konferensi dan tampilan antarmuka yang lebih halus.

adapun tips untuk mendukung jalannya rapat jarak jauh ini bisa berlangsung lebih baik. Mari simak uraian berikut ini:yang harus di perhatikan,
- Pastikan Jadwal dan Peranan dalam rapat; Siapa yang akan memimpin rapat dan siapa saja peserta rapatnya. Harus dilakukan undangan yang jelas untuk hari dan jam rapat akan berlangsung.
- Lakukan Test jaringan. Diharapkan 15 menit sebelum memulai rapat seluruh akun peserta rapat sudah terhubung pada link undangan rapat yang diberikan oleh pemimpin rapat. Pastikan suara dan dan video bisa muncul. dan terdengar.
- Optimalkan Penggunakan Jaringan Internet. Gunakan Internet untuk meeting dan penggunaan komputer kantor untuk bekerja. Jangan sampai beban jaringan terlalu berat untuk keperluan yang lain yang tidak perlu.
- Gunakan perangkat yang sesuai. Disarankan untuk menggunakan Handphone Smartphone dengan Headset yang kualitasnya baik. Apabila menggunakan Laptop atau komputer dengan Camera dan Microphone tambahan, diharapkan pastikan suara bisa tertangkap microphone dengan baik, dan gambar bisa muncul dengan baik serta suara lawan bicara bisa terdengar dengan baik.
- Pastikan ada jarak lebih dari 1 meter saat rapat berlangsung. Hal ini mengurangi efek echo dan feedback suara yang menggangu ditelinga
- Gunakan muted, Suasana di rumah, kantor atau ruang meeting terkadang membuat meeting menjadi tidak kondusif. Akan ada banyak suara yang bisa masuk selama rapat online. Untuk menjaga suasana yang kondusif, kamu bisa menerapkan mode Mute jika kamu tidak sedang berbicara. Fitur ini akan lebih baik digunakan saat kita ingin disiplin dalam rapat.
- Gunakan earphone yang ideal. Penggunaan earphone atau headphone bisa memudahkan kamu untuk lebih fokus mendengar apa yang sedang dibicarakan. Selain itu, kamu jadi lebih mudah untuk menyampaikan pikiranmu secara langsung. Kini banyak headphone atau earphone yang memiliki kualitas ideal untuk membantu meeting berjalan dengan lancar.
Demikianlah saran aplikasi video conference dan tips untuk mengoptimalkan kinerja saat aplikasi video conference sedang digunakan. Gunakan kesempatan WFH , bagi kamu yang sudah mulai bekerja dari rumah untuk , mengembangkan dirimu agar kamu pun tidak merasa bosan dengan pekerjaan. Dan jangan jadikan pekerjaan sebagai beban utamamu, karena kamu hanya akan membuatnya terlalu berat
Jangan pula terlalu kaku ketika kamu harus melakukan Video conference . Jika kamu melakukan video conference dengan rekan kantor, terlebih dengan rekan satu divisi, anggap saja kamu sedang berbincang dengan temanmu melalui video. Tetap produktif selama Work From home ya. Semangat!
Mari maju #bersamalakumas

Kementerian Perindustrian (Kemenperin) fokus mendukung produktivitas perusahaan industri dalam kondisi pandemi Covid-19. Hal tersebut bertujuan agar kegiatan industri tetap dapat berlangsung sekaligus menjamin terpenuhinya kebutuhan hidup masyarakat. Sebagai tindak lanjut dari langkah-langkah yang telah ditempuh sebelumnya, Kemenperin mengeluarkan Surat Edaran Menteri Perindustrian Nomor 4 Tahun 2020 tentang pelaksanaan operasional pabrik dalam masa kedaruratan kesehatan masyarakat Corona Virus Disease 2019.
“Surat edaran ini bertujuan mendukung industri dalam berproduksi namun sesuai dengan protokol kesehatan yang dianjurkan oleh organisasi kesehatan dunia WHO,” ujar Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita di Jakarta, Rabu (8/4).
Perusahaan industri serta perusahaan kawasan industri diberi izin untuk menjalankan kegiatan usaha dengan kewajiban memenuhi ketentuan, di antaranya melakukan screening awal kepada seluruh pekerja melalui pemeriksaan suhu tubuh dan pemantauan gejala saat memasuki area pabrik dan pergantian shift, serta memastikan sirkulasi udara yang baik dan fasilitas kebersihan yang memadai termasuk fasilitas cuci tangan sebelum memasuki bangunan.
Di samping itu, para pekerja harus menerapkan PHBS serta memakai msker sejak keluar rumah dan memakai sarung tangan selama berada di area pabrik. Aturan physical distancing sejauh minimal satu meter serta menghindari kontak fisik juga harus dipatuhi oleh para pekerja.





