Hi, How Can We Help You?

Author Archives: LAKUMAS

Mengenalkan Wastra Indonesia, kepada Generasi Selanjutnya

Sebagai generasi anak Indonesia, pastinya Anda wajib melestarikan budaya di negeri ini. Dan salah satu kekayaan budaya yang dimiliki oleh Indonesia adalah kain tradisional, yang sudah digunakan sejak dahulu dan dianggap sebagai warisan budaya Indonesia.

Indonesia memang kaya akan budaya dan keberagaman masyarakatnya, serta salah satu kekayaan harus kita lestarikan agar tidak lekang oleh zaman adalah Wastra. Mungkin banyak orang masih asing mendengar kata Wastra, dan lebih banyak orang mengenalnya sebagai kain.

Wastra Indonesia merupakan kain asli buatan negeri kita. yang berasal dari berbagai daerah. Kata Wastra berasal dari bahasa Sanskerta, yang berarti sehelai kain. Kain ini sara takan makna budaya daerah, dengan beragam motif, model, bahan serta simbol yang tertera pada tekstil.

Sebagai generasi selanjutnya, seharusnya kita patut bangga karena nenek moyang kita mewariskan kekayaan seperti ini. Bahkan tekstil khas daerah ini sudah terkenal hingga kemancanegara, dan pastinya membuat bangga bangsa Indonesia.

Jenis-JenisWastra Indonesia yang Wajib Dikenalkan kepada Generasi Selanjutnya

Wastra tidak hanya terdiri dari satu jenis kain, melainkan terdiri dari berbagai jenis dengan model dan motif bervariasi. Setiap tekstil khas daerah memiliki keindahan serta keunikannya tersendiri, dan itulah yang membuatnya istimewa, bahkan dianggap indah oleh turis asing.

1.   Batik

Pasti Anda sudah tidak asing lagi bukan dengan kain Batik, jenis wastra satu ini sudah terkenal hingga keluar negeri dan dianggap sebagai kekayaan budaya Indonesia. Bahkan Batik ditetapkan sebagai warisan budaya oleh UNESCO pada tahun 2009.

Kini Batik bukan lagi dikenal sebagai pakaian adat semata, melainkan industri fashion memperkenalkannya sebagai model pakaian yang bisa digunakan sehari-hari. Batik juga terdiri dari berbagai jenis berdasarkan pembuatannya, yaitu batik tulis, cetak, cap, lukis dan lainnya.

2.   Songket

Tekstil tradisional berikutnya adalah Songket, jenis ini juga cukup digemari oleh masyarakat Indonesia karena memiliki motif yang khas. Songket berasal dari tanah Sumatra, dan biasanya terbuat dari material kapas, sutra, perak serta emas.

Songket dianggap sebagai kain istimewa, sebab proses pembuatannya menggunakan perak serta emas yang ditenun secara mandiri, bahkan membutuhkan waktu berbulan-bulan. Biasanya banyak orang menggunakan Songket, jika menghadiri acara formal atau acara upacara adat.

3.   Tenun

Kain Tenun berasal dari berbagai daerah Indonesia, seperti Toraja, Bali, Jepara, Flores danlainnya. Disebut sebagai Tenun, karena proses pembuatannya menggunakan alat tenun yang terbuat dari kayu dan dibuat secara manual.

Biasanya jenis kain ini memanfaat kan bahan seperti serat kapas, kayu dan sutra. Jenis kain ini memiliki motif beragam dengan keunikannya tersendiri, tergantung pada daerah pembuatnya. Biasanya Tenun digunakan untuk menghadiri acara perkawinan, penghormatan dan lainnya.

4.   Ikat

Anak Indonesia juga harus mengenal jenis kain ikat, dimana jenis kain ini juga berasal dari berbagai daerah, seperti Timor, Flores, Sumba, Sumbawa dan daerah lainnya. Dalam proses pembuatannya, kain ikat menggunakan pewarna alami sehingga lebih terlihat natural.

Selain itu kain ikat juga memiliki motif-motif uniknya tersendiri, yang membuatnya terlihat unik juga indah. Biasanya kainikatdikenaljugasebagaitenunikat, sebab proses pembuatannyajugaditenunmenggunakanalatkhasdaridaerah masing-masing.

5.   Ulos

JeniswastrasatuinimemangterkenaldenganbudayadaerahsukuBatak, yang secaraturunmenurundikembangkan. Ada motif khas yang terdapatpadakainini, yang menggambarkan rasa kasihsayang, restudanpemersatu.

Namunkaininitidakhanyaterdiridarisatujenis, melainkanterdapatbeberapajenissepertiAntakantak, Bolean, Pinuncaan, RagiHuting, RagiHotangdanmasihbanyaklagi. Proses pembuatannyajuga rata-rata menggunakanalattenun yang terbuatdarikayu.

Sudahseharusnyasebagaianak Indonesia, kitawajibbanggandanmelestarikanwarisanbudayatersebut. Janganhanyamembanggakanbudayabarat, namunkitamelupakanbudaya di tanah air sendiri.

Cara Tepat Memperingati Hari Pahlawan bagi Generasi Muda

Bangsa Indonesia memperingati Hari Pahlawan pada tanggal 10 November tiap tahunnya. Berbagai kegiatan dilakukan untuk mengenang perjuangan para pahlawan dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan Indonesia. Di lingkungan formal seperti sekolah, universitas, hingga instansi-instansi pemerintahan, peringatan tersebut biasanya dilakukan dengan cara melaksanakan upacara bendera. Namun itu hanya salah satu contoh kecil yang dapat dilakukan.

Bukan hanya peringatan seremonial, generasi muda juga dapat ambil bagian dengan cara-cara lain yang berbeda. Nah, kali ini kami akan membagikan beberapa cara bagi para generasi muda untuk merayakan hari istimewa tersebut.

Menunjukkan Sikap Pahlawan yang Positif

Ada beragam sikap positif yang bisa ditiru oleh para generasi muda masa kini. Bukan hanya pada 10 November, sikap-sikap positif tersebut juga perlu diimplementasikan setiap harinya. Berikut ini beberapa sikap yang perlu ditiru.

 

  1. Pemberani

Berani adalah sikap yang perlu diteladani oleh semua generasi muda. Keberanian diperlukan dalam banyak hal, seperti berbicara di depan umum, bahkan membuat keputusan sekalipun. Keberanian yang baik adalah keberanian dalam hal-hal positif.

  1. Patriotisme

Pahlawan adalah sosok patriot yang rela berkorban untuk kejayaan serta kemakmuran bangsanya. Sikap ini patut ditiru dan ditunjukkan dalam kehidupan sehari-hari.

  1. Mementingkan Kepentingan Bersama

Salah satu karakteristik seorang pahlawan adalah mementingkan kepentingan bersama. Bukan hanya pemberani yang gagah dan kuat, akan tetapi juga memiliki kemauan untuk melayani demi mencapai kesejahteraan bagi semua pihak.

  1. Berjiwa Besar

Berjiwa besar artinya mau menerima keadaan dengan ikhlas dan lapang dada. Orang yang berjiwa besar senantiasa memandang kenyataan dari sisi positif. Sehingga tidak menyerah begitu saja jika mengalami kegagalan dan mau memperbaiki kesalahan.

  1. Pantang Menyerah

Generasi muda patut meniru karakter pantang menyerah yang lekat pada sosok-sosok pahlawan. Terlebih tantangan di era modern dengan persaingan ketat, sehingga diperlukan semangat tinggi untuk mewujudkan impian.

Manfaatkan Media Sosial untuk Peringati Hari Pahlawan

Media sosial adalah fenomena yang tidak bisa dihindarkan di era digital seperti sekarang. Layaknya pisau, media sosial memiliki sisi positif dan negatif tergantung dari penggunanya. Generasi muda tentunya sudah akrab dengan berbagai platform media sosial sebagai pengguna aktif. Nah, platform ini dapat dimanfaatkan sebagai media untuk memperingati hari bersejarah tersebut. Misalnya dengan cara berikut:

 

  1. Membagikan Profil Pahlawan

Tidak ada salahnya mengunggah foto para tokoh kepahlawanan ke akun media sosial. Kemudian membagikan profil dan perjuangannya sehingga dapat dibaca oleh para pengikut Anda. Selain foto, bisa juga membuat gambar ilustrasi hingga infografis agar lebih mudah diikuti. Konten bermanfaat ini sebagai pengingat kepada diri sendiri sekaligus mengajak orang lain untuk lebih mengenal sosok tersebut.

 

  1. Membuat Video

Video adalah konten menarik yang sangat diminati oleh para pengguna internet. Nah, konten ini bisa dimanfaatkan untuk menceritakan kisah para pahlawan yang senantiasa berjuang dengan penuh pengharapan demi meraih kemerdekaan. Generasi muda memiliki kreativitas tinggi sehingga mampu menghasilkan berbagai konten menarik. Nah, kreativitas tersebut perlu dikerahkan dalam karya-karya positif dan menginspirasi.

Melalui video bertema kepahlawanan, generasi muda bisa menyebarkan semangat atau spirit para tokoh bangsa yang bersusah payah mencapai tujuan luhur, yaitu kemerdekaan. Dengan begitu, generasi muda dapat meneladani perjuangan dan semangat pantang menyerah. Generasi muda adalah tonggak bagi bangsa yang akan melanjutkan perjuangan para tokoh nasional dalam mewujudkan kesejahteraan umum. Berbekal semangat dan kreativitas tinggi, generasi kekinian dapat memperingati Hari Pahlawan dengan cara kreatif.

Keunggulan Bahan Tekstil Ramah Lingkungan bagi Anda

Sudahkah Anda tau, apa saja keunggulan yang dimiliki tekstil ramah lingkungan. Material ini pada umumnya memang sudah banyak digunakan oleh banyak orang dan perusahaan, dan hal ini tentunya membawa dampak positif bagi lingkungan juga kesehatan manusia kelak nantinya. Limbah tekstil memang menjadi salah satu ancaman bagi lingkungan, limbah yang dibuang kesungai atau aliran air bisa mencemari air tersebut dan akan berbahaya bagi manusia jika mengonsumsinya. Sedangkan jika dikubur di dalam tanah, maka tanah juga bisa tercemar.

Kini sudah banyak pilihan lebih aman, dan dapat dimanfaat kan sebagai bahan tekstil. Beberapa diantaranya adalah Tencel, Linen, Polyester Daur Ulang dan masih banyak lagi. Kini tidak ada hambatan bagi Anda dalam berbusana, sebab masih banyak pilihan bahan pakaian.

Pedagang menata kain di kiosnya di Pasar Tekstil Cipadu, Tangerang, Banten, Kamis, 17 September 2020. Sekretaris Jenderal Asosiasi Produsen Serat dan Benang Filament Indonesia (APSyFI), Redma Gita Wirawasta mengatakan, penerapan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total DKI Jakarta akan berdampak pada penyerapan produksi tekstil hulu maupun hilir dan berpotensi kehilangan pendapatan US$ 3 miliar per bulan. Foto:Ismail Pohan/TrenAsia

Industri fashion Indonesia yang semakin maju saat ini, pastinya akan membutuh kan banyak material tekstil. Bayangkan saja, jika dalam pembuatan pakaian tersebut menggunakan bahan tidak ramah lingkungan, pasti akan menghasilkan banyak limbah berbahaya bagi lingkungan.

Kelebihan Tekstil Ramah Lingkungan yang Aman bagi Kulit

Kenyamanan dalam berpakaian, merupakan salah satu tujuan yang dicari oleh penggunanya. Bahan material ramah lingkungan ini, memiliki keunggulannya tersendiri dan salah satunya adalah nyaman digunakan bagikulit, dan pastinya aman bagi lingkungan dan kesehatan.

1.   Material Lebih Nyaman Digunakan

Selalu gunakan pakaian ramah lingkungan, untuk mengurangi limbah tekstil yang bisa mengancam kesehatan lingkungan dan manusia. Lagi pula pakaian ramah lingkungan dianggap lebih nyaman digunakan, dibandingkan dengan bahan tekstil lainnya. Salah satunya adalah serat tumbuhan, yang diambil dari pohon Eucalyptus dan Beechwood mengandung bahan breathable, sehingga lebih sejuk dan lembut di kulit. Proses pembuatannya menggunakan teknologi termoregulasi, sehingga dapat menyesuaikan dengan suhu sekitar.

2.   Dapat Terurai di Dalam Tanah

Ini merupakan nilai tambah yang dimiliki oleh bahan alam, karena berasal dari alam maka proses penguraiannya menjadi lebih mudah. Hanya dalam waktu 12 hingga 16 minggu, maka serat alam tersebut dapat berubah menjadi kompos sehingga bisa digunakan sebagai pupuk. Selain dapat terurai kedalam tanah, bahan ini juga dapat didaur ulang kembali. Jika Anda tidak ingin menyia-nyiakan serat alam ini, Anda bisa mendaur ulang serta tersebut menjadi pakaian kembali, sehingga tidak ada sisa yang terbuang atau zero waste.

3.   Warna Tidak

Keunggulan lainnya yang dimiliki oleh serat alam adalah, bahan ini cenderung memiliki warna yang tahan lama. Berbeda halnya dengan jenis material tidak ramah lingkungan, saat dicuci beberapa kali dan dijemur di bawah sinar matahari maka warnanya mudah pudar. Salah satu material yang memiliki keunggulan serupa adalah Tencel, serat alami yang dimiliki oleh bahan ini membuat warna pakaian tidak mudah pudar. Selain itu spektrum warna yang dihasilkan cukup beragam, sehingga cocok digunakan pada pakaian dengan model apapun.

4.   Lebih Tahan Lama

Material tekstil dengan serat alami cenderung lebih tahan lama, jika dibandingkan dengan bahan tidak ramah lingkungan. Tingkat durabilitas pada material ramah lingkungan cukup tinggi, dan faktor tersebut yang membuat pakaian menjadi tahan lama dan lebih fleksibel. Selain itu perawatan material ini cukup mudah,Anda dapat mencucinya secara manual ataupun dengan mesincuci. Dengan kualitas bahan yang cukup baik, memang tidak salah jika banyak orang lebih memilih menggunakan material tersebut.

5.   Anti Bakteri

Salah satu material ramah lingkungan adalah Tencel, dimana material ini memiliki sifat anti bakteri. Karena bahan ini mudah menyerap keringat namun juga mudah kering, membuat bahan ini tidak cocok untuk menjadi tempat pertumbuhan bakteri. Pemanfaatan material ramah lingkungan, wajib menjadi pilihan utama bagi banyak orang dalam memilih pakaian. Dengan serat alami terkandung didalamnya, membuat pakaian ini nyaman untuk digunakan, sehingga selalu gunakan pakaian ramah lingkungan di keseharian anda.

Squid Game dan Money Heist, Pelajaran di Balik Serial Viral

Anda tentu saja sudah tidak asing dengan dua serial TV pada judul di atas karena mengajarkan untuk terus berusaha. Ya, keduanya sama-sama viral di media sosial karena cerita yang menarik, seru, sekaligus menegangkan. Penonton mendapat kepuasan tersendiri ketika menikmati tayangan tersebut melalui Netflix. Akan tetapi, di balik popularitasnya yang fenomenal, ternyata terdapat banyak pelajaran hidup berharga dalam kedua judul tersebut.

Setiap film atau serial TV pada dasarnya memang bertujuan sebagai tayangan hiburan bagi penontonnya. Akan tetapi, setiap sutradara maupun penulis cerita tentu memiliki motif dan pesan tersendiri yang ingin disampaikannya. Idealnya, penonton bukan hanya menikmati film maupun serial TV sebagai tayangan hiburan saja. Akan tetapi juga melihat pesan-pesan berharga di baliknya. Lantas, apa saja pesan di balik kedua serial viral tersebut?

 

Pelajaran Berharga dari Squid Game

 

Drama asal Korea Selatan ini menampilkan cerita survival game di mana para pesertanya bermain untuk memperebutkan sejumlah uang. Tidak membutuhkan waktu lama, drama ini langsung meledak dengan rekor penonton terbanyak. Ada sejumlah pelajaran berharga dalam hidup yang bisa diambil dari drama survival game tersebut. Berikut ini beberapa diantaranya:

 

  1. Manajemen Keuangan Itu Penting

Para peserta game dalam serial tersebut memiliki latar belakang serupa, yakni permasalahan finansial. Salah satu pesan yang dapat diambil yaitu kita perlu mengelola keuangan dengan baik agar tidak terlilit utang serta permasalahan lainnya.

  1. Hidup dengan Strategi

Setiap peserta perlu memiliki strategi yang matang dalam memainkan berbagai permainan di game tersebut. Baik dalam mengelola emosi maupun langkah-langkah strategis untuk memenangkan permainan. Seperti layaknya permainan, dalam menghadapi hidup juga memerlukan berbagai strategi. Sehingga Anda dapat mencapai tujuan dan kesuksesan sesuai impian. Kunci agar tujuan bisa terwujud yaitu memiliki komitmen tinggi dalam menjalankan strategi.

  1. Tetap Waspada

Dalam drama tersebut juga terdapat intrik licik pemain sehingga melakukan penghianatan terhadap orang yang mempercayainya. Melalui kisah tersebut, Anda bisa belajar untuk tetap waspada dan tidak terlalu percaya kepada orang lain.

  1. Kebahagiaan Tidak Melulu tentang Materi

Di akhir cerita, penonton dapat mempelajari bahwa esensi dari kebahagiaan tidak dapat diukur dengan uang atau materi. Uang memang menjadi salah satu sarana berbahagia. Akan tetapi uang bukanlah kebahagiaan itu sendiri.

 

Pelajaran Berharga dari Money Heist

Ini merupakan salah satu original series Netflix yang menceritakan tentang aksi kawanan perampok dengan ciri khas tersendiri. Yaitu mengenakan kostum berwarna merah dan topeng Salvador Dali. Selain digemari karena jalan ceritanya yang menarik dan seru, serial ini juga mengandung banyak pelajaran berharga. Beberapa diantara pelajaran berharga pada serial tersebut antara lain:

  1. Pentingnya Riset

Hal positif yang bisa diambil dari aksi para perampok tersebut yaitu selalu melakukan riset sebelum melancarkan aksinya. Ini dapat Anda terapkan dalam hal apapun. Misalnya ketika membangun bisnis harus melakukan riset pasar.

  1. Tidak Cepat Menyerah

Tidak semua aksi berjalan mulus meskipun telah direncanakan sedemikian rupa. Meski demikian, para perampok selalu berpikir cepat untuk menemukan solusi penyelesaiannya. Dari sini kita belajar untuk tidak menyerahmeskipun mengalami kegagalan.

  1. Membuat Rencana Sebelum Eksekusi

Aksi perampokan dalam serial TV tersebut tidak dilakukan secara main-main, akan tetapi melalui perencanaan matang sebelum melakukan eksekusi. Ini juga perlu dilakukan dalam melakukan kegiatan penting. Yakni membuat rencana secara matang dan terukur. Dengan demikian, hasilnya juga lebih maksimal. Bila perlu, ada baiknya menyiapkan rencana-rencana cadangan sebagai backup. Drama serial tidak hanya menyajikan hiburan bagi penontonnya. Lebih dari itu, serial viral tersebut juga memberikan pelajaran-pelajaran berharga. Misalnya agar selalu berusaha, jangan menyerah, berkomitmen, serta tetap waspada.

Proses Pembuatan Tekstil Ramah Lingkungan yang Aman bagi Sekitar

Sudah banyak orang beralih menggunakan tekstil ramah lingkungan, sebab dengan semakin banyaknya kerusakan yang terjadi bumi dan salah satu penyebabnya adalah sampah atau bahan tekstil tidak dapat terurai di tanah, sehingga menyebabkan pencemaran lingkungan. Hal ini jika dibiarkan terus menerus bisa bertambah parah, terlebih lagi kain memang menjadi salah satu material tidak dapat terurai. Namun Anda tidak perlu khawatir lagi, sebab sisa kain yang sudah tidak digunakan bisa terurai di tanah dengan tekstil yang ramah lingkungan.

Sudah banyak referensi material yang tidak membuat sampah tekstil, sehingga proses pembuatannya lebih aman bagi manusia dan alam. Terlebih lagi bahan ini memiliki kelebihannya sendiri, dan dinilai lebih menguntungkan ketimbang bahan tekstil sebelumnya. Proses pembuatan material ramah lingkungan ini, hampir sama dengan pembuatan tekstillainnya. Yang membedakan adalah bahan yang digunakan, berikut kami akan mengajak Anda untuk mengetahui bagaimana proses pembuatan tekstil dengan bahan ramah lingkungan.

Proses Pembuatan Tekstil Ramah Lingkungan yang Aman bagi Manusia

Proses produksi kain di Cimahi, Jawa Barat, 5 Februari 2020. TEMPO/Prima Mulia

Pembuatan tekstil memang sudah manusia lakukan sejak dahulu, meskipun teknologi sudah berkembang dengan cukup baik, namun pembuatan tekstil secara manual masih tetap dilakukan. Berikut kami akan menjelaskan kepada anda, tahapan proses pembuatan tekstil.

1.   Pemetikan

Ada berbagai bahan alam dapat dijadikan sebagai material tekstil oleh manusia, seperti halnya serat tumbuhan yang berasal dari selulosa, dan menghasilkan kain linen dan katun; serat hewan yang berasal dari protein dan dapat menghasilkan wol dan sutera dan masih banyak lagi. Setelah serat tersebut dipanen, maka tahapan selanjutnya adalah pemetikan pada serat tersebut. Pemetikan dilakukan dengan tujuan, agar tidak ada benda asing yang terdapat dalam serat, seperti kotoran, serangga atau pun daun.

2.   Carding

Lalu serat-serat tersebut akan disisir atau carding, tujuannya adalah menyelaraskan dan menggabungkannya menjadi tali longgar. Sebetulnya sudah ada mesin canggih untuk melakukan carding, namun beberapa orang masih menggunakan cara manual. Proses carding terbilang penting, sebelum lanjut ketahapan berikutnya. Setelah serat melalui proses ini, nantinya serat pendek dengan serat panjang akan terpisah. Jika serat tidak melalui proses carding, nantinya benang menjadi tidak rata,hasil dari proses carding ini dinamakan sliver.

3.   Pemintalan

Salah satu manfaat dari pemanfaatan bahan alam pada tekstil adalah, tidak membuat sampah tekstil.Tentunya hal tersebut akan berdampak positif bagi lingkungan sekitar, sebab tidakada limbah atau sampah yang akan menimbulkan kerusakan di air maupun tanah. Tahapan selanjutny aadalah pemintalan atau spinning, tahapan ini bertujuan untuk memproses kapas atau material alami lainny amenjadi benang. Proses spinning akan melalui beberapa tahapan di dalamnya, dan masih banyak orang yang melakukan tahapan ini secara manual.

4.   Warping

Tahapan ini benang akan dikumpulkan dan melilitkannya pada gulungan, lalu gulungan tersebut akan dipindahkan kedalam balok lungsin. Kemudian balok tersebut akan dipasang pada alat tenun, dan nantinya benang lungsin tersebut siap untuk ditenun. Proses warping sudah berjalan sejak dahulu, dan beberapa orang masih menggunakan cara manual yaitu alat tenun terbuat dari kayu. Sedangkan beberapa perusahaan sudah beralih menggunakan mesin canggih, yang prosesnya lebih singkat.

5.   Menenun

Tahapan selanjutnya adalah menenun, dimana serat alami seperti Tencel atau linen akan melewati tahapan ini. Di Indonesia sendiri, alat tenun tradisional yang masih digunakan hingga saat ini bernama Gedogan. Proses menenun ini akan melanjutkan proses warping sebelumnya, benang pakan akan diselipkan dengan benang lungsin melalui mesin ini dan nantinya akan menjadi kain. Tahapan ini terbilang cukup sulit, bagi Anda yang belum terbiasa menggunakan Gedogan. Proses pembuatan tekstil ramah lingkungan tersebut, tentunya melalui proses yang panjang. Dalam setiap tahapan terdapat fungsi yang cukup penting, dan saling berkaitan dengan proses berikutnya.