Hi, How Can We Help You?

Tag Archives: PPKM DARURAT

Manfaat Merajut Selama Menghadapi PPKM Darurat 2021 (Bagian 2)

Ada banyak kegiatan yang dapat dilakukan selama berada di rumah ketika PPKM darurat 2021 ini, salah satunya adalah merajut. Bagi sebagian orang merajut mungkin melelahkan atau ribet, tetapi ternyata aktivitas ini cukup menyenangkan untuk dicoba.

Ada berbagai macam benda yang bisa dibuat dengan merajut, mulai dari boneka tangan, gantungan kunci, atau mini pouch. Hasil karya tersebut nantinya bisa digunakan sebagai hiasan atau ornamen di berbagai rumah Anda.

Selain Melatih Kreativitas, ini Manfaat Lain dari Merajut

Rajutan adalah sebuah buah tangan dari benang yang diikatkan menggunakan berbagai macam simpul. Meskipun terlihat sedikit ribet, tetapi aktivitas ini memberikan berbagai manfaat. Terlebih apabila dilakukan bareng anak kecil.

1.     Melatih Motorik

Membuat sebuah rajutan memerlukan keterampilan jari dan tangan dalam mengambil dan memasukkan benangnya ke dalam simpul. Keterampilan tangan tersebut memerlukan koordinasi yang baik antara penglihatan dan otot – otot jari.

Terlalu aktif menggerakkan jari – jarinya akan membuat simpulnya tidak sempurna bentuknya, bisa kebesaran atau kekecilan. Apabila keterampilan ini dilatih, kecakapan dalam mengotak-atik benda kecil juga akan ikut meningkat.

2.     Membentuk Sifat teliti dan Sabar

Sebuah rajutan tidaklah mudah untuk dibuat, memerlukan proses panjang, mulai dari memilih jenis benangnya apakah benang acrilic, katun, wool, dan sebagainya. Hingga menyusun simpul dari seutas benang menjadi bentuk yang diinginkan.

Proses tersebut tidaklah sebentar, selain itu juga harus berkonsentrasi dalam merajut. Karena harus memperhatikan hitungan dari simpulnya. Ketika hitungannya tidak tepat, nanti berpengaruh pada hasilnya yang menjadi tidak rapi.

3.     Bisa Dilakukan Ketika Beraktivitas Lainnya

Manfaat lainnya adalah bisa melakukan aktivitas lain sambil menyelesaikan rajutannya. Seperti mengikuti webinar, mendengarkan podcast, menonton tv, atau sekedar bersantai di kamar. Tidak perlu waktu khusus untuk membuat rajutannya.

Untuk menjaga hitungan rajutannya, usahakan selalu membuat catatan ketika hendak menyelesaikannya. Sehingga ketika hendak melanjutkan merajutnya, bisa melihat catatan terakhirnya. Dengan demikian kualitas hasilnya tetap terjaga.

Tentu berdiam diri di rumah selama beberapa minggu bukanlah sesuatu hal yang menyenangkan. Namun Anda bisa mengubah kondisi tersebut menjadi semakin menantang dengan mengasah kreativitas dan mengembangkan keterampilan.

Salah satunya adalah membuat rajutan untuk hiasan atau aksesoris di rumah Anda. Aktivitas PPKM di rumah dengan menghasilkan rajutan akan memberikan manfaat, berupa terasahnya kreativitas, terbiasa teliti, dan sabar dalam berproses.

Untuk melihat bagian lainnya:
Bagian 1 klik disini

Bagian 2 klik disini

Bagian 3 klik disini

Bagian 4 klik disini

Ide Aktivitas PPKM di Rumah untuk Mengembangkan Hobi (Bagian 1)

Adanya PPKM (Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat) membuat Anda harus berpikir beberapa ide tentang aktivitas PPKM di rumah. Hal ini karena kantor di sektor non esensial 100% WFH, sehingga tidak datang ke kantor.

Tentunya selain bekerja dari rumah serta menyelesaikan berbagai keperluan rumah tangga, ingin juga mengembangkan kreativitas. Hal ini bisa mengembangkan hobi, sekaligus mengurangi kebosanan karena tidak bisa pergi keluar rumah.

menenun, merajut, menyulam, tie dye, aktivitas PPKM di rumah, benang rayon, benang acrilic

Berkreasi Menggunakan Kain dan Benang, Menyulam Salah Satunya

Berbicara tentang benang serta kain, pasti terbayang di benak adalah menjahit, baik menggunakan mesin jahit atau manual. Tetapi tahukah Anda bahwa ada aktivitas seru lainnya dibandingkan hanya sekedar menjahit. Berikut beberapa contoh aktivitasnya.

1.     Membuat Boneka dengan Merajut

Rajutan bisa menjadi salah satu karya yang dapat Anda buat selama menjalani WFH. Contohnya adalah boneka sederhana, kecil saja agar bisa dijadikan gantungan kunci dan teman ketika sedang bekerja. Bagi yang belum terbiasa, mungkin ini hal yang cukup rumit.

Namun sebenarnya tidaklah demikian, hanya perlu kesabaran dalam menjalani proses panjangnya. Mulai dari mempelajari cara memegang alat rajutnya, membuat simpul dasarnya, dan menghitung jumlah simpul yang telah dibentuk.

Hitungan tersebut nantinya membantu Anda untuk memeriksa apakah ada bagian yang kurang pas atau tidak. Selain itu bisa digunakan untuk menghindari tambah kecilnya atau besarnya rajutan yang sedang dibuatnya.

Untuk melengkapi boneka kecilnya ada beberapa barang lainnya yang perlu dipersiapkan. Contohnya dakron sebagai isi bonekanya dan gantungan kunci agar bonekanya bisa dikaitkan ke tas atau tempat gantungan lainnya.

2.     Membuat Syal dengan Menenun

Syal memang tidak begitu populer di Indonesia karena cuacanya yang hangat. Tetapi keberadaannya masih digemari beberapa orang. Salah satunya digunakan untuk meningkatkan style atau digunakan praktis ketika cuaca sedang dingin.

Ternyata memiliki syal tidak harus membeli, Anda bisa membuatnya sendiri dari rumah. Anda tinggal menyiapkan alat tenun dan benangnya saja. biasanya menggunakan benang rayon, sehingga hasilnya lebih terlihat berisi dan kuat.

Langkah pertama memulai kegiatan ini adalah dengan mempelajari terlebih dahulu cara memegang alatnya. Kemudian biasakan membuat berbagai simpul hingga akhirnya kecepatan pembuatan simpulnya bertambah.

Mulailah dengan mencontoh dari internet, dengan mencontoh dari internet Anda secara perlahan akan terbiasa menggunakan dan menerapkan simpul simpulnya. Apabila sudah terbiasa, nanti bisa berkreasi membuat motif sendiri.

3.     Teknik Sulam untuk Hasilkan Motif Indah

Sulam berarti menghias sebuah kain dengan benang yang dibuat berdasarkan pola – pola tertentu. Untuk bisa menghasilkan sulaman yang estetis diperlukan teknik khusus. Seperti tusuk jelujur, tusuk simpul perancis, dan tusuk silang.

Peralatannya sendiri terdiri dari jarum pentul, kapur jahit, pendedel, jarum, benang, kunting, dan kain. Biasanya menggunakan kain serat sintesis dan serat alami, pilihlah yang kainnya tidak terlalu rapat agar mudah ditembus jarum.

4.     Hiasan Kaos Berupa Tie Dye

Pernahkah melihat kaos dengan corak putih tidak beraturan, corak tersebut dibentuk dari teknik pencelupan kaos yang telah diikat. Bagian yang terikat dan tidak tersentuh cat tersebut membentuk motif unik. Karena prosesnya disebut sebagai tie (ikat) dye (celup).

Selama PPKM memang aktivitas terbatasi, sulit keluar rumah bahkan mall juga ditutup. Untuk mengisi serta memanfaatkan waktu dengan baik, bisa berkreasi dengan benang dan kain.

Aktivitas yang berhubungan dengan kain dan benang tersebut bisa menghasilkan rajutan, sulaman, tenunan dengan bentuk unik serta bermotif cantik. Kreasikan dengan menggunakan berbagai jenis benang, seperti benang acrilic contohnya.

Untuk melihat bagian lainnya:
Bagian 1 klik disini

Bagian 2 klik disini

Bagian 3 klik disini

Bagian 4 klik disini

Pengembangan Ekonomi Mikro untuk Pemulihan Ekonomi Nasional

Pengunjung melihat-lihat produk tas dan sepatu berbahan kulit buaya pada Pameran UMKM, Bisnis dan Investasi di Semarang, Jateng, Jumat (16/10). Pameran yang diikuti berbagai pelaku usaha UMKM tersebut berlangsung hingga 20 Oktober. ANTARA FOTO/R. Rekotomo/aww/15. *** Local Caption ***

Pandemi gelombang kedua memberi pukulan telak bagi masyarakat Indonesia, terutama terhadap UMKM. Peningkatan kasus covid 19 menjadikan pemerintah menerapkan sikap siaga, salah satunya adalah dengan memberlakukan PPKM darurat.

Adanya kebijakan tersebut mewajibkan seluruh kantor non esensial untuk bekerja dari rumah, mall ditutup, serta jam aktivitas masyarakat dibatasi. Tujuannya adalah mengurangi seminimal mungkin aktivitas masyarakat di luar rumah.

Dampak dari adanya kebijakan ini adalah beberapa pelaku ekonomi harus mandek dan tidak mendapatkan penghasilan. Meskipun demikian Indonesia masih tetap optimis mampu memulihkan kondisi ekonomi nasional ketika gelombang kedua berhasil dikuasai.

Peranan Ekonomi Mikro terhadap Perkembangan Ekonomi Nasional

Dalam sebuah negara, tentunya kondisi keuangannya tidak hanya ditentukan secara global, tetapi juga dalam ruang lingkup kecil. Perbedaan ruang lingkup ini yang kemudian pada akhirnya muncul sebutan makro dan mikro dalam sebuah proses pembangunan.

Mikro sendiri mengacu pada bagaimana interaksi antara konsumen dan produsen dalam sebuah pasar tertentu. Interaksi tersebut akan membentuk penawaran, penjualan, dan proses terjadinya harga. Persaingan juga akan terjadi ketika interaksinya juga berlangsung.

Sehingga ketika membicarakan ekonomi di sektor mikro maka akan membicarakan mengenai unit usaha. Indonesia sebagian besar (90%) unit usahanya dikuasai oleh UMKM. Usaha kecil tersebut ternyata memiliki peranan besar dalam pembangunan ekonomi nasional.

Peranan pertama adalah sebagai bentuk upaya memeratakan ekonomi masyarakat. Dengan pengelolaan oleh masyarakat di berbagai titik, memungkinkan terbukanya lowongan pekerjaan, serta membuka peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan daya belinya.

Peranan berikutnya adalah sebagai penguat dalam mendapatkan devisa negara. Beberapa usaha Unit Mikro Kecil dan Menengah pasarnya tidak hanya dari lokal saja tetapi juga internasional. Dengan kata lain melakukan ekspor ke negara potensial.

Peranan tersebut memberikan ketahanan ekonomi bagi negara Indonesia dalam menghadapi berbagai krisis yang terjadi sebelumnya. Hal ini karena usaha kecil tersebut cenderung tidak memiliki hutang luar negeri, sehingga tidak membebani negara.

Karena peranan ini, pemerintah memberikan berbagai program selama PPKM dan pandemi agar unit usahanya bisa bertahan dan berjalan secara normal kembali. Salah satunya memberikan bantuan modal dan pembinaan terhadap pelaku usaha.

Peranan Anggota Masyarakat selama PPKM

Tidak sedikit masyarakat berpendapat dan berpikiran bahwa ekonomi nasional adalah urusan dari pemerintah dan negara. Tidak ada yang dapat dilakukan oleh masyarakat umum untuk ikut berperan dalam upaya memulihkan ekonominya.

1.     Mencintai Produk dalam Negeri

Sebagai bentuk kecintaan terhadap negara, tentunya harus dibarengi dengan perilaku dan sikap yang sesuai. Salah satunya adalah dengan menggunakan produk – produk dalam negeri dibandingkan produk sejenis dari luar negeri.

Menggunakan produk dalam negeri dapat meningkatkan perputaran uang dari konsumen menuju produsen atau Unit usaha. Perputaran tersebut memungkinkan unit usaha mengembangkan bisnisnya dan berkontribusi lebih bagi negara.

2.     Turut Berpartisipasi Menjadi Seorang Enterpreneur

Menjadi enterpeneur tidaklah sulit, hanya perlu ide dan kreativitas dalam memecahkan masalah. Mengenai SDM dan Modal, bisa mencari dengan cara membuka lowongan kerja. Dana dapat diperoleh dengan mengajukan pinjaman atau mencari investor.

Menjadi enterpreneur tidak hanya akan membantu ekonomi pribadi, tetapi juga membantu menyediakan lowongan kerja bagi masyarakat sekitar. Sehingga mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan daya belinya.

3.     Membeli di Warung – Warung Sekitar Rumah

Warung – warung sekitar rumah merupakan salah satu bentuk unit usaha terkecil yang keberadaannya sangat penting. Cobalah membeli secara retail ke warung tersebut apabila memerlukan suatu barang. Selain membantu warungnya juga mempererat tali kekeluargaan.

Kondisi sulit akibat adanya pandemi dan PPKM mengharuskan setiap masyarakat untuk saling berbondong – bondong bekerja sama. Karenanya yuk ketika belanja, pilihlah produk dalam negeri bisa melalui online atau datang secara langsung.