Hi, How Can We Help You?

Tag Archives: #IndonesaiaMaju

PRESS RELEASE: PT. LAKUMAS di Indonesia Fashion Week 2022 – Treasure of Magnificent Borneo

Setelah sempat tertunda selama dua tahun, acara Indonesia Fashion Week 2022 Kembali digelar secara offline pada 13-17 April 2022, di Jakarta Convention Center. Selain kembali memperkenalkan fashion Indonesia, IFW 2022 juga menjadi ajang untuk membangkitkan UKM yang jadi salah satu terdampak selama pandemi. Sebanyak 352 booth akan meramaikan event ini serta fashion show yang digelar oleh desainer – desainer ternama Indonesia.

Laksana Kurnia Mandiri Sejati atau lebih dikenal dengan LAKUMAS juga tidakingin ketinggalan berpartisipasi dalam event ini. Bertempat di Main Lobby M-01, Lakumas akan membuka booth dengan tema “The Textile Journey” dimana para pengunjung dapat berkunjung dan melihat proses perjalanan serat dari benang sampai menjadi kain tenun. Para pengunjung dari UKM di bidang tekstil juga dapat berdiskusi langsung untuk mengenal bahan baku ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Dalam event ini, Lakumas akan menggandeng mitra kami dalam berkolaborasi menghasilkan benang tenun dari bahan baku serat alami yang dihasilkan di dalam negeri. Bersama Kaind, kami menghasilkan benang berbahan dasar campuran sutra eri dan serat Tencel yang sudah ternama dalam sustainable fashion. Selain itu Lakumas bersama Yayasan Sekar Kawung, memperkenalkan benang Katun Bronesia berbahan dasar serat kapas langsung dari petani.

Dengan event ini, Lakumas bermaksud memperkenalkan serat alami Indonesia dengan harapan bisa mengurangi ketergantungan bahan baku tekstil import dari luar negeri. Kain tenun dari bahan dasar serat alami ini diproses secara tradisional dengan mitra UKM kami di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Mitra UKM yang adalah pengrajin tenun terus menjaga budaya tradisional Indonesia. Lakumas percaya bahwa dengan mendukung mitra UKM, kita juga melestarikan budaya tradisional Indonesia.

Selama ini, Lakumas telah bekerja sama dengan beberapa UKM di bidang tekstil seperti tenun, rajut, batik, sutra dan mendukung para pegiat UKM untuk menghasilkan karya yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Oleh karena itu, kami juga mengajak partner-partner kami untuk berpartisipasi dalam event ini. Kami mengundang beberapa partner untuk menampilkan karya mereka dalam booth kami.

Tiket Indonesian Fashion Week 2022 sudah bisa dibeli mulai 29 Maret 2022, secara online melalui Tokopedia. Tiket dijual seharga Rp20.000 dan akan dibagi ke dalam dua slot setiap harinya yaitu slot 1 jam 10.00 – 15.00 dan slot 2 di jam 16.00 – 21.00 WIB. Sampai bertemu di Booth M1, PT Laksana Kurnia Mandiri Sejati bersama KainD.

Brand Lokal yang Mengambil Tema Sustainable Fashion

Sejauh Mata Memandang adalah brand fashion asal Indonesia yang mengusung tema sustainable fashion. Produk dihasilkan berasal dari bahan daur ulang sehingga tidak merusak dan membantu mengurangi limbah produksi.

Belakangan istilah sustainable fashion menjadi perhatian dalam dunia fashion seluruh dunia. Tidak ketinggalan banyak brand lokal telah mengusung tema ini. seiring dengan berjalannya program zero waste bermunculan juga produk ramah lingkungan.

Hal ini dilakukan sebagai salah-satu solusi dari dampak kerusakan lingkungan yang berasal dari limbah pabrik berbagai kebutuhan manusia. Selain itu, kesejahteraan para pekerjanya menjadi hal yang tidak dikesampingkan.

Brand Lokal Tema Sustainable Fashion

Mengikuti tren, brand lokal asal Indonesia ini mengambil tema dengan menghadirkan produk ramah lingkungan.

  1. Sejauh Mata Memandang

Chitra Subyakto sebagai pemilik Sejauh Mata Memandang men membutuhkanyghadirkan material penggunaan produknya berasal katun, linen dan Tencel. Ini diambil dari proses daur ulang tekstil.

  1. Zalia Basic

Zalia Basic adalah brand milik Zalora. Koleksi terbarunya mengusung tema ‘Earth’. Pemilihan serat LENZING ECOVERO menjadi bahan utama dalam pakaian sehari-hari ini. Sehingga menciptakan masa depan lebih sehat.

  1. SARE/Studio

SARE merupakan merk produksi dalam negeri yang menghasilkan produk berupa baju tidur. Menjalin kerja sama dengan perusahaan dari Austria yakni LENZING, SARE menghadirkan produk yang pastinya tidak mencemari lingkungan.

  1. Wilsen Willim

LENZING juga menjadi pilihan brand Wilsen WIllim. Material yang dipilih yakni bio degradable yang dibuat dari bubur kertas dengan proses ramah lingkungan.

  1. Sukkha Citta

Sebagai brand pertama di Indonesia yang menggunakan proses pewarnaan alami, Sukkha Citta mengusung tema sustainable fashion. Merk ini telah berdiri sejak tahun 2016 menggunakan bahan dari pertanian bebas bahan kimia.

  1. Lanivatti

Nicoline Patricia sebagai pemilik Lanivatti menjalin kerja sama dengan Tencel untuk menghadirkan koleksi ‘Beyond Borders’. Serat selulosa pada pakaian tersebut bisa mengikuti suhu tubuh.

  1. CottonInk

Koleksi CottonInk diberi nama Patel Whimsical yang berkolaborasi dengan TENCEL sebagai sustainable fashion. Pakaian ini memiliki tampilan cerah dan cocok untuk bersantai dan segala suasana.

  1. OSEM

OSEM mengolah sisa kain menjadi produk dengan ukuran lebih kecil serta diberikan ke label lain yang membutuhkannya. Brand lokal ini mengusung konsep zero waste.

  1. Rupahaus

Rupahaus menjalin kerja sama dengan pengrajin yang ada di desa dalam menentukan desain. Bahan yang digunakan dari bahan alami dengan dibuat langsung dengan tangan.

  1. Imaji Studio

Tidak hanya pakaian, Imaji Studio juga membuat aksesoris menarik yang ramah lingkungan. Desain yang dihadirkan berasal dari budaya khas Indonesia yang berasal dari bahan sisa produksi.

  1. Cinta Bumi Artisans

Dari namanya saja sudah ditebak bahwa Cinta Bumi Artians menggunakan material untuk produknya dari bahan alam. Busana yang dibuat diambil dari kulit pohon mulberry yang ada di lembah Bada, Sulawesi yang mendukung sustainable fashion.

  1. KaIND

KaIND sudah bekerja sama dengan Lakumas untuk menghasilkan produk tekstil sustainable Fashion. Produk yang dihasilkan KaIND ini mendukung keberlanjutan dan zero waste. Terdapat koleksi pakaian dari kombinasi batik dan campuran ampas kopi.

Konsep sustainable fashion kian merambah dunia busana pakaian untuk sehari-hari. Ini adalah sebagai suatu usaha dalam menjaga lingkungan. Sejauh Mata Memandang dan 11 brand lokal lainnya telah mengadopsi konsep ini.

Penjualan Produk Fashion di E-Commerce Cukup Tinggi, Bagaimana dengan Angka Tekstil Tradisional Indonesia?

Penjualan produk fashion di e-commerce cukup tinggi bisa mempengaruhi penjualan angka tekstil di Indonesia. Kerajinan tekstil tradisional akan memiliki makna seni tinggi dan harga cukup tinggi juga.

Produk tekstil tradisional memiliki sifat yang tahan lama sehingga cocok untuk digunakan. Penggunaan tekstil tradisional kini mulai digunakan untuk melengkapi karya dengan dipadukan unsur modern.

Kerajinan dengan memanfaatkan tekstil tradisional akan memiliki ciri khas tersendiri sehingga tidak mampu diikuti banyak orang. Menjadi karya yang dibuat secara handmade membuatnya memiliki nilai senin yang sangat tinggi.

Akan tetapi, karena kentalnya nilai seni di tekstil tradisional membuat Anda harus menyiapkan budget yang lebih tinggi. Akan tetapi, dalam pembuatannya cukup lama karena motif yang dibuat biasanya lebih rumit.

Kerajinan tekstil di Indonesia berkembang sesuai dengan kreatifitas masing-masing. Akan tetapi, perkembangan produk fashion di berbagai e-commerce semakin meningkat sehingga cukup mengkhawatirkan untuk tekstil tradisional.

Penjualan Produk Fashion di E-Commerce Cukup Tinggi

Penjualan produk fashion di e-commerce cukup tinggi juga memberikan pengaruh terhadap tekstil tradisional. Akan tetapi, sejak adanya pandemi Covid-19 industri tekstil justru mengalami penurunan produksi.

Sektor industri tekstil tradisional di Indonesia di tahun 2017 hingga 2019 mengalami pertumbuhan tinggi. Akan tetapi, perkembangan teknologi berjualan online membuatnya mulai tergeser di tahun 2020.

Tentunya penurunan ini tidak tanpa alasan, salah satu penyebabnya adalah penurunan perubahan pola konsumsi masyarakat. Tentunya lebih banyak masyarakat mengutamakan kebutuhan pokok dan kesehatan diri.

Dua aspek tersebut, khususnya untuk makanan dan kesehatan memang cenderung meningkat lebih dari 50 persen. Untuk masalah pakaian masyarakat lebih mengesampingkannya karena jarang beraktivitas di luar ruangan.

Tentunya hal ini tidak terlepas dari kondisi pekerjaan dan aktivitas yang bisa dilakukan dari rumah. Sehingga masyarakat mulai tidak melakukan permintaan yang tinggi terhadap produk tekstil.

Ditambah lagi keberadaan tekstil tradisional yang cenderung mahal membuat masyarakat lebih enggan untuk menggunakannya. Akhirnya masyarakat mulai beralih ke penjualan produk fashion di e-commerce cukup tinggi

Masyarakat lebih mudah untuk menemukan pakaian yang diinginkan tanpa harus bepergian. Ditambah lagi banyak harga promo yang bisa didapatkan sehingga merasa lebih diuntungkan berbelanja di e-commerce.

Manfaat Penggunaan Kerajinan Tekstil Tradisional

Dibalik penjualan produk fashion di E-commerce cukup tinggi pada kenyataannya tekstil tradisional memiliki fungsi tersendiri. Berikut ini beberapa fungsi dari kerajinan tekstil tradisional yang bisa Anda pertimbangkan.

  1. Sebagai kebutuhan fashion

Dibalik harganya yang cukup tinggi, tekstil tradisional memang diperuntukkan untuk pemenuhan kebutuhan sandang. Kebutuhan sandang berupa pakaian menjadi bagian dari kebutuhan dasar manusia setiap harinya.

Pakaian dibuat menggunakan bahan dasar berupa benang yang kemudian diolah. Diolah menjadi berbagai kebutuhan pakaian seperti kain panjang, baju daerah, sarung maupun produk lainnya.

  1. Dimanfaatkan untuk mendekorasi rumah

Dibalik penjualan produk fashion di E-commerce cukup tinggi tekstil tradisional juga digunakan untuk mendekorasi rumah. Beberapa kerajinan yang bisa digunakan seperti sarung bantal dan taplak meja.

  1. Sebagai alat ritual

Kerajinan tekstil tradisional juga dapat digunakan untuk busana khusus seperti saat tradisi maupun ritual tertentu. Misalnya kain songket yang digunakan untuk pernikahan dan kain poleng di Bali untuk ritual penyucian.

Contoh lainnya adalah kain tenun ulos yang digunakan untuk ritual tertentu. Tentunya di setiap daerah menggunakannya sesuai dengan kebutuhan yang berbeda sesuai tradisi masing-masing daerah.

Kebutuhan akan pakaian memang tidak terlepas dari kebutuhan dasar manusia. Begitu juga kebutuhan tekstil tradisional di tengah penjualan produk fashion di E-commerce cukup tinggi tetap dibutuhkan juga untuk berbagai keperluan.

Menggunakan Produk Benang Candimas Sebagai Bahan Industri

Produk benang Candimas merupakan bahan untuk membuat kerajinan atau pakaian ramah lingkungan. Penggunaan bahan yang tidak atau mengurangi pencemaran lingkungan sangat berguna saat ini terlebih tingkat pencemaran telah sangat mengkhawatirkan.

Istilah ini bisa diberi arti sebagai bahan tenun atau bahan pakaian. Kata asli dari tekstil berasal dari bahasa Inggris yakni textile berarti suatu yang ditenun. Kemudian benang yang dihasilkan akan diolah menjadi lembaran kain untuk membuat berbagai produk.

Di Indonesia produksi ini terbagi menjadi 2 yakni modern dan tradisional. Kerajinan modern digunakan dalam memenuhi kebutuhan sifatnya fungsional. Sedangkan, pada kerajinan tradisional memiliki makna sifatnya simbolis, dengan ini banyak digunakan pada upacara tradisional.

Mengenal Bahan Tekstil dalam Pengerjaannya

Bahan tekstil bisa dibuat dari berbagai bahan. Adapun bahan yang biasa digunakan dalam industri ini terbagi atas serat alam, serat buatan dan serat campuran. Misalnya saja produk benang Candimas.

Bahan pembuatan tekstil bisa didapat dari alam misalnya hewan dan tumbuhan. Serat yang diambil dari hewan sebagai bahan baku diambil dari rambut, serat dari kepompong dan bulu kulit. Contohnya serat dari unta, wol, sutera, alpaca dan, khasmir dan sebagainya.

Bagian tumbuhan yang diambil berasal dari batang, daun, biji dan buah. Inipun disebut zat sellulosa. Contohnya serat kapas, rami, serat sabut kelapa, serat linen dan sebagainya. Misalnya dalam membuat produk benang Candimas.

Selanjutnya bahan yang diambil dari serat buatan. Ini terbagi dua jenis yakni serat setengah buatan dan serat tekstil buatan atau sintesis. Serat setengah buatan ini dibuat dari zat selulosa. Misalnya diambil dari sisa katun atau bubur pulp kayu.

Kemudian bahan ini dicampurkan dengan bahan kimia. Sehingga menghasilkan produk rayon viskosa dan rayon asetan yang berasal dari serat selulosa.

Selanjutnya sintesis yang merupakan bahan yang dibuat dari proses dan bahan kimia secara keseluruhan. Bahan ini sifatnya fleksibel termoplastik yang mudah dilipat atau ditekuk seperti polyester, nilon dan lainnya.

Jenis ketiga bahan serat campuran. Ini dihasilkan dari percampuran berbagai serat yang berbeda. Sebagian besar produksi tekstil menggunakan bahan ini sehingga menghasilkan produk benang Candimas yang memiliki kualitas dan jenis tertentu. Contohnya polyester dan katun.

Penggunaan bahan untuk industri tekstil kadangkala menghasilkan permasalahan baru yakni limbah industri yang menyebabkan pencemaran lingkungan. Terutama proses yang menggunakan bahan kimia.

Untuk itu produk ini menghadirkan solusi baru dalam pengolahan industri ini. Bahan benang yang digunakan berasal dari serat kayu Tencel yang tidak akan merusak karena sifatnya ramah lingkungan.

Produk Benang Candimas Pilihan Terbaik

Produk yang dihasilkan Candimas berupa benang yang memiliki tekstur sangat lembut seperti sutera. Ini akan membuatnya nyaman saat digunakan. Proses pengerjaan menggunakan teknologi modern sehingga warna-warna yang ada memiliki tampilan berkilau dan soft colour.

Selain itu, produk benang Candimas diambil dari bahan alami partikel kayu Tencel yang ramah lingkungan. Dengan ini semakin mendukung gerakan zero waste untuk menjaga lingkungan melalui produk atau benang dari alam dan ramah lingkungan.

Bagi para pelaku usaha yang bergerak dalam bidang pembuatan produk tekstil, dalam menghasilkan produk berupa kain ataupun busana gunakanlah benang dari Candimas. Ini telah digunakan oleh banyak penenun dari seluruh Indonesia.

Candimas menjadi pusat kain berkualitas. Jadi, jika Anda mencari bahan ramah lingkungan dengan kualitas terjamin sangat penting untuk mempertimbangkan merk satu ini. Tidak perlu ragu legalitas perusahaan sangat aman.

Industri tekstil semakin berkembang setiap harinya di Indonesia. Berbagai produk dihasilkan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari masyarakat. Untuk itu, produk benang Candimas hadir dengan produk dalam industri tekstil serta membantu menjaga lingkungan dengan produk yang dihasilkan.

Jumputan dan Produk Tekstil yang Dibuat Secara Tradisional

Jumputan adalah jenis pembuatan kain batik dengan cara yang berbeda dari biasanya. Biasanya akan dilukis ataupun dicat, tapi dengan teknik ini cara membuatnya adalah dengan cara diikat lalu diberi warna.

Bahan utama pembuatannya adalah benang. Benang tersebut diolah dengan cara ditenun untuk menghasilkan kain yang kemudian akan diolah menjadi berbagai produk baru lainnya yang berguna untuk memenuhi kebutuhan.

Produk tekstil di Indonesia dihasilkan melalui cara modern atau tradisional. Cara modern berarti memproduksinya melalui pabrik. Sedangkan, contoh produksi tradisional melalui cara di tenun atau dicelup dengan warna alami.

Produk Tekstil dari Indonesia yang Dibuat Secara Tradisional

Produk berikut ini diproduksi dengan cara penenunan untuk menjadi sebuah kain yang memiliki nilai guna bagi kehidupan.

  1. Batik

Batik memiliki ciri khas menonjol yakni motifnya yang alami. Proses pembuatan batik bisa dicetak atau dilukis. Di luar negeri batik sudah sangat terkenal.

  1. Kain Tenun NTT

Banyak dari masyarakat NTT memiliki kemampuan menenun secara turun temurun. Dengan kemampuan ini lahirlah produk khas dari sana yakni kain tenun NTT.

  1. Sarung Goyor

Masih dengan cara ditenun, namun proses tenun ikat. Sarung goyor memiliki keunikan tersendiri yakni kemampuannya beradaptasi dalam berbagai cuaca.

  1. Sarung Bugis

Sarung bugis ini dibuat dengan cara ditenun oleh orang berketerampilan khusus untuk menghasilkan produk berkualitas.

  1. Tenun Ikat Bali

Proses tenun ikat Bali menghasilkan produk khas yang sangat terkenal dinamakan Endek. Kain ini telah digunakan sejak masa pemerintahan raja-raja.

  1. Gringsing

Berasal dari Bali juga, gringsing menggunakan teknik ikat ganda. Proses penyelesaian satu kain ini cukup lama hingga 5 tahun.

  1. Tenun Dayak

Pola simetris dengan sentuhan warna cerah merupakan ciri khas yang bisa ditandai dari kain tenun Dayak. Pemberian warna cerah ini akan memberikan kesan yang semakin menarik.

  1. Ulos

Ulos dibuat dengan cara ditenun ke dalam bentuk selendang atau sarung saja untuk upacara adat resmi. Namun, kini sudah bisa dijumpai dalam bentuk lain seperti pakaian, tas dsb.

  1. Songket Lombok

Songket Lombok menggunakan bahan benang yang memiliki beragam warna. Produksinya banyak di temui di daerah Lombok Barat dan Lombok Tengah.

  1. Sasirangan

Sasirangan sempat dibatasi pembuatannya karena dipercaya memiliki nilai magis bisa melindungi dari hal-hal tidak diinginkan. Motif yang ditampikan dibuat dengan teknik jahitan jelujur.

  1. Kain Tapis

Kain tapis merupakan bagian dari rangkaian pakaian adat yang wajib ada. Pembuatannya dilakukan oleh perempuan-perempuan sebagai tuntutan adat istiadat dan kesakralan.

  1. Tenun Ulap Doyo

Hal unik dari ini adalah menggunakan Doyo sebagai bahan utamanya sehingga disebut tenun ulap doyo. Bagian yang diambil yakni bagian daunnya karena jika telah menjadi benang hasilnya akan lebih kuat.

  1. Poleng

Kain kotak-kotak hitam putih khas Bali atau disebut poleng digunakan pada upacara tertentu. Bisa juga digunakan sebagai taplak meja dan sebagainya. Kain ini banyak ditemukan di rumah-rumah masyarakat Bali.

  1. Jumputan

Salah-satu jenis batik yakni jumputan. Proses pembuatannya berbeda karena tidak dilukis ataupun di cat melainkan kain diikat dengan tali.

  1. Kain Jepara

Tidak hanya terkenal dengan seni ukirnya, namun kini Jepara telah menyediakan berbagai produk tekstil untuk masyarakat.

  1. Besurek

Kain khas dari daerah Bengkulu ini dimanfaatkan masyarakat dalam berbagai kegiatan. Mulai dari perkawinan, kematian atau kelahiran dalam berbagai ornamen.

Berbagai produk tekstil khas berbagai daerah di Indonesia memiliki nilai sejarah hingga nilai magis yang meliputinya. Jika Anda mengunjungi salah-satu daerah di atas salah-satunya adalah kain jumputan.