Hi, How Can We Help You?

Author Archives: LAKUMAS

Terminal dan Stasiun Terus Ramai Sebelum Waktu Larangan Mudik, Lantas Efektifkah Larangan Mudik 2021?

Peraturan mengenai larangan mudik 2021 sempat diberlakukan beberapa waktu lalu di Indonesia guna menekan angka penyebaran covid-19. Muncul banyak pro dan kontra dari berbagai pihak sebab larangan tersebut juga sudah berlaku semenjak idul fitri tahun lalu.

Meskipun aturan tersebut sudah ditegaskan jauh-jauh hari, namun pada pelaksanaannya masih banyak masyarakat yang melanggar. Salah satu pelanggaran yang akhirnya menjadi viral adalah ketika pos penjagaan di daerah Karawang dapat dibobol oleh para pengendara.

Selain itu sebenarnya masih banyak pelanggaran yang belum terdeteksi oleh pihak berwenang yang yang kala itu bertugas. Aturan dilarangnya mudik sebenarnya tidak berlaku pada kondisi tertentu. Asalkan ada surat lengkap, pemudik bisa diizinkan melalui penjagaan.

Drama satgas covid-19 dengan pemudik bahkan sempat viral ketika seorang pemudik melakukan penolakan pada saat pemeriksaan. Sekian lama di perantauan membuat ia akhirnya menangis sampai mendapatkan pelukan dari aparat kepolisian, meski tidak bisa mudik.

Tes Genose Stasiun KA Membludak

Aturan mengenai larangan mudik 2021 pada saat itu diberlakukan mulai tanggal 6 hingga 17 Mei 2021 sampai akhirnya diperpanjang mendekati akhir Mei 2021. Tidak sedikit orang akhirnya menyiasati pulang ke kampung halaman sebelum tanggal 6 Mei agar bisa bebas.

Sebenarnya tidak masalah selama orang tersebut dinyatakan sehat dan tidak berpotensi menularkan virus covid-19. Bicara mengenai efektivitas pelarangan pulang kampung sebenarnya tidak bisa diukur tanpa data pasti apakah pasien terdampak akibat mudik atau bukan.

Namun, memang sebaiknya mencegah, sebab risiko orang tua di kampung apalagi dengan penyakit bawaan terlalu tinggi. Faktanya, di lapangan, contohnya Stasiun Senen saja beberapa hari sebelum tanggal 6 sudah banyak para pemudik ramai berjubelan di Stasiun.

Sebenarnya pihak stasiun sebelum pelarangan pulang kampung sudah memberlakukan tes genose kepada para penumpang. Namun, karena tes ini hanya berlaku selama 24 jam maka nyaris semua calon penumpang memutuskan untuk tes genose langsung di stasiun tersebut.

Ketetapan pihak bersangkutan memang memberi kemudahan untuk warga patuh pada aturan. Namun, pertanyaannya lagi-lagi, efektifkah tugas satgas covid-19 ketika muncul antrean tidak terkendali di stasiun sekalipun antrean tersebut untuk menanti giliran tes?

Banyak Penumpang di Terminal Bayangan Cimanggis

Contoh lainnya antrean mudik pada terminal terlihat di terminal bayangan Cimanggis, Tangerang Selatan. Sayangnya, tidak diberlakukan tes apapun pada terminal meskipun bukan hari dilarangnya seluruh penduduk Indonesia pulang ke kampung halaman.

Tanpa menunjukkan surat keterangan bebas covid-19, akhirnya banyak warga memutuskan pulang kampung sebelum hari larangan mudik 2021 diberlakukan. Agen bus sendiri bahkan mengaku bahwa persentase orang pulang kampung meningkat dibandingkan 2020 lalu.

Memang tidak dapat dipungkiri, aturan pemerintah ketika covid-19 pertama kali merebak jauh lebih tegas dibandingkan saat ini. Menimbang banyak hal, memang tidak bisa terus-menerus diberlakukan peraturan tersebut mengingat ekonomi bisa memburuk.

Namun, di samping aturan pemerintah yang memberikan keringanan kepada setiap warga untuk bepergian, semestinya ada kesadaran dari warga negara sendiri. Demi kepentingan bersama, terutama keluarga di rumah yang disayangi, melakukan tes memang diperlukan.

Ada atau tidak adanya aturan mengenai tidak boleh pulang kampung, kesadaran diri sendiri wajib diutamakan. Sayangnya, watak orang-orang di negeri ini tidak semuanya demikian. Bahkan barangkali masih ada yang menganggap virus ini hanya lelucon belaka.

Jangan sampai kita menjadi salah satu orang tersebut. Baru mempercayai keuntungan larangan mudik 2021 ketika dampaknya sudah dirasakan.

Lakumas Edu: Fleksibilitas Daur Ulang Lebih Tinggi, Bagaimana Terapannya di Industri Pemintalan Benang?

Industri pemintalan benang semakin hari semakin berkembang pesat. Adanya pemantapan dalam industri memberikan metode baru efisiensi produk. Salah satu metode yang mulai populer adalah mendaur ulang produk.

Faktanya, beberapa industri memiliki kesulitan melakukan tindakan pengelolaan limbah. Akibatnya, lingkungan sekitar ikut terkena dampak. Hal yang lebih parah terjadi dengan lebih cepat, misalnya kurangnya bahan baku alami.

Dengan metode terbaru ini, masa depan dunia industri telah bangkit. Metode ini mampu menyempurnakan dan menutupi kekurangan metode sebelumnya. Jadi lebih aman dan lebih ekonomis.

Metode Ramah Lingkungan Daur Ulang

Hampir semua barang saat ini bisa dijadikan bahan mentah kembali dengan cara mendaur ulang. Salah satu yang paling umum adalah plastik. Produk hasil senyawa kimia ini menjadi fokus utama.

Di seluruh dunia, plastik menjadi salah satu ancaman besar. Produksinya yang terlalu besar membuat sampah plastik terus bertambah. Ironisnya, pengendalian sampah plastik masih terbatas di beberapa tempat saja.

Metode mendaur ulang adalah langkah untuk mengurangi sebaran sampah plastik tersebut. Faktanya, sampah plastik ini mampu dikembangkan mendai serat tipis. Bahkan, beberapa industri menjadikannya sebagai benang sintetis.

Dari sisi manapun, mendaur ulang plastik menjadi sebuah produk mentah adalah tindakan bijak. Sisi ekonomisnya akan jauh lebih hemat dari serat alami. Sedangkan dari sisi lingkungan juga jauh lebih ramah.

Pengendalian sampah plastik dengan metode ini juga bisa mengubah arah pergerakan pasar. Edukasi yang baik akan memberikan hasil baik juga. Tidak terkecuali ketika memanfaatkan material plastik sebagai bahan pemintalan.

Mendaur Ulang Plastik Lebih Menguntungkan?

Beberapa orang tentu menanyakan apakah mendaur ulang sampah plastik menguntungkan atau tidak. Jawaban dari pertanyaan ini sebenarnya cukup sederhana. Metode ini akan menguntungkan, baik dari sisi ekonomi maupun lingkungan.

Tren yang berkembang setiap tahun adalah mendaur ulang sampah plastik menjadi serat sintetis untuk dunia tekstil. Sudah banyak perusahaan yang mulai mencoba beberapa teknologi untuk merealisasikan harapan tersebut.

Beberapa tahun lalu, jersey Timnas Indonesia terbuat dari serat plastik yang ramah lingkungan. Di beberapa industri, serat plastik hasil mendaur ulang menjadi topik utama. Bahkan sudah dijadikan sebagai bahan utama.

Nilai ekonomisnya jauh lebih tinggi dari pada serat benang asli. Terlebih lagi benang asli membutuhkan masa panen yang cukup lama. Periode ini bisa digantikan dengan benang hasil mendaur ulang plastik.

Faktanya, hampir semua jenis plastik bisa dijadikan bahan baku. Salah satu yang paling umum adalah PET (polyethylene terephthalate). Jenis ini sering dijadikan sebagai bahan baku dalam dunia industri.

Harganya yang murah mampu menekan biaya produksi hampir 50%. Ketika semua bahan baku adalah hasil mendaur ulang, bukan tidak mungkin biaya ditekan habis. Jadi cukup menguntungkan bagi banyak industri.

Dampak yang Ditimbulkan Terhadap Industri Tekstil

Dampak pada industri pemintalan memang sangat besar. Selain biaya produksi mampu ditekan penuh, ada beberapa keuntungan lain. Industri mampu menyediakan bahan baku dalam jumlah besar tanpa khawatir kekurangan stok.

Terapan dalam dunia pemintalan juga mulai berkembang pesat. Hampir semua industri mulai beralih dari serat asli ke serat sintetis. Harga murah dan biaya produksi menjadi alasan utamanya.

Di sisi lain, di masa depan nanti kebutuhan benang juga semakin meningkat. Ketika stok dari serat alami habis, harga benang menjadi meningkat. Hal tersebut tidak baik bagi dunia tekstil.

Masa depan industri ini memang sangat menjanjikan. Kebutuhan pasar yang besar harus dipenuhi dengan cepat. Itulah mengapa industri pemintalan benang membutuhkan metode baru untuk menyediakan kebutuhan dari pasar.

Peringati Hari Buruh dengan Rasa Syukur dan Terus Berkarya

Hari Buruh Indonesia jatuh pada tanggal 1 Mei 2021 dan kerap diperingati sebagai May Day. Nyaris setiap tahun peringatan tersebut diwarnai dengan aksi demonstrasi para buruh pabrik turun ke jalanan.

Dari histori yang cukup menarik, hingga kini aksi demonstrasi tersebut terus dilakukan. Namun, ketika sudah berbaur dengan berbagai pegawai pabrik lain, tidak dapat dipungkiri bahwa aksi solidaritas tersebut kerap dimanfaatkan oknum tidak bertanggung jawab.

Demo yang awalnya kondusif menjadi ajang untuk menghambat lalu lintas jalan raya. Berbagai aksi hingga perusakan fasilitas umum pada akhirnya memberi kerugian terhadap negara maupun masyarakat lainnya.

Melihat perkembangan zaman, rasa-rasanya aksi turun ke lapangan tidak lagi efektif sementara para buruh dapat memaksimalkan diri dalam berkarya. Saat ini tantangan terbesar bagi seluruh warga dunia adalah menghadapi penjajahan dalam bidang teknologi.

Indonesia khususnya, sedang dalam kondisi damai atau tidak berperang melawan negara manapun. Sekalipun ingin menyuarakan pendapat pada pemerintah, karya adalah jalannya.

Demonstrasi Buruh untuk UU Cipta Kerja

Aksi turun ke lapangan, alih-alih mengedepankan keputusan untuk fokus bekerja kerap dilakukan setiap tahun. Bukan hal mencengangkan jika setiap kali UMR naik karena adanya tuntutan buruh.

Namun, di sisi lain masih banyak pengangguran dengan kehidupan berkekurangan. Menanggapi hal tersebut, Ida Fauziyah selaku Menteri Ketenagakerjaan tanah air menyatakan solusinya adalah investasi.

Ida mengungkapkan bahwa melalui investasi, lapangan pekerjaan dapat terbuka lebih banyak sehingga lebih banyak orang dapat melepas status pengangguran. Berdasarkan data dari BPS pada Agustus 2020 jumlah pengangguran Indonesia menyentuh angka 9,77 juta jiwa.

Dibandingkan dengan tahun sebelumnya, ada kenaikan mencapai 2,67 juta. Untuk angka pengangguran terbuka naik menjadi 7,07 persen dari 5,23 persen saja.

UU Cipta Kerja menjadi salah satu fokus target setiap kali aksi demonstrasi pekerja digelar setiap tahunnya. 2020 lalu kiranya menjadi hal memuaskan bagi para demonstran sebab kebijakan mengenai investasi tersebut dimasukkan Ida ke dalam UU Cipta Kerja.

Cara lain yang bisa dilakukan para pekerja tanpa turun ke jalanan adalah fokus tunjukkan karya. Sementara masih banyak angka pengangguran di luar sana, yang sudah bekerja kiranya bisa lebih bersyukur dan peka terhadap berbagai situasi ekonomi sekitarnya.

Peringatan 1 Mei Tanpa Demo

Pada tahun 2015 ketika Hanif Dhakiri menjabat sebagai Menteri Ketenagakerjaan, beliau mengimbau bahwa ada cara lain memperingati Hari Buruh dengan tidak demo. Berbagai cara tersebut bisa meliputi seminar, lokakarya, bakti sosial, olahraga, dan aksi positif lainnya.

Pemerintah sendiri mengklaim dari waktu ke waktu terus mengupayakan kesejahteraan secara merata bagi para pekerja. Berbagai hal dilakukan, salah satunya kebijakan mengenai jaminan sosial nasional dimana dinobatkan mampu menyejahterakan kehidupan buruh.

Aksi perayaan 1 Mei di Yogyakarta juga digelar tanpa demonstrasi pada 2019 lalu. Alih-alih demonstrasi, mereka menggelar acara jalan santai dan berbagai perlombaan yang melibatkan para pelaku UMKM. Bahkan dibuat yel-yel sebagai salah satu agendanya.

Sidoarjo juga menjadi wilayah anti demo pada 1 Mei 2021 kemarin. Bukannya turun ke jalanan, mereka justru berkumpul untuk melakukan vaksinasi covid-19 di Pendopo Delta Wibawa. Aksi ini menjauhkan diri dari kerumunan dari terik dan panasnya matahari.

Banyak sekali aksi positif tanpa mengganggu lalu lintas dan kesibukan orang lain memperingati 1 Mei. Ke depannya semoga para pelaku demonstrasi lebih bisa memperingati Hari Buruh Indonesia secara lebih santun dan juga berkelas.

Lakumas Care: Kemanusiaan Membantu Korban Bencana Alam di NTT

Dampak bencana alam Badai Seroja yang menerjang sebagian besar wilayah NTT masih dirasakan oleh korban bencana. Badai Seroja mulai dari 4 april 2021 dan hujan lebat selama satu minggu setelahnya memberikan dampak kerusakan wilayah, bangunan dan mata pencaharian warga setempat. Pemerintah melalui BNPB melakukan terus pencarian korban hilang dan terus siaga melakukan berbagai upaya untuk melakukan pencegahan badai susulan. Sementara Kementerian Sosial dan PUPR serta Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi melakukan berbagai upaya pemulihan dengan menyalurkan berbagai bantuan dan pembangunan sarana dan relokasi desa tertinggal yang masih berbahaya. Perusahaan Swasta maupun perseorangan pun juga turut serta dalam membantu korban bencana melalui penyaluran bantuan untuk para korban bencana.

Jumat, 16 April 2021 PT. Laksana Kurnia Mandiri Sejati yang diwakili oleh Ibu Araneta Halim ikut serta membantu penyaluran bantuan melalui Kantor Perwakilan Daerah Nusa Tenggara Timur. Adapun bantuan yang diberikan berupa selimut berbahan acrylic sebanyak 960 pcs. Selain itu kami ikut memberikan masker tenun ikat sebagai bentuk simbolis kepedulian kami di tengah pandemi covid dan bentuk keprihatinan bencana yang melanda di tengah pandemi

Bantuan sampai di pusat distribusi bantuan NTT
Bantuan sampai di pusat distribusi bantuan NTT

Dengan sampainya selimut ini kepada korban bencana, diharapkan bisa bermanfaat untuk memberi kehangatan (selimut berbahan acrylic ini memilliki sifat menghangatkan). Selain itu selimut ini tidak mudah kusut dan memiliki tekstur lembut dan warna tidak mudah pudar setelah dicuci.

Besar harapan kami, Warga NTT dan seluruh korban yang terkena bencana seroja ini bisa segera pulih dan bangkit dari ketepurukan. Mari kita bergotong-royong dalam kemanusiaan dan bersatu untuk memajukan bangsa dan meningkatkan perekonomian nasional.

#IndonesiaMaju #MajuBersamaLakumas

Lakumas Work: “Mana yang Lebih Baik Orientasi Hasil atau Jam Kerja”

Menjadi karyawan baru dan ingin sukses bersama Lakumas maka harus memiliki semangat dalam bekerja. Adanya masa orientasi pada awal kerja menjadi bagian penting dan tidak boleh dilewatkan semua karyawan terutama masih baru. Bukan sekedar hasil akhir berhasil dikerjakan namun bagaimana agar lebih maksimal.

Masa orientasi khusus untuk karyawan baru adalah masa percobaan atau masa pengenalan tentang perusahaan lebih mendalam. Selain itu pengenalan pada job deskripsi pekerjaan yang harus menjadi tanggung jawab karyawan tersebut. Sangat penting adanya hubungan baik antara karyawan dengan perusahaan untuk saling bekerja sama.

Pentingnya Masa Orientasi Karyawan Baru untuk Meningkatkan Semangat Bekerja

Semangat bekerja sangat dibutuhkan karena mampu membawa Anda untuk bisa sukses bersama Lakumas. Sebagai perusahaan memiliki nama besar dengan banyak karyawan tentu kerja sama ini harus dijalin sebaik mungkin. Sebagai karyawan harus memahami beberapa hal dasar dimana menjadi tujuan mereka dalam bekerja.

  1. Apa yang menginspirasi untuk dapat sukses setiap hari?

Setiap orang harus memiliki alasan sebagai menginspirasi untuk bisa mencapai kesuksesan setiap harinya. Bukan kesuksesan untuk langsung jangka panjang namun sukses jangka pendek yaitu hari ini. Jika setiap hari Anda sudah merasa sukses dengan menyelesaikan pekerjaan sebaik mungkin maka kedepannya semua jauh lebih baik.

  1. Apa hal yang paling penting dari pekerjaan?

Anda harus mengetahui apa hal sebenarnya paling penting dari pekerjaan agar sukses bersama Lakumas. Terutama sikap profesional, pantang mengeluh, semangat belajar, antusias, hubungan baik dan kerja sama tim. Jika sikap ini dimiliki pada saat bekerja maka pekerjaan dapat diselesaikan dengan penuh sukacita.

  1. Bagian nilai perusahaan mana yang ingin dikuasai?

Sebagai karyawan baru harus mengetahui bagian nilai dari perusahaan yang mana sebenarnya ingin dikuasai. Dengan memiliki tujuan ini cukup efektif meningkatkan semangat dalam bekerja. Anda akan berusaha semaksimal mungkin mencapai nilai yang benar-benar ingin dikuasai.

Mengenali Setiap Kendala dan Permasalahan Dalam Pekerjaan untuk Diselesaikan

Dalam masa orientasi karyawan juga harus diketahui kemungkinan kendala atau permasalahan yang dihadapi. Semangat sukses bersama Lakumas sangat mungkin dicapai namun kendala pasti selalu ada. Mencari solusi dan terus meningkatkan kualitas diri menjadi pilihan terbaik untuk sukses.

  1. Apa proses yang dapat diperbaiki atau ditingkatkan?

Melakukan evaluasi atas pekerjaan sudah dilakukan untuk mengetahui kekurangan diri sendiri. Hal ini berfungsi untuk membantu memperbaiki diri kemudian meningkatkan apa yang sudah baik. Jika hal ini terus dilakukan maka kualitas karyawan akan terus berkembang ke arah lebih baik.

  1. Apa saja hal yang dapat membuat frustasi di tempat kerja?

Terkadang ada saja hal dapat membuat karyawan frustasi selama berada di tempat kerja. Mungkin tidak adanya hubungan baik dalam tim atau berbagai kesulitan dalam menyelesaikan pekerjaan. Kenali apa saja penyebab frustasi kemudian mencari solusi terbaik agar dapat bekerja secara maksimal.

  1. Adakah sesuatu hal yang menghambat dari menyelesaikan tugas?

Jika menemukan hal-hal menghambat Anda menyelesaikan pekerjaan sebenarnya hal wajar. Carilah apa saja hal-hal tersebut agar nantinya tidak terus menjadi penghambat pekerjaan. Jika hal ini dapat diselesaikan dengan baik maka tugas menjadi lebih cepat selesai dan tepat waktu.

Proses dalam merekrut karyawan yang baru di PT. Lakumas membutuhkan waktu yang selektif. Namun mereka tidak mengetahui apa saja yang harus dikerjakan, tentu saja akan membuat performa mereka tidak efektif. Maka dari itu, di PT. Lakukas melakukan seleksi dalam proses pengenalan bagi karyawan yang baru. Orientasi atau pengenalan karyawan adalah proses untuk menyediakan informasi-informasi yang secara ideal harus diketahui karyawan agar bisa sukses bersama Lakumas.