Hi, How Can We Help You?

Tag Archives: Yogyakarta

GENOSE tes Covid-19 Efektif dan Terjangkau untuk Transportasi Umum

Perkembangan persebaran kasus tiap harinya membuat pemerintah mencari cara lebih efisien dalam melakukan screening, salah satunya menggunakan GENOSE. Alat itu merupakan sebuah penemuan serta pengembangan dari UGM sebagai bentuk pengabdian serta upaya pemecahan masalah terkait dengan problematika kecepatan screeningnya. Tentu saja ini adalah langkah baik dalam melawan covid.

Salah satu yang perlu dihindari atau ditanggulangi adalah penyebarannya. Manusia merupakan makhluk dengan mobilitas tinggi, membatasi dengan lockdown ternyata dinilai kurang efektif. Karenanya untuk memastikan meminimalisir risiko penularan, maka dilakukanlah tes terlebih dahulu sebagai syarat melakukan perjalanannya. Dengan batasan kurang dari 2 hari sebelum keberangkatan.

Ini merupakan salah satu upaya pencegahan atau penanggulangan, upaya lainnya tentunya ketika sedang bepergian haruslah mematuhi protokol kesehatan. Di antaranya adalah mengenakan masker, menjaga jarak, dan menyediakan hand sanitizer untuk memastikan tangan higienis. Memang kebiasaan baru ini sedikit lebih rumit, tetapi kesehatan tentunya harus jadi prioritas pertama.

Mengenal Genose Sebagai Terobosan Baru

Kecepatan mendeteksi gejala korona memberikan kelebihan dalam melakukan penanganannya. Ketika mampu mendeteksi secara dini, dapat dilakukan perawatan lebih cepat serta dapat mencegah terjadinya penularan lebih jauh lagi. Berbagai inovasi dalam screening dilakukan, mulai dari awalnya menggunakan rapid antibody, rapid antigen, hingga rapid PCR di berbagai lokasi.

Namun kini telah berkembang teknologi baru dari UGM untuk mendeteksi dengan kecepatan super dibandingkan ketiga tes sebelumnya. Apabila rapid sebelumnya menggunakan sebagian darah sebagai samplenya, berbeda dengan teknologi baru ini. Tidak perlu mengambil darah, cukup menggunakan hembusan nafas saja dapat terdeteksi apakah terinfeksi atau tidak.

Tidak perlu ragu dengan tingkat akurasinya, karena telah di uji oleh berbagai lab dan hasilnya menunjukkan bahwa kemampuannya mendeteksi adanya korona hingga mencapai 90%. Dengan demikian, akan sangat membantu sekali baik bagi pemerintah maupun masyarakat sebelum melakukan perjalanan menggunakan transportasi umum. Tidak lagi perlu ribet ke lab.

Karena transportasi umum seperti pesawat, kereta, dan bus masih sangat diminati sebagai sarana mobilitas oleh masyarakat, pemerintah menyediakan alat ini di berbagai tempat. Untuk di stasiun kini sudah ada 12 yang menyediakan alat ini. Seperti di stasiun malang, gubeng, madiun, purwokerto, dan stasiun besar lainnya.

Bagaimana Penggunaannya, Apakah Sangat Ribet?

Penggunaan alat ini sangat mudah, efektif dan murah. Caranya juga cukup sederhana, tinggal meniupkan nafas sebanyak tiga kali menuju kantung udara yang telah tersedia. Setelah itu tinggal menunggu hasilnya, tidak butuh waktu lama, hanya sekitar 2 – 3 menit saja. Akan tetapi ada beberapa hal yang perlu diperhatikan.

Ketentuan pertama sebelum menggunakan peralatannya adalah dianjurkan agar tidak makan, minum, atau merokok dalam interval waktu 30 menit sebelum tesnya. Karena kegiatan tersebut akan mempengaruhi akurasi serta hasil dari tesnya sendiri. Dengan demikian, sebelum melakukan perjalanan, alangkah baiknya benar – benar direncanakan agar tidak kerepotan ketika di stasiun.

Untuk persyaratannya sebagai bukti bebas covid selama perjalanan, maka tes wajib dilakukan maksimal 3 hari sebelum keberangkatan. Sehingga apabila ditemui bukti tes lebih dari 3 hari, maka akan diminta untuk mengulang tesnya terlebih dahulu. Tidak perlu takut atau ragu, karena prosesnya singkat, aman, dan tidak menguras dompet.

Kepedulian pemerintah dalam menangani serta melawan korona haruslah tentunya harus didukung oleh berbagai elemen masyarakat. Sebagai seorang warga negara yang baik, sudah sepatutnya menjaga diri dengan mengikuti protokol kesehatan ketika di luar rumah. Selain itu sebelum bepergian, haruslah melakukan tes terlebih dahulu sebagai langkah atasi penyebaran korona.

Benang Tegal diminati Malaysia

PERMAISURI Raja Malaysia, Permaisuri Agong Tunku Hajah Azizah Aminah Mainunah Iskandariah mengunjungi Pameran Kain Tradisional
ASEAN di Pendapa Royal Ambarrukmo, Jogjakarta, Selasa (5/11). Dalam pameran tersebut, Permaisuri Raja Malaysia meminati benang made in Lebaksiu yang diperkenalkan PT Laksana Kurnia Mandiri Sejati (Lakumas).

Permaisuri Malaysia Borong Kain Lakumas

Benang tersebut rencananya akan digunakan di institusi binaan Permaisuri Raja Malaysia. “Hari ini kami mendapat kehormatan dikunjungi Permaisuri Raja Malaysia Tunku Hajah Azizah. Kami memperkenalkan benang Lakumas untuk tenun tradisional. Beliau berminat menggunakan benang made in Lebaksiu dalam tenun Pahang yang dibina beliau,” kata Direktur PT Lakumas Erick Halim.

Pameran Kain Tradisional ASEAN tersebut berlangsung di sela-sela acara 7th ASEAN Traditional Textile Symposium 2019, dengan mengusung tema ‘Embracing Change, Honoring Tradition’. Ketua Panitia 7th ASEAN Traditional Textile Symposium 2019 GKR Hemas kepada media menyampaikan, Permaisuri Raja Malaysia memang menyukai kain batik.

Setelah melihat, biasanya motif batik itu akan diadopsi di Malaysia. Menurut Hemas, Permaisuri Raja Malaysia seringkali tertarik membuat
kembali batik Nusantara di negaranya, mulai dari aspek desainnya. Meski demikian, Hemas menganggap hal itu tidak menjadi masalah, karena hasil akhir batik di Malaysia biasanya berwujud batik kontemporer.

Menurut Hemas, Pameran Kain Tradisional ASEAN sudah pernah dihelat di Indonesia pada 2004. Tahun ini, Indonesia kembali ditunjuk sebagai
tuan rumah dalam rangkaian 7th ASEAN Traditional Textile Symposium 2019. Dalam pameran terdapat 41 tenan kain tradisional baik berjenis
tenun maupun batik dari berbagai negara ASEAN.

Selain pameran kain tradisional, sejumlah agenda pendukung lainnya adalah kompetisi fotografi, serta kompetisi kerajinan wastra yang terdiri dari empat kategori, yaitu tas, dompet, aksesori, juga selendang dan sarung.

sumber : RADAR TEGAL KAMIS, 7 NOVEMBER 2019

LAKUMAS GATHERING IN MAGELANG AND YOGYAKARTA 2017

Menjalani rutinitas kantor dengan target pekerjaan merupakan hal yang wajib dilakukan oleh setiap karyawan/tim. Namun didalam hidup semuanya harus seimbang, jikalau ada waktu untuk bekerja, harus ada juga waktu untuk rekreasi. Oleh karena itu, PT. Laksana Kurnia Mandiri Sejati memfasilitasi karyawan terpilih untuk ikut serta dalam kegiatan gathering di