Hi, How Can We Help You?

Tag Archives: #SeratTencel

Bagaimana Euforia Penggiat Fashion di Indonesia Fashion Week 2022

Indonesia memiliki pagelaran busana yang tidak kalah menarik dari Paris Fashion Week yaitu Indonesia Fashion Week. Indonesia juga memiliki ajang mode terbesar yang mengundang antusias tinggi dari para penggiat mode lokal.

Acara peragaan busana terbesar di Indonesia ini melibatkan banyak perancang lokal yang ikut meramaikan. Acara menarik ini selalu di tunggu – tunggu pelaksanaannya setiap tahun.

Pagelaran ini biasanya diadakan setiap tahun untuk menampilkan busana dengan mengangkat berbagai budaya di Indonesia. Bahkan sebelumnya mengangkat tema salah satu budaya kita sebagai upaya melestarikannya.

Acara fashion week selalau mengundang antusias penggiat fashion yang tersebar di Indonesia untuk bersatu demi berlangsungnya kegiatan. Setiap tahun acara mode ini selalu dinanti para perancang lokal di Indonesia.

Mereka antusias untuk menampilkan karya terbaik sesuai tema untuk meramaikan pagelaran pekan mode tahunan hingga sukses. Tidak hanya itu acara ini juga pernah menggandeng perancang dari negara tetangga.

Sejarah Singkat Indonesia Fashion Week

Indonesia Fashion Week atau IFW adalah pagelaran mode terbesar di negara setiap tahunnya. Kegiatan ini sudah diselenggarakan sejak tahun 2011 hingga tahun 2022 ini yang akan datang.

Acara pekan mode terbesar di negara ini diadakan oleh Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia (APPMI). Setiap tahun selalu diselenggarakan di Jakarta Convention Center, Jakarta.

Acara ini berlangsung dengan tujuan merefleksikan serta mempromosikan budaya Indonesia dalam bentuk mode. Namun tidak hanya berisi acara mode dari perancang saja namun juga terdapat pameran di dalamnya.

Pelaksanaannya selalu ramai dengan para perancang lokal dengan beragam ide kreatifnya dalam hal mode. Semua perancang lokal diharapkan bisa mengikuti seluruh rangkaian kegiatan hingga selesai.

APPMI menyediakan beberapa booth untuk pameran dengan jumlah peserta hingga ratusan ribu orang. Jumlah ini diharapkan bisa terus meningkat setiap tahunnya agar semua penggiat fashion dapat ikut serta dalam Indonesia Fashion Week.

Euforia Penggiat Fashion di Indonesia Fashion Week

Sejak awal tahun 2022 event pekan mode terbesar telah direncanakan akan diselenggarakan kembali. Penyelenggaraan ini diharapkan dapat berjalan dengan lebih ramai dan lebih baik dari tahun sebelumnya.

Mereka sangat antusias untuk menampilkan ragam busana dengan tidak lupa mengembangkan potensi yang ada di tanah air. Mulai dari mengangkat ragam budaya di negara menjadi mode busana terbaik untuk dipertontonkan.

Acara biasanya berlangsung dalam waktu hingga 5 hari dengan berbagai rangkaian kegiatan mode sebagai upaya promosi. Baik promosi karya busana dari semua peserta namun juga promosi budaya Indonesia itu sendiri.

Bahkan Indonesia Fashion Week juga menggandeng perancang dari negara tetangga untuk mempromosikan karyanya di negara. Ini menjadi daya tarik terbaik dari acara fashion week tahunan di negara kita.

Di Indonesia sendiri memiliki banyak acara fashion week yang sudah ada dan terkenal di beberapa daerah. Seperti Jakarta Fashion Week, Jogja Fashion week, Jember Fashion Carnaval dan pagelaran mode besar lainnya.

semua kegiatan tersebut bertujuan untuk menampilkan berbagai karya para perancang lokal yang ada. Tidak hanya menampilkan busana terbaik namun juga menjadi upaya mengembangkan dan mempromosikan budaya.

Semua kegiatan mode seperti ini tentu selalu mengundang antusias tinggi dari para penggiat fashion berbagai daerah. Bahkan desainer – desainer muda juga selalu berupaya untuk ikut dan menampilkan karya terbaiknya.

Sedangkan acara terbesar dari semua acara mode tersebut adalah Indonesia Fashion Week yang selalu dinanti para penggiat mode seluruh daerah.

Mengunjungi Booth Lakumas di Indonesia Fashion Week 2022

Mejeng di IFW(JCC,13-17 April 2022), hadiri dan kunjungi booth kami(M1) untuk dapatkan merchandise menarik dan informasi terbaru terkait produk Benang Lakumas. Lakumas hadir untuk memperkenalkan produknya kepada masyarakat serta mensupport fashion Indonesia.

Seperti diketahui bahwa Lakumas atau PT Laksana Kurnia Mandiri Sejati merupakan salah produsen benang rayon. Produknya memiliki kekhasan serta kualitas baik sehingga berani ikut mejeng di Indonesia Fashion Week-Jakarta Convention Center, 13-17 April 2022.

Berdiri sejak 1997, PT Laksa Kurnia Mandiri berhasil membuktikan kehadirannya di industri pemintalan tekstil. Perusahaan Kami mengkhususkan diri pada benang-benang sintetis berkualitas untuk produk rajutan dan tenun di Indonesia.

Kami membangun relasi dengan para desainer, pengrajin nasional dan internasional untuk keperluan expor. Kami menggunakan mesin canggih untuk menjaga kualitas produk Lakumas agar tetap memuaskan pelanggan.

Booth Lakumas Turut Bangkitkan UMKM di Indonesia Fashion Week

Indonesia Fashion Week setiap tahunnya selalu diadakan meski beberapa waktu sempat melalui daring dikarenakan adanya pandemi covid-19. Meski begitu, tidak mengurangi tingkat kreatif dari para pelaku umkm dalam event tersebut.

Dampak positif yang dibawa dengan adanya event tersebut adalah terjadinya perkembangan industri fashion di tanah air. Dari situ, mulai banyak kemunculan model pakaian yang berkembang di pasar fashion.

Industri fashion yang baik dan terus berkembang ini tentu tidak akan berjalan jika tanpa adanya benang. Mari kunjungi meriahkan Indonesia Fashion Week 2022 dengan mengunjungi booth dari Lakumas. Lokasi Booth Kami berada dekat dengan pintu masuk Main Lobby, dengan nomor booth M1.

Salah satu benang berkualitas yang turut serta bangkitkan umkm melalui ajang bergengsi IFW. Sebenarnya, sudah dari beberapa tahun lalu Lakumas ikut mejeng dan mendorong pelaku umkm di industri tekstil.

  1. Laksa Kurnia Mandiri Sejati berperan dalam menciptakan benang-benang dan bahan tencel berkualitas, kuat, memiliki ketahanan, dan kelenturan yang baik. Dari situ, berbagai pakaian berkualitas baik juga akan tercipta.

Kami mendukung penuh perkembangan dan pelaku umkm di bidang fashion dengan memberikan bahan baku pembuatannya. Kami berharap, dengan ini perekonomian dan produk fashion Indonesia bisa meningkat serta dikenal masyarakat dunia.

Mari kunjungi meriahkan Indonesia Fashion Week 2022

Seperti sudah disampaikan sebelumnya, PT. Laksa Kurnia Mandiri Sejati yang berperan dalam menciptakan bahan baku berupa benang hadir di IFW. IFW dianggap sebagai etalase terakhir bagi produk industri fashion terbaik.

Perusahaan membangun hubungan baik dengan penyelenggara IFW agar Lakumas Yarn bisa ikut berkontribusi pada event tersebut. Kami menjadi bagian penting khususnya dalam menjalin kerjasama dengan desainer dan umkm.

Para desainer dan pelaku umkm perlu mendapatkan edukasi terkait bahan benangnya untuk produk fashionnya. Kami memberikan edukasi terkait berbagai bahan benang candimas yang unggul beserta kegunaan dan karakteristiknya masing-masing.

Dari situ, para pengrajin tidak akan salah dalam memilih benangnya untuk produk-produk yang dibuatnya. Hal ini tentu sangat membantu pengrajin untuk menciptakan berbagai produk berkualitas tinggi sehingga mampu bersaing.

Karakteristik dari benang crayon, rayon, candimas, dan jenis lainnya menjadi semakin penting untuk diketahui. Hal ini dikarenakan produk Lakumas mampu membawa fashion indonesia ke kancah internasional.

Perlu diketahui bahwa industri fashion merupakan penyumbang limbah terbesar serta menghabiskan banyak air di produksinya. Namun, jika Anda menggunakan produk Kami seperti benang rayon, hal itu tidak akan terjadi.

Ini dikarenakan produk Kami merupakan benang ramah lingkungan, ekonomis, serta praktis. Benang milik Kami juga mampu digunakan untuk berbagai jenis kain, misalnya saja seperti denim, seragam, juga rajut.

Dengan kuantitas dan keunggulan yang dimiliki benang Lakumas, industri fashion indonesia mampu bersaing internasional. Hadiri dan kunjungi booth kami (M1) untuk dapatkan merchandise menarik dan informasi terbaru terkait produk Benang Lakumas.

PRESS RELEASE: PT. LAKUMAS di Indonesia Fashion Week 2022 – Treasure of Magnificent Borneo

Setelah sempat tertunda selama dua tahun, acara Indonesia Fashion Week 2022 Kembali digelar secara offline pada 13-17 April 2022, di Jakarta Convention Center. Selain kembali memperkenalkan fashion Indonesia, IFW 2022 juga menjadi ajang untuk membangkitkan UKM yang jadi salah satu terdampak selama pandemi. Sebanyak 352 booth akan meramaikan event ini serta fashion show yang digelar oleh desainer – desainer ternama Indonesia.

Laksana Kurnia Mandiri Sejati atau lebih dikenal dengan LAKUMAS juga tidakingin ketinggalan berpartisipasi dalam event ini. Bertempat di Main Lobby M-01, Lakumas akan membuka booth dengan tema “The Textile Journey” dimana para pengunjung dapat berkunjung dan melihat proses perjalanan serat dari benang sampai menjadi kain tenun. Para pengunjung dari UKM di bidang tekstil juga dapat berdiskusi langsung untuk mengenal bahan baku ramah lingkungan dan berkelanjutan.

Dalam event ini, Lakumas akan menggandeng mitra kami dalam berkolaborasi menghasilkan benang tenun dari bahan baku serat alami yang dihasilkan di dalam negeri. Bersama Kaind, kami menghasilkan benang berbahan dasar campuran sutra eri dan serat Tencel yang sudah ternama dalam sustainable fashion. Selain itu Lakumas bersama Yayasan Sekar Kawung, memperkenalkan benang Katun Bronesia berbahan dasar serat kapas langsung dari petani.

Dengan event ini, Lakumas bermaksud memperkenalkan serat alami Indonesia dengan harapan bisa mengurangi ketergantungan bahan baku tekstil import dari luar negeri. Kain tenun dari bahan dasar serat alami ini diproses secara tradisional dengan mitra UKM kami di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Mitra UKM yang adalah pengrajin tenun terus menjaga budaya tradisional Indonesia. Lakumas percaya bahwa dengan mendukung mitra UKM, kita juga melestarikan budaya tradisional Indonesia.

Selama ini, Lakumas telah bekerja sama dengan beberapa UKM di bidang tekstil seperti tenun, rajut, batik, sutra dan mendukung para pegiat UKM untuk menghasilkan karya yang ramah lingkungan dan berkelanjutan. Oleh karena itu, kami juga mengajak partner-partner kami untuk berpartisipasi dalam event ini. Kami mengundang beberapa partner untuk menampilkan karya mereka dalam booth kami.

Tiket Indonesian Fashion Week 2022 sudah bisa dibeli mulai 29 Maret 2022, secara online melalui Tokopedia. Tiket dijual seharga Rp20.000 dan akan dibagi ke dalam dua slot setiap harinya yaitu slot 1 jam 10.00 – 15.00 dan slot 2 di jam 16.00 – 21.00 WIB. Sampai bertemu di Booth M1, PT Laksana Kurnia Mandiri Sejati bersama KainD.

Konsep Sustainable Fashion dari Brand Lokal Indonesia

Sukkha Citta menjadi brand lokal pertama di Indonesia yang menggunakan konsep pewarnaan kain dari bahan alami. Saat ini, telah banyak berkembang merk mengusung tema sustainable fashion.

Sustainable fashion adalah suatu usaha dalam menciptakan produk yang ramah lingkungan dengan tampilan modis dan tidak kalah dengan produk tekstil buatan pabrik lainnya. Ini sebagai usaha mengurangi dampak buruk kerusakan lingkungan.

Dampak kerusakan lingkungan dari aktivitas dan limbah pembuangan pabrik telah menjadi bencana serius di masyarakat. Limbah ini dapat mencemari sumber mata air jika tidak dikelola dengan benar.

Brand dengan Tema Sustainable Fashion

Tujuan utama dari sustainable fashion adalah meminimalisir dampak produksi pabrik terhadap lingkungan agar tetap terjaga ekosistemnya. Beberapa perusahaan yang telah menggunakan konsep ini yaitu:

  1. Sejauh Mata Memandang

Penggunaan bahan daur ulang limbah tekstil yang didaur ulang dengan teknik ramah lingkungan. Produksi bahan di lakukan di dua daerah yakni proses pembuatan benang di Gresik dan pembuatan kain di Pandaan brand Sejauh Mata Memandang.

  1. Zalia Basic

Zalia Basic menggunakan bahan baku dan produksi yang ramah lingkungan dengan meluncurkan koleksi Earth menggunakan serat LENZING. Brand milik Zalora ini memproduksi pakaian sehari-hari.

  1. SARE/Studio

SARE menggunakan serat kayu yang memiliki sertifikasi dan berkelanjutan. SARE juga telah mengantongi sertifikasi EU Ecolable dimulai dari pengambilan material produksi hingga pembuangan limbah akhir.

  1. Wilsen Willim

Wilsen Willim memproduksi berbagai jenis pakaian mulai dari blazer, kemeja, rok dan sebagainya. Menampilkan warna hitam dan putih. Warna ini dihasilkan dari alam.

  1. Sukkha Citta

Sukkah Citta mengusung tema zero waste yang ditandai dengan membantu menekan pembuangan limbah dengan cara diolah kembali menjadi sebuah produk yang berkualitas.

  1. Lanivatti

Proses durabilitu test diterapkan pada semua produk dari Lanivatti, sehingga pakaiannya terbukti ramah lingkungan. Ini akan mendukung konsep sustainable fashion.

  1. CottonInk

CottonInk menghadirkan pakaian Patel Whismical. Tidak hanya mengedepankan gaya, namun lingkungan harus menjadi perhatian di dalamnya. Menggunakan serat TENCEL untuk membuat benang dan kainnya dari bahan pul kayu.

  1. OSEM

Ciri utama dari OSEM adalah mengaplikasikan tie-dye untuk koleksi pakaiannya. Dengan pewarnaan alami menggunakan indigofera tinctorial ini bisa menghasilkan warna biru alami. Penggunaan plastic untuk resleting juga dihindari OSEM.

  1. Rupahaus

Rupahaus menghadirkan pakaian yang tidak berbahaya untuk lingkungan. Tidak hanya pakaian Rupahaus juga membuat dekorasi rumah. Selain itu, pihaknya berusaha melestarikan budaya melalui produk yang diciptakannya.

  1. Imaji Studio

Zero waste juga diusung oleh Imaji Studio mulai dari aksesoris hingga pakaiannya menggunakan konsep ini. aksesoris dibuat dari sisa kain untuk pakaian kemudian di buat kembali untuk menjadikannya berkualitas. Desain khas Indonesia juga ciri dari brand ini.

  1. Cinta Bumi Artisans

Cinta Bumi Artisans menggunakan pewarna alami dan juga pemanfaatan sampah dapur, dan berbagai jenis limbah lainnya untuk dibuat kembali menjadi produk yang bernilai jual. Tim Cinta Bumi Artisan kebanyakan diisi oleh perempuan dalam menghasilkan produk.

  1. KaIND

KaIND memanfaatkan ampas biji kopi yang dipadukan dengan batik untuk menghasilkan produk fashion yang ramah lingkungan. KaIND sudah bekerja sama dengan Lakumas untuk menghasilkan produk tekstil sustainable fashion.

Sustainable fashion merupakan usaha para pelaku bisnis dalam mengurangi dampak kerusakan lingkungan seminimal mungkin akibat proses produksi tekstil. Sukkha Citta dan 11 perusahaan lainnya telah menerapkan hal ini.

Bahan Benang yang Paling Banyak Digunakan oleh Produk Kain Tradisional

Bahan benang yang paling banyak di gunakan oleh produk kain tradisional sesuai dengan kebutuhannya. Banyak jenis barang yang dibutuhkan untuk dapat menghasilkan kain untuk dijadikan pakaian.

Benang sendiri merupakan bahan yang terdiri dari kumpulan serat-serat. Serat tersebut berbentuk memanjang yang memiliki garis tengah sesuai dengan jumlah antihan yang diperoleh dari proses pemintalan.

Benang juga memiliki beberapa jenisnya sesuai dengan proses pemintalan yang dilakukan. Jenis pertama adalah benang stapel yang dipintal dengan metode mekanik untuk dapat menghasilkan benang tertentu.

Jenis kedua adalah benang filamen yang melalui proses pemintalan dengan menggunakan cara kimia. Perbedaan yang paling terlihat dari kedua cara tersebut adalah ukuran panjang yang akan dihasilkan.

Benang sangat berperan penting dalam industri tekstil untuk dimanfaatkan sebagai bahan pakaian. Termasuk juga untuk pembuatan produk kain tradisional dapat menggunakan beberapa jenis benang sesuai kebutuhan.

Jenis Bahan Benang di Indonesia

Bahan benang yang paling banyak di gunakan oleh produk kain tradisional memiliki beberapa jenis sesuai kebutuhan. Berikut ini beberapa jenis bahan benang yang dapat Anda pilih untuk produk kain tradisional.

  1. Benang kapas

Jenis benang ini sesuai dengan namanya terbuat dari bahan dasar kapas. Sistem yang digunakan untuk pemintalan ada beberapa seperti open end, mule dan sistem ring.

Proses pemintalan pada benang kapas akan menghasilkan dua jenis yang berbeda. Jenis pertama adalah benang kapas garu dengan permukaan berbulu dan kedua benang kapas sisir dengan permukaan mengkilap.

  1. Benang linen

Jenis benang lain yang tidak asing digunakan di Indonesia adalah benang linen. Jenis benang linen dibuat dengan memanfaatkan serat linen yang diambil langsung dari tumbuhan rami ataupun pohon flax.

Benang linen termasuk bahan benang yang paling banyak di gunakan oleh produk kain tradisional. Linen jarang dibuat dalam bentuk gintiran karena lebih kuat dibandingkan benang kapas.

  1. Benang wool

Benang wool biasanya dibuat dari bahan alami berupa bulu domba dan kambing. Selain itu, bisa juga terbuat dari bulu mamalia lainnya yang sering digunakan untuk tali sepatu dan kain celana.

Benang wool juga memiliki beberapa golongan diantaranya wool panjang, medium dan halus. Tentunya penggunaan ketiga jenis benang wool tersebut sesuai dengan kebutuhan produksi kain tradisionalnya.

Macam-macam Benang untuk Produk Kain Tradisional

Selain bahan benang yang paling banyak di gunakan oleh produk kain tradisional yang sudah disebutkan, ada beberapa jenis lainnya. Berikut jenis benang yang paling sering digunakan untuk produksi kain tradisional.

  1. Benang sutra

Jenis benang sutra diperoleh dari pemintalan serat sutra dan biasanya memanfaatkan sutra kepompong. Jenis benang sutra juga memiliki ciri berupa 2 hingga 20 benang filamen.

  1. Benang rayon

Benang rayon sering dibuat dari setengan buatan yang terdiri dari selulosa. Benang ini memiliki dua jenis yaitu filamen rayon panjang hingga tidak terhingga atau disesuaikan dengan serat kapas.

  1. Benang polyester

Bahan benang yang paling banyak di gunakan oleh produk kain tradisional adalah benang polyester. Jenis benang ini terbentuk dari filamen atau stapel biasanya untuk bahan tenun atau rajut.

  1. Benang akrilik

Jenis benang akrilik biasanya digunakan untuk memproduksi kain rajut pakaian luar. Biasanya paling cocok dibuat sebagai bahan pakaian berbulu untuk musim dingin maupun selimut hangat.

Kebutuhan akan benang untuk produksi kain disesuaikan dengan fungsinya masing-masing. Begitu juga untuk bahan benang yang paling banyak di gunakan oleh produk kain tradisional sesuai dengan kebutuhannya.