Hi, How Can We Help You?

Tag Archives: protokol kesehatan 5m

Memperingati Maulid Nabi Muhamad 2021 di Saat Pandemi

Memperingati Maulid Nabi tetap dapat dilaksanakan ditengah pandemic Covid-19 meski tidak harus dilakukan secara langsung dengan menimbulkan kerumunan.

Ada banyak hal yang sulit untuk dilakukan ditengah pandemic Covid-19. Mulai dari melakukan kegiatan di luar rumah, liburan, bekerja di kantor hingga melakukan ibadah di tempat ibadah.

Terlebih Pemerintah Indonesia memberlakukan beberapa kebijakan seperti PPKM yang membatasi kegiatan di luar rumah. Oleh karena itu beragam aktivitas termasuk ibadah harus dilakukan di dalam rumah.

Umat Islam sendiri merasakan betul bagaimana efek dari kebijakan tersebut di aspek ibadah. Contohnya adalah pelarangan melakukan ibadah Solat Jumat yang dilakukan dengan orang banyak di Masjid.

Namun selain ibadah rutin seperti Solat Jumat, banyak pertanyaan lain muncul terkait perayaan hari besar Islam. Seperti misalnya adalah bagaimana dengan acara Memperingati Maulid Nabi.

Melaksanakan Maulid Nabi Muhamad 2021 Dalam Keadaan Pandemi

Pemerintah sendiri belum mengeluarkan keputusan terkait pelarangan atau kebolehan mengadakan acara peringatan Maulid Nabi di tahun 2021. Namun berkaca pada tahun 2020, MUI tidak memberikan larangan untuk melakukannya.

Meski begitu, Anda tetap harus menunggu kepastian kebijakan pemerintah sebelum memutuskan untuk melaksanakannya. Sebab pemerintah sendiri masih memberlakukan perpanjangan PPKM Level 3 & 4 hingga 9 Agustus.

Selain memperhatikan kebijakan pemerintah, keputusan MUI juga harus dijadikan pertimbangan. Karena MUI adalah lembaga yang terdiri dari banyak ulama. Sehingga keputusan yang dikeluarkan MUI pasti sudah merupakan hasil kesepakatan ulama.

Tentunya umat Islam berharap agar peringatan Maulid Nabi dapat diadakan dengan besar. Tentunya dengan tetap menjaga protokol kesehatan yang ketat ketika menjalankan peringatan Maulid Nabi tersebut.

Namun jika kebijakan pemerintah tidak mengizinkan peringatan Maulid Nabi ditengah pandemic Covid-19, Anda tidak perlu berkecil hati. Sebab kebijakan tersebut pasti bertujuan baik untuk mempercepat selesainya pandemi.

Pada tahun 2020 silam, beberapa pihak juga tetap tidak mengadakan peringatan Maulid Nabi secara langsung. Beberapa pihak seperti sekolah menengah mengadakan peringatan Maulid Nabi secara daring.

Sehingga cara ini juga tetap bisa digunakan di tahun 2021 ini. Karena meski dilakukan secara daring, semangat dari Maulid Nabi tetap bisa tersampaikan dengan baik.

Semangat Maulid Nabi Muhamad 2021 Walau Dilakukan Secara Daring

Perlu untuk disadari bahwa substansi dari peringatan Maulid Nabi bukan terletak pada besarnya acara. Sebab yang lebih penting daripada itu adalah bagaimana nilai-nilai dan semangat perjuangan Nabi dapat tersampaikan.

Selama nilai-nilai dan semangat tersebut bisa tersampaikan kepada para peserta, maka pengadaan Maulid Nabi secara daring bukanlah masalah. Berikut adalah beberapa nilai dari Maulid Nabi yang perlu diperhatikan.

  1. Menjadikan Nabi Muhammad Sebagai Teladan

Peringatan Maulid Nabi adalah momen untuk memberi kesadaran menjadikan Nabi Muhammad sebagai teladan. Teladan sendiri artinya adalah orang yang dicontoh. Sehingga yang terpenting dari pengadaan maulid adalah mencontoh Nabi.

Mencontoh yang dimaksud bukan hanya mencontoh dalam aspek fisik. Namun justru yang terpenting adalah mencontoh dalam sikap dan perbuatan. Dengan begitu umat Islam bisa memiliki akhlak mulia layaknya Nabi.

  1. Menghayati Perjuangan Nabi Muhammad

Maulid Nabi juga menjadi momen yang tepat untuk menghayati perjuangan Nabi dalam mendakwahkan Islam. Sehingga meski berada ditengah pandemic Covid-19, umat Islam tetap ingat keharusan untuk menyuarakan kebaikan.

Dengan menghayati perjuangan Nabi Muhammad, umat Islam akan termotivasi dalam menghadapi keadaan pandemi. Karena jika dibandingkan kondisi Nabi pada masa awal Islam jauh lebih parah dibanding saat ini.

Umat Islam patut bersyukur memiliki sosok yang sangat tepat untuk dijadikan teladan sebagai Nabi Muhammad. Karena jalan hidup dan perjuangan Nabi mendakwahkan Islam memiliki banyak inspirasi untuk umat saat ini.

Maulid Nabi bukan hanya sebatas perayaan hari kelahiran Nabi Muhammad. Dengan memperingati Maulid Nabi Muhamad 2021, umat Islam diharapkan dapat mengambil teladan dari Nabi Muhammad.

Manfaat dari Donor Darah untuk Kesehatan dan Orang Lain

Berkembangnya dunia medis tidak serta merta membuat penyakit dapat dapat disembuhkan begitu saja. Faktanya, semakin berkembang gaya hidup manusia justru malah membuat banyak gangguan medis.

Banyak sekali gangguan medis akibat gaya hidup tidak sehat. Bahaya yang lebih besar lagi adalah ketika harus melakukan cuci darah. Selain prosesnya menyakitkan, biaya yang dibutuhkan juga besar.

Berkembangnya dunia medis tidak serta merta membuat penyakit dapat dapat disembuhkan begitu saja.

Manfaat yang Diperoleh dari Melakukan Donor Darah

Donor darah jadi salah satu alternatif medis untuk membantu beberapa gangguan. Hal ini juga terlihat dari banyaknya aksi donor darah di seluruh dunia. Lalu, apa saja sebenarnya manfaat donor darah?

  1. Membantu Menurunkan Berat Badan

Sudah banyak penelitian medis mengatakan bahwa donor darah mampu menurunkan berat badan. Ini sangat penting terutama bagi beberapa orang yang kesulitan menurunkan berat badannya secara manual.

Faktanya, berdonor sebanyak 450 ml mampu membakar lemak sampai 650 kalor. Angka kalori yang terbakar dapat meningkat dalam keadaan tertentu. Dengan kata lain, Anda secara tidak langsung mengurangi lemak.

Selain itu, donor juga tidak perlu dilakukan setiap bulan. Umumnya, aktivitas tersebut dapat dilakukan per 3 bulan atau 6 bulan sekali. Tujuannya supaya sirkulasi darah dalam tubuh tetap stabil.

  1. Mencegah Penyakit Kanker

Darah mengandung zat besi dalam jumlah tertentu. Jika kadar zat besi dalam tubuh melewati ambang batas aman, maka tidak baik bagi tubuh. Faktanya, kelebihan zat besi justru meningkatkan risiko kanker.

Hal tersebut karena ada kerusakan radikal bebas dalam tubuh sehingga risiko kanker meningkat secara bertahap. Bahkan, selain adanya kanker, risiko penuaan dini cenderung lebih tinggi.

Sebelumnya, sudah ada penelitian yang melibatkan lebih dari 1200 orang. Hasilnya, mereka yang melakukan donor 2 kali selama setahun memiliki kadar zat besi rendah dari peserta lain.

  1. Menjaga Kesehatan Jantung

Darah yang yang terlalu kental pada dasarnya tidak baik bagi tubuh. Kekentalan darah menurut beberapa penelitian mampu meningkatkan risiko jantung. Hal tersebut perlu diperhatikan, terutama Anda yang usia lanjut.

Faktanya, melakukan donor secara teratur mampu mengurangi tingkat kekentalannya. Cukup lakukan donor setiap 6 bulan sekali. Ini sangat penting untuk menjaga jantung supaya tetap sehat dan terhindar dari berbagai gangguan.

Dari beberapa penelitian, orang yang rutin donor akan memiliki rasio 88% lebih kecil mengalami gangguan jantung. Angka tersebut jelas sangat besar dan bisa dikatakan hampir terbebas dari gangguan jantung.

  1. Meningkatkan Produksi Sel Darah

Memang, melakukan pendonoran darah akan mengurangi jumlah darah dalam tubuh. Namun, itu hanya bersifat sementara dan akan kembali terisi. Hal tersebut karena sumsum tulang belakang langsung memproduksi darah baru.

Artinya, setiap kali kehilangan darah maka akan langsung disediakan kembali oleh sumsum tulang belakang. Bahkan, penggantinya jauh lebih segar dan baru. Ini sangat penting bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Di sisi lain, distribusi oksigen dalam tubuh juga jauh lebih maksimal karena lebih segar. Tingkat kekentalan juga masih dalam kondisi terbaiknya. Jadi, tubuh akan jauh lebih sehat dari sebelumnya.

  1. Membantu Orang Lain

Faktanya, melakukan donor dapat membantu orang lain. Ketika terjadi kecelakaan, banyak orang kehilangan banyak darah yang membuatnya dalam kondisi kritis. Jika tidak diberikan donor, maka nyawa bisa terancam.

Biasanya, ada lembaga khusus yang menyediakan layanan donor darah. Semua hasil donor akan disimpan dalam tempat khusus. Jadi dapat digunakan ketika ada orang lain yang membutuhkan.

Hal tersebut cukup membantu untuk dunia medis. Apalagi, ketika darah yang dibutuhkan memiliki golongan sama. Maka, proses untuk menyelamatkan orang lain akan jauh lebih cepat.

Selain baik bagi tubuh, tindakan ini dapat membantu orang lain. Hal tersebut penting demi menjaga hubungan antar manusia. Ditambah bahwa darah untuk kemanusiaan sering dikampanyekan.

Varian Baru Covid19 Semakin Banyak, Perlukah Dibuat Vaksin Baru?

virus covid19 telah menjadi pandemi selama beberapa tahun. Parahnya, muncul varian lain yang memiliki daya sebar yang jauh lebih tinggi.Pandemi yang tidak kunjung usai menyebabkan kekhawatiran baru, yaitu covid19 varian baru terus bermunculan. Banyaknya varian baru yang muncul jelas menimbulkan kekhawatiran bagaimana ganasnya penyebaran virus tersebut.

Saat ini, di berbagai negara telah muncul berbagai varian baru. Indonesia tidak lepas dari bahaya tersebut dengan adanya beberapa angka kasus varian baru. Masyarakat juga menjadi lebih khawatir.

Berbagai kebijakan telah dikeluarkan demi meminimalisir dampak penyebaran virus covid19. Beberapa memang menimbulkan pro dan kontra. Namun, harapan utamanya adalah varian baru ini tidak mudah menyebar dan meluas.

Dampak Jangka Panjang dari Covid19

Tahun pertama meluasnya covid19 telah membuat banyak negara mengalami kerugian parah. Dampaknya terhadap sosial, kesehatan, ekonomi, hingga politik membuat banyak negara kacau dan sulit memulihkan stabilitas politiknya.

Tahun pertama meluasnya covid19 menghajar perekonomian di hampir seluruh negara. Ekonomi tidak bertumbuh dan bahkan minus. Hal inilah yang membuat banyak negara mengalami krisis ekonomi selama beberapa bulan.

Dari sisi kesehatan, angka positif covid19 semakin hari terus bertambah. Di seluruh dunia, ada jutaan orang yang telah terkena virus covid19. Juga ada lebih dari puluhan ribu orang telah meninggal.

Selain itu, munculnya varian baru membuat banyak negara terus mengembangkan vaksin baru. Sebut saja Cinovac, Sinopharm, dan sebagainya yang terus disempurnakan. Hingga saat ini terus dilakukan penelitian terhadap terbaru.

Vaksin yang telah adanya faktanya memiliki efikasi yang lebih rendah terhadap jenis varian baru covid19. Artinya, industri kesehatan dan farmasi dunia perlu memulai penelitian lain untuk menemukan penawar virus corona.

Beberapa Jenis Covid19 Varian Baru

Pandemi telah menyebar sejak akhir 2019. Sayangnya, vaksin baru ditemukan beberapa bulan terakhir. Selama tahun pertama, ternyata covid19 telah mengalami proses mutasi dan berkembang menjadi virus yang lebih ganas.

Data dari WHO menyebutkan bahwa covid19 telah bermutasi menjadi 3 varian baru. Bahkan, mutasinya telah bermutasi kembali menjadi varian yang lebih ganas. Penyebarannya juga jauh lebih cepat dari virus aslinya.

Varian Alpha adalah yang pertama menyebar ke seluruh dunia. Virus Alpha pertama kali ditemukan di Inggris dan setelah itu dengan cepat menyebar. Bahkan, tidak terkecuali dengan Asia tenggara.

Ada juga Virus Beta di akhir 2020 yang menyebar dari Afrika Selatan. Tidak ada yang menyangkan bahwa varian baru muncul dari ujung selatan Benua Afrika tersebut.

Ada juga Virus Delta yang berasal dari India. Virus ini sendiri pertama kali muncul pada akhir 2020 lalu. Kemunculannya langsung membuat dunia merasa khawatir, terutama tingkat penyebarannya.

Terakhir adalah Delta Plus yang merupakan mutasi dari Virus Delta. Pertama kali muncul dan langsung menyebar luas ke seluruh dunia. Bahkan Delta Plus telah menyebabkan lonjakan tajam angka positif.

Perlukah untuk Melakukan Vaksin Baru?

Meluasnya varian baru pada covid19 membuat dunia semakin khawatir. Varian baru ini faktanya yang menjadi penyebab lonjakan tajam angka positif di seluruh dunia. Bahkan, angka kematian juga meningkat.

Pemerintah sendiri telah menghimbau setiap orang untuk patuh terhadap protokol kesehatan 5M. Ini adalah langkah awal sebelum melakukan vaksinasi. Setidaknya mengikuti protokol akan membuat penyebarannya berkurang.

Namun, varian baru yang semakin mengkhawatirkan jelas membuat banyak industri kesehatan dan farmasi perlu bergerak cepat. Jenis vaksin baru mungkin adalah salah satu jawaban untuk menghentikan angka penyebaran.

Cara paling sederhana untuk menghindari penyebaran virus adalah dengan mematuhi protokol kesehatan. Menggunakan masker hingga melakukan jaga jarak adalah tindakan sederhana yang paling penting bagi setiap orang.

Pada akhirnya, seganas apapun virus covid19 tetap dapat dicegah dengan tindakan tertentu. Setidaknya, dengan menjaga kesehatan diri sendiri membuat daya tahan tubuh meningkat dan mengurangi risiko terkena covid19 varian baru.