Hi, How Can We Help You?

Tag Archives: PPKM

PPKM Diperpanjang, Layanan Streaming Film Semakin Laris

Salah satu pihak yang cukup diuntungkan akibat perpanjangan PPKM yaitu perusahaan layanan streaming film dan TV series. Bukan tanpa alasan, PPKM memaksa masyarakat untuk lebih banyak berdiam di rumah. Selama stay at home, tentunya masyarakat sulit melakukan berbagai aktivitas outdoor seperti berenang, jogging, hingga nongkrong di kafe. Sehingga mereka cenderung mencari hiburan lain yang bisa dilakukan tanpa meninggalkan rumah.

Kopi meningkatkan produktivitas

Nonton film dan TV series menjadi pilihan paling masuk akal dan tidak membosankan. Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) ditetapkan sebagai upaya untuk menekan angka penyebaran covid-19. Sebelumnya, pemerintah mulai menetapkan penerapan PPKM pertama kali pada akhir Juli lalu. Penerapan pembatasan ini dilaksanakan selama 14 hari dengan harapan angka positif Covid-19 semakin melandai.

Buntut PPKM Diperpanjang, Masyarakat Pilih Nonton

Pemerintah kembali melanjutkan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM)agar angka positif corona semakin menurun. Kali ini pelaksanaan pembatasan tersebut berlangsung selama 14 hari, yaitu tanggai 5-18 Oktober 2021. Meskipun pemerintah memberikan sedikit pelonggaran, namun tetap saja masyarakat belum bisa melakukan berbagai aktivitas di luar rumah secara leluasa. Buntut dari perpanjangan pembatasan tersebut yaitu masyarakat lebih memilih mencari hiburan di rumah.

Menonton menjadi salah satu kegiatan yang paling banyak dipilih. Internet memberikan banyak kemudahan sehingga masyarakat dapat menikmati berbagai tayangan secara streaming online. Terlebih kini ada banyak layanan streaming. Kehadiran berbagai layanan streaming untuk menonton film maupun TV series semakin memudahkan masyarakat dalam mengakses tontonan yang diinginkannya. Di sisi lain, para produser film maupun TV series semakin melirik layanan OTT tersebut.

Ini sebagai dampak dari anjloknya industri kreatif termasuk film yang diguncang Covid-19 sehingga tidak dapat naik ke layar lebar. Sehingga layanan nonton streaming dimanfaatkan sebagai platform nonton online tanpa harus ke bioskop. Bukan hanya film, TV series juga memiliki daya tarik tersendiri. Ramainya pembicaraan mengenai berbagai judul series membuat masyarakat semakin tertarik dan tidak mau ketinggalan menggunakan layanan nonton online tersebut. 

PPKM-Diperpanjang-Layanan-Streaming-Film-Semakin-Laris

Netflix, Layanan Nonton Streaming Terpopuler

Siapa yang tidak kenal dengan platform streaming film dan TV series tersebut? Bahkan orang yang tidak berlangganan tentu sudah familiar dengan namanya karena popularitasnya semakin tinggi. Ada beragam alasan mengapa pecinta sinema memilih platform satu ini. Selain banyaknya pilihan tayangan series dan film, ada keunggulan lain yang ditawarkan. Berikut ini beberapa diantaranya.

  1. Koleksi Konten Lengkap

Salah satu keunggulan platform ini adalah memiliki konten yang lengkap, yaitu meliputi film dan serial TV. Masing-masing juga bisa dipilih berdasarkan genrenya, seperti romance, horror, action, comedies, dan lain sebagainya.Perusahaan ini mendapatkan izin untuk menayangkan serial TV dari berbagai negara. Sehingga masyarakat dapat menikmatinya secara legal. Selain itu, pengguna juga dapat menikmati beragam film lawas secara legal.

  1. Menyediakan Fitur untuk Kenyamanan Pengguna

Netflix menyediakan beberapa fitur menarik yang memanjakan penggunanya. Misalnya fitur Profile memungkinkan pengguna untuk mendapatkan konten sesuai, contoh profil anak-anak hanya mendapat akses konten anak-anak. Fitur My List memungkinkan pengguna membuat daftar tonton sesuai kesukaannya. Dengan fitur ini, pengguna bisa menonton kembali tayangan yang disimpan sewaktu-waktu tanpa kesulitan mencari lagi. Selain itu juga terdapat fitur Continue. Seperti namanya, fitur ini memudahkan pengguna untuk melanjutkan waktu terakhir ketika ia menonton video. Fitur ini tentu saja memudahkan pengguna.

  1. Original Series

Keunggulan ini tentu tidak ditemukan pada layanan streaming TV series lainnya karena menghadirkan original series. Beberapa serial seperti Umbrella Academy, Stranger Things, hingga Money Heist hanya dapat dinikmati pengguna platform ini. PPKM memang membatasi berbagai kegiatan outdoor. Meski demikian, masyarakat tetap bisa menikmati momen berkualitas di rumah dengan cara nonton melalui layanan streaming film dan TV series.

Pengertian PPKM dan Karantina Wilayah Serta Perbedaannya

PPKM adalah kebijakan pemerintah sebagai upaya menyelesaikan pandemi Covid 19. Terdapat perbedaan antara kebijakan ini dengan karantina wilayah.Dalam menghadapi pandemi Covid 19, Pemerintah Indonesia telah melakukan berbagai upaya seperti memberlakukan PSBB Covid 19. Meski begitu, banyak orang yang lebih mengharapkan pemerintah memberlakukan karantina wilayah.

Hal ini karena anggapan peraturan mengenai pembatasan kegiatan dinilai kurang efektif untuk mengatasi pandemi. Sebab kasus positif di Indonesia masih terbilang tinggi meski sudah diberlakukan berbagai pembatasan.

Namun banyak orang yang tidak memahami perbedaan antara karantina wilayah dengan berbagai pembatasan yang telah diberlakukan oleh pemerintah. Meski terkesan sama, namun kedua hal ini memiliki perbedaan signifikan.

Bagi Anda yang belum memahami perbedaan keduanya, silahkan simak artikel ini hingga tuntas. Karena kami akan menjelaskan mengenai berbagai peraturan pembatasan yang diberlakukan oleh pemerintah serta perbedaannya dengan karantina wilayah.

Pengertian Karantina Wilayah dan Peraturan yang Mendasarinya

Pada awal pandemi Covid 19, pemerintah memilih memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Beragam variasi PSBB sudah diberlakukan mulai dari PSBB transisi, ketat hingga transisi 2.

Meski begitu banyak orang yang menganjurkan pemerintah agar memberlakukan karantina wilayah. Karena memang terdapat perbedaan signifikan antara PSBB dengan karantina wilayah. Berikut adalah penjelasan mengenai karantina wilayah.

  1. Pengertian

Karantina wilayah atau juga disebut lockdown adalah peraturan untuk membatasi suatu wilayah yang diduga sedang terjangkit suatu penyakit. Namun karantina wilayah memiliki perbedaan dengan PSBB ketat.

Karantina wilayah secara tegas melarang siapa saja keluar masuk wilayah tersebut. Berbeda dengan PSBB atau pembatasan lainnya yang hanya memberikan batasan pada kegiatan di masyarakat.

  1. Peraturan

Kebijakan karantina wilayah diatur di dalam Undang-Undang Nomor 6 Tahun 2018 pasal 1 ayat 10. Undang-undang tersebut mengatur tentang karantina kesehatan. Di dalam UU ini juga termasuk peraturan tentang PSBB

  1. Kewajiban Pemerintah

Di dalam PSBB baik itu transisi, ketat maupun PSBB transisi 2, pemerintah tidak memiliki kewajiban untuk menanggung kebutuhan dasar masyarakat. Meski pemerintah tetap memberikan bantuan sosial kepada masyarakat.

Berbeda dengan karantina wilayah yang mewajibkan pemerintah menanggung kebutuhan dasar masyarakat. Sehingga meski tidak bekerja, orang-orang yang berada di wilayah karantina tetap mendapat jaminan hidup.

Pengertian PPKM Serta Pelaksanaannya di Indonesia

Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat pada dasarnya adalah PSBB dengan menggunakan istilah yang berbeda. Oleh karena itu dasar aturannya tetap menggunakan UU Nomor 6 Tahun 2018.

Pemberlakukan pembatasan di Indonesia memang telah mengalami beberapa perubahan nama. Berikut ini adalah penjelasan istilah pembatasan yang diberlakukan oleh pemerintah di Indonesia pada tahun 2021.

  1. Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat

Penggantian istilah PSBB mulai diberlakukan oleh pemerintah pada awal 2021. Perubahan nama ini dilakukan karena menilai bahwa pandemi Covid di Indonesia mulai terkendali. Pembatasan ini hanya dilakukan di 7 Provinsi.

  1. PPKM Mikro

Sayangnya kasus aktif Covid 19 kembali mengalami kenaikan. Sehingga pemerintah mulai memberlakukan Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat skala mikro. Kebijakan ini diberlakukan mulai dari Februari hingga Juni 2021.

  1. PPKM Darurat

Tingginya kenaikan kasus Covid 19 setelah lebaran 2021 membuat pemerintah harus mengambil kebijakan lain. Oleh karena itu, Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat dilakukan oleh pemerintah pada tanggal 1 – 20 Juli 2021.

  1. PPKM Level 3 & 4

Istilah darurat mulai dihilangkan pada pertengahan Juli. Selanjutnya pemerintah memberlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat level 3 & 4 di beberapa wilayah Indonesia. Kebijakan ini berlaku mulai dari 21 Juli 2021.

Pada awalnya kebijakan tersebut diberlakukan hingga 25 Juli 2021. Namun kebijakan tersebut diperpanjang hingga tanggal 2 Agustus 2021. Pada tanggal 2 Agustus, kebijakan ini kembali diperpanjang hingga 9 Agustus 2021.

Seluruh masyarakat Indonesia tentunya mengharapkan pandemi Covid 19 segera berakhir. Oleh karena itu Indonesia mencoba melakukan berbagai kebijakan demi mempercepat proses penyelesaian pandemi Covid 19.

Oleh karena itu, masyarakat juga harus membantu menyukseskan upaya penyelesaian pandemi. Seperti dengan mematuhi setiap protokol kesehatan serta kebijakan PPKM yang diberlakukan oleh Pemerintah Indonesia.

Pengembangan Ekonomi Mikro untuk Pemulihan Ekonomi Nasional

Pengunjung melihat-lihat produk tas dan sepatu berbahan kulit buaya pada Pameran UMKM, Bisnis dan Investasi di Semarang, Jateng, Jumat (16/10). Pameran yang diikuti berbagai pelaku usaha UMKM tersebut berlangsung hingga 20 Oktober. ANTARA FOTO/R. Rekotomo/aww/15. *** Local Caption ***

Pandemi gelombang kedua memberi pukulan telak bagi masyarakat Indonesia, terutama terhadap UMKM. Peningkatan kasus covid 19 menjadikan pemerintah menerapkan sikap siaga, salah satunya adalah dengan memberlakukan PPKM darurat.

Adanya kebijakan tersebut mewajibkan seluruh kantor non esensial untuk bekerja dari rumah, mall ditutup, serta jam aktivitas masyarakat dibatasi. Tujuannya adalah mengurangi seminimal mungkin aktivitas masyarakat di luar rumah.

Dampak dari adanya kebijakan ini adalah beberapa pelaku ekonomi harus mandek dan tidak mendapatkan penghasilan. Meskipun demikian Indonesia masih tetap optimis mampu memulihkan kondisi ekonomi nasional ketika gelombang kedua berhasil dikuasai.

Peranan Ekonomi Mikro terhadap Perkembangan Ekonomi Nasional

Dalam sebuah negara, tentunya kondisi keuangannya tidak hanya ditentukan secara global, tetapi juga dalam ruang lingkup kecil. Perbedaan ruang lingkup ini yang kemudian pada akhirnya muncul sebutan makro dan mikro dalam sebuah proses pembangunan.

Mikro sendiri mengacu pada bagaimana interaksi antara konsumen dan produsen dalam sebuah pasar tertentu. Interaksi tersebut akan membentuk penawaran, penjualan, dan proses terjadinya harga. Persaingan juga akan terjadi ketika interaksinya juga berlangsung.

Sehingga ketika membicarakan ekonomi di sektor mikro maka akan membicarakan mengenai unit usaha. Indonesia sebagian besar (90%) unit usahanya dikuasai oleh UMKM. Usaha kecil tersebut ternyata memiliki peranan besar dalam pembangunan ekonomi nasional.

Peranan pertama adalah sebagai bentuk upaya memeratakan ekonomi masyarakat. Dengan pengelolaan oleh masyarakat di berbagai titik, memungkinkan terbukanya lowongan pekerjaan, serta membuka peluang bagi masyarakat untuk meningkatkan daya belinya.

Peranan berikutnya adalah sebagai penguat dalam mendapatkan devisa negara. Beberapa usaha Unit Mikro Kecil dan Menengah pasarnya tidak hanya dari lokal saja tetapi juga internasional. Dengan kata lain melakukan ekspor ke negara potensial.

Peranan tersebut memberikan ketahanan ekonomi bagi negara Indonesia dalam menghadapi berbagai krisis yang terjadi sebelumnya. Hal ini karena usaha kecil tersebut cenderung tidak memiliki hutang luar negeri, sehingga tidak membebani negara.

Karena peranan ini, pemerintah memberikan berbagai program selama PPKM dan pandemi agar unit usahanya bisa bertahan dan berjalan secara normal kembali. Salah satunya memberikan bantuan modal dan pembinaan terhadap pelaku usaha.

Peranan Anggota Masyarakat selama PPKM

Tidak sedikit masyarakat berpendapat dan berpikiran bahwa ekonomi nasional adalah urusan dari pemerintah dan negara. Tidak ada yang dapat dilakukan oleh masyarakat umum untuk ikut berperan dalam upaya memulihkan ekonominya.

1.     Mencintai Produk dalam Negeri

Sebagai bentuk kecintaan terhadap negara, tentunya harus dibarengi dengan perilaku dan sikap yang sesuai. Salah satunya adalah dengan menggunakan produk – produk dalam negeri dibandingkan produk sejenis dari luar negeri.

Menggunakan produk dalam negeri dapat meningkatkan perputaran uang dari konsumen menuju produsen atau Unit usaha. Perputaran tersebut memungkinkan unit usaha mengembangkan bisnisnya dan berkontribusi lebih bagi negara.

2.     Turut Berpartisipasi Menjadi Seorang Enterpreneur

Menjadi enterpeneur tidaklah sulit, hanya perlu ide dan kreativitas dalam memecahkan masalah. Mengenai SDM dan Modal, bisa mencari dengan cara membuka lowongan kerja. Dana dapat diperoleh dengan mengajukan pinjaman atau mencari investor.

Menjadi enterpreneur tidak hanya akan membantu ekonomi pribadi, tetapi juga membantu menyediakan lowongan kerja bagi masyarakat sekitar. Sehingga mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan daya belinya.

3.     Membeli di Warung – Warung Sekitar Rumah

Warung – warung sekitar rumah merupakan salah satu bentuk unit usaha terkecil yang keberadaannya sangat penting. Cobalah membeli secara retail ke warung tersebut apabila memerlukan suatu barang. Selain membantu warungnya juga mempererat tali kekeluargaan.

Kondisi sulit akibat adanya pandemi dan PPKM mengharuskan setiap masyarakat untuk saling berbondong – bondong bekerja sama. Karenanya yuk ketika belanja, pilihlah produk dalam negeri bisa melalui online atau datang secara langsung.

Lakumas Work: Loyalitas Dimasa Pandemi Terkait Aturan PSBB (Jumlah Karyawan Bekerja)

Pandemi Covid-19 yang sedang kita alami saat ini memang sangat merepotkan apalagi dengan aturan PSBB yang berlaku. Dikarenakan pandemi tersebut, pemerintah mengeluarkan banyak aturan yang sangat ketat dan menghambat aktivitas masyarakat. Meski begitu, kita harus mematuhi aturan tersebut agar pandemi ini cepat berakhir sehingga dapat beraktivitas dengan normal kembali.

Salah satu peraturan umum yang wajib dilakukan oleh seluruh rakyat Indonesia yaitu menerapkan sistem 3M dalam kehidupan sehari-harinya. Rakyat dituntut harus selalu Menggunakan masker, Menjaga jarak, dan Mencuci tangannya dengan bersih. Dengan begitu kemungkinan terjangkit virus corona akan dapat berkurang dan juga dapat memutus mata rantai penyebaran covid-19.

Namun diluar dari peraturan umum tersebut tentu masih terdapat peraturan lainnya yang mengatur kehidupan atau aktivitas masyarakat saat ini. Dimulai dari peraturan dalam beribadah, peraturan dalam bekerja, peraturan dalam berwisata atau bepergian, dan lain sebagainya. Memang hal tersebut sangat merepotkan dan menghambat, tetapi kita tentu harus mentaatinya.

Aturan PSBB yang Harus Anda Lakukan

Mengingat peningkatan terjangkitnya virus korona yang terus terjadi ini membuat pemerintah memperketat aturan selama masa pandemi. Dalam aspek pekerjaan pemerintah hanya membolehkan karyawan yang melakukan WFO (Work From Office) atau bekerja di tempat kerja maksimal sebanyak 25% dari total karyawan dalam waktu bersamaan.

Jadi, jika dalam suatu perusahaan terdapat sebanyak 1000 karyawan maka yang hanya diperbolehkan untuk melakukan WFO atau bekerja di kantor hanya sebanyak 250 karyawan saja. Sisanya sebanyak 75% tidak diperbolehkan untuk melakukan WFO. Pemerintah membuat peraturan tersebut guna memutus pencemaran virus korona yang terus meningkat.

Selain hanya membolehkan sebanyak 25% karyawan yang melakukan WFO, aturan PSBB lainnya juga mengharuskan karyawan tersebut masih harus mematuhi peraturan dalam WFO yaitu membatasi atau membuat jarak antar tempat duduk setiap karyawan dengan jarak minimal 1m atau 100cm. Karena hal tersebut juga termasuk kedalam peraturan umum saat pandemi yaitu selalu menjaga jarak.

Dampak Bagi Karyawan yang Ditimbulkan Oleh Pandemi

Mungkin Anda sudah mengetahui bahwa pandemi ini telah merugikan banyak sekali perusahaan atau pengusaha, namun meski begitu perusahaan atau pengusaha tersebut tidak dapat melakukan PHK seenaknya. Karena menurut Pasal 164 UU Ketenagakerjaan mengatakan bahwa perusahaan dapat melakukan PHK pada karyawannya jika mengalami kerugian secara terus menerus selama 2 tahun.

Oleh karena itu, kebanyakan perusahaan tidak melakukan PHK pada karyawannya namun hanya memberhentikan sementara. Dan bahkan sebagian dari perusahaan besar juga melakukan WFH pada karyawannya. Sistem WFH ini memang sangat direkomendasikan di saat pandemi. Meski begitu, sistem ini tentu memiliki dampak positif dan juga negatif.

Dampak positif WFH yaitu lebih fleksibel dalam menyelesaikan pekerjaan, mengurangi biaya transportasi, produktivitas meningkat, terhindar dari distraksi, dan lain sebagainya. Sedangkan dampak negatif WFH yaitu kehilangan motivasi kerja, meningkatnya biaya listrik dan internet, kurangnya komunikasi antar rekan, menurunkan loyalitas karyawan, dan lain sebagainya.

Namun saat ini terdapat cara populer untuk menjaga loyalitas karyawan yaitu menggunakan teknologi HRIS (Human Resource Management System). Teknologi tersebut dapat mejaga loyalitas karyawan karena dapat melakukan banyak hal seperti proses onboarding, memudahkan absensi, lebih mudah mengajukan cuti, mempermudah untuk melakukan payroll, dan lain sebagainya.

Karyawan yang loyal menyukai pekerjaan dan tidak melihat pekerjaan yang dijalani sebagai rutinitas yang harus dijalankan. Di PT. Lakumas ini loyalitas para karyawan menjadi sebuah jaminan untuk para karyawan berkerja secara efektif untuk kemajuan suatu perusahaan walaupun dimasa pandemi dengan aturan PSBB seperti ini.