Hi, How Can We Help You?

Tag Archives: Lokal

Saat Liburan Musim Panas, Produk Tekstil Ini Paling Laris

Liburan musim panas merupakan hal yang ditunggu turis lokal maupun mancanegara. Itu karena ada banyak aktivitas yang bisa dilakukan.

Normalnya liburan musim panas sendiri menuntut seseorang untuk bersiap-siap. Persiapannya sendiri perlu dilakukan dengan matang.

Itu karena seseorang perlu menyiapkan kaos, celana, anyaman kain, batik, hingga kain tenun. Barang-barang tersebut nantinya akan digunakan untuk berbagai keperluan.

Dengan kebutuhan tersebut, ada banyak turis lokal dan mancanegara yang mencari barang-barang tersebut. Namun pencariannya tidak bisa dilakukan dengan mudah.

Itu karena tidak semua kaos, celana, anyaman kain, batik, dan kain tenun nyaman digunakan saat musim panas. Kebanyakan bahkan terasa gerah dan tidak nyaman.

Jika seseorang salah pilih, liburan musim panas akan terasa kurang menyenangkan. Setiap turis lokal dan mancanegara pasti menghindari hal ini.

Produk Tekstil Terlaris Saat Liburan Musim Panas

Membicarakan tentang kaos, celana, anyaman kain, batik, dan kain tenun untuk musim panas sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan. Itu karena ada banyak pilihan yang tersedia.

Turis lokal dan mancanegara pasti tidak akan kesulitan saat mencarinya. Namun ingat, pastikan untuk selektif dalam memilih kaos, celana, anyaman kain, batik, dan kain tenun. Sebagai opsi terbaik, berikut beberapa pakaian yang bisa dipilih untuk musim panas.

  1. Kaos Oblong

Turis lokal dan mancanegara pasti menyukai kaos oblong. Kondisi ini sebenarnya sangat normal. itu karena, pakaian ini membuat cuaca di musim panas tidak akan menjadi gangguan.

Namun perhatikan kain yang digunakan. Jangan sampai teksturnya panas karena hal tersebut bisa mengganggu. Selain itu, perhatikan juga celana yang digunakan.

Gunakanlah tipe yang sesuai agar pakaian bagian atas yang digunakan bisa tertunjang. Hal ini perlu diperhatikan terlebih lagi jika motif yang dipilih adalah batik.

  1. Kemeja Short Sleeve

Kemeja short sleeve juga pasti disukai oleh turis lokal dan mancanegara. Kondisi ini bisa dikatakan sangat normal karena kemeja short sleeve sangat nyaman untuk dipakai pada setiap kondisi.

Ketika menggunakan kemeja short sleeve, gunakanlah kaos di bagian dalam. Hal tersebut akan membuat keringat lebih terserap. Perhatikan juga kain dari kemeja tersebut. gunakanlah kemeja yang memiliki tekstur lembut sehingga terasa nyaman ketika digunakan.

Kemeja tidak akan terlihat pas apabila celana yang dipakai tidak sesuai. Terlebih lagi jika motif yang dipilih adalah batik. Oleh karena itu, pastikan untuk selektif dalam pemilihannya.

  1. Casual Jacket

Casual jacket juga pasti disukai oleh turis lokal dan mancanegara. Perlu diingat, banyak kasual jacket di luar sana yang kainnya kurang nyaman. Hal ini jelas perlu dihindari karena kenyamanan akan berkurang.

Terlebih lagi untuk anda yang senang memakai casual jacket tanpa menggunakan kaos di bagian dalam. Jika bahannya tidak nyaman, kulit pasti akan merasa terganggu.

Di Indonesia sendiri, casual jacket dengan motif batik lumayan populer. Anda tentu bisa memilihnya sebagai referensi. Jika bingung dengan celana, pilih saja yang memiliki warna hitam.

  1. Topi

Topi juga sangat penting bagi turis lokal dan mancanegara. Dengan adanya topi, terik matahari di musim panas bisa teratasi dengan baik. Topi sendiri fungsinya sangat banyak.

Keberadaannya bisa dipadukan dengan kaos maupun pakaian batik. Topi sendiri biasanya akan lebih terdukung oleh celana dengan kesan santai. Oleh karena itu pastikan pemilihannya dilakukan dengan baik.

Pemilihan kain sangat penting dalam menentukan pakaian di musim panas. Jika yang dipilih kurang pas, kenyamanan tidak akan terasa. Salah satu jenis \yang sering direferensikan adalah rayon.

Rayon sendiri bisa digunakan untuk topi, baju, sepatu, dan masih banyak lagi. Keberadaannya jelas sangat membantu untuk menunjang kenyamanan saat liburan musim panas.

Konsep Sustainable Fashion dari Brand Lokal Indonesia

Sukkha Citta menjadi brand lokal pertama di Indonesia yang menggunakan konsep pewarnaan kain dari bahan alami. Saat ini, telah banyak berkembang merk mengusung tema sustainable fashion.

Sustainable fashion adalah suatu usaha dalam menciptakan produk yang ramah lingkungan dengan tampilan modis dan tidak kalah dengan produk tekstil buatan pabrik lainnya. Ini sebagai usaha mengurangi dampak buruk kerusakan lingkungan.

Dampak kerusakan lingkungan dari aktivitas dan limbah pembuangan pabrik telah menjadi bencana serius di masyarakat. Limbah ini dapat mencemari sumber mata air jika tidak dikelola dengan benar.

Brand dengan Tema Sustainable Fashion

Tujuan utama dari sustainable fashion adalah meminimalisir dampak produksi pabrik terhadap lingkungan agar tetap terjaga ekosistemnya. Beberapa perusahaan yang telah menggunakan konsep ini yaitu:

  1. Sejauh Mata Memandang

Penggunaan bahan daur ulang limbah tekstil yang didaur ulang dengan teknik ramah lingkungan. Produksi bahan di lakukan di dua daerah yakni proses pembuatan benang di Gresik dan pembuatan kain di Pandaan brand Sejauh Mata Memandang.

  1. Zalia Basic

Zalia Basic menggunakan bahan baku dan produksi yang ramah lingkungan dengan meluncurkan koleksi Earth menggunakan serat LENZING. Brand milik Zalora ini memproduksi pakaian sehari-hari.

  1. SARE/Studio

SARE menggunakan serat kayu yang memiliki sertifikasi dan berkelanjutan. SARE juga telah mengantongi sertifikasi EU Ecolable dimulai dari pengambilan material produksi hingga pembuangan limbah akhir.

  1. Wilsen Willim

Wilsen Willim memproduksi berbagai jenis pakaian mulai dari blazer, kemeja, rok dan sebagainya. Menampilkan warna hitam dan putih. Warna ini dihasilkan dari alam.

  1. Sukkha Citta

Sukkah Citta mengusung tema zero waste yang ditandai dengan membantu menekan pembuangan limbah dengan cara diolah kembali menjadi sebuah produk yang berkualitas.

  1. Lanivatti

Proses durabilitu test diterapkan pada semua produk dari Lanivatti, sehingga pakaiannya terbukti ramah lingkungan. Ini akan mendukung konsep sustainable fashion.

  1. CottonInk

CottonInk menghadirkan pakaian Patel Whismical. Tidak hanya mengedepankan gaya, namun lingkungan harus menjadi perhatian di dalamnya. Menggunakan serat TENCEL untuk membuat benang dan kainnya dari bahan pul kayu.

  1. OSEM

Ciri utama dari OSEM adalah mengaplikasikan tie-dye untuk koleksi pakaiannya. Dengan pewarnaan alami menggunakan indigofera tinctorial ini bisa menghasilkan warna biru alami. Penggunaan plastic untuk resleting juga dihindari OSEM.

  1. Rupahaus

Rupahaus menghadirkan pakaian yang tidak berbahaya untuk lingkungan. Tidak hanya pakaian Rupahaus juga membuat dekorasi rumah. Selain itu, pihaknya berusaha melestarikan budaya melalui produk yang diciptakannya.

  1. Imaji Studio

Zero waste juga diusung oleh Imaji Studio mulai dari aksesoris hingga pakaiannya menggunakan konsep ini. aksesoris dibuat dari sisa kain untuk pakaian kemudian di buat kembali untuk menjadikannya berkualitas. Desain khas Indonesia juga ciri dari brand ini.

  1. Cinta Bumi Artisans

Cinta Bumi Artisans menggunakan pewarna alami dan juga pemanfaatan sampah dapur, dan berbagai jenis limbah lainnya untuk dibuat kembali menjadi produk yang bernilai jual. Tim Cinta Bumi Artisan kebanyakan diisi oleh perempuan dalam menghasilkan produk.

  1. KaIND

KaIND memanfaatkan ampas biji kopi yang dipadukan dengan batik untuk menghasilkan produk fashion yang ramah lingkungan. KaIND sudah bekerja sama dengan Lakumas untuk menghasilkan produk tekstil sustainable fashion.

Sustainable fashion merupakan usaha para pelaku bisnis dalam mengurangi dampak kerusakan lingkungan seminimal mungkin akibat proses produksi tekstil. Sukkha Citta dan 11 perusahaan lainnya telah menerapkan hal ini.