Hi, How Can We Help You?

Tag Archives: Industri Kain Nusantara

Tren Pakaian Lebaran 2022 dengan Popularitas Tertinggi

Ada banyak orang mencari tren pakaian lebaran. Pencarian terkait hal ini sangat diperlukan karena tidak mungkin jika seseorang tidak mengikuti tren ketika berpakaian.

Ketika tren diikuti, seseorang akan merasa lebih percaya diri. Itu karena, diikutinya tren membuat seseorang merasa sama dengan orang lain.

Selain memberikan efek terhadap kepercayaan diri, adanya tren juga memberikan efek terhadap kemudahan berkomunikasi. Sebenarnya, kemudahan berkomunikasi ini merupakan lanjutan dari kepercayaan diri yang sudah didapat.

Ketika seseorang merasa percaya diri, komunikasi dengan orang lain akan mudah dilakukan. Ini tentu sangat baik dalam upaya pencarian relasi dan sejenisnya. Oleh sebab itu, adalah sebuah kesalahan jika tren pakaian lebaran ini tidak dikejar.

Memiliki karakter memang penting. Namun akan berbahaya jika karakter tersebut tidak mengikuti perkembangan yang sedang terjadi.

Tren Pakaian Lebaran 2022 Paling Populer

Popularitas sebuah pakaian memang terus berubah-ubah. Perubahannya sendiri terjadi dengan sangat cepat. Tren pakaian lebaran yang sekarang populer mungkin saja mengalami penurunan popularitas dalam setahun ke depan.

Oleh sebab itu, penting untuk mengetahui tren yang sekarang ada. Untuk lebih mudah, berikut tren tersebut.

  1. Gamis Qibota

Tren pakaian lebaran pertama adalah gamis qibota. Ini adalah pakaian yang berasal dari timur tengah. Gamis sendiri memang memiliki ketahanan popularitas yang cukup baik.

Setiap tahun, masyarakat selalu berlomba-lomba untuk mendapatkannya. Namun di tahun ini, gamis qibota mengalami peningkatan popularitas yang sangat baik.

Kondisi tersebut terjadi karena karakteristik bahannya cukup baik. gamis qibota memiliki karakteristik bahan yang tipis. Ini membuat setiap orang akan merasa nyaman ketika memakainya.

  1. Hijab Gaun Terbuka

Menggunakan hijab dengan gaun terbuka juga bisa menjadi pilihan. Tren pakaian lebaran ini memang terkesan unik. Itu karena, istilah gaun terbuka disini sering menimbulkan pro kontra.

Perlu diketahui, istilah gaun terbuka bukan berarti tren ini membuat aurat seseorang terlihat. Ini merupakan fashion dimana aurat tetap tertutup dengan sempurna.

Hanya saja kesan gaun yang sering menutup seluruh bagian tubuh dihilangkan. Intinya, bagian depan gaun dibuat terbuka namun di dalamnya tetap menggunakan pakaian yang menutup seluruh aurat pada tubuh.

  1. Gamis Syar’i

Tidak lengkap membahas tren pakaian lebaran tanpa menambahkan gamis syar’i. Hingga artikel ini dibuat, gamis syar’i memang tetap menjadi pakaian lebaran dengan popularitas tertinggi.

Inti dari model layering ini terletak pada bentuknya yang dibuat besar. Nantinya lekuk tubuh dari pemakai sama sekali tidak boleh terlihat.

Prinsip syar’i sendiri membuat wanita perlu menutup seluruh bagian tubuh kecuali wajah dan telapak tangan. Oleh sebab itu, gamis tipe ini akan mengusahakan hal tersebut.

  1. Kaftan Modern

Tren kaftan modern juga layak dijadikan rekomendasi. Beberapa tahun lalu, pakaian ini sempat dipopulerkan oleh Syahrini. Walaupun popularitasnya sempat redup, penggunaan kaftan modern sekarang mengalami peningkatan popularitas.

Hanya saja, penggunaan kaftan glamour seperti yang sering digunakan public figure sekarang kurang diminati. Peningkatan popularitas terjadi pada kaftan modern dimana karakteristiknya ada pada penggunaan warna minimalis sehingga kesan glamour menurun.

  1. Pattern

Warna-warna minimalis memang masih sangat populer dalam pakaian. Namun sekarang, pakaian dengan pattern atau pola juga mulai diminati.

Sekarang ada banyak hijab yang dijual dengan pola-pola etnik. Bisa dikatakan, ini menjadi salah satu tren lebaran yang popularitasnya cukup meningkat.

Pastikan untuk selektif dalam pemilihan pakaian. Jangan sampai asal dalam memilih lalu merasakan kekecewaan karena hasilnya tidak sesuai harapan.

Jika bingung ketika mencarinya, beberapa pilihan di atas sangat mungkin dipilih. lagi pula, itu memang tren pakaian lebaran yang sekarang banyak diminati.

Konsep Sustainable Fashion dari Brand Lokal Indonesia

Sukkha Citta menjadi brand lokal pertama di Indonesia yang menggunakan konsep pewarnaan kain dari bahan alami. Saat ini, telah banyak berkembang merk mengusung tema sustainable fashion.

Sustainable fashion adalah suatu usaha dalam menciptakan produk yang ramah lingkungan dengan tampilan modis dan tidak kalah dengan produk tekstil buatan pabrik lainnya. Ini sebagai usaha mengurangi dampak buruk kerusakan lingkungan.

Dampak kerusakan lingkungan dari aktivitas dan limbah pembuangan pabrik telah menjadi bencana serius di masyarakat. Limbah ini dapat mencemari sumber mata air jika tidak dikelola dengan benar.

Brand dengan Tema Sustainable Fashion

Tujuan utama dari sustainable fashion adalah meminimalisir dampak produksi pabrik terhadap lingkungan agar tetap terjaga ekosistemnya. Beberapa perusahaan yang telah menggunakan konsep ini yaitu:

  1. Sejauh Mata Memandang

Penggunaan bahan daur ulang limbah tekstil yang didaur ulang dengan teknik ramah lingkungan. Produksi bahan di lakukan di dua daerah yakni proses pembuatan benang di Gresik dan pembuatan kain di Pandaan brand Sejauh Mata Memandang.

  1. Zalia Basic

Zalia Basic menggunakan bahan baku dan produksi yang ramah lingkungan dengan meluncurkan koleksi Earth menggunakan serat LENZING. Brand milik Zalora ini memproduksi pakaian sehari-hari.

  1. SARE/Studio

SARE menggunakan serat kayu yang memiliki sertifikasi dan berkelanjutan. SARE juga telah mengantongi sertifikasi EU Ecolable dimulai dari pengambilan material produksi hingga pembuangan limbah akhir.

  1. Wilsen Willim

Wilsen Willim memproduksi berbagai jenis pakaian mulai dari blazer, kemeja, rok dan sebagainya. Menampilkan warna hitam dan putih. Warna ini dihasilkan dari alam.

  1. Sukkha Citta

Sukkah Citta mengusung tema zero waste yang ditandai dengan membantu menekan pembuangan limbah dengan cara diolah kembali menjadi sebuah produk yang berkualitas.

  1. Lanivatti

Proses durabilitu test diterapkan pada semua produk dari Lanivatti, sehingga pakaiannya terbukti ramah lingkungan. Ini akan mendukung konsep sustainable fashion.

  1. CottonInk

CottonInk menghadirkan pakaian Patel Whismical. Tidak hanya mengedepankan gaya, namun lingkungan harus menjadi perhatian di dalamnya. Menggunakan serat TENCEL untuk membuat benang dan kainnya dari bahan pul kayu.

  1. OSEM

Ciri utama dari OSEM adalah mengaplikasikan tie-dye untuk koleksi pakaiannya. Dengan pewarnaan alami menggunakan indigofera tinctorial ini bisa menghasilkan warna biru alami. Penggunaan plastic untuk resleting juga dihindari OSEM.

  1. Rupahaus

Rupahaus menghadirkan pakaian yang tidak berbahaya untuk lingkungan. Tidak hanya pakaian Rupahaus juga membuat dekorasi rumah. Selain itu, pihaknya berusaha melestarikan budaya melalui produk yang diciptakannya.

  1. Imaji Studio

Zero waste juga diusung oleh Imaji Studio mulai dari aksesoris hingga pakaiannya menggunakan konsep ini. aksesoris dibuat dari sisa kain untuk pakaian kemudian di buat kembali untuk menjadikannya berkualitas. Desain khas Indonesia juga ciri dari brand ini.

  1. Cinta Bumi Artisans

Cinta Bumi Artisans menggunakan pewarna alami dan juga pemanfaatan sampah dapur, dan berbagai jenis limbah lainnya untuk dibuat kembali menjadi produk yang bernilai jual. Tim Cinta Bumi Artisan kebanyakan diisi oleh perempuan dalam menghasilkan produk.

  1. KaIND

KaIND memanfaatkan ampas biji kopi yang dipadukan dengan batik untuk menghasilkan produk fashion yang ramah lingkungan. KaIND sudah bekerja sama dengan Lakumas untuk menghasilkan produk tekstil sustainable fashion.

Sustainable fashion merupakan usaha para pelaku bisnis dalam mengurangi dampak kerusakan lingkungan seminimal mungkin akibat proses produksi tekstil. Sukkha Citta dan 11 perusahaan lainnya telah menerapkan hal ini.