Hi, How Can We Help You?

Tag Archives: industri benang

Alasan Pentingnya Menggunakan Penutup Rambut di Industri Benang

Masih banyak yang belum tahu alasan pentingnya menggunakan penutup rambut di industri benang. Bukan hanya sekadar hiasan saja, setiap apa yang dikenakan oleh pekerja di industri benang memiliki fungsinya masing-masing.

 

Inilah penyebab apa yang dikenakan mulai dari atas hingga bawah tidak boleh sembarangan. Sudah ada ketentuannya sebagai pendukung kinerja pada pekerja yang secara umum bertujuan meminimalisir terjadinya kecelakaan kerja.

 

Mengenai alasan pentingnya memakai penutup rambut, akan dibahas pada uraian berikut. Selain itu, akan diuraikan juga beberapa alat pelindung diri selain untuk rambut yang penting dikenakan oleh para pekerja di industri benang.

 

Alasan Pentingnya Menggunakan Penutup Rambut di Industri Benang

 

Bagi yang masih awam atau baru berkecimpung di industri benang, mungkin bertanya-tanya, mengapa para pekerja perlu mengenakan penutup rambut? Secara umum, alat ini mempunyai fungsi melindungi rambut dan kepala dari kotoran maupun debu.

 

Bukan hanya sebagai pelindung dari kotoran maupun debu, tapi juga bahaya lainnya yang berpotensi mengakibatkan rambut terjerat pada mesin benang. Bila mengenakan alat pelindung ini, rambut akan tampak lebih rapi karena tidak ada yang keluar-keluar.

 

Supaya nyaman dikenakan, perlu diperhatikan ukuran yang sesuai dengan kepala pengguna terkait. Hal ini mengingat ukuran kepala setiap orang berbeda-beda. Akan lebih optimal fungsinya bila tidak terlalu kecil serta tidak terlalu besar.

 

Ada beberapa perusahaan yang membolehkan tidak menggunakan penutup rambut asalkan pekerja mengenakan jilbab. Tentu saja jilbab yang dipakai tidak boleh sembarangan, sudah ada aturannya, seperti praktis dan simpel.

 

Pentingnya menggunakan penutup rambut, baik dalam bentuk topi maupun jilbab diharapkan tidak malah mengganggu proses bekerja. Tapi, mendukung proses bekerja menjadi lebih maksimal.

 

Selain Penutup Rambut, Ada Juga Alat Pelindung Diri Lainnya yang Perlu Dipakai

 

Bukan hanya penutup rambut, pekerja di industri benang juga perlu memakai alat pelindung diri lainnya. Fungsi dari APD ini untuk menjaga keselamatan penggunanya dari kecelakaan kerja, baik itu diri sendiri maupun orang di sekelilingnya. Beberapa APD dimaksud antara lain:

 

  1. Masker

 

Pertama adalah masker sebagai alat pelindung pernapasan dari debu ruangan, mesin maupun serat kapas halus. Tujuan dari penggunaan masker untuk mencegah pekerja mengalami penyakit ISPA serta paru-paru.

 

  1. Pakaian Kerja

 

Seluruh pekerja, terutama yang bekerja di dalam ruangan atau berkaitan langsung dengan proses produksi, perlu mengenakan pakaian kerja khusus. Bisa berupa seragam dinas atau celemek.

 

Pada umumnya pakaian para pekerja di bagian produksi berlengan pendek supaya lebih praktis dan tidak menganggu saat bekerja. Mengenai pakaian biasanya menjadi salah satu fasilitas yang disediakan oleh perusahaan terkait.

 

  1. Sarung Tangan

 

Alat pelindung lainnya yaitu sarung tangan sebagai pelindung dari berbagai benda yang sifatnya tajam maupun berat. Sarung tangan ini sangat penting dikenakan oleh pekerja di bagian kebersihan, operator mesin dan pengurus instalasi listrik.

 

  1. Sepatu

 

Kaki tidak kalah penting dilindungi saat bekerja di industri benang. Penggunaan sepatu berfungsi melindungi kaki dari tersandung, kejatuhan benda berat serta mencegah tersengat aliran listrik.

 

  1. Ear Protector

 

Alat pelindung terakhir yaitu ear protector yang mampu melindungi telinga dari suara bising dalam pengoperasian mesin industri benang. Beberapa mesinnya seperti ring spinner, flyer atau speed serta cone winder.

 

Bila berada di dalam mesin tersebut tapi tidak menggunakan ear protector, bisa mengakibatkan terjadinya gangguan pada telinga bahkan paling parah menyebabkan tuli. Jadi, pemakaian ear protector mampu meminimalisir dampak buruk tersebut.

 

Mengenai ketentuan alat pelindung diri apa saja yang harus dipakai oleh pekerja sudah diatur sedemikian rupa oleh pemilik industri benang. Mengingat pentingnya menggunakan penutup rambut dan APD lainnya, pakai sesuai aturan supaya terlindungi dari hal-hal membahayakan.

Melihat Arah Industri Tekstil Pasca Pandemi Mereda

Menilik bagaimana masa depan industri tekstil pasca pandemi, banyak pengamat berpendapat bahwa jenis industri ini tetap akan bertahan dalam waktu panjang. Terutama melihat dari bagaimana industri tekstil bertahan selama masa pandemi.

Malah sektor ini yang menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional, sebab berkontribusi dalam ekspor nasional sebesar 5,51%. Oleh sebab itu, Pemerintah terus membangun sektor industri tekstil agar bisa berkembang dan menjadi penyokong ekonomi.

Baik industri maupun produk tekstil masih memiliki masa depan yang cerah setelah pandemi, karena kebutuhan dalam negeri juga tetap tinggi. Bahkan permintaan dari luar negeri terhadap produk Indonesia juga kian meningkat.

Menilik Perkembangan Industri Tekstil Pasca Pandemi

Pandemi Covid-19 memang sangat berimbas pada berbagai sektor industri di Indonesia, tapi tekstil menjadi salah satu yang tetap bisa bertahan dalam gempuran ini. Bahkan mengalami peningkatan sehingga menjadi salah satu dari lima sektor manufaktur prioritas Pemerintah.

Sektor tekstil dan garmen lokal telah bertransformasi menjadi sektor kredibel dengan menggunakan beragam teknologi dalam proses pembuatannya.

Mulai tahun 2017 hingga 2020, Indonesia pernah menjadi salah satu eksportir pakaian jadi terbesar di dunia, sejajar dengan negara lain yaitu China, Jerman, Bangladesh, Vietnam, dan India. Bahkan memiliki kualitas yang lebih baik.

Oleh sebab itu, dapat dikatakan bahwa sektor ini akan tetap menjadi salah satu industri manufaktur unggulan. Bukan hanya karena jumlah produksi yang besar, tapi juga kualitas produk makin meningkat sehingga memenuhi kebutuhan pasar internasional.

Langkah Pengusaha Industri Tekstil Bertahan Pasca Pandemi

Tidak dapat dipungkiri bahwa terjadinya pandemi Covid-19 memang membawa banyak efek negatif pada perekonomian dunia, termasuk Indonesia. Industri tekstil juga menjadi salah satu yang terkena imbasnya.

Meskipun menjadi salah satu sektor yang bisa bertahan dan memiliki kemungkinan perkembangan di masa mendatang. Namun, para pengusaha dalam industri ini tetap harus bisa menentukan langkah pertahanan apa yang perlu dilakukan.

Beberapa langkah penting harus dilakukan para pengusaha industri tekstil adalah:

  1. Otomatisasi Kerja

Kemajuan teknologi saat ini perkembangannya sangat pesat, terutama saat pandemi melanda. Teknologi menjadi tumpuan masyarakat dunia di masa pandemi dan berkembang lebih cepat dari sebelumnya.

Saat ini, perkembangan teknologi mendorong otomatisasi kerja, termasuk dalam industri tekstil. Dengan adanya otomatisasi kerja ini memungkinkan meningkatkan produksi pabrik dengan mudah dalam waktu lebih singkat.

Dengan efisiensi tinggi melalui penggunaan peralatan otomatis dan teknologi modern, maka produksi produk akan dapat dipersingkat dan menghasilkan lebih banyak dengan tenaga manusia yang lebih sedikit.

 

  1. Efisiensi Biaya

Menilik kondisi industri tekstil pasca pandemi yang akan lebih mengutamakan otomatisasi, maka biaya listrik untuk produksi tentu akan lebih tinggi. Oleh sebab itu, langkah pencegahan agar biaya tidak membengkak adalah dengan efisiensi biaya.

Salah satunya adalah dengan cara fokus pada konservasi energi listrik. Kemungkinan memanfaatkan sumber energy baru, seperti tenaga matahari, angina, nuklir, pasang surut, dan lainnya harus dieksplorasi.

Dengan demikian, biaya listrik akan bisa ditekan dan menurunkan biaya produksi sehingga keuntungan yang didapatkan lebih besar.

 

  1. Efisiensi Tenaga Kerja

Langkah berikutnya adalah melakukan efisiensi tenaga kerja dengan meningkatkan skill sumber daya manusia sesuai dengan pekerjaan masing-masing. Menentukan pos-pos kerja diisi oleh SDM yang berkeahlian sesuai merupakan hal penting.

Memberikan pelatihan agar meningkatkan skill karyawan juga perlu dilakukan. Termasuk memberikan pelajaran mengenai konsep kerja cerdas dan kerja cepat agar efisiensi serta produktivitas dapat maksimal.

Sektor industri manufaktur garmen saat ini merupakan salah satu yang berkembang meskipun terdampak pandemi Covid-19. Pemerintah menjadikan sektor ini sebagai salah satu sektor prioritas sehingga berbagai dukungan terus diberikan.

Meskipun demikian, para pengusaha industri tekstil tetap harus menyiapkan langkah pertahanan agar industri tekstil pasca pandemi tetap bisa bertahan dan menjadi sektor pembangun perekonomian negara.