Hi, How Can We Help You?

Tag Archives: erp

Indikator Smart Factory, Internet Bagian Penting di Dalamnya

Internet menjadi bagian smart factory yang penting di dalamnya. Perlu diketahui bahwa pada zaman saat ini para pelaku industri manufaktur mulai menghadapi tantangan yang lebih kompleks karena adanya perubahan teknologi. Selain adanya perubahan teknologi yang signifikan, adanya daur hidup suatu produk yang singkat atau periode penggunaannya juga mempengaruhi. Termasuk permintaan pasar yang cepat berubah juga.

Faktor lain yang membuatnya memperbanyak tantangan adalah adanya permintaan pasar yang cepat berubah. Terakhir yaitu permintaan produk yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan secara tepat. Berbagai teknologi mulai muncul dan berkembang saat ini dengan cepat. Beberapa contohnya adalah kemunculan IoT, Artificial Intelligent, Machine Learning, System Automatic hingga CCTV dan IoS.

Indikator Smart Factory dalam Proses Bisnis

Terdapat beberapa indikator yang dapat mempengaruhi smart factory di dalam proses bisnisnya. Berikut ini beberapa indikator yang mempengaruhi smart factory pada penggunaannya secara mudah dan tepat.

  1. Downtime

Hal ini berarti adanya jumlah kejadian atau event dan durasi yang terjadi selama produksinya. Proses data analytic disini diperlukan karena penting dilakukan untuk melancarkan proses produksi.

  1. Speed

Sesuai dengan namanya, proses ini berhubungan dengan kecepatan produksi. Karena hal itulah proses ini menjadi bagian penting pula di dalam proses smart factory yang dilakukan.

  1. Uptime

Bagian ini berhubungan dengan durasi atau waktu produksi yang diperlukan tanpa adanya interupsi. Sehingga dengan adanya indikator ini smart factory bisa digunakan dengan tepat pada proses produksi.

  1. Cycles

Hal ini berhubungan dengan lamanya line produksi untuk dapat menghasilkan sejumlah produk tertentu. Karena hal itulah adanya cycles bisa memberikan kesempatan waktu yang tepat untuk proses produksinya.

  1. Waste

Proses ini berhubungan dengan kuantitas sampah atau defect yang dihasilkan dari proses produksi. Hal ini untuk menghindari penumpukan limbah sisa produksi. Proses ERP juga bisa digunakan.

Prinsip Merancang System Smart Factory

Terdapat beberapa prinsip yang digunakan dalam merancang system smart factory. Berikut ini beberapa prinsip yang bisa Anda gunakan sehingga proses produksi bisa lebih baik dalam prosesnya.

  1. Modularitas

Modularitas berhubungan dengan kemampuan suatu elemen pada sebua

 

h sistem yang dipisahkan dan digabungkan. Dalam smart factory perlu adanya modularitas yang baik untuk integrasi yang baik pula di dalam proses produksi.

  1. Inter-operabilitas

Hal ini berarti harus memiliki kemampuan suatu sistem untuk dapat berbagai informasi antar komponen. Selain itu juga kemampuan berbagai informasi bisnis antara perusahaan manufaktur dengan customer.

  1. Desentralisasi

Hal ini berhubungan dengan keputusan yang diambil dan dibuat secara real-time oleh sistem. Salah satu contohnya adalah penggunaan sensor dan actuator yang juga terhubung dengan sistem CPS.

  1. Virtualisasi

Hal ini berhubungan dengan lingkungan buatan di dalam proses y

 

ang biasanya dihubungkan dengan internet. Semakin transparan informasi yang diberikan, maka semakin lengkap juga sensor yang digunakan.

  1. Berorientasi pada layanan

Pada prinsip ini bisa menggunakan teknologi cloud manufacturing yang berperan dalam transformasi model bisnis. Beberapa layanan bisa Anda gunakan, seperti yang disediakan oleh perusahaan amazon.

  1. Respon yang real-time

Kemampuan ini untuk merespon berbagai perubahan, baik dari keburuhan customer maupun perubahan malfungsi. Sementara itu, beberapa contohnya seperti penggunaan sistem realtime dalam industri adalah platform khusus.Berbagai teknologi yang dibutuhkan dalam smart factory di Indonesia mulai dikembangkan di industri manufaktur pada perkembangannya saat ini. Sementara itu, berbagai indikator juga mempengaruhinya dan internet sangat mempengaruhi prosesnya.

Lakumas Edu: Komunikasi Lugas dan Sinergi Antar Departemen Kunci Sukses ERP

Sistem ERP atau EntERPrise Resource Planning adalah sebuah sistem yang dibuat untuk memudahkan proses di dunia bisnis industri. Gampangnya adalah sistem ini merupakan bentuk untuk mengintegrasikan beberapa pekerjaan sekaligus supaya lebih efisien. Dari segi pengerjaan juga akan jauh lebih cepat sehingga akan membantu kinerja industri.

Secara umum, ERP merupakan sebuah aplikasi untuk mengintegrasikan beberapa pekerjaan sekaligus secara berkesinambungan. Dengan adanya ERP, maka semua pencatatan industri tidak akan mengalami crash pada saat tertentu. Semuanya sudah terkontrol dalam sebuah pola untuk mengembangkan 3 komponen utama dari sebuah perusahaan, sumber daya, dan perencanaan.

Sistem ini sendiri sudah banyak dipakai untuk industri global seperti manufaktur, travel, perhotelan, dunia pendidikan, hingga instansi tertentu. Hadinya ERP juga telah membuat pola dalam industri menjadi lebih stabil. Persaingan pasar bisa diikuti dengan lebih mudah tanpa takut ketinggalan sistem manajemen industri antar kompetitor.

Fungsi dan Manfaat dari ERP

Dari segi fungsi dan manfaat, ERP telah memberikan dorongan lebih jauh untuk kepentingan industri. Umumnya, sistem ini akan mengintegrasikan masalah keuangan, SDM, purchasing, administrasi umum, manufacturing, dan yang lain. Tidak heran dengan adanya ERP, pola kerja dalam bisnis industri cukup mengalami perubahan besar.

Dari segi manfaat, ada beberapa hal yang bisa diberikan oleh ERP. Perubahan pola dari manual menjadi digital mungkin membutuhkan waktu. Namun, perubahan ini justru memberikan kemudahan kepada setiap karyawan. Misalnya saja membantu untuk meningkatkan produktifitas hingga lebih transparan. Ditambah dengan tingkat risiko jauh lebih rendah.

Perubahan pola pada pekerjaan ini telah dirasakan dengan cukup nyata. Biasanya pekerjaan dilakukan dengan manual sehingga membutuhkan ketelitian lebih tinggi. Namun, ERP memberikan kemudahan karena mampu melakukan integrasi. Ditambah risiko mengalami crash jauh lebih rendah. Misalnya saja adalah membantu memudahkan proses pengolahan data laporan bulanan.

Kendala dan Kunci Sukses ERP

Meskipun dianggap sangat membantu dalam implementasi bisnis industri, namun sistem ini juga memiliki kendala. Setidaknya ada 3 kendala yang sering ditemui dalam penggunaan ERP. Namun, kendala biasanya akan berbeda-beda pada setiap industri. Tergantung kesiapan dalam mengubah sistem kerja yang telah tertanam sebelumnya.

Perusahaan perlu menemukan pasangan untuk perangkat lunak yang sesuai dengan sistem tersebut. kemudian, jika sebuah industri ingin menggunakan ERP, maka mereka harus mengubah atau merevisi semua proses bisnisnya. Ditambah dengan adanya faktor biaya untuk melakukan pelatihan kepada setiap karyawan supaya memahami sistem ini.

Namun, kunci sukses untuk memanfaatkan sistem ini juga ada didepan mata. Salah satunya adalah dukungan dari eksekutif. Dengan adanya dukungan tersebut, maka semuanya bisa dilakukan. Dimulai dari pengembangan SDM dengan cara melakukan training, testing, cut off strategy, manajemen ekspektasi, hingga business process blueprint.

Strategi Pendukung yang Mahir Mengoperasikan

Karena sistem ERP merupakan sebuah sistem baru dalam dunia digital, maka perlu ada pendukung dari luar. Pendukung ini adalah SDM yang mahir mengoperasikan setiap prosesnya. Caranya dengan melakukan beberapa pelatihan khusus untuk meningkatkan SDM. Termasuk juga melakukan praktek secara langsung supaya lebih faham akan integrasi sistem.

Selain itu, ERP sendiri tidak bisa secara langsung digunakan untuk menjalankan bisnis industri. Perlu beberapa tahapan dan persiapan supaya ada dukungan lebih kuat. Mengganti pola bisnis adalah risiko yang harus dipahami ketikan menggunakan ERP. Maka, memulainya dari pengembangan SDM adalah dukungan terbaik untuk sistem ini.

Karena sistem ini sendiri merupakan bentuk integrasi dari beberapa kinerja industri, maka setiap saat perlu dilakukan peningkatan kualitas. Hal tersebut supaya iklim dalam dunia kerja tetap bisa mengikuti perkembangan pasar. Untuk itu Lakumas akan terus mengevaluasi kendala yang ada dan meningkatkan strategi pendukungnya. Dengan begitu, pola kerja dalam sebuah industri akan tetap optimal.

Lakumas Edu : Penggunaan Sistem ERP vs Excel Manual

Untuk dapat maju bersama Lakumas, dikenal istilah ERP atau enterprise resource planning, di mana kemudahan untuk mengelola bisnis berupa aplikasi. ERP dijadikan selaku informasi dari perusahaan dimana penerapannya mempertimbangkan kemajuan teknologi.

Sistem ini menjadi info akurat seluruh aktivitas manufaktur dengan memperlihatkan data produksi, proses order, hingga pengelolaan inventori. Hal-hal yang masuk ke dalam ranah istilah ini dimulai dari keuangan hingga manajemen karyawan secara menyeluruh.

Dalam dunia bisnis industri 4.0 seperti sekarang ini, peranan ERP sangat penting untuk menjawab tantangan zaman. Dunia bisnis menjadi semakin fleksibel dan praktis, tidak lain karena salah satunya atas dukungan aplikasi ini untuk menciptakan lingkungan kerja lebih kondusif.

Banyak perusahaan non-IT yang menaruh harapan besar supaya perusahaan mereka dapat lebih berkembang ketika memanfaatkan aplikasi ERP. Jika ingin berkembang dan bertahan maka setiap perusahaan dalam bidang apapun itu harus bisa menyesuaikan diri dengan zaman.

Perbandingan ERP vs Ms Excel

Upaya untuk maju bersama Lakumas dapat memanfaatkan keberadaan aplikasi canggih di atas, namun juga dapat memanfaatkan Microsoft Excel pada PC. Keduanya memiliki kelebihan serta kekurangan masing-masing.

Kami akan coba menggambarkan dalam ilustrasi tabel berikut:

Sistem Kecepatan Kemudahan Akurasi Keamanan

Pemulihan Data

ERP Cepat Otomatis Akurat Login akun

Mudah

Ms. Excel Kurang Manual Akurat Password file

Sulit

Penggunaan Microsoft Excel memiliki kecepatan kurang dari ERP karena memang harus memasukkan semuanya secara manual, termasuk pembuatan tabel. Sementara untuk aplikasi akuntansi memang diberikan kecepatan super, namun harus menginput data secara akurat.

Jika dibandingkan akurasi antara kedua software diatas dikembalikan kepada ketelitian tenaga penginput. Sebab meskipun data di input secara manual tetap tidak mengurangi akurasi apabila orang yang memasukkan data tersebut memastikan terlebih dahulu tidak ada kesalahan.

Untuk melakukan pengamanan pada Excel Anda dapat menciptakan kata kunci untuk berbagai file yang dianggap penting. Sementara pada aplikasi tertentu demi menciptakan nuansa keamanan maka dibutuhkan login atau masuk ke akun, di mana di dalamnya memuat data penting.

Ketika merasa harus mencadangkan atau memulihkan data, industri 4.0 sudah memberikan kemudahan melalui eksistensi aplikasi akuntansi. Microsoft Excel memiliki kapasitas ruang penyimpanan tidak terlalu besar dibandingkan dengan aplikasi akuntansi ERP.

ERP Industri 4.0 Maju Bersama

Kelebihan dan Kekurangan ERP vs Ms Excel

Pada setiap software yang disediakan industri 4.0 saat ini pasti memiliki kelebihan serta kekurangannya tersendiri, demikian juga dengan aplikasi ERP.

Kelebihan:

  1. Efisien dan produktif Karena aplikasi ini mendukung memasukkan data secara berkelanjutan an.
  2. Akurasi input data sama dengan akurasi pengambilan keputusan.
  3. Perusahaan menjadi lebih hemat karena tidak memerlukan tenaga kerja manusia.
  4. Berbagai informasi di ERP bisa diakses semua pegawai, jadi lebih transparan.

Kekurangan:

  1. Biaya yang dikeluarkan lebih besar.
  2. Butuh waktu lama agar pegawai mampu beradaptasi.
  3. Perlu proses rumit untuk memperoleh kepraktisan software.

Sementara itu kelebihan dan kekurangan menggunakan Microsoft Excel adalah:

Kelebihan:

  1. Kompatibel pada MAC maupun Windows.
  2. Lebih mudah dioperasikan.
  3. Lembar kerja luas serta besar.
  4. Lebih murah dibandingkan membeli aplikasi akuntansi.
  5. Akan melakukan pembaruan dalam mengolah angka jika perlu.

Kekurangan:

  1. Akses untuk menjalankan fungsi program tidak banyak.
  2. Kian berkembang Sistem Operasi PC maka terkadang Ms Excel tidak bersahabat pada PC jadul.
  3. Hasil dokumen kadang kurang stabil.

Menyadari kemajuan teknologi digital dalam dunia bisnis, Lakumas memutuskan beralih ke ERP. Dengan kehadiran rencana produksi, rencana penjualan, dan inventory sebagai upaya untuk terus maju bersama Lakumas.