Hi, How Can We Help You?

Tag Archives: batik

Berbagai Peristiwa Bulan Oktober Bersejarah yang Penting Diketahui

Ada banyak peristiwa bulan Oktober yang menjadi hari bersejarah dan diperingati bukan hanya di Indonesia saja, tapi juga seluruh dunia. Tapi memang tidak semua peristiwa bersejarah bulan Oktober ini sudah diketahui masyarakat.

 

Ada beberapa yang masih terdengar asing karena kurang ramai diperingati. Ada juga yang ramai diperbincangkan bahkan memiliki momen peringatan khusus, salah satunya adalah Sumpah Pemuda.

 

Tanggal berapakah peringatan Sumpah Pemuda ini dilaksanakan? Untuk mengetahui jawabannya, simak pembahasan berikut beserta peristiwa penting di tanggal lainnya. Selan itu, akan diuraikan juga peristiwa bersejarah untuk skala dunia.

 

Inilah Beberapa Peristiwa Bulan Oktober Bersejarah di Indonesia

 

Sebagai warga negara baik, sudah seharusnya mengetahui peristiwa bersejarah apa saja yang terjadi pada setiap bulan, termasuk Oktober. Sebagian hari bersejarah tercantum pada kalender, sehingga lebih memudahkan dalam mengingat. Inilah beberapa hari bersejarah di Indonesia:

 

  1. Kesaktian Pancasila

 

Pertama, adalah Hari Kesaktian Pancasila yang diperingati pada setiap tanggal 1 Oktober. Momen ini sangat berhubungan erat dengan selamatnya Indonesia dari pemberontakan Gerakan 30 September atau GS30S/PKI.

 

  1. Batik

 

Berikutnya adalah Hari Batik, yang diperingati setiap tanggal 2 Oktober. Batik dimasukkan oleh UNESCO ke dalam daftar representative sebagai budaya tak benda warisan manusia. Momen ini menjadi pengakuan internasional terhadap budaya batik di Indonesia.

 

  1. TNI

 

Tanggal 5 Oktober diperingati sebagai Hari TNI atau Tentara Nasional Indonesia. Sebelum bernama TNI, organisasi ini pada awalnya memiliki nama BKR atau Badan Keamanan Rakyat. Lalu, diubah menjadi TKR atau Tentara Keamanan Rakyat dan berakhir di TNI.

 

  1. Santri Nasional

 

Hari Santri Nasional diperingati setiap tanggal 22 Oktober. Hal ini dilatarbelakangi oleh sejumlah ormas LPOI yang menyepakati mengenai pentingnya melakukan pengukuhan terhadap hari santri di Indonesia, mengingat historisnya dalam menjaga keutuhan NKRI.

 

  1. Sumpah Pemuda

 

Peristiwa bulan Oktober bersejarah lainnya adalah Sumpah Pemuda yang diperingati setiap tanggal 28. Dibalik Sumpah Pemuda, ada sejarah pergerakan kemerdekaan negara dan merupakan semangat yang menegaskan cita-cita berdirinya Indonesia.

 

Berbagai Peristiwa Penting Bulan Oktober yang Diperingati Seluruh Dunia

 

Bukan hanya Indonesia saja, ada juga hari tertentu yang diperingati oleh negara di seluruh dunia. Tentu saja dibalik peringatan ini ada peristiwa penting yang bersejarah di baliknya, beberapa di antaranya:

 

  1. Binatang Sedunia

 

Peringatan Hari Binatang Sedunia dilakukan setiap tanggal 4. Di Florence, Italia, ahli ekologi, tahun 1931 sudah memperingati hari tersebut. Kemudian, tanggal 4 Oktober, diadakan pertemuan Francis of Assisi, pecinta alam peduli binatang serta lingkungan.

 

  1. Malam Pengamatan Bulan

 

Masih belum banyak yang tahu, bahwa ada Hari Malam Pengamatan Bulan Internasional. Peringatannya oleh seluruh dunia dilaksanakan pada tanggal 8 Oktober. Pemilihan tanggal ini karena bulan sedang memasuki fase kuartil awal.

 

Pada fase ini, merupakan terbaik bila dimanfaatkan untuk melihat kawah bulan. Berdasarkan infoastronomy, pada momen tersebut, beberapa planet seperti Saturnus, Venus dan Mars bisa dilihat dengan jarak lebih dekat,

 

  1. Pangan Sedunia

 

Peringatan Hari Pangan Sedunia dilaksanakan setiap tanggal 16 Oktober untuk negara di seluruh dunia. Seorang tokoh bernama Dr. Pal Romany mempunyai peran penting dalam pengusulan ide perayaan satu ini.

 

  1. Stroke Dunia

 

Terakhir adalah Hari Stroke Dunia yang diperingati setiap tanggal 29 Oktober. WSO atau World Stoke Organization merupakan organisasi pelopor pertama untuk melawan dan mencegah stroke.

 

Sebenarnya masih banyak peristiwa bersejarah lainnya pada bulan satu ini, baik skala nasional maupun Internasional. Sebagai salah satu upaya menghargai peristiwa bulan Oktober bersejarah, yang bisa dilakukan yaitu memperingatinya supaya tetap ingat momen penting tersebut.

Saat Liburan Musim Panas, Produk Tekstil Ini Paling Laris

Liburan musim panas merupakan hal yang ditunggu turis lokal maupun mancanegara. Itu karena ada banyak aktivitas yang bisa dilakukan.

Normalnya liburan musim panas sendiri menuntut seseorang untuk bersiap-siap. Persiapannya sendiri perlu dilakukan dengan matang.

Itu karena seseorang perlu menyiapkan kaos, celana, anyaman kain, batik, hingga kain tenun. Barang-barang tersebut nantinya akan digunakan untuk berbagai keperluan.

Dengan kebutuhan tersebut, ada banyak turis lokal dan mancanegara yang mencari barang-barang tersebut. Namun pencariannya tidak bisa dilakukan dengan mudah.

Itu karena tidak semua kaos, celana, anyaman kain, batik, dan kain tenun nyaman digunakan saat musim panas. Kebanyakan bahkan terasa gerah dan tidak nyaman.

Jika seseorang salah pilih, liburan musim panas akan terasa kurang menyenangkan. Setiap turis lokal dan mancanegara pasti menghindari hal ini.

Produk Tekstil Terlaris Saat Liburan Musim Panas

Membicarakan tentang kaos, celana, anyaman kain, batik, dan kain tenun untuk musim panas sebenarnya tidak sesulit yang dibayangkan. Itu karena ada banyak pilihan yang tersedia.

Turis lokal dan mancanegara pasti tidak akan kesulitan saat mencarinya. Namun ingat, pastikan untuk selektif dalam memilih kaos, celana, anyaman kain, batik, dan kain tenun. Sebagai opsi terbaik, berikut beberapa pakaian yang bisa dipilih untuk musim panas.

  1. Kaos Oblong

Turis lokal dan mancanegara pasti menyukai kaos oblong. Kondisi ini sebenarnya sangat normal. itu karena, pakaian ini membuat cuaca di musim panas tidak akan menjadi gangguan.

Namun perhatikan kain yang digunakan. Jangan sampai teksturnya panas karena hal tersebut bisa mengganggu. Selain itu, perhatikan juga celana yang digunakan.

Gunakanlah tipe yang sesuai agar pakaian bagian atas yang digunakan bisa tertunjang. Hal ini perlu diperhatikan terlebih lagi jika motif yang dipilih adalah batik.

  1. Kemeja Short Sleeve

Kemeja short sleeve juga pasti disukai oleh turis lokal dan mancanegara. Kondisi ini bisa dikatakan sangat normal karena kemeja short sleeve sangat nyaman untuk dipakai pada setiap kondisi.

Ketika menggunakan kemeja short sleeve, gunakanlah kaos di bagian dalam. Hal tersebut akan membuat keringat lebih terserap. Perhatikan juga kain dari kemeja tersebut. gunakanlah kemeja yang memiliki tekstur lembut sehingga terasa nyaman ketika digunakan.

Kemeja tidak akan terlihat pas apabila celana yang dipakai tidak sesuai. Terlebih lagi jika motif yang dipilih adalah batik. Oleh karena itu, pastikan untuk selektif dalam pemilihannya.

  1. Casual Jacket

Casual jacket juga pasti disukai oleh turis lokal dan mancanegara. Perlu diingat, banyak kasual jacket di luar sana yang kainnya kurang nyaman. Hal ini jelas perlu dihindari karena kenyamanan akan berkurang.

Terlebih lagi untuk anda yang senang memakai casual jacket tanpa menggunakan kaos di bagian dalam. Jika bahannya tidak nyaman, kulit pasti akan merasa terganggu.

Di Indonesia sendiri, casual jacket dengan motif batik lumayan populer. Anda tentu bisa memilihnya sebagai referensi. Jika bingung dengan celana, pilih saja yang memiliki warna hitam.

  1. Topi

Topi juga sangat penting bagi turis lokal dan mancanegara. Dengan adanya topi, terik matahari di musim panas bisa teratasi dengan baik. Topi sendiri fungsinya sangat banyak.

Keberadaannya bisa dipadukan dengan kaos maupun pakaian batik. Topi sendiri biasanya akan lebih terdukung oleh celana dengan kesan santai. Oleh karena itu pastikan pemilihannya dilakukan dengan baik.

Pemilihan kain sangat penting dalam menentukan pakaian di musim panas. Jika yang dipilih kurang pas, kenyamanan tidak akan terasa. Salah satu jenis \yang sering direferensikan adalah rayon.

Rayon sendiri bisa digunakan untuk topi, baju, sepatu, dan masih banyak lagi. Keberadaannya jelas sangat membantu untuk menunjang kenyamanan saat liburan musim panas.

Sentuhan Lembut dan Sejuk Pada Batik dan Sustainable Fashion

Sentuhan lembut dan sejuk, akan dirasakan ketika Anda menggunakan pakaian berbahan baku benang Candimas. Benangnya biasa digunakan untuk bahan baku batik maupun suistainable fashion lainnya.

Batik merupakan kain bergambar dan cara pembuatannya dengan menerapkan malam pada kainnya. Batik juga merupakan warisan budaya leluhur bangsa Indonesia yang harus dijaga dan dilestarikan oleh seluruh masyarakat.

Sedangkan sustainable fashion merupakan konsep produksi garmen serta pakaian yang ramah lingkungan sehingga tidak mengotori alam. Tidak hanya alam, tapi juga kepada para pegawai dan pengrajinnya karena aman bagi kulit.

Perkembangan fashion yang lebih baik mendorong pengrajin dan konsumen untuk semakin peduli terhadap bahan baku pakaiannya. Dari situ, masyarakat akhirnya memilih konsep sustainable yang lebih ramah terhadap lingkungan tempat tinggalnya.

Benang Candimas Dikatakan Nyaman, Intip Keunggulan Lainnya

Fesyen merupakan penampilan yang diperlihatkan oleh seseorang mulai dari pakaian, aksesoris, tas, sepatu dan lainnya. Namun, hal paling utama dari fashion adalah pakaian karena merupakan kebutuhan primer manusia.

Pakaian batik, sustainable, maupun lainnya membutuhkan bahan baku yang berkualitas seperti benang candimas. Mengapa bisa begitu? Simak penjelasan mengenai keunggulan dari benang candimas di dalam industri tekstil Indonesia.

1.     Tampilan Cerah dan Seperti Sutra

Seperti diketahui bahwa sutra merupakan bahan yang memiliki nilai prestigiousnya tersendiri. Tampilannya premium serta proses pembuatannya yang terbilang kerja tangan alam membuat jenis benang satu ini menjadi bernilai sangat mahal.

Solusi dari harga sutra yang mahal ini adalah dengan menggantinya ke benang Lakumas jenis candimas. Benang dengan tampilan cerah serta memiliki kelembutan sama seperti sutra sehingga memberikan kenyamanan ketika digunakan.

2.     Nyaman digunakan Pada Kulit

Memiliki kelembutan sama seperti bahan Sutra, candimas Anda coba untuk membuat pakaian. Efek halus dan kelembutan sutra yang mewah akan terasa pada benang milik Lakumas satu ini.

Kenyamanan dan kelembutan bahan pakaian menjadi salah satu hal penting terutama pada pakaian seperti batik. Hal ini dikarenakan kebanyakan pengrajin menggunakan bahan panas sehingga masyarakat enggan untuk menggunakannya.

3.     Penyerapan Pewarna yang Sangat Baik termasuk Pewarna Alami

Seperti diketahui, ada banyak warna pada pakaian batik yang membuatnya menjadi menarik. Sebagai pengrajin batik, Anda harus memilih bahan dengan daya serap baik sehingga warna yang dihasilkan terang.

Ketika menggunakan bahan candimas, proses pewarnaan akan menjadi lebih mudah dan tidak memakan waktu banyak. Hal ini dikarenakan daya serap tinggi termasuk ketika menggunakan pewarna alami, dengan begitu hasilnya maksimal.

4.     Daya Serap yang Kuat

Tidak hanya baik dalam menyerap pewarnaan, tapi benang Candimas juga sangat baik pada penyerapan keringat. Dengan begitu, penggunanya tidak akan merasa kepanasan karena keringat terserap secara sempurna.

Bahan seperti ini sangat bagus jika digunakan pada pakaian batik dan juga sustainable fashion. Bahan seperti ini juga biasanya hanya akan didapatkan ketika menggunakan sutra, katun, dan benang premium lainnya.

5.     Mendukung Jalannya Produksi Berkelanjutan

Praktik fashion yang saat ini sedang dikembangkan dan banyak dipilih masyarakat karena mengedepankan nilai-nilai berkelanjutan. Bukan hanya mengedepankan aspek lingkungan saja, tapi juga kemanusiaan terutama para pengrajinnya.

Benang candimas mampu menekan berbagai dampak negatif yang mungkin saja ditimbulkan dari perindustrian tekstil. Dengan menggunakan benangnya, Anda sudah turut membantu mengurangi limbah kimia tekstil berbahaya bagi lingkungan.

Berbicara tentang dunia industri tentu tidak akan ada habisnya terutama pada batik dan sustainable fashion. Benang candimas bantu berikan sentuhan lembut dan sejuk pada pakaian batik dan fashion berkelanjutan Indonesia.

Batik dan Berbagai Produk Kain Tekstil Khas Indonesia

Bukan rahasia umum lagi bahwa batik Indonesia sudah terkenal hingga manca negara dan menjadi identitas khas. Tidak hanya itu, produk tekstil lainnya juga tidak kalah pamor dari batik. Bahkan, perusahaan tekstil terbesar di Asia Tenggara ada di Indonesia.

Tekstil adalah suatu produk yang menggunakan bahan fleksibel dengan menggunakan bahan dasar yakni benang. Kemudian benang tersebut ditenun untuk menghasilkan sebuah produk yang bisa digunakan misalnya pakaian atau kerajinan.

Terdapat banyak produk tekstil di Indonesia serta ribuan pabrik yang mengolah bahan ini untuk memenuhi kebutuhan sandang masyarakat. Sebut saja kain tenun, sarung dari berbagai daerah dan lainnya.

Berbagai Macam Produk Tekstil Indonesia

Beberapa produk tekstil Indonesia telah dikenal di berbagai negara dan menjadi ciri khas asli Indonesia. Berikut adalah enam belas produk tekstil.

  1. Kain Batik

Kain ini telah dinobatkan sebagai warisan kemanusiaan kategori Budaya Lisan dan Nonbendawi oleh UNESCO tepatnya paa 2 Oktober 2009 lalu. Jadi, sudah jelas popularitasnya tidak dapat disepelekan.

  1. Kain Tenun NTT

Kain Tenun NTT adalah produk khas dari Nusa Tenggara Timur. Untuk penggunaan warnanya menggunakan pewarna alami yang berasal dari alam misalnya dari akar pohon atau berbagai jenis dedaunan.

  1. Sarung Goyor

Sarung goyor merupakan sarung yang diproses dengan cara tenun ikat. Istimewanya sarung Goyor mampu beradaptasi dalam menghadapi perubahan cuaca. Saat musim hujan akan menghangatkan dan musim panas akan menyejukkan.

  1. Sarung Bugis

Memiliki banyak motif menarik dan enak dipandang, sarung bugis merupakan kerajinan asli dari provinsi Sulawesi Selatan. Bahan benang yang digunakan diproses dari ulat sutera sehingga sangat alami.

  1. Tenun Ikat Bali

Di antara 6 jenis kain tenun ikat Bali, endek menjadi terpopuler. Endek memiliki nilai sejarah panjang dan memiliki makna simbolik yang dianggap sakral sehingga hanya boleh digunakan oleh orang tertentu.

  1. Gringsing

Satu lagi berasal darii Bali yakni kain gringsing. Ini disebut sebagai warisan dari budaya kuno Bali dan masih eksis hingga sekarang. Katanya diambil dari 2 kata yakni gring artinya sakit sedangkan sing berarti tidak. Dengan begitu menggunakannya bisa terhindar dari hal negatif.

  1. Tenun Dayak

Tenun Dayak tampil dengan ciri khas warnya yang mencolok. Paduan warna cerah ini disusun dengan motif berbentuk pola simetris.

  1. Ulos

Berasal dari Batak, Sumatera Utara, ulos merupakan pakaian khas dari Indonesia. Kata Ulos berasal dari Batak yang memiliki arti kain. Proses pembuatannya sama dengan pembuatan songket khas daerah Palembang yakni tanpa mesin. Jadi, untuk harganya cukup tinggi.

  1. Songket Lombok

Masih tanpa mesin, songket Lombok juga dikerjakan secara manual dengan menggunakan alat tenun tradisional. Masyarakat Sasak merupakan penghasil dari produk ini. saat berkunjung ke Lombok, Anda bisa menemukan ini di daerah pedesaan.

  1. Sasirangan

Bergeser ke pulau Kalimantan tepatnya Kalimantan Selatan. Terdapat sebuah kain tradisional khas daerah tersebut dinamakan sasirangan. Sehingga, motif yang dihasilkan di buat dari teknik jelujur.

  1. Kain Tapis

Selanjutnya ada kain tapis yang memiliki motif dari alam berupa hewan atau tumbuhan. Ini dibuat dengan cara ditenun menggunakan benang kapas.

  1. Tenun Ulap doyo

Tenun ulap doyo memakai serat daun doyo sebagai bahan utama pemb

uatannya. Inilah yang menjadikan namanya demikian. Pemilihan daun doyo sebagai materialnya karena dianggap akan lebih kuat saat dijadikan benang.

  1. Poleng

Pernahkah Anda melihat secara langsung atau dalam sebuah video pada saat ada upacara di Bali terdapat kain dengan motif kotak-kotak hitam putih? Kain ini dinamakan poleng ini merupakan kain khas dari Bali dan sangat ikonik.

  1. Jumputan

Jumputan merupakan teknik membuat motif pada kain. Caranya dengan mengingat kain lalu akan di celupkan. Ini banyak di temui di daerah Yogyakarta dan Surakarta.

  1. Kain Jepara

Jepara menjadi salah-satu daerah penghasil kain tenun. Sebut saja daerah Troso yang menjadi sentra tenun ikat. Banyak produk yang dihasilkan dengan motif menarik misalnya saja motif khas Jawa.

  1. Besurak

Kain Besurak merupakan warisan budaya takbenda berasal dari Bengkulu tahun 2015. Besurek biasanya digunakan dalam upacara pernikahan, kelahiran dan kematian.

Itu dia berbagai macam produk tekstil yang dihasilkan di Indonesia. Tidak hanya sebagai warisan, berbagai produk tekstil khas Indonesia digunakan pada kehidupan sehari-hari misalnya saja kain batik.

Kolaborasi Budaya dan Teknologi pada Perkembangan Tenun

Menjadi sebuah warisan turun-temurun membuat kolaborasi budaya dan teknologi sangat diperlukan untuk mendukung penenun atau disebut juga partonun. Sebab pembuatannya kini bukan hanya meningkatkan ekonomi namun juga untuk memperkenalkan jati ini. Penggunaan kain ini juga semakin berkembang dari waktu ke waktu dan diminati oleh banyak orang, bahkan hingga desainer ternama. Paduan warna serta corak-corak yang khas menjadi salah satu daya tarik tersendiri.

Peran pemerintah untuk memperkenalkan hasil warisan budaya sendiri juga ikut mendorong produktivitas serta penjualan semakin meningkat. Selain itu, berbagai wawasan baru akhirnya didapatkan oleh penenun yang mayoritas adalah perempuan karena peran pemerintah. Berbagai program-program lainnya juga mulai dijalankan untuk memberikan dukungan terhadap wirausaha untuk meningkatkan kapasitas dalam industri kreatif. Bukan hanya itu saja, program ini juga dapat melestarikan warisan tidak benda dari berbagai aspek.

Kolaborasi Budaya dan Teknologi Kain Tenun

Beberapa kolaborasi pada perkembangan penenun di Indonesia tentu saja tidak lepas dari peran banyak pihak. Peran-peran tersebut yang telah membawa pangsa pasar untuk tenunan ini menjadi lebih luas bahkan hingga internasional:

  1. Peran Pemerintah

Seperti telah diketahui bahwa sebagian besar wilayah di Indonesia sudah menerapkan satu hari dengan batik, maka kebijakan satu hari dengan tenun juga mulai diterapkan pemerintah lokal. Beberapa daerah di antaranya Sumbar, Sulteng, Lombok Tengah, dan lainnya. Ada banyak manfaat dari adanya kebijakan ini, seperti misalnya penenun mulai memahami bahan dari kain sangat penting dipertimbangkan dalam perkembangan fashion. Selain itu, juga menambah pengetahuan berkenaan lambang maupun ciri khas daerah masing-masing.

Bahan yang digunakan juga akhirnya menekankan pada kenyamanan sehingga dapat digunakan dalam aktivitas sehari-hari. Penggunaan benang sebagai bahan dasar dipilih berdasarkan kualitas terbaik dengan tujuan meningkatkan dan melestarikan budaya lokal.

  1. Desainer Ternama

Kecantikan dari berbagai motif serta warna yang menarik perhatian membuat sejumlah desainer mulai mempopulerkannya. Bukan hanya di pamerkan secara nasional saja namun juga mulai merambah kancah internasional. Misalnya saja desainer Oscar Lawalata yang memiliki ketertarikan dengan hasil tenun NTT hingga menjadikannya bahan fashion. Hasilnya dipamerkan dalam kompetisi International Young Creative Entrepreneur di London.

Desainer lainnya adalah Monique Soeriaatmaja yang juga berperan besar dalam memperkenalkan warisan Indonesia ini di mancanegara. Monique memperkenalkannya di berbagai ajang internasional seperti Fashion Scout London Fashion Week pada 2008. Terakhir Merdi Sihombing untuk memperkenalkan Ulos yang menjadi khas dari Sumatra Utara. Dengan berbagai pendekatan dan eksplorasi, penggunaan ulos untuk fashion menjadi salah satu cara Merdi Sihombing memperkenalkan serta mendekatkannya pada masyarakat.

  1. Kolaborasi UNESCO Citi Indonesia

Sebagai salah satu ciri khas bangsa selain batik, membuat berbagai program untuk mendukung penenun mulai banyak dilakukan. Salah satunya adalah kolaborasi UNESCO Citi Indonesia dengan para penenun di berbagai wilayah. Dengan program ini, peningkatan pendapatan dari pada wirausaha kain tenun menjadi meningkat. Selain itu, cara ini juga sangat efektif dalam regenerasi penenun muda agar kegiatan menenun tidak hilang termakan zaman.

  1. Penggunaan Teknologi

Penggunaan teknologi yang semakin maju juga sangat berperan dalam melestarikan kain tenun ini lebih luas. Salah satunya adalah penggunaan media sosial sebagai tempat untuk mempromosikannya pada calon konsumen.

Pembeli tidak hanya dari konsumen lokal saja, bahkan tidak sedikit juga pembeli dari mancanegara. Hal ini membuktikan bahkan budaya luhur bangsa bisa berjalan seiring dengan teknologi yang semakin maju. Warisan budaya sudah semestinya terus dilestarikan dan diperkenalkan bukan hanya dalam negeri sendiri namun juga mancanegara. Berbagai kolaborasi budaya dan teknologi dapat dilakukan karena keduanya dapat berjalan beriringan.