Pentingnya Menyampaikan Budaya Kerja yang Baik dan Tepat


Notice: Undefined index: sfsi_plus_mastodonIcon_order in /home/u4542783/public_html/clients/lakumas.com/wp-content/plugins/ultimate-social-media-plus/libs/sfsi_widget.php on line 1748

Notice: Undefined index: sfsi_plus_icons_AddNoopener in /home/u4542783/public_html/clients/lakumas.com/wp-content/plugins/ultimate-social-media-plus/libs/sfsi_widget.php on line 1702

Menyampaikan budaya kerja bisa dilakukan secara langsung atau melalui pemberian contoh supaya diikuti. Tapi, bila hanya melalui pemberian contoh, biasanya kurang efektif, apalagi untuk karyawan yang kurang peka.

 

Untuk itulah perlu diimbangi dengan menyampaikan secara lisan kepada karyawan mengenai budaya kerja seperti apa yang diterapkan. Budaya kerja adalah konsep yang didalamnya mencakup proses berpikir, mengatur kepercayaan serta perilaku karyawan.

 

Budaya ini akan berpengaruh signifikan terhadap kesuksesan sebuah perusahaan. Jadi, sangat penting menciptakan budaya positif. Tentu saja, proses menciptakan ini tidak terlepas dari penyampaian yang baik dan tepat.

 

Alasan Pentingnya Menyampaikan Budaya Kerja yang Tepat

 

Dengan penyampaian budaya kerja yang baik dan tepat, akan lebih berpeluang besar meningkatkan kualitas perusahaan. Bagaimana bisa? Karena karyawan menjadi lebih paham dengan apa yang diinginkan perusahaan.

 

Ketika budaya positif mampu tercipta dengan baik, lingkungan kerja menjadi lebih produktif. Sebab, ketika lingkungan positif, akan secara otomatis memberikan kenyamanan, sehingga karyawan menjadi lebih menikmati suasana kerja mereka.

 

Dampak positif lainnya, tercipta komunikasi lebih terbuka dan jujur. Melalui komunikasi seperti ini, Anda akan memperoleh sudut pandang atau opini lain yang bisa digunakan untuk menyelesaikan sebuah permasalahan serta dalam proses mengambil keputusan.

 

Dengan budaya tepat juga akan membuat kerja sama antar anggota tim terjalin baik. Selain itu, memunculkan motivasi untuk bersaing dalam menunjukkan performa kinerja dengan lebih sehat.

 

Beberapa Cara Menciptakan Budaya Kerja Positif

 

Kesantunan dalam menyampaikan budaya kerja, juga harus diringi dengan materi berkualitas supaya memberikan hasil optimal. Ada beberapa cara atau metode bisa diterapkan untuk menciptakan budaya kerja positif, di antaranya:

 

  1. Menjelaskan Tentang Visi Perusahaan

 

Jelaskan visi perusahaan secara jelas kepada karyawan supaya mereka paham apa langkah yang seharusnya dilakukan ke depannya. Minimal mereka paham dengan posisi atau perannya dalam perusahaan.

 

Selain itu, mereka juga akan lebih mengetahui tentang bagaimana menghadapi persaingan yang terjadi di masa mendatang. Menyamakan visi merupakan pondasi vital dalam upaya membangun budaya kerja positif.

 

  1. Membangun Efektifitas dalam Komunikasi

 

Komunikasi merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam sebuah organisasi atau perusahaan. Hambatan birokrasi bisa diminimalisir ketika hubungan serta komunikasi efektif terjalin antara atasan dengan bawahan.

 

Bila atasan mengabaikan efektifitas komunikasi ini, bukan tidak mungkin karyawan menjadi apatis. Berikan kesempatan dan ruang mereka untuk menyampaikan aspirasi maupun keluhan terhadap sesuatu hal. Jadi, sikap saling menghormati bisa tercipta.

 

  1. Memberikan Penghargaan Karyawan Berprestasi

 

Cara berikutnya, berikan penghargaan terhadap karyawan yang berprestasi atas kinerja mereka. Hal ini akan membuat mereka menjadi lebih termotivasi untuk meningkatkan performa kinerja.

 

Pemberian penghargaan juga menunjukkan bahwa perusahaan menghargai kinerja para karyawannya. Jangan lupa ucapkan terima kasih kepada karyawan atas seluruh kontribusi yang selama ini sudah dilakukan.

 

  1. Karyawan Dilibatkan Secara Aktif dalam Pemecahan Masalah

 

Libatkan karyawan secara aktif dalam pemecahan masalah, jangan biarkan mereka pasif. Situasi ini akan menimbulkan perasaan positif bagi karyawan karena mereka berperan penting dalam keterlibatan pemecahan masalah perusahaan.

 

  1. Mengutamakan Kandidat dengan Sikap Positif Saat Proses Rekrutmen

 

Cara terakhir yaitu mengutamakan kandidat yang memiliki sikap positif saat proses rekrutmen. Cermati semangat dalam bekerja mereka apakah tinggi atau sebaliknya.

 

Untuk mendapatkan kandidat dengan sikap positif, Anda bisa menanyakan beberapa hal yang relevan. Seperti cara mereka berinteraksi dengan orang lain serta upaya menangani sebuah konflik.

 

Jadi, penyampaian budaya kerja yang baik, tidak akan berdampak optimal terhadap perkembangan perusahaan bila tanpa materi berbobot. Bila Anda ditunjuk untuk menyampaikan budaya kerja, pastikan isinya berkualitas supaya benar-benar memajukan perusahaan.

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *