Indikator Smart Factory, Internet Bagian Penting di Dalamnya


Notice: Undefined index: sfsi_plus_mastodonIcon_order in /home/u4542783/public_html/clients/lakumas.com/wp-content/plugins/ultimate-social-media-plus/libs/sfsi_widget.php on line 1748

Notice: Undefined index: sfsi_plus_icons_AddNoopener in /home/u4542783/public_html/clients/lakumas.com/wp-content/plugins/ultimate-social-media-plus/libs/sfsi_widget.php on line 1702

Internet menjadi bagian smart factory yang penting di dalamnya. Perlu diketahui bahwa pada zaman saat ini para pelaku industri manufaktur mulai menghadapi tantangan yang lebih kompleks karena adanya perubahan teknologi. Selain adanya perubahan teknologi yang signifikan, adanya daur hidup suatu produk yang singkat atau periode penggunaannya juga mempengaruhi. Termasuk permintaan pasar yang cepat berubah juga.

Faktor lain yang membuatnya memperbanyak tantangan adalah adanya permintaan pasar yang cepat berubah. Terakhir yaitu permintaan produk yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan pelanggan secara tepat. Berbagai teknologi mulai muncul dan berkembang saat ini dengan cepat. Beberapa contohnya adalah kemunculan IoT, Artificial Intelligent, Machine Learning, System Automatic hingga CCTV dan IoS.

Indikator Smart Factory dalam Proses Bisnis

Terdapat beberapa indikator yang dapat mempengaruhi smart factory di dalam proses bisnisnya. Berikut ini beberapa indikator yang mempengaruhi smart factory pada penggunaannya secara mudah dan tepat.

  1. Downtime

Hal ini berarti adanya jumlah kejadian atau event dan durasi yang terjadi selama produksinya. Proses data analytic disini diperlukan karena penting dilakukan untuk melancarkan proses produksi.

  1. Speed

Sesuai dengan namanya, proses ini berhubungan dengan kecepatan produksi. Karena hal itulah proses ini menjadi bagian penting pula di dalam proses smart factory yang dilakukan.

  1. Uptime

Bagian ini berhubungan dengan durasi atau waktu produksi yang diperlukan tanpa adanya interupsi. Sehingga dengan adanya indikator ini smart factory bisa digunakan dengan tepat pada proses produksi.

  1. Cycles

Hal ini berhubungan dengan lamanya line produksi untuk dapat menghasilkan sejumlah produk tertentu. Karena hal itulah adanya cycles bisa memberikan kesempatan waktu yang tepat untuk proses produksinya.

  1. Waste

Proses ini berhubungan dengan kuantitas sampah atau defect yang dihasilkan dari proses produksi. Hal ini untuk menghindari penumpukan limbah sisa produksi. Proses ERP juga bisa digunakan.

Prinsip Merancang System Smart Factory

Terdapat beberapa prinsip yang digunakan dalam merancang system smart factory. Berikut ini beberapa prinsip yang bisa Anda gunakan sehingga proses produksi bisa lebih baik dalam prosesnya.

  1. Modularitas

Modularitas berhubungan dengan kemampuan suatu elemen pada sebua

 

h sistem yang dipisahkan dan digabungkan. Dalam smart factory perlu adanya modularitas yang baik untuk integrasi yang baik pula di dalam proses produksi.

  1. Inter-operabilitas

Hal ini berarti harus memiliki kemampuan suatu sistem untuk dapat berbagai informasi antar komponen. Selain itu juga kemampuan berbagai informasi bisnis antara perusahaan manufaktur dengan customer.

  1. Desentralisasi

Hal ini berhubungan dengan keputusan yang diambil dan dibuat secara real-time oleh sistem. Salah satu contohnya adalah penggunaan sensor dan actuator yang juga terhubung dengan sistem CPS.

  1. Virtualisasi

Hal ini berhubungan dengan lingkungan buatan di dalam proses y

 

ang biasanya dihubungkan dengan internet. Semakin transparan informasi yang diberikan, maka semakin lengkap juga sensor yang digunakan.

  1. Berorientasi pada layanan

Pada prinsip ini bisa menggunakan teknologi cloud manufacturing yang berperan dalam transformasi model bisnis. Beberapa layanan bisa Anda gunakan, seperti yang disediakan oleh perusahaan amazon.

  1. Respon yang real-time

Kemampuan ini untuk merespon berbagai perubahan, baik dari keburuhan customer maupun perubahan malfungsi. Sementara itu, beberapa contohnya seperti penggunaan sistem realtime dalam industri adalah platform khusus.Berbagai teknologi yang dibutuhkan dalam smart factory di Indonesia mulai dikembangkan di industri manufaktur pada perkembangannya saat ini. Sementara itu, berbagai indikator juga mempengaruhinya dan internet sangat mempengaruhi prosesnya.

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *