Manfaat dari Donor Darah untuk Kesehatan dan Orang Lain

Berkembangnya dunia medis tidak serta merta membuat penyakit dapat dapat disembuhkan begitu saja. Faktanya, semakin berkembang gaya hidup manusia justru malah membuat banyak gangguan medis.

Banyak sekali gangguan medis akibat gaya hidup tidak sehat. Bahaya yang lebih besar lagi adalah ketika harus melakukan cuci darah. Selain prosesnya menyakitkan, biaya yang dibutuhkan juga besar.

Berkembangnya dunia medis tidak serta merta membuat penyakit dapat dapat disembuhkan begitu saja.

Manfaat yang Diperoleh dari Melakukan Donor Darah

Donor darah jadi salah satu alternatif medis untuk membantu beberapa gangguan. Hal ini juga terlihat dari banyaknya aksi donor darah di seluruh dunia. Lalu, apa saja sebenarnya manfaat donor darah?

  1. Membantu Menurunkan Berat Badan

Sudah banyak penelitian medis mengatakan bahwa donor darah mampu menurunkan berat badan. Ini sangat penting terutama bagi beberapa orang yang kesulitan menurunkan berat badannya secara manual.

Faktanya, berdonor sebanyak 450 ml mampu membakar lemak sampai 650 kalor. Angka kalori yang terbakar dapat meningkat dalam keadaan tertentu. Dengan kata lain, Anda secara tidak langsung mengurangi lemak.

Selain itu, donor juga tidak perlu dilakukan setiap bulan. Umumnya, aktivitas tersebut dapat dilakukan per 3 bulan atau 6 bulan sekali. Tujuannya supaya sirkulasi darah dalam tubuh tetap stabil.

  1. Mencegah Penyakit Kanker

Darah mengandung zat besi dalam jumlah tertentu. Jika kadar zat besi dalam tubuh melewati ambang batas aman, maka tidak baik bagi tubuh. Faktanya, kelebihan zat besi justru meningkatkan risiko kanker.

Hal tersebut karena ada kerusakan radikal bebas dalam tubuh sehingga risiko kanker meningkat secara bertahap. Bahkan, selain adanya kanker, risiko penuaan dini cenderung lebih tinggi.

Sebelumnya, sudah ada penelitian yang melibatkan lebih dari 1200 orang. Hasilnya, mereka yang melakukan donor 2 kali selama setahun memiliki kadar zat besi rendah dari peserta lain.

  1. Menjaga Kesehatan Jantung

Darah yang yang terlalu kental pada dasarnya tidak baik bagi tubuh. Kekentalan darah menurut beberapa penelitian mampu meningkatkan risiko jantung. Hal tersebut perlu diperhatikan, terutama Anda yang usia lanjut.

Faktanya, melakukan donor secara teratur mampu mengurangi tingkat kekentalannya. Cukup lakukan donor setiap 6 bulan sekali. Ini sangat penting untuk menjaga jantung supaya tetap sehat dan terhindar dari berbagai gangguan.

Dari beberapa penelitian, orang yang rutin donor akan memiliki rasio 88% lebih kecil mengalami gangguan jantung. Angka tersebut jelas sangat besar dan bisa dikatakan hampir terbebas dari gangguan jantung.

  1. Meningkatkan Produksi Sel Darah

Memang, melakukan pendonoran darah akan mengurangi jumlah darah dalam tubuh. Namun, itu hanya bersifat sementara dan akan kembali terisi. Hal tersebut karena sumsum tulang belakang langsung memproduksi darah baru.

Artinya, setiap kali kehilangan darah maka akan langsung disediakan kembali oleh sumsum tulang belakang. Bahkan, penggantinya jauh lebih segar dan baru. Ini sangat penting bagi kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Di sisi lain, distribusi oksigen dalam tubuh juga jauh lebih maksimal karena lebih segar. Tingkat kekentalan juga masih dalam kondisi terbaiknya. Jadi, tubuh akan jauh lebih sehat dari sebelumnya.

  1. Membantu Orang Lain

Faktanya, melakukan donor dapat membantu orang lain. Ketika terjadi kecelakaan, banyak orang kehilangan banyak darah yang membuatnya dalam kondisi kritis. Jika tidak diberikan donor, maka nyawa bisa terancam.

Biasanya, ada lembaga khusus yang menyediakan layanan donor darah. Semua hasil donor akan disimpan dalam tempat khusus. Jadi dapat digunakan ketika ada orang lain yang membutuhkan.

Hal tersebut cukup membantu untuk dunia medis. Apalagi, ketika darah yang dibutuhkan memiliki golongan sama. Maka, proses untuk menyelamatkan orang lain akan jauh lebih cepat.

Selain baik bagi tubuh, tindakan ini dapat membantu orang lain. Hal tersebut penting demi menjaga hubungan antar manusia. Ditambah bahwa darah untuk kemanusiaan sering dikampanyekan.

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *