Selain Polyester, Ini Beberapa Bahan Kaos Berkualitas Lain

Polyester atau PE merupakan salah satu jenis kain yang paling banyak dipakai sebagai bahan baku kaos.

Polyester atau PE merupakan salah satu jenis kain yang paling banyak dipakai sebagai bahan baku kaos. Karakteristik PE sendiri cukup ringan dan mampu menyerap keringat yang keluar dari tubuh.

Selain itu, PE juga banyak dijumpai dengan harga murah. Hampir setiap industri tekstil memanfaatkan PE sebagai bahan baku utama. Bendera, spanduk, hingga kaos banyak menggunakan kain tersebut.

Namun, sebenarnya masih ada banyak jenis kain lain yang juga populer. Memang, dari sisi harga ada perbedaan cukup besar. Terutama untuk kain rajutan atau woll dengan tingkat kelembutan tinggi.

Beberapa Bahan Kaos yang Lainnya

Sebenarnya, kaos dapat dibuat menggunakan bahan sintetis, semi-sintetis, hingga non-sintetis. Namun, saat ini kebanyakan kaos dibuat menggunakan kain semi-sintetis. Berikut beberapa jenis kain yang cukup banyak digunakan.

  1. Bahan Cotton Combed

Cotton Combed merupakan salah satu kain yang sangat populer karena sering digunakan untuk kaos mahal. Banyak distro memanfaatkan Cotton Combed karena karakteristik halus dan lembutnya.

Kain ini sendiri terbuat dari katun yang memiliki sifat menyerap keringat. Alasan ini juga yang membuatnya jadi salah satu bahan utama pembuatan outfit pria yang mudah mengeluarkan keringat.

Jika melihatnya dari ketebalan, maka Cotton Combed memiliki beberapa tingkat ketebalan. Jenis paling tebal memiliki ukuran 20s, sedangkan paling tipis 40s. Ukuran 30s jadi jenis yang paling banyak dicari.

Sayangnya, secara keseluruhan kain ini memiliki harga cukup mahal jika dibandingkan dengan jenis lainnya. Namun, harganya yang mahal cukup sesuai jika mengingat ketebalan dan manfaatnya.

  1. Rayon

Jika dilihat dari karakteristiknya, kain ini memiliki kesamaan dengan katun. Mampu menyerap keringat dengan sangat baik dan cepat. Apalagi dengan permukaan yang lebih halus serta lembut ketika bersentuhan dengan kulit.

Menariknya, salah satu kain yang banyak dijumpai ini lebih mudah diwarnai. Banyak industri tekstil membuat kaos polos dari bahan tersebut. Jadi pewarnaannya dibebaskan kepada setiap orang yang menggunakannya.

Meskipun dari tingkat retensi disebut kurang, tapi masih banyak digunakan. Tingkat elastisitasnya sangat rendah dan sulit kembali ke bentuk aslinya. Selain itu, kekurangannya juga cukup mudah terbakar.

Di sisi lain, ada banyak sekali jenisnya yang dibuat dengan komposisi tertentu. Sebut saja seperti spandek, rayon-PE, hingga jersey. Jadi banyak dipakai untuk berbagai atribut, misalnya kaos.

  1. Tetoron Cotton

Kain ini sering disebut dengan TC yang terbuat dari kombinasi PE dan cotton. TC sendiri memiliki 65% kandungan PE dan 35% cotton. Inilah yang membuatnya cukup nyaman dipakai.

Beberapa industri membuat komposisi berbeda untuk membuat TC. Namun, komposisinya selalu didominasi oleh PE sebagai bahan utama. Jadi, tingkat kenyamanan dan daya serapnya juga pasti berbeda-beda.

PE sebagai salah satu bahan sintetis jelas memiliki kekurangan dalam hal menyerap keringat. Hal tersebut juga membuat hawa panas tidak dapat keluar. Akhirnya, pengguna lebih cepat merasa gerah.

Meski begitu, TC masih banyak dipakai karena lebih murah. Beberapa jenis kaos yang banyak menggunakan TC adalah kaos partai. Beberapa kaos olahraga atau jersey juga banyak menggunakan TC.

  1. Tetoron Rayon

TR memiliki kesamaan dengan TC. Bedanya, TR tidak menggunakan campuran dari cotton, melainkan rayon. Presentase bahan yang digunakan juga sama dengan TC, yaitu 65% berbanding 35%.

TR lebih banyak digunakan untuk membuat kaos, jersey, dan sebagainya. Berbeda dengan TC, TR justru memiliki daya serap lebih baik. Hal tersebut karena adanya serat alami didalamnya.

Perusahaan Lakumas sendiri memproduksi berbagai benang dengan bahan yang terbaik. Benang yang dihasilkan juga memiliki kualitas yang bagus karena bahan yang digunakan merupakan yang berkualitas.

Faktanya, perpaduan dari setiap benang membuat jenis kain baru. Hal tersebut membuat bahan baku kaos jadi lebih variatif. Tetoron Rayon merupakan salah satu variasi dari kombinasi 2 jenis benang.

Share:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *